Showing posts with label 1year. Show all posts
Showing posts with label 1year. Show all posts

Tuesday, August 23, 2016

Renungan Harian Seri Yosua Pasal 2

Yosua
PASAL 2

Setiap orang sangat berarti dalam kerajaanNya

Yosua dalam persiapan menyeberangi Sungai Yordan, ia mengirim 2 pengintai ke negeri Yerikho untuk mengetahui kemampuan negeri tersebut
Tuhan mempertemukan dengan seorang perempuan sundal, Rahab dan tinggal dirumahnya

HARGA setiap orang di mata Tuhan itu sangat mahal yaitu “se ISI dunia” (Matius 16 : 26) Entah ia seorang perempuan sungal, seorang pemungut sampah, seorang manajer, nilai nya sama di mata Tuhan

Setiap orang BISA berPERAN dengan baik di dalam Kerajaan Allah, karena kita semua anggota tubuh Kristus. Rahab berperan dengan sangat baik dalam proses kemenangan umat Nya atas negeri Yerikho

1 orang selamat (Rahab), seisi rumahnya (ayah, ibu dan saudara-saudaranya) diselamatkan (ay. 12-13) sama seperti pada Kisah Para Rasujl 16 : 31, kuncinya PERCAYAlah kepada Tuhan Yesus maka engkau akan selamat!

Pakailah setiap kesempatan untuk dan bagi kerajaanNya
Ay. 9 “aku tau … , Tuhan telah …”
Ay. 10 “kami mendengar … Tuhan sudah …”

Ambilah setiap momen dalam kehidupan ini dan “mulai dikaitkan dengan kerajaanNya” mungkin anda berkata, wah itu sulit tetapi Tuhan bisa menciptakan dan membalikkan keadaan menjadi sebuah karya yang mulia. Ada pemulihan, ada kesembuhan, ada kebangunan dan kebangkitan diantara umatNya yaitu lewat kehidupan pribadimu.

“Kemenangan selalu ADA di pihak anak-anakNya yang percaya kepadaNya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, May 28, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 8

Bilangan
PASAL 8

Peneguhan pelayanan seseorang, satu kelompok di hadapan Tuhan dan sesama adalah sangat penting. Dengan dapat perkenanan Tuhan dan sesama maka pekerjaan / karier, keluarga baru, bisnis, keturunan PASTI diberkati.

Pentahbisan orang Lewi diawali dengan kandil
Kandil = pelita / terang di Ruang Maha Kudus yang HARUS tetap menyala
Demikian juga dalam hidup kita, pelita / terang ini juga harus tetap menyala, dengan membaca firmanNya
Mazmur 119 : 105 Firman Mu PELITA bagi kakiku dan terang bagi jalanku

Tahirkan diri, yaitu dengan koreksi diri, introspeksi diri, berubah dan kembali mengakui kelemahan-kelemahan kita di hadapan Tuhan. Jadi hati dan pikiran yang beres di hadapan Tuhan dan sesama sangat dinanti-nantikan sebagai Rekan Kerja Tuhan

Masa Pelayanan 25-50 tahun, di dunia sekuler pekerja-pekerja juga ada masanya dari umur 22-55 / 60 tahun kemudian pension. Ini adalah bukti alkitabiah masih tetap relevan dalam kehidupan masa kini.

“Milikilah hati dan kebiasaan-kebiasaan untuk selalu BEKERJA secara maksimal dan beroleh perkenanan Tuhan dan sesama, baik anda sebagai seorang karyawan, wiraswasta, anak-anakNya, hamba-hambaNya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, May 23, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 5

Bilangan
PASAL 5

Minggu yang baru mari semakin semangat belajar alkitab!
Di pasal ini, ADA klimaks yang dipaparkan dari najis (kusta, lelehan, mayat), dosa yang tanpa sengaja, CEMBURU

2 macam cemburu :
  • Cemburu manusia
Geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam (Amsal 6 : 34-35)
CEMBURU = panas hati, kejam, murka melanda, SIAPA dapat tahan terhadap cemburu? (Amsal 27 : 4)
  • Cemburu Tuhan Allah kita
API yang menghanguskan (Ulangan 4 : 24)
CemburuNya dengan allah asing (berhala) ini menimbulkan sakit hatiNya (Ulangan 32 : 16)
Cemburu TUHAN laksana, pembalas, penuh kehangatan, amarah, pendendam (Nahum 1 : 2)

Pasal 5 : 11-31 cemburu diakhiri dengan KUTUKan yang di telan, diperkatakan, hingga jadi nyata. Ini mengerikan.
Pastikan CEMBURU jadi kata yang SERIUS dalam kehidupan pribadi, dalam kehidupan keluarga, dalam kehidupan dengan Tuhan Allah kita.

“Belajarlah SETIA didalam seluruh aspek kehidupan kita”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, May 22, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 4

Bilangan
PASAL 3-4

Jiwa Melayani di dalam Tuhan

Memberikan anak sulung
-      Anak sulung dari tiap-tiap keluarga (anak sulung hewan) itu milik Tuhan (Pasal 3 : 12-13) ini ISI HATI Tuhan. Supaya dihadapanNya ada orang-orang yang luar biasa (anak sulungmu) yang bisa melayani Raja Segala Raja
Seorang Imam / Pelayan Tuhan (Pasal 3 : 6-7) SELALU ada orang-orang di dekatnya yang melengkapi pelayanannya, melayani Imam / HambaNya
-      Nilai ini SUDAH LAMA hilang, entah itu berupa melengkapi pelayanan di gereja / pribadi. HambaNya (ini alkitabiah, bukan keinginan pribadi seseorang) hal ini juga dalam momen-momen tertentu (paskah, natal, HUT)
Biasanya jemaat lebih menuntut daripada memberi
Milikilah Jiwa melayani dalam kondisi maksimal yaitu diusia 30-50 tahun (pasal 4 : 3, 23, 25, 47) ada KENA WAJIB TUGAS

“Layanilah Tuhan kita Yesus Kristus dalam posisi KUAT, MAKSIMAL dan ENGERGIK”

Selamat hari minggu dan selamat melayani Tuhan para pelayan Tuhan!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, May 21, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 3

Bilangan
PASAL 3-4

Senang menjadi orang-orang pilihan Tuhan karena kita DIPILIH dari sekian banyak orang di dunia untuk dijadikan alat Tuhan
-      Suku Lewi (Harun dan keluarga) – 3 : 14-43
-      Bani Kehat – 4 : 1-20
-      Bani Gerson – 4 : 22-32
-      Bani Merari – 4 : 33-36

Pilihan Tuhan pasti ADA rencana dan tujuannya (Efesus 1 : 4b, 5, 7, 12, 14b)
Pilihan Tuhan TIDAK pernah salah karena pilihan Tuhan sejak sebelum dunia dijadikan (Efesus 1 : 4a, 5a)

Orang-orang pilihan Tuhan sama dengan orang-orang yang harus membayar harga melebihi orang lain :
  • Pakaian Imam = khusus. Kita anak-anakNya juga sangat disoroti melebihi orang dunia
  • Makanan khusus. Hargai dan hormati tubuh sebagai Bait Roh Kudus tinggal
  • Miliki Pola Hidup yang baik dan kudus
  • Imam / Suku Lewi adalah miliknya Tuhan, dikhususkan bagi Tuhan (Pasal 3 : 12,41) Disetiap jaman dan abad Tuhan TETAP memilih anak-anakNya baik secara full time / part time. Baik untuk kaum professional, rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita injil, gembala-gembala, pengajar-pengajar (Efesus 4 : 11-12)
  • Siap dilupakan orang, ditolak orang dan kesepian, karena harus berjalan lebih awal dan lebih banyak tuntutan
  • Setiap anak-anak Tuhan masing-masing SUDAH ADA porsinya. Paulus berkata “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan masing-masing adalah anggotanya”
    Ada yang tangan, kaki, dll anda dan saya sama-sama sebagai orang-orang pilihan Tuhan guna saling melengkapi, saling menopan dan saling membangun untuk kebaikan bersama

“MAJUlah didalam Tuhan, MAJUlah dalam kebersamaan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, May 20, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 2

Bilangan
PASAL 2

Dalam dunia bisnis, dalam pabrik, dalam perbankan semua membutuhkan orang yan siap DIPAKAI bukan aja orang yang siap saja, tetapi orang-orang yang SIAP DIPAKAI dalam masing-masing profesi dan kejuruannya.

Di pasal 2 ini Tuhan mulai menempati mereka di bagian-bagiannya dengan daerah teritorialnya (timur, selatan, barat, utara) dan panji-panjinya.

Ciri-ciri orang yang SIAP DIPAKAI :
  1. BELAJAR di setiap kesempatan yang ada, jangan MALAS
  2. Isilah DIRI dengan skill-skill yang memadai, sesuai dengan profesimu
  3. Temukan JATI DIRImu sesuai dengan potensimu
  4. Libatkan selalu Tuhan dalam setiap rencanamu terutama dalam planning-planning mu yang baru, karena Tuhan kita AHLI Strategi, bahkan ide-ide yang baru selalu datang daripadaNya
  5. Demikian di dalam Kerajaan Allah, Tuhan sangat merindukan ADA anak-anakNya yang SIAP dipakai karena
    1. Banyak orang-orang yang dibelenggu oleh dosa
    2. Dililit oleh kuasa-kuasa kegelapan
    3. Dibelenggu dibawah kuasa iblis
    4. Bahkan banyak yang menyerahkan diri menjadi hamba iblis, diikat dan menjadi budaknya hingga keturunan yang ke 3 bahkan sampai ke 7

Tuhan bertanya siapa yang SIAP dipakai untuk menolong orang-orang ini?

Biarlah anda dan saya mulai biasa melatih diri dan memakai selengkap senjata Allah (Efesus 6 : 13-18a)

“Jadilah laskar-laskar Kristus yang SIAP dipakai”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 1, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 4-5

Imamat
PASAL 4-5

Korban penghapus dosa :
# seekor lembu jantan muda untuk Imam besar dan segenap umat Israel
# seekor kambing jantan untuk tua-tua umat
# seekor kambing betina untuk rakyat jelata
# 2 ekor tekukur / merpati untuk orang miskin
# 1/10 efa tepung terbaik untuk orang yang sangat miskin
# 2 ekor kambing jantan dan seekor domba jantan pada Hari Perdamaian
Alasan : memohon pengampunan Allah, membereskan dosa yang dilakukan tanpa sengaja, menguduskan diri dari kenajisan

Setiap kelemahan, kelalaian, dosa yang kita buat baik sengaja maupun tidak sengaja sekarang datanglah kembali kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Dia yang telah memperdamaikan kita dengan Allah Bapa di Surga lewat kematianNya, jadi kita pasti selamat (Roma 5 : 8-10)

Tetapi bagaimana dengan kelemahan-kelemahan tubuh kita, bahkan masih sering kita lakukan. Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa terus? Padahal kita ini hidup dibawah hukum kasih karunia? Jawabannya sekali-kali TIDAK!
Roma 5 : 17-18 Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu (sudah menerima Kristus dalam hidup kita, percaya kepadaNya). Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan SEKARANG menjadi Hamba Kebenaran. Ini penting, bahwa kita BUKAN hamba dosa. Maka sekarang demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan (Roma 6 : 19-22)

Doa kami : hidupmu dipimpin oleh roh, ada perbedaan yang besar orang yang hidup oleh daging dan hidup oleh Roh. Minta kepada Roh Kudus untuk membimbingmu memahami hal ini (Roma 8 : 1-17). Roh Kudus yang tinggal dalam hidup kita akan terus menuntunmu hari lepas hari.
Selamat mencoba di dalam Tuhan! Sukses selalu


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, March 29, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 2-3

Imamat
PASAL 2-3

Pemahaman korban sajian :
# campuran tepung terbaik, minyak zaitun dan kemenyan
# roti bakar bundar / tipis tanpa ragi / madu, kadang dibubuhi garam. Kadang dipakai bersama korban bakaran / keselamatan
Alasan : menyembah Allah, bersyukur, mengakui Allah sebagai pemberi berkat

Ada banyak hal dalam hidup kita dari kita masih bayi, muda, hingga saat ini, kesulitan-kesulitan yang kita hadap, tantangan dan tekanan yang ada yang SUDAH Tuhan selesaikan dan kita perlu kembali BERSYUKUR. Kita kembali mengakui pembelaanNya, pertolonganNya, kasih sayangNya.

Korban keselamatan :
# lemak dan isi perut lembu, domba, kambing jantan yang tanpa cela dan berbagai jenis roti tanpa ragi
Alasan : menyembah Tuhan, minta berkat Tuhan
NB : sebagian daging disimpan dan dimakan Imam

Dari hal-hal korban kepada Tuhan kita belajar :
  • Lemak dan isi perut dari binatang JANGAN DIMAKAN, ini demi kesehatan kita
  • Berkat ini DATANGnya dari Tuhan (butuh pengakuan dari mulut kita) karena skill, rajin, kemampuan adalah BONUS Tuhan, tetapi berkat benar-benar berasal dari Tuhan

“Dapatkan HATI Tuhan, KEJAR perkenananNya,
anda dan saya akan dapat SEMUA yang kita butuhkan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 28, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 40

Keluaran
PASAL 40


Berfirmanlah Tuhan (ay. 1-2) “Pada hari pertama dari bulan pertama haruslah engkau mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu”.
1-1 merupakan awal yang baru, awal yang baik
Awal dimana Tuhan Allah Israel tinggal di tengah-tengah umatNya
Umat Israel nggak perlu terus tinggal di gunung Sinai, tetapi Tuhan Allah sendiri berinisiatif tinggal bersama-sama sebagai Allah beserta umatNya
Musa melakukan semua TEPAT seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya, dan Musa sekali lagi sebagai pemimpin umat Israel yang menyelesaikan tugas yang Tuhan titipkan padanya dengan sangat baik (ay. 17-33)
Kemah Suci yang didirikan Musa ini TIDAK semegah Bait Suci yang didirikan Salomo-Daud, tetapi fungsional Bait Suci SUDAH memenuhi yaitu Tuhan Allah ADA di tengah-tengah umatNya

Pelajaran yang kita ambil
  1. Pastikan anda adalah seorang yang menyelesaikan destiny Tuhan di dalam hidupmu, karena anda dan saya adalah penggenap-penggenap destiny Tuhan
Temukan destiny anda didalam tuntunan Roh Kudus
  1. Pastikan tiap-tiap hari, tiap-tiap saat ADA penyertaan Tuhan (Imanuel) dalam hidupmu karena Tuhan senang tinggal bersama anda dan saya, membimbing kita (ay. 36-38). Tuhan mau memakai hidupmu dan melalui tubuh kita ini nama Tuhan dipermuliakan (I Korintus 6 : 17)
  2. Dengan penyertaan Tuhan disetiap langkah kita, pastilah anda adalah orang yang BERHASIL, orang yang dinanti-nantikan oleh banyak orang, orang yang dipakai Tuhan untuk menyelesaikan destiny Nya

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, March 23, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 39

Keluaran
PASAL 39

Mengawali suatu karya merupakan sebuah terobosan
Mempertahankan sebuah karya merupakan perjuangan dengan keuletan dan ketekunan
Menyelesaikan dengan baik merupakan hal yang dinanti-nantikan oleh setiap kita

Mengapa pakaian Imam demikian penting dan sangat mendetail? Karena seorang Imam / Imam besar mewakili seluruh umat Israel dihadapan Tuhan Allah
Yesus Anak Tunggal Allah, Ia lah yang mewakili seluruh umat manusia di dunia dihadapan Allah Bapa. Yesus datang ke dunia sebagai Manusia Sejati dan Allah Sejati, guna menyelesaikan Karya Penebusan Dosa, membawa kembali seluruh umat manusia agar memiliki Hubungan yang benar dan intim dengan Allah Bapa. Yesus lewat jalan penuh penderitaan mati diatas kayu salib menyelesaikan dan menggenapi seluruh tuntutan Allah Bapa dengan sangat amat baik. Yesus berkata “SUDAH SELESAI” Yohanes 19:20
Secara teknik Pembuatan Kemah Suci sudah selesai. Alkitab menyebutkan orang Israel TELAH menyelesaikan segala pekerjaan melengkapi Kemah Suci TEPAT seperti yang diperintahkan. Perikop ini diakhiri dengan “Musa melihat SEGALA pekerjaan itu lalu MEMBERKATI mereka” yang berarti Ia PUAS.

Hidup hanya sekali, lakukanlah setiap pekerjaan yang ADA (di rumah, di tempat kerja, di jalan, dimanapun kita berada). Awali selalu dengan terobosan dari Tuhan, perjuangkan dengan ulet hingga akhir yang gemilang.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 38

Keluaran
PASAL 38

Pembuatan perangkat di Pelataran Bait Suci
          * Mezbah korban bakaran
          * Bejana pembasuhan

Di ruang pelataran, bagian pertama dari Bait Suci yang menyatakan bagian dari tubuh jasmani kita. Ini banyak bersentuhan dengan masalah, kesulitan, berbagai tipe orang dengan pola hidup yang beraneka ragam. (Baca Galatia 5 : 19-21) Tubuh jasmani kita ini bisa lelah, lemah dan tidak berdaya / gagal.
Mezbah korban bakaran, di masa Perjanjian Lama setiap orang HARUS membawa korban penebusan dosan agar melalu darah korban ini, setiap orang boleh datang menghadap Tuhan Allah di Ruang Kudus. Untuk masa kini, Yesus SUDAH mati diatas kayu salib sebagai korban Anak Domba Allah, sehingga kita cukup dengan menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi, maka kita boleh menghadap Hadirat Tuhan.
Bejana pembasuh digunakan oleh para Imam / Imam Besar yang melayani di mezbah korban bakaran untuk membasuh tangan dan kakinya sebelum masuk ke ruang Kudus dan ruang Mahakudus. Untuk saat ini, setiap kita yang menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi AKAN dibasuh dengan darah Yesus sehingga kita layak mengampiri Tuhan kita Yesus Kristus.

Biaya yang terpakai (ay. 21-31), dana yang dibutuhkan untuk boleh datang menghampiri Tuhan Allah kita (melalui bait suci yang besar sekali) tetapi apakah anda tau, berapa biaya yang dibutuhkan untuk saat ini ketika kita hendak datang dan menghampiri Tuhan kita Yesus Kristus?
I Korintus 6 : 20 menyatakan “kamu telah dibeli dan harganya telah LUNAS dibayar …” Yaitu dengan DARAHnya Yesus Tuhan kita. Efesus 2 : 13 “sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus” Luar biasa bukan? Kita saat ini sudah nggak perlu ribet seperti di Perjanjian Lama. Cukup dengan menerima Yesus di dalam hati kita, sudah mendapatkan semua anugrah itu.

Sebab kamu telah dibeli oleh Yesus, harganya telah lunas dibayar dengan darahNya sendiri karena itu MULIAkanlah Allah dengan tubuhmu (I Korintus 6 : 20)
Sekalipun saat ini banyak kesulitan, penderitaan tetapi pengorbananNya TIDAK sebanding dengan kesulitan yang kita alami

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 19, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 37

Keluaran
PASAL 37

Pembuatan perangkat Bait Allah di ruang Kudus dan ruang Mahakudus
- Ruang Kudus
          Meja roti sajian = firmanNya
          Kandil = Roh Kudus
          Mezbah pembakaran ukupan = penyembahan
- Ruang Mahakudus
          Tabut perjanjian = Hadirat Tuhan

Kita perlu mengingat setiap pagi, setiak kali kita berjumpa dengan Tuhan (di gereja, di persekutuan doa / pribadi) SELALU ada 4 unsur ini
  • Ada Firman Tuhan, perenungan Alkitab (meja roti sajian)
NB : Jadi setiap kali membaca renungan ini harus baca dahulu nas alkitabnya
  • Ada Roh Kudus yang menerangi, minta Roh Kudus untuk senantiasa membimbing dan menuntun kita (kandil)
  • Ada penyembahan, dengan penyembahan didalam roh mengundang Hadira Tuhan turun (mezbah pembakaran ukupan)
  • Ada Hadirat Tuhan (tabut perjanjian)

“Biarlah setiap hari kita dapat mengalami manisnya persekutuan dengan Allah Bapa kita, Tuhan kita Yesus Kristus dan Roh Kudus yang selalu membimbing kita”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 36

Keluaran
PASAL 36

Setiap proyek atau pembuatan rumah, makanan dll pasti ada orang kuncinya. Demikian juga pembuat Kemah Suci ini Tuhan Allah sudah sediakan orang kunci yaitu Bezaleet dan Aholiab. Keunikan Tuhan dalam melaksanakan setiap rancanganNya, dalam pembuatan Kemah Suci ini Tuhan pakai cara :
  • Penuhi anak-anakNya dengan keahlian, pengertian, pengetahuan dalam segala pekerjaan
  • Tuhan penuhi orang pilihanNya dengan Roh Allah (untuk membuat berbagai rancangan, mengasah, mengukir, dst) ajaib buakn? Cara-cara Tuhan dari teori sampai pelaksanaannya sempurna, tidak ada kelemahan
  • Tuhan menanamkan dalam hatinya kepandaian untuk mengajar. Disini Tuhan memberikan Aholiab untuk dengan teku mengajarkan orang-orang yang ada hingga mampu menyelesaikan dengan baik
  • Segala orang ahli yang melakukan seluruh pekerjaan untuk tempat kudus. Jumlah umat Tuhan 2 juta orang, sulit untuk mendeteksi keahlian-keahlian mereka tetapi Tuhan menggerakkan segala orang ahli untuk berperan serta. AMAZING!

Jadi kita belajar bahwa bagi Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK ADA yang mustahil, TIDAK ADA yang terlalu sulit, karena cukup dengan berfirman SEMUAnya jadi. Untuk setiap planning Tuhan PASTI TERWUJUD, tidak ada yang gagal.

Doa saya,
Biarlah semakin kita belajar firmanNya, hati kita semakin lembut
Biarlah semakin kita mengenal sifat-sifatNya, hati kita semakin mudah diarahkan oleh Tuhan kita
Biarlah semaki kita menggali firman Tuhan, hati kita melimpah syukur, bangga memiliki Tuhan yang sempurna karena TIDAK ADA yang mustahil bagiNya
Jadi pastikan anda selalu melibatkan Tuhan dalam planningmu!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 12, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 35

Keluaran
PASAL 35

Untuk mendirikan Kemah Suci dibutuhkan dana, di Perjanjian Lama bukan berupa uang tetapi beruba barang. Persembahan khusus ini merupakan pemberian khusus kepada Tuhan untuk mendirikan Kemah Suci (saat ini bisa berupa dana pembangunan gereja, pembelian mobil untuk visitasi, dll). Memberi persembahan merupakan pengorbanan dari kita, melepaskan uang, emas, mobil, rumah kepada Tuhan. Sekilas pandang Nampak mudah tetapi prakteknya orang berpikir hingga 1001 kali.
Nilai-nilai pemberian kepada Tuhan :
  • Memberi sesuai dengan kapasitas, member sesuai dengan kemampuanmu bukan untuk pertunjukan atau supaya nama seseorang dikenal
  • Memberi menunjukkan pernyataan kasih kita kepada Tuhan. Ketika kolekte di hari Minggu atau ibadah khusus, orang memberikan Rp 1.000,- berarti kasihnya kepada Tuhan hanya senilai itu, lebih rendah dari tukang parkir 3.000
  • Memberi butuh hati yang tulus, karena memberi berarti mengorbankan sesuatu yang kita raih dengan susah payah, yang telah kita dapat dengan berpeluh, duduk berjam-jam baru dapat omzet. Lalu kemudian dipersembahkan kepada Tuhan, maka akan dipikir dulu 1001 malam

Tuhan mengawalli dengan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya”
Memberi itu SAKIT, tetapi butuh belajar memberi karena anda dan saya REKAN KERJA Tuhan, MITRA KERJA Tuhan

Yang menarik yaitu reaksi umat Israel. Lalu pergilah segenap jemaah…kemudian datang membawa persembahan. Laki-laki dan perempuan semua skill mereka diberikan (ay. 25-29). Kesungguhan hati, ketulusan hati mereka untuk menyatakan kasihnya kepada Tuhan. Memberi menjadi alat yang peka terhadap kebutuhan sesama. Mengapa Tuhan mengatakan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya” hingga 5x? Karena kepekaan hati nurani kita, bisa Tuhan pakai untuk melengkapi kebutuhan sesama yang kurang. Hari ini orang cenderung member kalau ada pembangunan gedung gereja, fasilitas gereja, untuk konsumsi (yang terlihat kasat mata) namun pelayanan dibawah mimbar, seperti penginjilan, penjangkauan masih belum banyak tersentuh. Padahal semua ini juga dikerjakan dengan dana yang besar.

Memberi tidak pernah membuat anda dan saya menjadi kekurangan. Waow! Sangat menarik bukan? Ketika kita member dengan kapasitas, memberi dengan kasih dan hati yang tulus, memberi dengan kepekaan yang khusus maka akan membuahkan hasil hingga berlebih-lebih bahkan menolak, stok ini sudah cukup. Benar-benar BERLEBIH.

“Ingat Amsal berkata orang yang selalu memberi TIDAK kekurangan, orang yang menghemat sedemikian rupa selalu kekurangan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 10, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 34

Keluaran
PASAL 34

Penulisan ulang, ulang artinya kembali mengerjakan hal yang sama. Pada beberapa orang mengulangi = membosankan, tidak menyenangkan. Pada sekelompok orang tanpa sadar terus dan TERUS mengulangi kesalahan yang sama tanpa bisa lepas dari kelemahannya. Karakternya, dosa itu… Tetapi kata MENGULANGI di dalam Tuhan adalah sangat penting untuk mengetahui kesungguhanmu, kesediaanmu dan ketulusanmu.
Musa disini diperintahkan Tuhan
# pahatlah 2 loh batu sama dengan yang mula-mulai (mengulangi) yang telah kau pecahkan
# pagi hari naiklah ke gunung Sinai, berdiri menghadap Tuhan di puncak gunung
# Musa mengerjakan TEPAT seperti yang Tuhan perintahkan
Keintiman dengan Tuhan butuh dikerjakan setiap hari, mengulangi dan diulangi terus menerus hingga menjadi habbit. Juga butuh pengorbanan, waktu, tenaga, keuangan, dll. Butuh naik ke Gunung Tuhan, ke puncak gunungNya. Butuh naik ke wilayah daerah Tuhan,ke gunung Tuhan, viewnya Tuhan hingga anda dapat jamahanNya, firmanNya, berkatNya. Disini Musa mendapat semua janji-janji penyertaanNya “sungguh AKU mengadakan perjanjian didepan seluruh bangsa… sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.. AKU Tuhan... menghalau dari depanmu …” Sungguh luar biasa!
Keintiman dengan Tuhan butuh perenungan kembali akan hal-hal yang Tuhan tidak senang tidak kita lakukan, yang Tuhan senang saya kerja terus sampai dapat. Musa dapat transformasi kemuliaan Tuhan (ay. 28-35) “Kulit muka Musa bercahaya” kayak apa ya?? Buat ibu-ibu, cece-cece yang doyan ke salon dan perawatan muka, how come? Ini gratis loh! Hahahaa

“Pokoknya DEKAT Tuhan, intim dengan Tuhan Yesus dapet SEMUA”
Jangan lupa tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, March 9, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 33

Keluaran
PASAL 33

Musa mengenal siapakah Tuhan yang ada dihadapannya. Ia yang Maha Kuasa, yang memanggilnya untuk melakukan rencanaNya. Musa bergaul akrab dengan Tuhan dengan BIMBINGAN Tuhan sendiri, dengan dibekali “hati yang mudah diajar, hati yang taat” bukan hati yang tegar tengkuk sama dengan umat Israel. Musa diberi hati yang memahami hati Tuhan.
FirmanNya kepada Musa, pergilah berjalanlah engkau dan bangsa ini ke …
Tuhan mengutus seorang Malaikat untuk menyertai perjalanan ini. Aku (Tuhan) ini TIDAK akan berjalan di tengah-tengahmu. Dengan alasan supaya jangan AKU membinasakan engkau dijalan.
Respon Musa terhadap Firman Tuhan (ay. 1-3)
Engkau tidak memberitahu padaku siapa yang akan Kau utus bersama-sama dengan aku? Engkau mengenal namaku dan aku mendapat kasih karunia dihadapanMu? Tapi buktinya apa? Musa meminta jaminan sebuah relasi. Sekarang beritahu kiranya jalanMu (ay. 13).
Jika Engkau Tuhan Allah TIDAK membimbing kami, JANGAN suruh kami pergi. Karena inilah letak PERBEDAAN yang besar dengan bangsa lain, jika ENGKAU Allah beserta kami. Musa pun mendapat bonus dari Tuhan dengan boleh melihat punggung Tuhan dan mendapat kembali Penyertaan Tuhan atas umat Israel.

Apa yang menarik dari Keluaran pasal 33 ini?
  • Bagaimana anda dan saya belajar mendapatkan Kasih Karunia Tuhan
  • Bagaimana anda dan saya belajar beroleh penyertaanNya dalam hidup kita?
YAITU dengan mengenal lebih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, serta membina hubungan yang intim denganNya. Libatkan SELALU dalam seluruh aspek hidup kita. So pasti bonusnya sepanjang tahun ada di pihak kita.

“Mengenal dan bergaul akrab = JAMINAN suatu relasi yang baik”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 7, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 32

Keluaran
PASAL 32

Lamanya waktu yaitu 40 hari berpisah antara Musa dan umat Israel ada perbedaan-perbedaan yang menonjol :
Musa – orang yang bergaul intim dengan Tuhan SELALU PROGRESS, fokus dengan planning Tuhan dan cinta pada Tuhan Allah Yehova
Umat Israel – selalu TIDAK sabar, selalu minta bukti/menuntut/menyalahkan (ada yang dikambing hitamkan), cari solusi sendiri tanpa bertanya Tuhan/pemimpin, selalu memaksa (ay. 1-6)
Reaksi Tuhan terhadap umat Israel : murka dan akan membinasakan umat Israel, Musa akan dijadikan bangsa yang besar
Reaksi Musa menunjukkan kualitas IMAN nya (ay. 11-34)
# 2x Musa bertanya kepada Tuhan ‘Mengapa’…”Mengapa” cara terbaik untuk introspeksi diri yaitu dengan bertanya kepada diri sendiri Mengapa saya tadi demikian? Bagaimana seandainya saya tidak …?
# Mengingatkan Tuhan akan janjiMu dan sumpahNya di dalam perhubungan antar umat Tuhan / suami istri / sesama rekan kerja. Maka dibutuhkan hati yang mau mendengar dan orang lain untuk MENGINGATKAN. Siapakah diri kita, siapakah orang yang ada di hadapanku? (ay. 13)
# Musa dengan tongkat membawa kembali umat Israel dijalan yang benar (ay. 19-30)
Dengan cara tongkat = didikan yang keras
Karena dosa penyembahan berhala, tidak ada kompromi!
Hati-hati sebagai pemimpin atau guru dalam setiap keputusan terhadap keinginan diri sendiri, keinginan anak-anak / keluarga, keinginan rekan kerja. Ini bisa mendatangkan dosa besar dihadapan Tuhan.
Ada pilihan untuk tetap setiap pada Tuhan atau menolak, inilah bukti kualitas secara individu, keluarga, komunitas dan korporat. Keputusan untuk kembali, berubah dan bertobat berarti ada harga yang HARUS dibayar (ay. 27-29). Harus dari DIRI SENDIRI yang melakukannya, tidak bisa diwakilkan (yang pasti sakit) tetapi buahnya manis di kemudian hari. Ada tindakan nyata, tidak kembali melakukan hal yang sama.
Musa RELA korbankan DIRInya demi umat Israel dihadapan Tuhan (ay. 31-32)
Sebuah pengampunan nilainya seumur hidup msua kini dan nanti. Musa lakukan dengan tulus, murni dan kasih yang benar di hadapan Tuhan. Musa rela menggantikan umat Israel dengan dirinya sendiri.
Pelajaran buat kita, dengan hidup bergaul intim dengan Tuhan (Musa : 40 hari) mengubah SELURUH dirinya benar-benar SERUPA dengan Penciptanya (cara berpikir, berkata, bertindak). Ketika kita berani mempercayakan pada Tuhan, maka PEMBELAANNYA selalu ada dan tepat pada waktuNya.

“Beranikah kita mempercayai Tuhan secara total?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 5, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 31

Keluaran
PASAL 31

Siapakah kami ini Tuhan? Sehingga Engkau demikian peduli
Siapakah saya ini Tuhan? Sampai Engkau memperhitungkannya
Siapakah diriku ini Tuhan? Hingga aku ada dalam pandanganMu
Perhatikan beberapa kata yang dipakai untuk melukiskan sebenarnya kita TIDAK pantas menerimanya tetapi Tuhan Raja segala raja, Pencipta alam semesta, Allah yang SEMPURNA itu memberikan kepada anda dan saya :
* Dia PEDULI kepadamu
* Dia memperhitungkanmu
* aku ADA dalam pandanganNya
Anda dan saya dilayakkan masuk dalam kelompok THE BEST

Disini Musa dan bangsa Israel benar-benar diperlakukan melebihi dari kata “dikasihi” terhadap hamba-hambaNya, rekan-rekanNya, Tuhan benar-benar memperlakukan secara SPESIFIK
Mulai Keluaran 25-30 secara teori pembuatan kemah suci, Musa diatas gunung Sinai 40 hari lamanya inilah detik-detik terakhir dan Tuhan melengkap orang-orang yang AHLI dalam pengerjaannya (ay. 1-11) Bezaleel dan Aholiab
Selama teori-teori diberikan kepada Musa diatas gunung ini, TIDAK ADA kata/kalimat/keluhan tercatat yang keluar dari mulut Musa, sebalikan diakhir pembicaraan ini Tuhan memberikan orang-orang yang melengkapi Musa dalam pengerjaannya

Kita belajar dari sini, setiap tugas yang Tuhan berikan, TIDAK PERNA Ia biarkan anda kerjakan sendiri, karena Dia kenal benar siapa anda dan saya. Di akhir pembicaraan dengan Musa, Tuhan ingatkan lagi akan pentingnya Hari Sabat. HARUSlah kamu pelihara, kuduskan dan ini menjadi perjanjian kekal antara Tuhan dan Israel. Dan Tuhan pun memberikan hasil karya Nya yaitu 2 loh batu hukum Allah (ay. 18)

“Diberkatilah orang-orang yang mengandalkan Tuhan,
Diberkatilah orang-orang yang melakukan FirmanNya dengan segenap hati,
Diberkatilah hamba-hambaNya yang tulus dan setia padaMu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 3, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 30

Keluaran
PASAL 30

Di Kemah Suci tiap-tiap ruang ada aksesorisnya masing-masing
  1. Mezbah Pembakaran Ukupan (ay. 1-10) dan ukupan yang kudus (ay. 34-38)
# Tempat Mezbah Pembakaran ukupan di Ruang Kudus, dekat dengan Ruang Mahakudus dimana Allah hadir (Tuhan Allah yang minta)
# Ukupan yang kudus yang merupakan wangi-wangian campuran rempah-rempah pilihan Tuhan sendiri, lengkap dengan cara mengelolanya. Hanya khusus dipergunakan di Ruang Mahakudus tidak diperkenankan dipakai di tempat lain
  1. Bejana Pembasuhan di Pelataran setelah Mezbah Korban Bakaran
Disini disebutkan 2x ‘supaya mereka jangan mati’ (ay. 20-21), hal ini menunjukkan tidak ada kompromi, Imam menyelenggarakan kebaktian dengan membawa korban di Ruang Pelataran. Maka HARUS membasuh tangan dan kakinya dengan air di Bejana Pembasuhan baru masuk ke Ruang Kudus
  1. Persembahan Khusus pada waktu pendaftaran
Tiap-tiap orang Israel yang mendaftarkan diri HARUS mempersembahkan persembahan khusus kepada Tuhan berupa uang pendamaian karena nyawanya dan persembahan ini dipakai untuk ibadah dalam Kemah Pertemuan
  1. Minyak Urapan yang kudus (ay. 22-33)
Campuran rempah-rempah pilihan Tuhan untuk membersihkan seluruh peralatan yang ada di Bait Suci dan hanya dipakai di Bait Suci

Pelajaran yang kita ambil yaitu mezbah pembakaran ukupan dan ukupan yang kudus adalah melambangkan doa-doa anak-anak Tuhan bak aroma wangi-wangian di hadapan Tuhan di pagi dan petang. Semua yang ada disekeliling Tuhan Allah beraroma harum semerbak, biarlah hidupmu juga dihadapanNya beraromakan persembahan yang Hidup, yang Kudus, yang Berkenan kepadaNya (Roma 12 : 1). Basuhlah diri kita dan hidup kita dengan Darah Yesus, karena HANYA oleh kematian anak domba Allah, kita beroleh perkenananNya.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, February 29, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 29

Keluaran
PASAL 29

Pentahbisan Imam Harun – Korban Pagi dan Petang
Ada beberapa korba persembahan dalam pentahbisan Imam :
* Korban Penghapus Dosa
* Korban bakaran
* Korban api-apian
* Persembahan unjukan
* Persembahan kudus

Tiap-tiap bagian Tuhan minta demikian rinci dan spesifik hingga makanan yang menjadi bagian Imam. 7 hari harus mengenakan pakaian imam dan 7 hari dalam Pengudusan Mezbah. 7 yang merupakan angka sempurna agar pelayanan sebagai Imam dan mezbah benar-benar bisa berfungsi seperti yang diharapkan Tuhan yaitu untuk menguduskan setiap orang yang datang di Bait Suci.

Korban pagi (menurut Bangsa Yahudi : jam 9 pagi), dengan membawa korban curahan.
Korban petang (jam 3 sore), dengan membawa korban sajian, korban curahan, korban api-api an

Disini BUKAN dinilai harga nominal persembahan korban tetapi kerinduan Tuhan agar anak-anakNya bisa memiliki HUBUGAN yang dekat, intim dengan Nya tiap-tiap hari (pagi dan petang) – ay. 38
Di Bait Suci lah kita bisa bertemu dengan Tuhan dan Tuhan bisa berfirman kepadamu. Tempat ini – Bait Suci jadi Kemuliaan Tuhan - ay. 42-43
AKU Tuhan Allah akan DIAM di tengah-tengahmu dan menjadi Allahmu dan menjadi satu Kesaksian yang dahsyat – ay. 45-46

Oleh karena itu kita mendapat pelajaran berharga, Tuhan bersusah-susah melakukan semua ini (membawa Israel keluar dari Mesir, memimpin di padang gurun dengan Tiang Awan, Tiang Api, memberikan solusi dalam kesesakan, member cara-cara agar bisa  berjumpa secara pribadi dengan Tuhan) lalu apa respon bangsa Israel? Tuhan Yesus juga telah bersusah-susah datang ke dunia, hidup sebagai manusia sejati dan sebagai Allah sejati, mati diatas kayu salib. Lalu apa responmu?

“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu,
segenap jiwamu, segenap akal budimu”
Jaga hubungan yang intim dengan Tuhan, menyapaNya lewat doa pagimu, katakana Tuhan Aku mengasihimu. Firman dan perkataanNya, menyembah dengan pujianmu di pekerjaanmu, Tuhan tetap jadi mitra kerjamu. Karena Dia yang akan memberikan saran dan solusi yang jitu. Akhiri di petang hari dengan ucapan syukur, hadirkan Tuhan dalam keluargamu maka sukacita, damai sejahtera ada ditengah-tengah hidupmu.


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica