Showing posts with label keluaran. Show all posts
Showing posts with label keluaran. Show all posts

Monday, March 28, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 40

Keluaran
PASAL 40


Berfirmanlah Tuhan (ay. 1-2) “Pada hari pertama dari bulan pertama haruslah engkau mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu”.
1-1 merupakan awal yang baru, awal yang baik
Awal dimana Tuhan Allah Israel tinggal di tengah-tengah umatNya
Umat Israel nggak perlu terus tinggal di gunung Sinai, tetapi Tuhan Allah sendiri berinisiatif tinggal bersama-sama sebagai Allah beserta umatNya
Musa melakukan semua TEPAT seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya, dan Musa sekali lagi sebagai pemimpin umat Israel yang menyelesaikan tugas yang Tuhan titipkan padanya dengan sangat baik (ay. 17-33)
Kemah Suci yang didirikan Musa ini TIDAK semegah Bait Suci yang didirikan Salomo-Daud, tetapi fungsional Bait Suci SUDAH memenuhi yaitu Tuhan Allah ADA di tengah-tengah umatNya

Pelajaran yang kita ambil
  1. Pastikan anda adalah seorang yang menyelesaikan destiny Tuhan di dalam hidupmu, karena anda dan saya adalah penggenap-penggenap destiny Tuhan
Temukan destiny anda didalam tuntunan Roh Kudus
  1. Pastikan tiap-tiap hari, tiap-tiap saat ADA penyertaan Tuhan (Imanuel) dalam hidupmu karena Tuhan senang tinggal bersama anda dan saya, membimbing kita (ay. 36-38). Tuhan mau memakai hidupmu dan melalui tubuh kita ini nama Tuhan dipermuliakan (I Korintus 6 : 17)
  2. Dengan penyertaan Tuhan disetiap langkah kita, pastilah anda adalah orang yang BERHASIL, orang yang dinanti-nantikan oleh banyak orang, orang yang dipakai Tuhan untuk menyelesaikan destiny Nya

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, March 23, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 39

Keluaran
PASAL 39

Mengawali suatu karya merupakan sebuah terobosan
Mempertahankan sebuah karya merupakan perjuangan dengan keuletan dan ketekunan
Menyelesaikan dengan baik merupakan hal yang dinanti-nantikan oleh setiap kita

Mengapa pakaian Imam demikian penting dan sangat mendetail? Karena seorang Imam / Imam besar mewakili seluruh umat Israel dihadapan Tuhan Allah
Yesus Anak Tunggal Allah, Ia lah yang mewakili seluruh umat manusia di dunia dihadapan Allah Bapa. Yesus datang ke dunia sebagai Manusia Sejati dan Allah Sejati, guna menyelesaikan Karya Penebusan Dosa, membawa kembali seluruh umat manusia agar memiliki Hubungan yang benar dan intim dengan Allah Bapa. Yesus lewat jalan penuh penderitaan mati diatas kayu salib menyelesaikan dan menggenapi seluruh tuntutan Allah Bapa dengan sangat amat baik. Yesus berkata “SUDAH SELESAI” Yohanes 19:20
Secara teknik Pembuatan Kemah Suci sudah selesai. Alkitab menyebutkan orang Israel TELAH menyelesaikan segala pekerjaan melengkapi Kemah Suci TEPAT seperti yang diperintahkan. Perikop ini diakhiri dengan “Musa melihat SEGALA pekerjaan itu lalu MEMBERKATI mereka” yang berarti Ia PUAS.

Hidup hanya sekali, lakukanlah setiap pekerjaan yang ADA (di rumah, di tempat kerja, di jalan, dimanapun kita berada). Awali selalu dengan terobosan dari Tuhan, perjuangkan dengan ulet hingga akhir yang gemilang.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 38

Keluaran
PASAL 38

Pembuatan perangkat di Pelataran Bait Suci
          * Mezbah korban bakaran
          * Bejana pembasuhan

Di ruang pelataran, bagian pertama dari Bait Suci yang menyatakan bagian dari tubuh jasmani kita. Ini banyak bersentuhan dengan masalah, kesulitan, berbagai tipe orang dengan pola hidup yang beraneka ragam. (Baca Galatia 5 : 19-21) Tubuh jasmani kita ini bisa lelah, lemah dan tidak berdaya / gagal.
Mezbah korban bakaran, di masa Perjanjian Lama setiap orang HARUS membawa korban penebusan dosan agar melalu darah korban ini, setiap orang boleh datang menghadap Tuhan Allah di Ruang Kudus. Untuk masa kini, Yesus SUDAH mati diatas kayu salib sebagai korban Anak Domba Allah, sehingga kita cukup dengan menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi, maka kita boleh menghadap Hadirat Tuhan.
Bejana pembasuh digunakan oleh para Imam / Imam Besar yang melayani di mezbah korban bakaran untuk membasuh tangan dan kakinya sebelum masuk ke ruang Kudus dan ruang Mahakudus. Untuk saat ini, setiap kita yang menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi AKAN dibasuh dengan darah Yesus sehingga kita layak mengampiri Tuhan kita Yesus Kristus.

Biaya yang terpakai (ay. 21-31), dana yang dibutuhkan untuk boleh datang menghampiri Tuhan Allah kita (melalui bait suci yang besar sekali) tetapi apakah anda tau, berapa biaya yang dibutuhkan untuk saat ini ketika kita hendak datang dan menghampiri Tuhan kita Yesus Kristus?
I Korintus 6 : 20 menyatakan “kamu telah dibeli dan harganya telah LUNAS dibayar …” Yaitu dengan DARAHnya Yesus Tuhan kita. Efesus 2 : 13 “sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus” Luar biasa bukan? Kita saat ini sudah nggak perlu ribet seperti di Perjanjian Lama. Cukup dengan menerima Yesus di dalam hati kita, sudah mendapatkan semua anugrah itu.

Sebab kamu telah dibeli oleh Yesus, harganya telah lunas dibayar dengan darahNya sendiri karena itu MULIAkanlah Allah dengan tubuhmu (I Korintus 6 : 20)
Sekalipun saat ini banyak kesulitan, penderitaan tetapi pengorbananNya TIDAK sebanding dengan kesulitan yang kita alami

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 19, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 37

Keluaran
PASAL 37

Pembuatan perangkat Bait Allah di ruang Kudus dan ruang Mahakudus
- Ruang Kudus
          Meja roti sajian = firmanNya
          Kandil = Roh Kudus
          Mezbah pembakaran ukupan = penyembahan
- Ruang Mahakudus
          Tabut perjanjian = Hadirat Tuhan

Kita perlu mengingat setiap pagi, setiak kali kita berjumpa dengan Tuhan (di gereja, di persekutuan doa / pribadi) SELALU ada 4 unsur ini
  • Ada Firman Tuhan, perenungan Alkitab (meja roti sajian)
NB : Jadi setiap kali membaca renungan ini harus baca dahulu nas alkitabnya
  • Ada Roh Kudus yang menerangi, minta Roh Kudus untuk senantiasa membimbing dan menuntun kita (kandil)
  • Ada penyembahan, dengan penyembahan didalam roh mengundang Hadira Tuhan turun (mezbah pembakaran ukupan)
  • Ada Hadirat Tuhan (tabut perjanjian)

“Biarlah setiap hari kita dapat mengalami manisnya persekutuan dengan Allah Bapa kita, Tuhan kita Yesus Kristus dan Roh Kudus yang selalu membimbing kita”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 36

Keluaran
PASAL 36

Setiap proyek atau pembuatan rumah, makanan dll pasti ada orang kuncinya. Demikian juga pembuat Kemah Suci ini Tuhan Allah sudah sediakan orang kunci yaitu Bezaleet dan Aholiab. Keunikan Tuhan dalam melaksanakan setiap rancanganNya, dalam pembuatan Kemah Suci ini Tuhan pakai cara :
  • Penuhi anak-anakNya dengan keahlian, pengertian, pengetahuan dalam segala pekerjaan
  • Tuhan penuhi orang pilihanNya dengan Roh Allah (untuk membuat berbagai rancangan, mengasah, mengukir, dst) ajaib buakn? Cara-cara Tuhan dari teori sampai pelaksanaannya sempurna, tidak ada kelemahan
  • Tuhan menanamkan dalam hatinya kepandaian untuk mengajar. Disini Tuhan memberikan Aholiab untuk dengan teku mengajarkan orang-orang yang ada hingga mampu menyelesaikan dengan baik
  • Segala orang ahli yang melakukan seluruh pekerjaan untuk tempat kudus. Jumlah umat Tuhan 2 juta orang, sulit untuk mendeteksi keahlian-keahlian mereka tetapi Tuhan menggerakkan segala orang ahli untuk berperan serta. AMAZING!

Jadi kita belajar bahwa bagi Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK ADA yang mustahil, TIDAK ADA yang terlalu sulit, karena cukup dengan berfirman SEMUAnya jadi. Untuk setiap planning Tuhan PASTI TERWUJUD, tidak ada yang gagal.

Doa saya,
Biarlah semakin kita belajar firmanNya, hati kita semakin lembut
Biarlah semakin kita mengenal sifat-sifatNya, hati kita semakin mudah diarahkan oleh Tuhan kita
Biarlah semaki kita menggali firman Tuhan, hati kita melimpah syukur, bangga memiliki Tuhan yang sempurna karena TIDAK ADA yang mustahil bagiNya
Jadi pastikan anda selalu melibatkan Tuhan dalam planningmu!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 12, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 35

Keluaran
PASAL 35

Untuk mendirikan Kemah Suci dibutuhkan dana, di Perjanjian Lama bukan berupa uang tetapi beruba barang. Persembahan khusus ini merupakan pemberian khusus kepada Tuhan untuk mendirikan Kemah Suci (saat ini bisa berupa dana pembangunan gereja, pembelian mobil untuk visitasi, dll). Memberi persembahan merupakan pengorbanan dari kita, melepaskan uang, emas, mobil, rumah kepada Tuhan. Sekilas pandang Nampak mudah tetapi prakteknya orang berpikir hingga 1001 kali.
Nilai-nilai pemberian kepada Tuhan :
  • Memberi sesuai dengan kapasitas, member sesuai dengan kemampuanmu bukan untuk pertunjukan atau supaya nama seseorang dikenal
  • Memberi menunjukkan pernyataan kasih kita kepada Tuhan. Ketika kolekte di hari Minggu atau ibadah khusus, orang memberikan Rp 1.000,- berarti kasihnya kepada Tuhan hanya senilai itu, lebih rendah dari tukang parkir 3.000
  • Memberi butuh hati yang tulus, karena memberi berarti mengorbankan sesuatu yang kita raih dengan susah payah, yang telah kita dapat dengan berpeluh, duduk berjam-jam baru dapat omzet. Lalu kemudian dipersembahkan kepada Tuhan, maka akan dipikir dulu 1001 malam

Tuhan mengawalli dengan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya”
Memberi itu SAKIT, tetapi butuh belajar memberi karena anda dan saya REKAN KERJA Tuhan, MITRA KERJA Tuhan

Yang menarik yaitu reaksi umat Israel. Lalu pergilah segenap jemaah…kemudian datang membawa persembahan. Laki-laki dan perempuan semua skill mereka diberikan (ay. 25-29). Kesungguhan hati, ketulusan hati mereka untuk menyatakan kasihnya kepada Tuhan. Memberi menjadi alat yang peka terhadap kebutuhan sesama. Mengapa Tuhan mengatakan “Siapa yang tergerak hatinya, yang terdorong hatinya” hingga 5x? Karena kepekaan hati nurani kita, bisa Tuhan pakai untuk melengkapi kebutuhan sesama yang kurang. Hari ini orang cenderung member kalau ada pembangunan gedung gereja, fasilitas gereja, untuk konsumsi (yang terlihat kasat mata) namun pelayanan dibawah mimbar, seperti penginjilan, penjangkauan masih belum banyak tersentuh. Padahal semua ini juga dikerjakan dengan dana yang besar.

Memberi tidak pernah membuat anda dan saya menjadi kekurangan. Waow! Sangat menarik bukan? Ketika kita member dengan kapasitas, memberi dengan kasih dan hati yang tulus, memberi dengan kepekaan yang khusus maka akan membuahkan hasil hingga berlebih-lebih bahkan menolak, stok ini sudah cukup. Benar-benar BERLEBIH.

“Ingat Amsal berkata orang yang selalu memberi TIDAK kekurangan, orang yang menghemat sedemikian rupa selalu kekurangan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 10, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 34

Keluaran
PASAL 34

Penulisan ulang, ulang artinya kembali mengerjakan hal yang sama. Pada beberapa orang mengulangi = membosankan, tidak menyenangkan. Pada sekelompok orang tanpa sadar terus dan TERUS mengulangi kesalahan yang sama tanpa bisa lepas dari kelemahannya. Karakternya, dosa itu… Tetapi kata MENGULANGI di dalam Tuhan adalah sangat penting untuk mengetahui kesungguhanmu, kesediaanmu dan ketulusanmu.
Musa disini diperintahkan Tuhan
# pahatlah 2 loh batu sama dengan yang mula-mulai (mengulangi) yang telah kau pecahkan
# pagi hari naiklah ke gunung Sinai, berdiri menghadap Tuhan di puncak gunung
# Musa mengerjakan TEPAT seperti yang Tuhan perintahkan
Keintiman dengan Tuhan butuh dikerjakan setiap hari, mengulangi dan diulangi terus menerus hingga menjadi habbit. Juga butuh pengorbanan, waktu, tenaga, keuangan, dll. Butuh naik ke Gunung Tuhan, ke puncak gunungNya. Butuh naik ke wilayah daerah Tuhan,ke gunung Tuhan, viewnya Tuhan hingga anda dapat jamahanNya, firmanNya, berkatNya. Disini Musa mendapat semua janji-janji penyertaanNya “sungguh AKU mengadakan perjanjian didepan seluruh bangsa… sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.. AKU Tuhan... menghalau dari depanmu …” Sungguh luar biasa!
Keintiman dengan Tuhan butuh perenungan kembali akan hal-hal yang Tuhan tidak senang tidak kita lakukan, yang Tuhan senang saya kerja terus sampai dapat. Musa dapat transformasi kemuliaan Tuhan (ay. 28-35) “Kulit muka Musa bercahaya” kayak apa ya?? Buat ibu-ibu, cece-cece yang doyan ke salon dan perawatan muka, how come? Ini gratis loh! Hahahaa

“Pokoknya DEKAT Tuhan, intim dengan Tuhan Yesus dapet SEMUA”
Jangan lupa tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, March 9, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 33

Keluaran
PASAL 33

Musa mengenal siapakah Tuhan yang ada dihadapannya. Ia yang Maha Kuasa, yang memanggilnya untuk melakukan rencanaNya. Musa bergaul akrab dengan Tuhan dengan BIMBINGAN Tuhan sendiri, dengan dibekali “hati yang mudah diajar, hati yang taat” bukan hati yang tegar tengkuk sama dengan umat Israel. Musa diberi hati yang memahami hati Tuhan.
FirmanNya kepada Musa, pergilah berjalanlah engkau dan bangsa ini ke …
Tuhan mengutus seorang Malaikat untuk menyertai perjalanan ini. Aku (Tuhan) ini TIDAK akan berjalan di tengah-tengahmu. Dengan alasan supaya jangan AKU membinasakan engkau dijalan.
Respon Musa terhadap Firman Tuhan (ay. 1-3)
Engkau tidak memberitahu padaku siapa yang akan Kau utus bersama-sama dengan aku? Engkau mengenal namaku dan aku mendapat kasih karunia dihadapanMu? Tapi buktinya apa? Musa meminta jaminan sebuah relasi. Sekarang beritahu kiranya jalanMu (ay. 13).
Jika Engkau Tuhan Allah TIDAK membimbing kami, JANGAN suruh kami pergi. Karena inilah letak PERBEDAAN yang besar dengan bangsa lain, jika ENGKAU Allah beserta kami. Musa pun mendapat bonus dari Tuhan dengan boleh melihat punggung Tuhan dan mendapat kembali Penyertaan Tuhan atas umat Israel.

Apa yang menarik dari Keluaran pasal 33 ini?
  • Bagaimana anda dan saya belajar mendapatkan Kasih Karunia Tuhan
  • Bagaimana anda dan saya belajar beroleh penyertaanNya dalam hidup kita?
YAITU dengan mengenal lebih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, serta membina hubungan yang intim denganNya. Libatkan SELALU dalam seluruh aspek hidup kita. So pasti bonusnya sepanjang tahun ada di pihak kita.

“Mengenal dan bergaul akrab = JAMINAN suatu relasi yang baik”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 7, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 32

Keluaran
PASAL 32

Lamanya waktu yaitu 40 hari berpisah antara Musa dan umat Israel ada perbedaan-perbedaan yang menonjol :
Musa – orang yang bergaul intim dengan Tuhan SELALU PROGRESS, fokus dengan planning Tuhan dan cinta pada Tuhan Allah Yehova
Umat Israel – selalu TIDAK sabar, selalu minta bukti/menuntut/menyalahkan (ada yang dikambing hitamkan), cari solusi sendiri tanpa bertanya Tuhan/pemimpin, selalu memaksa (ay. 1-6)
Reaksi Tuhan terhadap umat Israel : murka dan akan membinasakan umat Israel, Musa akan dijadikan bangsa yang besar
Reaksi Musa menunjukkan kualitas IMAN nya (ay. 11-34)
# 2x Musa bertanya kepada Tuhan ‘Mengapa’…”Mengapa” cara terbaik untuk introspeksi diri yaitu dengan bertanya kepada diri sendiri Mengapa saya tadi demikian? Bagaimana seandainya saya tidak …?
# Mengingatkan Tuhan akan janjiMu dan sumpahNya di dalam perhubungan antar umat Tuhan / suami istri / sesama rekan kerja. Maka dibutuhkan hati yang mau mendengar dan orang lain untuk MENGINGATKAN. Siapakah diri kita, siapakah orang yang ada di hadapanku? (ay. 13)
# Musa dengan tongkat membawa kembali umat Israel dijalan yang benar (ay. 19-30)
Dengan cara tongkat = didikan yang keras
Karena dosa penyembahan berhala, tidak ada kompromi!
Hati-hati sebagai pemimpin atau guru dalam setiap keputusan terhadap keinginan diri sendiri, keinginan anak-anak / keluarga, keinginan rekan kerja. Ini bisa mendatangkan dosa besar dihadapan Tuhan.
Ada pilihan untuk tetap setiap pada Tuhan atau menolak, inilah bukti kualitas secara individu, keluarga, komunitas dan korporat. Keputusan untuk kembali, berubah dan bertobat berarti ada harga yang HARUS dibayar (ay. 27-29). Harus dari DIRI SENDIRI yang melakukannya, tidak bisa diwakilkan (yang pasti sakit) tetapi buahnya manis di kemudian hari. Ada tindakan nyata, tidak kembali melakukan hal yang sama.
Musa RELA korbankan DIRInya demi umat Israel dihadapan Tuhan (ay. 31-32)
Sebuah pengampunan nilainya seumur hidup msua kini dan nanti. Musa lakukan dengan tulus, murni dan kasih yang benar di hadapan Tuhan. Musa rela menggantikan umat Israel dengan dirinya sendiri.
Pelajaran buat kita, dengan hidup bergaul intim dengan Tuhan (Musa : 40 hari) mengubah SELURUH dirinya benar-benar SERUPA dengan Penciptanya (cara berpikir, berkata, bertindak). Ketika kita berani mempercayakan pada Tuhan, maka PEMBELAANNYA selalu ada dan tepat pada waktuNya.

“Beranikah kita mempercayai Tuhan secara total?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 5, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 31

Keluaran
PASAL 31

Siapakah kami ini Tuhan? Sehingga Engkau demikian peduli
Siapakah saya ini Tuhan? Sampai Engkau memperhitungkannya
Siapakah diriku ini Tuhan? Hingga aku ada dalam pandanganMu
Perhatikan beberapa kata yang dipakai untuk melukiskan sebenarnya kita TIDAK pantas menerimanya tetapi Tuhan Raja segala raja, Pencipta alam semesta, Allah yang SEMPURNA itu memberikan kepada anda dan saya :
* Dia PEDULI kepadamu
* Dia memperhitungkanmu
* aku ADA dalam pandanganNya
Anda dan saya dilayakkan masuk dalam kelompok THE BEST

Disini Musa dan bangsa Israel benar-benar diperlakukan melebihi dari kata “dikasihi” terhadap hamba-hambaNya, rekan-rekanNya, Tuhan benar-benar memperlakukan secara SPESIFIK
Mulai Keluaran 25-30 secara teori pembuatan kemah suci, Musa diatas gunung Sinai 40 hari lamanya inilah detik-detik terakhir dan Tuhan melengkap orang-orang yang AHLI dalam pengerjaannya (ay. 1-11) Bezaleel dan Aholiab
Selama teori-teori diberikan kepada Musa diatas gunung ini, TIDAK ADA kata/kalimat/keluhan tercatat yang keluar dari mulut Musa, sebalikan diakhir pembicaraan ini Tuhan memberikan orang-orang yang melengkapi Musa dalam pengerjaannya

Kita belajar dari sini, setiap tugas yang Tuhan berikan, TIDAK PERNA Ia biarkan anda kerjakan sendiri, karena Dia kenal benar siapa anda dan saya. Di akhir pembicaraan dengan Musa, Tuhan ingatkan lagi akan pentingnya Hari Sabat. HARUSlah kamu pelihara, kuduskan dan ini menjadi perjanjian kekal antara Tuhan dan Israel. Dan Tuhan pun memberikan hasil karya Nya yaitu 2 loh batu hukum Allah (ay. 18)

“Diberkatilah orang-orang yang mengandalkan Tuhan,
Diberkatilah orang-orang yang melakukan FirmanNya dengan segenap hati,
Diberkatilah hamba-hambaNya yang tulus dan setia padaMu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 3, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 30

Keluaran
PASAL 30

Di Kemah Suci tiap-tiap ruang ada aksesorisnya masing-masing
  1. Mezbah Pembakaran Ukupan (ay. 1-10) dan ukupan yang kudus (ay. 34-38)
# Tempat Mezbah Pembakaran ukupan di Ruang Kudus, dekat dengan Ruang Mahakudus dimana Allah hadir (Tuhan Allah yang minta)
# Ukupan yang kudus yang merupakan wangi-wangian campuran rempah-rempah pilihan Tuhan sendiri, lengkap dengan cara mengelolanya. Hanya khusus dipergunakan di Ruang Mahakudus tidak diperkenankan dipakai di tempat lain
  1. Bejana Pembasuhan di Pelataran setelah Mezbah Korban Bakaran
Disini disebutkan 2x ‘supaya mereka jangan mati’ (ay. 20-21), hal ini menunjukkan tidak ada kompromi, Imam menyelenggarakan kebaktian dengan membawa korban di Ruang Pelataran. Maka HARUS membasuh tangan dan kakinya dengan air di Bejana Pembasuhan baru masuk ke Ruang Kudus
  1. Persembahan Khusus pada waktu pendaftaran
Tiap-tiap orang Israel yang mendaftarkan diri HARUS mempersembahkan persembahan khusus kepada Tuhan berupa uang pendamaian karena nyawanya dan persembahan ini dipakai untuk ibadah dalam Kemah Pertemuan
  1. Minyak Urapan yang kudus (ay. 22-33)
Campuran rempah-rempah pilihan Tuhan untuk membersihkan seluruh peralatan yang ada di Bait Suci dan hanya dipakai di Bait Suci

Pelajaran yang kita ambil yaitu mezbah pembakaran ukupan dan ukupan yang kudus adalah melambangkan doa-doa anak-anak Tuhan bak aroma wangi-wangian di hadapan Tuhan di pagi dan petang. Semua yang ada disekeliling Tuhan Allah beraroma harum semerbak, biarlah hidupmu juga dihadapanNya beraromakan persembahan yang Hidup, yang Kudus, yang Berkenan kepadaNya (Roma 12 : 1). Basuhlah diri kita dan hidup kita dengan Darah Yesus, karena HANYA oleh kematian anak domba Allah, kita beroleh perkenananNya.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, February 29, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 29

Keluaran
PASAL 29

Pentahbisan Imam Harun – Korban Pagi dan Petang
Ada beberapa korba persembahan dalam pentahbisan Imam :
* Korban Penghapus Dosa
* Korban bakaran
* Korban api-apian
* Persembahan unjukan
* Persembahan kudus

Tiap-tiap bagian Tuhan minta demikian rinci dan spesifik hingga makanan yang menjadi bagian Imam. 7 hari harus mengenakan pakaian imam dan 7 hari dalam Pengudusan Mezbah. 7 yang merupakan angka sempurna agar pelayanan sebagai Imam dan mezbah benar-benar bisa berfungsi seperti yang diharapkan Tuhan yaitu untuk menguduskan setiap orang yang datang di Bait Suci.

Korban pagi (menurut Bangsa Yahudi : jam 9 pagi), dengan membawa korban curahan.
Korban petang (jam 3 sore), dengan membawa korban sajian, korban curahan, korban api-api an

Disini BUKAN dinilai harga nominal persembahan korban tetapi kerinduan Tuhan agar anak-anakNya bisa memiliki HUBUGAN yang dekat, intim dengan Nya tiap-tiap hari (pagi dan petang) – ay. 38
Di Bait Suci lah kita bisa bertemu dengan Tuhan dan Tuhan bisa berfirman kepadamu. Tempat ini – Bait Suci jadi Kemuliaan Tuhan - ay. 42-43
AKU Tuhan Allah akan DIAM di tengah-tengahmu dan menjadi Allahmu dan menjadi satu Kesaksian yang dahsyat – ay. 45-46

Oleh karena itu kita mendapat pelajaran berharga, Tuhan bersusah-susah melakukan semua ini (membawa Israel keluar dari Mesir, memimpin di padang gurun dengan Tiang Awan, Tiang Api, memberikan solusi dalam kesesakan, member cara-cara agar bisa  berjumpa secara pribadi dengan Tuhan) lalu apa respon bangsa Israel? Tuhan Yesus juga telah bersusah-susah datang ke dunia, hidup sebagai manusia sejati dan sebagai Allah sejati, mati diatas kayu salib. Lalu apa responmu?

“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu,
segenap jiwamu, segenap akal budimu”
Jaga hubungan yang intim dengan Tuhan, menyapaNya lewat doa pagimu, katakana Tuhan Aku mengasihimu. Firman dan perkataanNya, menyembah dengan pujianmu di pekerjaanmu, Tuhan tetap jadi mitra kerjamu. Karena Dia yang akan memberikan saran dan solusi yang jitu. Akhiri di petang hari dengan ucapan syukur, hadirkan Tuhan dalam keluargamu maka sukacita, damai sejahtera ada ditengah-tengah hidupmu.


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, February 27, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 28

Keluaran
PASAL 28



Dalam Keluaran pasal 28 ini membahas mengenai pakaian Imam di dalam Bait Suci. Imam itu apa sih? Tugasnya di dalam Bait Suci apa? Mengapa harus dibuatkan pakaian khusus?
Imam merupakan suatu jabatan penting dalam umat Israel. Imam yang bertugas mempersembahkan korban, mengadakan doa syafaat dan member berkat. Jadi, Imam disini mewakili manusia (umat Israel) dihadapan Allah dan ia mewakili Tuhan Allah untuk menyampaikan isi hati Tuhan dan memberkati umat Israel. Wah, ternyata penting sekali ya seorang imam itu!
Imam ini Tuhan Allah yang memilih dan menetapkan yaitu Harun dan anak-anaknya (ay. 1-4). Pakaian Imam ini dirancang secara khusus dengan beberapa pemahaman :
  • Yang membuat adalah seorang yantg ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian (ay. 3). Jadi rancangan pakaian Imam dari Tuhan dan dikerjakan oleh seorang yang dipenuhi inspirasi Tuhan
  • Tujuan pakaian ini agar Imam ini dikuduskan lewat jubah yang dipakai (ay. 2-4 menyebutkan ‘pakaian kudus, untuk menguduskan’ yang merupakan konsep Perjanjian Lama)
  • Bahannya khusus mewakili raja-raja dimasa itu (emas, kain ungu tua-muda, lenen halus) jadi Imam berdiri di hadapan Tuhan dan melayani raja segala raja di Kemah Suci, Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus
  • Efod adalah baju imam yang di dalam tutup dadanya ditaruh Umim & Tummim (batu-batu pernyataan keputusan) yang dipergunakan dalam usaha mencari tahu kehendak Tuhan (1 Samuel 14 : 3,18)
  • Tutup bahu dan tutup dada
    • Tutup bahu (ay. 9-12) dengan 2 batu mengukir nama 12 suku bangsa Israel. Artinya beban umat selalu ada di bahu / pundak Imam, dengan selalu mendoakan umat Israel dihadapan Tuhan. Menjadi pengantara manusia dengan Allah.
  • Tutup dada dengan 12 batu pilihan dan nama masing-masing suku bangsa Israel (ay. 15-29) yang berarti 12 suku bangsa Israel selalu ada di hati Imam dan Tuhan bisa langsung berkomunikasi.
  • Urim & Tummim merupakan batu-batu pernyataan keputusan (ini dipergunakan dalam usaha mencari tau kehendak Tuhan), digantung diatas jantung artinya agar pernyataan keputusan Tuhan TIDAK salah
  • Gamis (ay. 31-35) bagian dari baju Efod yang dipakai tepat di leher dan ini ada bunyi-bunyian sehingga ketika imam masuk ke Ruang Mahakudus dan mati didalamnya dapat ditarik keluar
  • Patam (ay. 37-38) serban di dahi Imam. Imam yang menyelenggarakan korban bakaran menanggung segala kesalahan yang dikuduskan oleh orang Israel

Kita mengerti untuk datang beribadah kepada Tuhan demikian sulit dengan peraturan, korban, imam, dll. Hari ini ketika kita bisa langsung datang dihadapan Tuhan lewat kematian Yesus di kayu salib bagimanakah sikap kita ketika bertemu Dia? Apakah ada kerinduan, rasa haus dan lapar ketika datang beribadah di gereja? Jangan sia-siakan pengorbanan Yesus buat anda dan saya.

“Datanglah beribadah dengan tujuan menyenangkan hati Tuhan
dengan sukacita dan ucapan syukur”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, February 25, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 27

Keluaran
PASAL 27



Perangkat dalam Kemah Suci
  1. Ada mezbah korban bakaran yang ada di ruang pelataran. Ruang Pelataran merupakan ruang dimana orang kafir bisa masuk. Biasanya orang-orang yang datang ke Bait Suci masuk ke ruang Pelataran ini dengan mempersembahkan korban bakaran. Ruang Pelataran juga biasanya ramai, karena ada penjualan binatang tanpa cacat sebagai korban bakaran.
  2. Bejana Pembasuhan
  3. Minyak untuk lampu, dipakai untuk kendil di Ruang Kudus

Ruang Pelataran ini luas tetapi hanya dipenuhi dengan kesibukan – crowded. Masuk ke geraja ada pelataran (parkiran, jualan makanan, orang sibuk ini itu), ini BUKAN ruangan untuk berjumpa dengan Tuhan. Masuklah lebih dalam, sekali lagi. Masuklah ke Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus, pastikan anda setiap kali ke gereja berjumpa dengan Tuhan Penebus kita.
Seluruh perlengkapan di Ruang Pelataran terbuat dari tembaga dan perak, ini mencerminkan kualitas sebuah pertemuan / perjumpaan hanya sampai di permukaan saja.
Minyak untuk lampu dari minyak zaitun tumbuk yang murni. Khusus untuk kandil yang terbuat dari emas murni di Ruang Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa sesuatu yang berkualitas menjadi standard Tuhan dalam pelayananNya, perjumpaanNya dengan umatNya.
Pernahkan anda juga berpikir kalau saya melayani Tuhan sang Raja segala Raja, Tuhan diatas segala tuhan, seharusnya memiliki kualitas THE BEST! Bukan yang sisa-sisa buat Tuhan, bukan yang asal-asalan karena Tuhan melihat kedalam hati dan Ia mengetahui kualitas dan kemurnian kita kepada Tuhan.

“Give THE BEST to our Lord”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, February 19, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 24

Keluaran
PASAL 24

PELETAKAN DASAR 6
Upacara Pengikat Perjanjian antara Tuhan dengan Bangsa Israel
Keluaran 24-30 Tuhan memberikan pola ibadah kepada umat Israel dengan diawali Upacara Pengikat Perjanjian. Di dalam Perjanjian Lama, kata perjanjian ini sangat penting, ini menandakan keseriusan Tuhan mengikat perjanjian dengan Bangsa Israel, kesungguhan Tuhan bersedia menjadi Allahnya dan Bangsa Israel menjadi Umat Pilihan Tuhan dengan diadakan Upacara Pengikat Perjanjian.
# 74 orang untuk mewakili 12 suku Israel dihadapan Allah, tetapi hanya Musa saja yang boleh mendekat (ay. 1-2)
# Umat Israel menghadap Tuhan SELALU ada mezbah dan korban persembahan yaitu korban bakaran dan korban keselamatan (ay. 4-5) Ada DARAH sebagai Pengganti Keselamatan, sebagai Pernyataan SAH Ikatan Perjanjian antara Allah dan UmatNya (ay. 6-8)
# Tuhan SELALU menunjukkan secara kasat mata kehadiranNya, atas keseriusanNya dengan umatNya. Semua ini bertujuan agar umatNya memiliki pemahaman yang benar siapakah Tuhan Allah mereka
# Musa mewakili umat Israel untuk menerima tanda SAH dalam ikatan perjanjian dengan Tuhan Allah berupa loh batu yang berisikan hokum dan perintah yang Tuhan Allah sendiri tuliskan (ay. 12)
# Keseriusan Tuhan dalam mengikat perjanjian ini dinyatakan lewat keseriusan dalam penulisan Hukum dan Perintah selama 6 hari dalam hadirat Allah Bapa dan proses kebersamaan dengan Musa 40 hari 40 malam

Dari semuanya itu kita belajar, bahwa Nilai sebuah PERJANJIAN itu besar di mata Tuhan. Tetapi sering kali kita berjanji, berulang-ulang berjanji dengan Tuhan buktinya hanya sebuah seloga saja. Mudah berkata tak kunjung datang wujudnya. Apabila Tuhan demikian serius dengan Perjanjian ini dari dulu hingga sekarang, bagaimana dengan Perjanjian anda dan saya kepadaNya?
Mari kita bersama-sama belajar menghargai setiap perjanjian baik kepada sesama manusia (ikatan janji nikah, janji dengan rekan kerja, janji pada anak-anak di rumah) maupun dengan Tuhan.

“Tuhan selalu memberkati siapapun yang berani membayar harga
dalam sebuah Perjanjian”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, February 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 23

Keluaran
PASAL 23

PELETAKAN DASAR 5
Kali ini Tuhan memberikan batasan kepada para pembela dan pengacara :
  • Jangan membelokkan kebenaran dengan kebohongan / saksi dusta (ay. 1)
  • Jangan mengikuti pandangan mayoritas dengan membelokkan hukum
  • Berlaku benar terhadap musuh, baik harta maupun usaha miliknya (ay. 4-5)
  • Jangan berlaku curang atau menekan terhadap hak orang miskin / orang asing (ay. 6-7 & 9)
  • Jangan menerima suap dengan membalikkan kebenaran (ay. 8)
  • Pada waktu panen untuk memberkati kaum miskin (ay. 10-11)
  • Ada waktu istirahat bagi pekerja dan binatang (ay. 12-13)

Janji Penyertaan Tuhan melalui malaikatNya atas umat Israel dengan harapan :
* Melindungi umat Israel hingga sampai tanah perjanjian
* Membawa umatNya bisa menghadapi musuh-musuhnya
* Selalu ada persediaan makanan dan terhindar dari segala sakit penyakit
* Tidak ada keguguran / mandul lagi bagi perempuan Israel
* Selalu ada PEMBELAAN Tuhan mendahului semua kekacauan dari musuh di dalam Penetapan Waktu Nya
* Tuhan sendiri yang menentukan batas daerah UmatNya

Semua ini terjadi dengan peringatan :
* UmatNya HARUS bisa mendengarkan dan melakukan Arahan Tuhan
* UmatNya HARUS bisa hidup benar sebab Nama Tuhan ada didalamnya
* Jangan menyembah ilah orang Kanaan, sebaliknya musnahkan semua patung-patung, tugu-tugu berhala
* Jangan mengikat perjanjian dengan orang-orang Kanaan dan allah mereka
* Adakan 3x perayaan / kebaktian dalam setahun bagi Tuhan (ay. 14-19)

“Sesungguhnya batasan bagi pengacara dan pembela itu ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadilah bijak didalam gaya hidup kita, baik perkataan, sikap hati dan tindakan karena itulah yang menentukan hasil akhir kita.
SEMANGAT!”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, February 15, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 22

Keluaran
PASAL 22

PELETAKAN DASAR 4
Disini Tuhan memberikan RESTITUSI, yaitu membayar ganti rugi bagi beberapa hal yang menjadi esensi dalam kehidupan sehari-hari
* Binatang (ay. 1)
* Pencuri (ay. 2-3)
* Profesi gembala
* Kebakaran (ay. 6)
* Harta (binatang) menitipkan dan meminjamkan (ay. 9-15)
* Gadis perawan (ay. 16-17)

Untuk perlakuan terhadap kaum yang lemah, yaitu orang asing, janda dan yatim piaut, kaum miskin.
Tuhan benar-benar meminta supaya orang-orang tersebut DIPERLAKUKAN dengan benar, sebab Akulah Tuhan yang jadi Pembela mereka dan doa-doanya pasti ada di telingaKu.

Kekejian bagi Tuhan atau sesuatu yang benar-benar Tuhan BENCI / tidak suka. Kita sebagai manusia (sahabat, suami-istri, rekan kerja) berUSAHA untuk saling menyenangkan dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak disukai bukan? Bagaimana dengan Tuhan? Jika Tuhan TIDAK SUKA, apakah saya juga TIDAK melakukan?
* Sihir, okultisme (ay. 18)
* Beastiality – seks dengan binatang (ay. 19)
* ilah lain atau berhala = mengasihi mobil, uang, rumah bahkan anak melebihi Tuhan (ay. 20)

Maka dari situ kita belajar, Tuhan sedang mendidik TANGGUNG JAWAB buat kita, kalau merusak maka harus ganti, tidak merugikan orang lain. Tuhan MAU anak-anakNya belajar MENGHARGAI kaum yang lemah. Tuhan rindu anda dan saya hidup menyenangkan hatiNya dengan tidak melakukan hal yang keji dimataNya.

“Taat dan melakukan hal-hal yang menyukakan hati Bapa”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, February 12, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 21

Keluaran
PASAL 21

PELETAKAN DASAR 3
Dalam hidup ini penuh dengan trik-trik dan manipulasi berbagai perlakuan kejam tak berprikemanusiaan. Allah Pencipta kita lah yang paling mengena bagaimana menyelesaikan problem hidup manusia dengan memberikan batasan-batasan untuk ditaati.
Pada zaman Yusuf dan Musa perbudakan bukan hal yang kejam tetapi merupakan budaya yang ada di masa itu, dan Tuhan memberikan nilai-nilai manusaiwi kepada generasi yang baru ini.
  1. Budak bekerja 6 tahun lamanya, dan itu CUKUP selebihnya ia diberi kebebasan tanpa membayar (ay. 2)
  2. Budak keluar masuk satu-satu dua-dua (ay. 3)
  3. Hak tuan merupakan hak penuh atas budak, istri, anak (apabila Tuan yang memberi), kecuali ia sendiri dengan rela mengabdi seumur hidup (ay. 5)
  4. Perlakuan tuan terhadap perempuan dan jaminannya (ay. 7-11)
Hukum Pidana (terhadap nyawa) ditentukan pada ay. 12-36 dimana
  1. Mati ganti mati, nyawa ganti naywa, mata ganti mata, luka ganti luka, dll
  2. Jika TIDAK sengaja harus ada tempat untuk berlindung
  3. Memukul, mengutuki ayah/ibu, menculik dan menjual seseorang HARUS dihukum mati
  4. Ada tuntutan dan pembayaran sesuai dengan peraturan hakim. Baik itu budak laki-laki atau perempuan atau binatang
Dari ketetapan dan aturan-aturan tersebut maka kita belajar, Tuhan itu adil terhadap sesama manusia, entah anda tipe orang yang mana, SELALU ADA solusi dari Tuhan bagi kita semua. Fakta membuktikan BANYAK nilai-nilai Alkitabiah sekarang menjadi Pondasi Hukum Pidana dan Perdata.

“Hiduplah sebagaimana apa adaya, jadilah dirimu sendiri karena
You Are the Best from God”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, January 17, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 20

Keluaran
PASAL 20

PELETAKAN DASAR 2

Kali ini Tuhan meminta Musa dan Harun untuk naik ke Gunung Sinai.
Tuhan meletakkan dasar mengenai hubungan secara vertical (dengan Tuhan Allah) dan secara horizontal (dengan sesama).
Perhubungan disini termasuk komunikasi dan keintiman dengan Tuhan, hidup mengandalkanTuhan.

Mengapa Tuhan meletakkan dasar-dasar ini dalam kehidupan Bangsa Israel?
Karena sudah lebih dari 100 tahun umat Israel TIDAK pernah mendengarkan Firman Allah, TIDAK ada pernyataan-pernyataan selama dalam penjajahan di Mesir sehingga mereka hidup hanya dari nilai-nilai penyembahan berhala dan patung-patung yang ada di Mesir.
Dengan demikian kehidupan umat Israel menjadi liar tanpa kendali dan pemahaman tentang kebenaran Tuhan (sama seperti ketika kita belum mengenal dan percaya kepada Tuhan).

Disinilah Tuhan menata kembali dengan peletakan dasar-dasar pemahaman yang benar :

Pasal 20 : 1-11. Perhubungan secara Vertikal dengan Tuhan Allah Yehova

1. Inilah NamaKu yaitu "Akulah Tuhan Allahmu / ELOHIM " dengan karakteristik "Yang membawamu keluar dr tanah perbudakan- Mesir.

2. Jangan sujud menyembah pada ilah lain. Ayat 3-6 dengan konsekuensi pembalasan dari Tuhan.
# Akulah Allah yg Cemburu - tidak mau disaingi dengan ilah ilah lain
# Yang membalas kesalahan-kesalahan sampai generasi ke 3 & ke 4 (jadi jangan main-main karena tanpa kita sadari ternyata keturunan kita memetik buah pahit karena perbuatan kita yang tidak setia padaNya)
#Disisi lain Kasih Setia Tuhan dinyatakan sampai beribu-ribu orang yang mengasihiNya & yang berpegang pada perintah-perintah Nya 

3. Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan - dengan sia-sia. (Ayat 7)
Karena kita dianggap meremehkan, mempermainkan nama diatas segala nama.

4. Ingat & kuduskanlah hari SABAT (Ayat 8-11). Minggu beribadah kepada Tuhan yaitu setelah 6 hari bekerja, Minggu saatnya teduh datag dihadiratNya untuk bersyukur & menyembahNya

Pasal 20 : 12-17. Perhubungan secara Horisontal dng sesama manusia.

5. Hormatilah ayah & ibumu (dengan menghormati & menghargai kedua orang tua kita maka panjang umur menjadi bagian kita), ayat 12.

6. Jangan membunuh, hal ini berlaku baik secara fisik maupun psikis karena dua-duanya merupakan kekejian bagi Tuhan (ayat 13).

7. Jangan berzinah, ayat 14. (Lesbi, homo, dengan binatang)

8. Jangan mencuri, ayat15 (kecil / besar - korupsi)  

9. Jangan mengucapkan saksi dusta, ayat 16 (kecil-sekedar, mencelakakan/   menghancurkan)

10. Jangan mengingini barang milik sesama, ayat 17 (barang, hamba, org -  yg bukan bagian kita buang jauh2x),

Jika Tuhan berkata JANGAN = ya JANGAN, krn itu Kekejian, Jijik bagi Nya (no 6-10)

Pasal 20 diakhiri dengan 2 hal
  • Belajarlah hidup takut akan Tuhan, disini nilai-nilai KEBESARAN dan KEPERKASAAN Tuhan hanyalah sarana untuk menunjukkan Ia lah Tuhan atas langit dan bumi, tetapi yang Tuhan ingini adalah hidup yang segan, menghormatiNya, tau bahwa Tuhan Allah itu hadir dimanapun kita berada walaupun tidak terlihat secara kasat mata
  • Hukum yang ke 2 (diatas) ditekankan sekali lagi PENTING bahwa Tuhan itu ESA = tunggal, tidak perlu ada duplikat, yang serupa, dll
  • Hargailah tempat persembahan yang didirikan buatKu, sebab disitulah Tuhan memberkati hidup kita (ingat Abaraham, Ishak dan Yakub juga melakukan hal yang sama)


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica