Showing posts with label daily. Show all posts
Showing posts with label daily. Show all posts

Monday, May 23, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 5

Bilangan
PASAL 5

Minggu yang baru mari semakin semangat belajar alkitab!
Di pasal ini, ADA klimaks yang dipaparkan dari najis (kusta, lelehan, mayat), dosa yang tanpa sengaja, CEMBURU

2 macam cemburu :
  • Cemburu manusia
Geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam (Amsal 6 : 34-35)
CEMBURU = panas hati, kejam, murka melanda, SIAPA dapat tahan terhadap cemburu? (Amsal 27 : 4)
  • Cemburu Tuhan Allah kita
API yang menghanguskan (Ulangan 4 : 24)
CemburuNya dengan allah asing (berhala) ini menimbulkan sakit hatiNya (Ulangan 32 : 16)
Cemburu TUHAN laksana, pembalas, penuh kehangatan, amarah, pendendam (Nahum 1 : 2)

Pasal 5 : 11-31 cemburu diakhiri dengan KUTUKan yang di telan, diperkatakan, hingga jadi nyata. Ini mengerikan.
Pastikan CEMBURU jadi kata yang SERIUS dalam kehidupan pribadi, dalam kehidupan keluarga, dalam kehidupan dengan Tuhan Allah kita.

“Belajarlah SETIA didalam seluruh aspek kehidupan kita”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, May 19, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 1

Bilangan
PASAL 1

Dalam perjalanan hidup ini, baik secara pribadi, komunitas, sebagai kota dan negara kita sangat membutuhkan orang-orang yang SIAP, orang-orang yang bisa dan terampil dalam kepemimpinan, orang-orang yang militant didalam mempertahankan suatu karier, kesuksesan kota dan negara.

Di pasal 1 ini, Tuhan Allah siapkan :
# 12 pemimpin yang mewakili 12 suku
# sejumlah orang-orang = 630.550 orang (dari 12 suku Israel) yang SIAP jadi TENTARA, pasukan perang

20 tahun keatas merupakan umur yang dianggap :
  • Sanggup berperan dengan baik
  • Bisa berdiri tegak dalam suatu latihan kemiliteran
  • Mampu menjadi laskar yang tangguh
  • Pria-pria yang siap menerima tanggung jawab dari kecil hingga besar

Mari kita melihat anak-anak kita (cewek maupun cowok) bawalah mereka di usia 20 tahun memiliki kriteria-kriteria diatas. Pastikan anak-anakmu siap secara jasmani dan rohani terhadap tantangan jaman dan kesulitan hidup masa kini.
Tuhan memanggil anak-anakNya di umur 20 tahun (entah sebagai hamba-hamba Nya, atau kaum professional). Tuhan RINDU melatih sendiri generasi ini menjadi anakNYA yang militant, yang hanya berbuat TEPAT seperti yang diperintahkan Tuhan.
Hidup di akhir jaman seperti sekarang ini, kita anak-anak Tuhan HARUS siap untuk berPERANG (terutama dialam rohani melawan musuh-musuh yang TIDAK terlihat secara kasat mata tetapi sangat menentukan kemenangan akhir) baca Efesus 6 : 10-20. Kemampuan tidak muncul sendiri tetapi HARUS diasah, dilatih dan digunakan secara tepat

Tetap semangat!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 5, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 7

Imamat
PASAL 7

Korban Penebusan Salah merupakan bagian yang berkenaan dengan “sikap hati”, sesuatu yang kita lakukan tetapi Roh Kudus ingatkan. Ini tidak benar / ini kamu menipu / ini manipulasi / ini bohon, dll. Maka disini kita BELAJAR hidup LEBIH transparan, hidup lebih peka akan pimpinan Tuhan. Tidak berbantahan, tidak berargumentasi dengan Tuhan karena Ia kenal kita luar dan dalam.
I Kor 6 : 19-20 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

Korban Keselamatan, salah 1 alasan yang lalu yaitu kita minta berkat. Tuhan Allah kita SUKA memberkati anak-anakNya. Karena Ia Maha Kaya, Ia adalah pemilik semesta alam. Orang kaya mana yang bisa ditandingkan dengan Tuhan kita Yesus Kristus? Jadi kalau kita minta berkat pada Bapa kita, itu memang yang diajarkan oleh Tuhan sendiri.
Amsal 30 : 7-9 “Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya kalau aku kenyang, aku tidak menyangkalMu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.”

Doa saya agar semua orang suka berkat tetapi minta berkatmu sendiri di hadapan Tuhan dan TIDAK perlu iri dengan berkat orang lain. Belajarlah apa artinya CUKUP, walaupun sedikit sulit. Tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 4, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 6

Imamat
PASAL 6

  1. Korban Bakaran
Korban Bakaran itu haruslah tinggal di atas perapian di atas mezbah semalam-malaman sampai pagi hingga menjadi ABU dan kemudian dibuang
Salah satu alasan korban bakaran yaitu untuk memohon pengampunan dosa. Ini mengandung pengertian :
# Dari pihak Tuhan, pengampunanNya itu SEMPURNA, tidak diingat-indat lagi, hilang / tidak ada lagi
# Dari pihak kita (manusia) dosa harus diselesaikan sampai tuntas seperti abu, tidak diambil lagi, tidak diulangi lagi, tetapi DIBUANG

  1. Api mezbah HARUS dipelihara, menyala diatasnya. Janganlah dibiarkan padam. Api mengandung pengertian
# Menguduskan / memurnikan
# Menghangatkan, menerangkan (sebagai tiang api bagi umat Israel)
# Menghanguskan (Api Allah dalam penghukuman, Api Allah dalam peperangan rohani – iblis pasti kalah)
# Api juga dipakai untuk menyatakan kehadiranNya (Musa melihat api disemak belukar, di Kisah Para Rasul pencurahan Roh Kudus dalam bentuk api)
3x disebutkan api mezbah TIDAK BOLEH PADAM, berarti ada penjagaan siang dan malam. Waspada! Roh Kudus telah diberikan dalam hidup kita (dalam hati kita) jadi JANGAN padamkan Roh, belajar peka dengan tuntunanNya, biarlah roh kita juga menyala-nyala dalam pengiringan kita pada Tuhan

  1. Korban Sajian dan Penghapus Dosa
Ada 2x disebutkan “Korban sajian, korban penghapus dosan … dari darahnya … Janganah DIMAKAN, melainkan dibakar HABIS dengan api” ay. 23,30.
Salah satu alasan korban penghapus dosa adalah PENGUDUSAN yang Allah kerjakan di dalam diri kita. Di dalam kehidupan kita ada banyak bagian-bagian yang HARUS terus dikuduskan, dibaharui oleh Tuhan dengan API nya. Jangan dimakan, jangan kedagingan kita lebih besar daripada manusia Roh kita. Hal ini memang butuh latihan, butuh penyerahan yang lebih kepada Tuhan.

Tetap semangat menjalani minggu yang baru dan selamat beraktifitas!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 3, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 5-6

Imamat
PASAL 5-6

Korban Penebusan Salah

Pemahaman korban penebusan salah bisa berupa materi : seekor domba jantan tanpa cela atau uang yang setara. Orang yang bersalah HARUS membayar ganti senilai yang dicuri atau dirusak dan ditambah 1/5 harganya. Mengapa? Untuk hal-hal yang lalai atau salah dalam memberi persembahan (5:15-16), atau apabila tanpa sengaja merusak sesuatu milih Tuhan (ay. 17-19), dan untuk menyelesaikan hal-hal yang berkenaan dengan merampas atau menipu orang lain (6:1-4).

Dalam kehidupan kita saat ini ada beberapa hal yang kita temui
  • Bohong demi kebaikan
  • Suka nyumbar (berkata-kata besar)
  • Curi kecil-kecilan (permen)
  • Asal ngomong (ucapan mengutuki, kata-kata kebun binatang)
  • Memandang rendah Tuhan dan orang lain
  • Selalu melihat kearah seksualitas
  • Pola pandangan SELALU negatif / selalu mencurigai orang lain
  • Mencuri kemuliaan Tuhan dalam pelayanan
  • Memberi persembahan dengan konsep pengemis, layak dapat yang kurang = roh kikir
  • Merasa diri layak untuk selalu menang (gak mau kalah)
  • Manipulasi marah untuk mendapatkan sesuatu, dll

Ini sepertinya biasa-biasa saja, tetapi sangat mengganggu dalam pandangan dan menjadi batu sandungan bagi orang lain (terutama mereka yang belum percaya Tuhan). I Kor 8 : 9, “Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.”

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku TIDAK membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 1, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 4-5

Imamat
PASAL 4-5

Korban penghapus dosa :
# seekor lembu jantan muda untuk Imam besar dan segenap umat Israel
# seekor kambing jantan untuk tua-tua umat
# seekor kambing betina untuk rakyat jelata
# 2 ekor tekukur / merpati untuk orang miskin
# 1/10 efa tepung terbaik untuk orang yang sangat miskin
# 2 ekor kambing jantan dan seekor domba jantan pada Hari Perdamaian
Alasan : memohon pengampunan Allah, membereskan dosa yang dilakukan tanpa sengaja, menguduskan diri dari kenajisan

Setiap kelemahan, kelalaian, dosa yang kita buat baik sengaja maupun tidak sengaja sekarang datanglah kembali kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Dia yang telah memperdamaikan kita dengan Allah Bapa di Surga lewat kematianNya, jadi kita pasti selamat (Roma 5 : 8-10)

Tetapi bagaimana dengan kelemahan-kelemahan tubuh kita, bahkan masih sering kita lakukan. Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa terus? Padahal kita ini hidup dibawah hukum kasih karunia? Jawabannya sekali-kali TIDAK!
Roma 5 : 17-18 Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu (sudah menerima Kristus dalam hidup kita, percaya kepadaNya). Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan SEKARANG menjadi Hamba Kebenaran. Ini penting, bahwa kita BUKAN hamba dosa. Maka sekarang demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan (Roma 6 : 19-22)

Doa kami : hidupmu dipimpin oleh roh, ada perbedaan yang besar orang yang hidup oleh daging dan hidup oleh Roh. Minta kepada Roh Kudus untuk membimbingmu memahami hal ini (Roma 8 : 1-17). Roh Kudus yang tinggal dalam hidup kita akan terus menuntunmu hari lepas hari.
Selamat mencoba di dalam Tuhan! Sukses selalu


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, March 29, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 2-3

Imamat
PASAL 2-3

Pemahaman korban sajian :
# campuran tepung terbaik, minyak zaitun dan kemenyan
# roti bakar bundar / tipis tanpa ragi / madu, kadang dibubuhi garam. Kadang dipakai bersama korban bakaran / keselamatan
Alasan : menyembah Allah, bersyukur, mengakui Allah sebagai pemberi berkat

Ada banyak hal dalam hidup kita dari kita masih bayi, muda, hingga saat ini, kesulitan-kesulitan yang kita hadap, tantangan dan tekanan yang ada yang SUDAH Tuhan selesaikan dan kita perlu kembali BERSYUKUR. Kita kembali mengakui pembelaanNya, pertolonganNya, kasih sayangNya.

Korban keselamatan :
# lemak dan isi perut lembu, domba, kambing jantan yang tanpa cela dan berbagai jenis roti tanpa ragi
Alasan : menyembah Tuhan, minta berkat Tuhan
NB : sebagian daging disimpan dan dimakan Imam

Dari hal-hal korban kepada Tuhan kita belajar :
  • Lemak dan isi perut dari binatang JANGAN DIMAKAN, ini demi kesehatan kita
  • Berkat ini DATANGnya dari Tuhan (butuh pengakuan dari mulut kita) karena skill, rajin, kemampuan adalah BONUS Tuhan, tetapi berkat benar-benar berasal dari Tuhan

“Dapatkan HATI Tuhan, KEJAR perkenananNya,
anda dan saya akan dapat SEMUA yang kita butuhkan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, March 23, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 39

Keluaran
PASAL 39

Mengawali suatu karya merupakan sebuah terobosan
Mempertahankan sebuah karya merupakan perjuangan dengan keuletan dan ketekunan
Menyelesaikan dengan baik merupakan hal yang dinanti-nantikan oleh setiap kita

Mengapa pakaian Imam demikian penting dan sangat mendetail? Karena seorang Imam / Imam besar mewakili seluruh umat Israel dihadapan Tuhan Allah
Yesus Anak Tunggal Allah, Ia lah yang mewakili seluruh umat manusia di dunia dihadapan Allah Bapa. Yesus datang ke dunia sebagai Manusia Sejati dan Allah Sejati, guna menyelesaikan Karya Penebusan Dosa, membawa kembali seluruh umat manusia agar memiliki Hubungan yang benar dan intim dengan Allah Bapa. Yesus lewat jalan penuh penderitaan mati diatas kayu salib menyelesaikan dan menggenapi seluruh tuntutan Allah Bapa dengan sangat amat baik. Yesus berkata “SUDAH SELESAI” Yohanes 19:20
Secara teknik Pembuatan Kemah Suci sudah selesai. Alkitab menyebutkan orang Israel TELAH menyelesaikan segala pekerjaan melengkapi Kemah Suci TEPAT seperti yang diperintahkan. Perikop ini diakhiri dengan “Musa melihat SEGALA pekerjaan itu lalu MEMBERKATI mereka” yang berarti Ia PUAS.

Hidup hanya sekali, lakukanlah setiap pekerjaan yang ADA (di rumah, di tempat kerja, di jalan, dimanapun kita berada). Awali selalu dengan terobosan dari Tuhan, perjuangkan dengan ulet hingga akhir yang gemilang.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 38

Keluaran
PASAL 38

Pembuatan perangkat di Pelataran Bait Suci
          * Mezbah korban bakaran
          * Bejana pembasuhan

Di ruang pelataran, bagian pertama dari Bait Suci yang menyatakan bagian dari tubuh jasmani kita. Ini banyak bersentuhan dengan masalah, kesulitan, berbagai tipe orang dengan pola hidup yang beraneka ragam. (Baca Galatia 5 : 19-21) Tubuh jasmani kita ini bisa lelah, lemah dan tidak berdaya / gagal.
Mezbah korban bakaran, di masa Perjanjian Lama setiap orang HARUS membawa korban penebusan dosan agar melalu darah korban ini, setiap orang boleh datang menghadap Tuhan Allah di Ruang Kudus. Untuk masa kini, Yesus SUDAH mati diatas kayu salib sebagai korban Anak Domba Allah, sehingga kita cukup dengan menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi, maka kita boleh menghadap Hadirat Tuhan.
Bejana pembasuh digunakan oleh para Imam / Imam Besar yang melayani di mezbah korban bakaran untuk membasuh tangan dan kakinya sebelum masuk ke ruang Kudus dan ruang Mahakudus. Untuk saat ini, setiap kita yang menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi AKAN dibasuh dengan darah Yesus sehingga kita layak mengampiri Tuhan kita Yesus Kristus.

Biaya yang terpakai (ay. 21-31), dana yang dibutuhkan untuk boleh datang menghampiri Tuhan Allah kita (melalui bait suci yang besar sekali) tetapi apakah anda tau, berapa biaya yang dibutuhkan untuk saat ini ketika kita hendak datang dan menghampiri Tuhan kita Yesus Kristus?
I Korintus 6 : 20 menyatakan “kamu telah dibeli dan harganya telah LUNAS dibayar …” Yaitu dengan DARAHnya Yesus Tuhan kita. Efesus 2 : 13 “sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus” Luar biasa bukan? Kita saat ini sudah nggak perlu ribet seperti di Perjanjian Lama. Cukup dengan menerima Yesus di dalam hati kita, sudah mendapatkan semua anugrah itu.

Sebab kamu telah dibeli oleh Yesus, harganya telah lunas dibayar dengan darahNya sendiri karena itu MULIAkanlah Allah dengan tubuhmu (I Korintus 6 : 20)
Sekalipun saat ini banyak kesulitan, penderitaan tetapi pengorbananNya TIDAK sebanding dengan kesulitan yang kita alami

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 36

Keluaran
PASAL 36

Setiap proyek atau pembuatan rumah, makanan dll pasti ada orang kuncinya. Demikian juga pembuat Kemah Suci ini Tuhan Allah sudah sediakan orang kunci yaitu Bezaleet dan Aholiab. Keunikan Tuhan dalam melaksanakan setiap rancanganNya, dalam pembuatan Kemah Suci ini Tuhan pakai cara :
  • Penuhi anak-anakNya dengan keahlian, pengertian, pengetahuan dalam segala pekerjaan
  • Tuhan penuhi orang pilihanNya dengan Roh Allah (untuk membuat berbagai rancangan, mengasah, mengukir, dst) ajaib buakn? Cara-cara Tuhan dari teori sampai pelaksanaannya sempurna, tidak ada kelemahan
  • Tuhan menanamkan dalam hatinya kepandaian untuk mengajar. Disini Tuhan memberikan Aholiab untuk dengan teku mengajarkan orang-orang yang ada hingga mampu menyelesaikan dengan baik
  • Segala orang ahli yang melakukan seluruh pekerjaan untuk tempat kudus. Jumlah umat Tuhan 2 juta orang, sulit untuk mendeteksi keahlian-keahlian mereka tetapi Tuhan menggerakkan segala orang ahli untuk berperan serta. AMAZING!

Jadi kita belajar bahwa bagi Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK ADA yang mustahil, TIDAK ADA yang terlalu sulit, karena cukup dengan berfirman SEMUAnya jadi. Untuk setiap planning Tuhan PASTI TERWUJUD, tidak ada yang gagal.

Doa saya,
Biarlah semakin kita belajar firmanNya, hati kita semakin lembut
Biarlah semakin kita mengenal sifat-sifatNya, hati kita semakin mudah diarahkan oleh Tuhan kita
Biarlah semaki kita menggali firman Tuhan, hati kita melimpah syukur, bangga memiliki Tuhan yang sempurna karena TIDAK ADA yang mustahil bagiNya
Jadi pastikan anda selalu melibatkan Tuhan dalam planningmu!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 12, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 35

Keluaran
PASAL 35

Untuk mendirikan Kemah Suci dibutuhkan dana, di Perjanjian Lama bukan berupa uang tetapi beruba barang. Persembahan khusus ini merupakan pemberian khusus kepada Tuhan untuk mendirikan Kemah Suci (saat ini bisa berupa dana pembangunan gereja, pembelian mobil untuk visitasi, dll). Memberi persembahan merupakan pengorbanan dari kita, melepaskan uang, emas, mobil, rumah kepada Tuhan. Sekilas pandang Nampak mudah tetapi prakteknya orang berpikir hingga 1001 kali.
Nilai-nilai pemberian kepada Tuhan :
  • Memberi sesuai dengan kapasitas, member sesuai dengan kemampuanmu bukan untuk pertunjukan atau supaya nama seseorang dikenal
  • Memberi menunjukkan pernyataan kasih kita kepada Tuhan. Ketika kolekte di hari Minggu atau ibadah khusus, orang memberikan Rp 1.000,- berarti kasihnya kepada Tuhan hanya senilai itu, lebih rendah dari tukang parkir 3.000
  • Memberi butuh hati yang tulus, karena memberi berarti mengorbankan sesuatu yang kita raih dengan susah payah, yang telah kita dapat dengan berpeluh, duduk berjam-jam baru dapat omzet. Lalu kemudian dipersembahkan kepada Tuhan, maka akan dipikir dulu 1001 malam

Tuhan mengawalli dengan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya”
Memberi itu SAKIT, tetapi butuh belajar memberi karena anda dan saya REKAN KERJA Tuhan, MITRA KERJA Tuhan

Yang menarik yaitu reaksi umat Israel. Lalu pergilah segenap jemaah…kemudian datang membawa persembahan. Laki-laki dan perempuan semua skill mereka diberikan (ay. 25-29). Kesungguhan hati, ketulusan hati mereka untuk menyatakan kasihnya kepada Tuhan. Memberi menjadi alat yang peka terhadap kebutuhan sesama. Mengapa Tuhan mengatakan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya” hingga 5x? Karena kepekaan hati nurani kita, bisa Tuhan pakai untuk melengkapi kebutuhan sesama yang kurang. Hari ini orang cenderung member kalau ada pembangunan gedung gereja, fasilitas gereja, untuk konsumsi (yang terlihat kasat mata) namun pelayanan dibawah mimbar, seperti penginjilan, penjangkauan masih belum banyak tersentuh. Padahal semua ini juga dikerjakan dengan dana yang besar.

Memberi tidak pernah membuat anda dan saya menjadi kekurangan. Waow! Sangat menarik bukan? Ketika kita member dengan kapasitas, memberi dengan kasih dan hati yang tulus, memberi dengan kepekaan yang khusus maka akan membuahkan hasil hingga berlebih-lebih bahkan menolak, stok ini sudah cukup. Benar-benar BERLEBIH.

“Ingat Amsal berkata orang yang selalu memberi TIDAK kekurangan, orang yang menghemat sedemikian rupa selalu kekurangan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, February 29, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 29

Keluaran
PASAL 29

Pentahbisan Imam Harun – Korban Pagi dan Petang
Ada beberapa korba persembahan dalam pentahbisan Imam :
* Korban Penghapus Dosa
* Korban bakaran
* Korban api-apian
* Persembahan unjukan
* Persembahan kudus

Tiap-tiap bagian Tuhan minta demikian rinci dan spesifik hingga makanan yang menjadi bagian Imam. 7 hari harus mengenakan pakaian imam dan 7 hari dalam Pengudusan Mezbah. 7 yang merupakan angka sempurna agar pelayanan sebagai Imam dan mezbah benar-benar bisa berfungsi seperti yang diharapkan Tuhan yaitu untuk menguduskan setiap orang yang datang di Bait Suci.

Korban pagi (menurut Bangsa Yahudi : jam 9 pagi), dengan membawa korban curahan.
Korban petang (jam 3 sore), dengan membawa korban sajian, korban curahan, korban api-api an

Disini BUKAN dinilai harga nominal persembahan korban tetapi kerinduan Tuhan agar anak-anakNya bisa memiliki HUBUGAN yang dekat, intim dengan Nya tiap-tiap hari (pagi dan petang) – ay. 38
Di Bait Suci lah kita bisa bertemu dengan Tuhan dan Tuhan bisa berfirman kepadamu. Tempat ini – Bait Suci jadi Kemuliaan Tuhan - ay. 42-43
AKU Tuhan Allah akan DIAM di tengah-tengahmu dan menjadi Allahmu dan menjadi satu Kesaksian yang dahsyat – ay. 45-46

Oleh karena itu kita mendapat pelajaran berharga, Tuhan bersusah-susah melakukan semua ini (membawa Israel keluar dari Mesir, memimpin di padang gurun dengan Tiang Awan, Tiang Api, memberikan solusi dalam kesesakan, member cara-cara agar bisa  berjumpa secara pribadi dengan Tuhan) lalu apa respon bangsa Israel? Tuhan Yesus juga telah bersusah-susah datang ke dunia, hidup sebagai manusia sejati dan sebagai Allah sejati, mati diatas kayu salib. Lalu apa responmu?

“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu,
segenap jiwamu, segenap akal budimu”
Jaga hubungan yang intim dengan Tuhan, menyapaNya lewat doa pagimu, katakana Tuhan Aku mengasihimu. Firman dan perkataanNya, menyembah dengan pujianmu di pekerjaanmu, Tuhan tetap jadi mitra kerjamu. Karena Dia yang akan memberikan saran dan solusi yang jitu. Akhiri di petang hari dengan ucapan syukur, hadirkan Tuhan dalam keluargamu maka sukacita, damai sejahtera ada ditengah-tengah hidupmu.


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, February 25, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 27

Keluaran
PASAL 27



Perangkat dalam Kemah Suci
  1. Ada mezbah korban bakaran yang ada di ruang pelataran. Ruang Pelataran merupakan ruang dimana orang kafir bisa masuk. Biasanya orang-orang yang datang ke Bait Suci masuk ke ruang Pelataran ini dengan mempersembahkan korban bakaran. Ruang Pelataran juga biasanya ramai, karena ada penjualan binatang tanpa cacat sebagai korban bakaran.
  2. Bejana Pembasuhan
  3. Minyak untuk lampu, dipakai untuk kendil di Ruang Kudus

Ruang Pelataran ini luas tetapi hanya dipenuhi dengan kesibukan – crowded. Masuk ke geraja ada pelataran (parkiran, jualan makanan, orang sibuk ini itu), ini BUKAN ruangan untuk berjumpa dengan Tuhan. Masuklah lebih dalam, sekali lagi. Masuklah ke Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus, pastikan anda setiap kali ke gereja berjumpa dengan Tuhan Penebus kita.
Seluruh perlengkapan di Ruang Pelataran terbuat dari tembaga dan perak, ini mencerminkan kualitas sebuah pertemuan / perjumpaan hanya sampai di permukaan saja.
Minyak untuk lampu dari minyak zaitun tumbuk yang murni. Khusus untuk kandil yang terbuat dari emas murni di Ruang Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa sesuatu yang berkualitas menjadi standard Tuhan dalam pelayananNya, perjumpaanNya dengan umatNya.
Pernahkan anda juga berpikir kalau saya melayani Tuhan sang Raja segala Raja, Tuhan diatas segala tuhan, seharusnya memiliki kualitas THE BEST! Bukan yang sisa-sisa buat Tuhan, bukan yang asal-asalan karena Tuhan melihat kedalam hati dan Ia mengetahui kualitas dan kemurnian kita kepada Tuhan.

“Give THE BEST to our Lord”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, February 23, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 26

Keluaran
PASAL 26



Pada pasal 26 ini khusus menyinggung Kemah Suci dengan ukuran, batasan, bahan-bahan yang dipakai dan pembagian ruang yang jelas yaitu
  1. Pelataran
  2. Ruang Kudus
  3. Ruang Mahakudus

Kita tau bahwa Tuhan kita SEMPURNA dalam rancanganNya dan SEMPURNA dalam pelaksanaanNya. Semua rancangan yang Allah miliki, diberikan seluruhnya mulai dari tabut perjanjian, kandil, dll aksesorisnya diungkapkan kepada Musa. Musa sendiri tidak ada gambaran (sama seperti Nuh ketika mendirikan Bahtera, alkitab tidak menyinggung ‘Nuh bingung sampai tidak selesai’ tetapi dalam waktu 120 tahun Tuhan menuntun, membimbing Nuh hingga selesai).
Tuhan selalu berkarya dengan RohNya. Jika kita baca dan pikirkan gimana sih bentuk kandil itu? Apabila seseorang tidak memiliki latar belakang pendidikan arsitek dan sipil tentu bingung membaca sketsa Kemah Suci. Tetapi Roh Allah selalu berkarya sempurna. Kuncinya yaitu miliki hubungan yang intim dengan Tuhan maka arahan dari Roh Kudus tetap nyata dalam setiap langkah hidup kita. Musa adalah seorang arsitek handal di Mesir. Pengaturan Tuhan TIDAK PERNAH salah, tidak pernah keliru.

“Bagi Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK ADA yang sulit,
TIDAK ADA yang mustahil bagiNya”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, February 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 25

Keluaran


PASAL 25

Sketsa Kemah Suci
Setiap orang yang mau membangun, pastilah ia akan duduk dan memperhitungkan berapa dana yang dibutuhkan. Disini Tuhan juga memperhitungkan rencana untuk mendirikan Kemah Suci. Tuhan berfirman “Musa katakan kepada orang Israel, pungut bagiKu persembahan khusus…”
Persembahan khusus itu berupa “emas, perak, tembaga, kain ungu, kulit domba jantan, kulit lumba-lumba, minyak, rempah, permata krisopras”. Waow! Semuanya itu mahal sekali (ay. 3-7)
Dua kali disebutkan “mereka HARUS membuat… HARUS kamu membuatnya” dengan kata lain tidak ada tawar menawar (ay. 8-10). Gimana nih? Kok Tuhan minta-minta seperti ini?
Sketsa 1 – Tabut Perjanjian (ay. 10-22)
Sketsa 2 – Meja Roti Sajian (ay. 23-30)
Sketsa 3 – Kandil (ay. 31-40)
Ternyata semua begitu teliti dari ukuran, jenis dan bahan yang diminta hingga hasil akhir yang diharapkan.

Dari sini kita melihat bahwa TUHAN adalah Allah yang BERDAULAT penuh atas manusia. Jadi semua planningNya tidak harus minta persetujuan dengan manusia. (ingat Dialah Tuhan, kita manusia)
Tuhan juga merupakan pemilik ALAM semesta, jadi pada Keluaran 25 : 1-10 itu bukan Allah yang minta-minta, tetapi Tuhan Allah hanya memakai milikNya untuk melaksanakan semua planningNya.
Di Keluaran 25 ini terdapat 30x kata “seHARUSnya, HARUS …”
-> KEHADIRAN Tuhan di tengah-tengah kehidupan kita memiliki NILAI melebihi semua kekayaan yang dipakai untuk membuat Kemah Suci
-> HARGA pernyetaan Tuhan melebihi seisi dunia. Karena pernyetaanNya membuat KESUKSESAN, keberhasilan dan kemenangan dipihak kita
-> Sebuah KEINTIMAN dengan Tuhan, SELALU dirindukan olehNya
Manusia siang dan malam bekerja untuk kekayaan, untuk kemegahan diri sendiri sehingga nilai-nilai ini hilang lenyap karena kenikmatan dunia.

Doa saya bagi anda : Ingat prioritaskan hubungan dengan Tuhan diatas segalanya

“PenyertaanNya dalam hidupmu merupakan KEPUASAN yang tak tertandingi”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, February 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 23

Keluaran
PASAL 23

PELETAKAN DASAR 5
Kali ini Tuhan memberikan batasan kepada para pembela dan pengacara :
  • Jangan membelokkan kebenaran dengan kebohongan / saksi dusta (ay. 1)
  • Jangan mengikuti pandangan mayoritas dengan membelokkan hukum
  • Berlaku benar terhadap musuh, baik harta maupun usaha miliknya (ay. 4-5)
  • Jangan berlaku curang atau menekan terhadap hak orang miskin / orang asing (ay. 6-7 & 9)
  • Jangan menerima suap dengan membalikkan kebenaran (ay. 8)
  • Pada waktu panen untuk memberkati kaum miskin (ay. 10-11)
  • Ada waktu istirahat bagi pekerja dan binatang (ay. 12-13)

Janji Penyertaan Tuhan melalui malaikatNya atas umat Israel dengan harapan :
* Melindungi umat Israel hingga sampai tanah perjanjian
* Membawa umatNya bisa menghadapi musuh-musuhnya
* Selalu ada persediaan makanan dan terhindar dari segala sakit penyakit
* Tidak ada keguguran / mandul lagi bagi perempuan Israel
* Selalu ada PEMBELAAN Tuhan mendahului semua kekacauan dari musuh di dalam Penetapan Waktu Nya
* Tuhan sendiri yang menentukan batas daerah UmatNya

Semua ini terjadi dengan peringatan :
* UmatNya HARUS bisa mendengarkan dan melakukan Arahan Tuhan
* UmatNya HARUS bisa hidup benar sebab Nama Tuhan ada didalamnya
* Jangan menyembah ilah orang Kanaan, sebaliknya musnahkan semua patung-patung, tugu-tugu berhala
* Jangan mengikat perjanjian dengan orang-orang Kanaan dan allah mereka
* Adakan 3x perayaan / kebaktian dalam setahun bagi Tuhan (ay. 14-19)

“Sesungguhnya batasan bagi pengacara dan pembela itu ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadilah bijak didalam gaya hidup kita, baik perkataan, sikap hati dan tindakan karena itulah yang menentukan hasil akhir kita.
SEMANGAT!”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, February 15, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 22

Keluaran
PASAL 22

PELETAKAN DASAR 4
Disini Tuhan memberikan RESTITUSI, yaitu membayar ganti rugi bagi beberapa hal yang menjadi esensi dalam kehidupan sehari-hari
* Binatang (ay. 1)
* Pencuri (ay. 2-3)
* Profesi gembala
* Kebakaran (ay. 6)
* Harta (binatang) menitipkan dan meminjamkan (ay. 9-15)
* Gadis perawan (ay. 16-17)

Untuk perlakuan terhadap kaum yang lemah, yaitu orang asing, janda dan yatim piaut, kaum miskin.
Tuhan benar-benar meminta supaya orang-orang tersebut DIPERLAKUKAN dengan benar, sebab Akulah Tuhan yang jadi Pembela mereka dan doa-doanya pasti ada di telingaKu.

Kekejian bagi Tuhan atau sesuatu yang benar-benar Tuhan BENCI / tidak suka. Kita sebagai manusia (sahabat, suami-istri, rekan kerja) berUSAHA untuk saling menyenangkan dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak disukai bukan? Bagaimana dengan Tuhan? Jika Tuhan TIDAK SUKA, apakah saya juga TIDAK melakukan?
* Sihir, okultisme (ay. 18)
* Beastiality – seks dengan binatang (ay. 19)
* ilah lain atau berhala = mengasihi mobil, uang, rumah bahkan anak melebihi Tuhan (ay. 20)

Maka dari situ kita belajar, Tuhan sedang mendidik TANGGUNG JAWAB buat kita, kalau merusak maka harus ganti, tidak merugikan orang lain. Tuhan MAU anak-anakNya belajar MENGHARGAI kaum yang lemah. Tuhan rindu anda dan saya hidup menyenangkan hatiNya dengan tidak melakukan hal yang keji dimataNya.

“Taat dan melakukan hal-hal yang menyukakan hati Bapa”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, January 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 20

Keluaran
PASAL 20

PELETAKAN DASAR 2

Kali ini Tuhan meminta Musa dan Harun untuk naik ke Gunung Sinai.
Tuhan meletakkan dasar mengenai hubungan secara vertical (dengan Tuhan Allah) dan secara horizontal (dengan sesama).
Perhubungan disini termasuk komunikasi dan keintiman dengan Tuhan, hidup mengandalkanTuhan.

Mengapa Tuhan meletakkan dasar-dasar ini dalam kehidupan Bangsa Israel?
Karena sudah lebih dari 100 tahun umat Israel TIDAK pernah mendengarkan Firman Allah, TIDAK ada pernyataan-pernyataan selama dalam penjajahan di Mesir sehingga mereka hidup hanya dari nilai-nilai penyembahan berhala dan patung-patung yang ada di Mesir.
Dengan demikian kehidupan umat Israel menjadi liar tanpa kendali dan pemahaman tentang kebenaran Tuhan (sama seperti ketika kita belum mengenal dan percaya kepada Tuhan).

Disinilah Tuhan menata kembali dengan peletakan dasar-dasar pemahaman yang benar :

Pasal 20 : 1-11. Perhubungan secara Vertikal dengan Tuhan Allah Yehova

1. Inilah NamaKu yaitu "Akulah Tuhan Allahmu / ELOHIM " dengan karakteristik "Yang membawamu keluar dr tanah perbudakan- Mesir.

2. Jangan sujud menyembah pada ilah lain. Ayat 3-6 dengan konsekuensi pembalasan dari Tuhan.
# Akulah Allah yg Cemburu - tidak mau disaingi dengan ilah ilah lain
# Yang membalas kesalahan-kesalahan sampai generasi ke 3 & ke 4 (jadi jangan main-main karena tanpa kita sadari ternyata keturunan kita memetik buah pahit karena perbuatan kita yang tidak setia padaNya)
#Disisi lain Kasih Setia Tuhan dinyatakan sampai beribu-ribu orang yang mengasihiNya & yang berpegang pada perintah-perintah Nya 

3. Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan - dengan sia-sia. (Ayat 7)
Karena kita dianggap meremehkan, mempermainkan nama diatas segala nama.

4. Ingat & kuduskanlah hari SABAT (Ayat 8-11). Minggu beribadah kepada Tuhan yaitu setelah 6 hari bekerja, Minggu saatnya teduh datag dihadiratNya untuk bersyukur & menyembahNya

Pasal 20 : 12-17. Perhubungan secara Horisontal dng sesama manusia.

5. Hormatilah ayah & ibumu (dengan menghormati & menghargai kedua orang tua kita maka panjang umur menjadi bagian kita), ayat 12.

6. Jangan membunuh, hal ini berlaku baik secara fisik maupun psikis karena dua-duanya merupakan kekejian bagi Tuhan (ayat 13).

7. Jangan berzinah, ayat 14. (Lesbi, homo, dengan binatang)

8. Jangan mencuri, ayat15 (kecil / besar - korupsi)  

9. Jangan mengucapkan saksi dusta, ayat 16 (kecil-sekedar, mencelakakan/   menghancurkan)

10. Jangan mengingini barang milik sesama, ayat 17 (barang, hamba, org -  yg bukan bagian kita buang jauh2x),

Jika Tuhan berkata JANGAN = ya JANGAN, krn itu Kekejian, Jijik bagi Nya (no 6-10)

Pasal 20 diakhiri dengan 2 hal
  • Belajarlah hidup takut akan Tuhan, disini nilai-nilai KEBESARAN dan KEPERKASAAN Tuhan hanyalah sarana untuk menunjukkan Ia lah Tuhan atas langit dan bumi, tetapi yang Tuhan ingini adalah hidup yang segan, menghormatiNya, tau bahwa Tuhan Allah itu hadir dimanapun kita berada walaupun tidak terlihat secara kasat mata
  • Hukum yang ke 2 (diatas) ditekankan sekali lagi PENTING bahwa Tuhan itu ESA = tunggal, tidak perlu ada duplikat, yang serupa, dll
  • Hargailah tempat persembahan yang didirikan buatKu, sebab disitulah Tuhan memberkati hidup kita (ingat Abaraham, Ishak dan Yakub juga melakukan hal yang sama)


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, January 15, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 19

Keluaran
PASAL 19

PELETAKAN DASAR 1

Waktu adalah bukti terbaik sebuah kesetiaan, sebuah pengabdian, sebuah ketaatan, sebuah kerelaan.

3 bulan setelah keluar dari Mesih, SUDAH membuktikan bahwa manusia TIDAK tahan apabila tidak ada minum (Mara & Rafidin), dan tidak ada makanan (manna) karena hal ini merupakan sebuah kebutuhan dasar manusia, Tuhan memakluminya dan memenuhi.

Perintah Tuhan selalu diawali dengan berkat dan perjanjianNya (ay. 4-5)
Jika kamu sungguh-sungguh (ada usaha yang serius, HARUS ada kesungguhan) menDENGARkan firmanKu dan berPEGANG pada PerjanjianKu
Maka kamu akan menjadi Harta kesayanganKu sendiri dan
Menjadi Kerajaan IMAM, Bangsa yang kudus

Dan Tuhan pun memberikan batasan-batasan bagi orang Israel :
  • Menguduskan diri 2 hari, kemudain di hari ke 3 bertemu dengan Tuhan (mencuci pakaian = jubah kehidupanmua, pola hidup yang asal-asalan, hidup seksualitasmu?), lalu bagaimana dengan kita ketika hendak beribadah kepada Tuhan?
  • Ya dan TIDAK BOLEH benar-benar ditekankan pada ayat 12-13 (tingkat disiplin diri yang tinggi) tanpa memandang siapa dirinya. Ini merupakan awal Tuhan meletakkan dasar pada Bangsa Israel, demikian juga pendidikan dengan anak-anak di rumah, letakkan dasar disiplin diri sedini mungkin karena hal ini akan membantunya di kemudian hari.
  • Ada cara-cara dan tanda-tanda Tuhan hadir di tengah-tengah umatNya. Disini Tuhan mengangkat Musa melebihi siapapun. Musa merupakan PEMIMPINmu yang Tuhan Allah pilih sendiri diluar usaha manusia. Agar umat Israel bisa tunduk dan menghormati pemimpin.

Bagaimana dengan anda hari ini?
Ketika kita pertama kali percaya Tuhan disitulah awal Tuhan meletakkan dasar dalam hidupmu, tetapi lamanya menjadi orang Kristen TIDAK menjamin anda sudah lulus dalam hal ini.

“Jadi pastikan hari ini anda sudah memiliki Disiplin Diri yang baik”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, January 11, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 5

Keluaran
PASAL 5

Musa dah Harun akhirnya menghadap Firaun untuk membawa orang Ibrani beribadah kepada Allah Yehova
Namun beginilah rekasi Firaun terhadap Firman Tuhan yang datang padanya :
  • Firaun berkata “Aku tidak kenal siapakah Tuhan orang Israel, mengapa aku harus menddengarkan Tuhanmu” (hal ini pun juga sering kali kita temukan ketikan kita berusaha membawa non-Kristen untuk mengenal Tuhan kita Yesus Kristus)
  • Firaun berkata “kamu banyak alasan pergi kerja.. malas” (reaksi yang selalu muncul bagi para majikan)
  • Firaun memberikan instruksi pada pengerah-pengerah Mesir dengan TIDAK memberikan jerami dalam membuat batu bata (hal ini merupakan sebuah tekanan / paksaan) tetapi syarat jumlah setoran batu bata yang sama sehingga menyebabkan Israel tidak bisa menyelesaikan tugasnya
Kemudian kita lihat reaksi mandor-mandor Israel :
  • Menghadap ke Firaun
  • Mereka merasa kecewa dan meyalahkan Musa
Dari sini kita bisa belajar bahwa tekanan, penderitaan, kesulitan dapat dipakai menjadi sarana untuk membuktikan siapa diri kita dihadapan Tuhan.
Apakah kita sudah dibaharui? Atau masih tetap menjadi manusia lama?
Bahkan Musa pun merasa tidak puas terhadap Tuhan dengan bertanya-tanya mengapakah? Mengapa? (ay. 22)
Dan perlakuan terhadap Israel justru semakin menyulitkan (ay. 23)
Kenyataan ketika berjalan dalam ketaatan justru ada tekanan-tekanan yang semakin kencang dan melemahkan, namun apakah kita tetap percaya disaat semuanya tidak memihak kepada kita?

“Belajar untuk tetap percaya dan berserah kepada Tuhan
karena kita hidup dari iman bukan dari apa yang kita lihat, benar bukan?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica