Showing posts with label God. Show all posts
Showing posts with label God. Show all posts

Saturday, May 28, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 8

Bilangan
PASAL 8

Peneguhan pelayanan seseorang, satu kelompok di hadapan Tuhan dan sesama adalah sangat penting. Dengan dapat perkenanan Tuhan dan sesama maka pekerjaan / karier, keluarga baru, bisnis, keturunan PASTI diberkati.

Pentahbisan orang Lewi diawali dengan kandil
Kandil = pelita / terang di Ruang Maha Kudus yang HARUS tetap menyala
Demikian juga dalam hidup kita, pelita / terang ini juga harus tetap menyala, dengan membaca firmanNya
Mazmur 119 : 105 Firman Mu PELITA bagi kakiku dan terang bagi jalanku

Tahirkan diri, yaitu dengan koreksi diri, introspeksi diri, berubah dan kembali mengakui kelemahan-kelemahan kita di hadapan Tuhan. Jadi hati dan pikiran yang beres di hadapan Tuhan dan sesama sangat dinanti-nantikan sebagai Rekan Kerja Tuhan

Masa Pelayanan 25-50 tahun, di dunia sekuler pekerja-pekerja juga ada masanya dari umur 22-55 / 60 tahun kemudian pension. Ini adalah bukti alkitabiah masih tetap relevan dalam kehidupan masa kini.

“Milikilah hati dan kebiasaan-kebiasaan untuk selalu BEKERJA secara maksimal dan beroleh perkenanan Tuhan dan sesama, baik anda sebagai seorang karyawan, wiraswasta, anak-anakNya, hamba-hambaNya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 19, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 20

Imamat
PASAL 20

Pasal 18 dan 19 membahas tentang hidup kudus secara pribadi
Pasal 20 membahas mengenai hidup kudus secara korporat yaitu Umat Tuhan
Habbit pribadi yang positif akan berdampak pada keluarga – unit kecil, berdampak pada wilayah kelurahan / gereja / komunitas pekerjaanmu, berdampa pada kota tempat tinggal kita

Beberapa pengertian kekudusan Umat Tuhan :
  • Tidak menyerahkan anak kepada Molok = dewe kepercayaan orang Amon yaitu anak-anak dikorbankan dengan membakar mereka di lembah Hinom dekat Yerusalem (ay. 2-5)
Untuk Umat Israel yang melakukan hal ini akan dihukum mati dengan dilempari batu
  • Tidak berpaling pada arwah / roh-roh peramal, bahkan menjadi habbit mereka
Ini harus dihukum mati dengan rajam batu, ay. 27 ini Tuhan tidak kompromi
  • JANGAN bersetubuh / berzinah dengan (ay. 10-21)
# sesama rekan kerja – tukar pasangan
# dengan istri ayahmu
# dengan saudara ayahmu / ibumu
# dengan menantu
# dengan binatang
# lesbi / homo
# dengan anak & ibunya
# dengan wanita yang lagi haid
# dengan istri saudara
  • Jangan mengutuki ayahmu / ibumu

Budaya setempat banyak mengikat hidup pribadi (ay. 23), tetapi dengan mengenal Tuhan dan Firman KebenaranNya maka budaya tidak akan mempengaruhi rasa hormat dan kasih kita kepada Tuhan
Supaya jangan kamu dimuntahkan (ay. 22b) diulangi dari pasal 18 : 25,28
Berzina secara roh / tubuh diulangi berkali kali, ini merupakan kelemahan pribadi dan masyarakat, sekaligus merupakan KEKEJIAN bagi Tuhan

KUDUSlah KAMU bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus
Aku telah MEMISAHKAN kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi MILIK-Ku
Ingatlah bahwa anda dan saya ini spesial dipisahkan, dikhususkan untuk menjadi miliki KEPUNYAAN Tuhan

HIDUPLAH KUDUS DIHADAPANNYA!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 17, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 18

Imamat
PASAL 18

Beberapa ketetapan yang Tuhan berikan dalam kaitan dengan kebahagiaan sebuah keluarga :
“JANGAN menghampiri / bersetubuh dengan istri ayahmu, istri saudaramu, istri kerabat/keluarga besarmu, adikmu, adik sepupumu, madu kakakmu/ayahmu, lesbi, homo, dengan binatang” (ay. 6-23)

Apabila SUDAH menjadi KETETAPAN / Peraturan Tuhan, maka harus, harus, HARUS dilakukan, DIHIDUPI agar anda memiliki Keluarga yang bahagia
Habbit / kebiasaan menuruti gaya hidup setempat (kerajaan / sekarang hidup modern). Jangan berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Mesir, di tanah Kanaan.. Janganlah kamu hidup menurut kebiasaan mereka.
Kunci di ay. 3b habbit free sex, free will. Kebiasaan-kebiasaan yang buruh dengan Anugerah-Nya BISA berubah menjadi baik dalam KETETAPAN HATIdan KEMAUAN KERAS.
Kita diberi kebebasan penuh oleh Tuhan dan disini 6x disebutkan AKUlah Tuhan, AKUlah Tuhan Allamu. Sekarang pilihan ada di tanganmu? Jika mengigini Keluarga Bahagia hidupi ketetapan Tuhan Allahmu.
Ay. 25 “Negeri itu telah menjadi najis dan Aku telah membalaskan kesalahannya kepadanya, sehingga negeri itu memuntahkan penduduknya”
Beberapa pengertian memuntahkan penduduk : TIDAK tahan lagi maka dimuntahkan. Penduduk negeri ini udang nggak bisa diarahkan, diajari lagi dan Tuhan TIDAK tahan lagi sehinnga dibuang, ditolah. Padahal ini orang bukan barang yang bisa dibuang sesukanya. Tetapi ayat ini dengan jelas menyebutkan negeri ini TELAH menjadi najis, dibuang dari hadiratNya, binasa selamanya. Generasi / keturunan pemuas nafsu satu keturunan yang kehilangan nilai-nilai moral, mudah jatuh dalam hal seksualitas (ay. 27)

“Kamu harus tetap BERPEGANG pada KEWAJIBANmu terhadap Aku, dan jangan, jangan, JANGAN kamu melakukan kebiasaan yang keji itu. Akulah TUHAN, Allahmu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, April 16, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 17

Imamat
PASAL 17

Beberapa pemahaman tentang DARAH :
  • Darah menyangkut hidup / mati seseorang / binatang
  • Darah mengandung pengertian nyawa (ay. 11, 4)
  • Darah dipakai untuk Penyucian / Pengudusan alat-alat yang dipakai dalam bait suci (Ibrani 9 : 20-22a)
  • Dengan penumpahan darah maka ada Pengampunan (ay. 11b, Ibrani 9 :22b)
  • Jangan makan darah (ay. 10,12a. Imamat 7 :26)

Transfusi darah adalah pengantar virus yang tercepat, hal ini sangat riskan jadi berhati-hati lah karena bisa terkena penyakit HIV, lever, narkoba.
Jika Tuhan ingatkan JANGAN makan darah / dedeh maka sebaiknya TIDAK makan
Donorkan darah anda pada PMI 3 bulan sekali demi kemanusiaan. Ini tempat yang tepat dalam penanganan darah secara sehat. Donor darah justru menyehatkan tubuh kita.
Setiap tetes darah anda membawa kehidupan bagi tubuh sesama, setiap tetes darah Yesus memiliki nilai yang tak terhingga di dunia. DarahNya menyelamatkan anda dan saya dari maut menuju kekekalan. Sudahkah anda bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan dan kesetiaanNya hingga hari ini?

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 15, 2016

Renungan Harian seri Imamat Pasal 16

Imamat
PASAL 16

Hari Raya Pendamaian merupakan salah 1 hari raya keagaaman terpenting dalam penanggalan bangsa Yahudi. Sekali se tahun Imam Besar saja (Harun) yang masuk ke Ruang Maha Kudus dengan mengorbankan seekor lembu untuk dosa-dosanya, seekor kambing untuk dosa-dosa umat Israel. Setahun sekali semua Imam dan umat Israel datang untuk mengakui semua dosa-dosanya, untuk mengadakan pendamaian bagi dirinya, bagi keluarganya, bagi umatnya/bangsanya.

Ay. 2 “Katakan pada Harun … supaya ia jangan sembarang waktu masuk kedalam tempat kudus di belakang tabir, ke depan tutup pendamaian yang diatas tabut supaya jangan ia mati; karena Aku menampakkan diri dalam awan di atas tutup pendamaian..” Ayat ini menginginkan kematian ke 2 anak Harun dengan mempersembahkan API ASING yang tidak diperintahkan
Im. 10 : 1-2
Setiap momen dalam kehidupan ini ada saatnya kita responi dengan santai, ada saatnya HARUS serius / sungguh-sungguh tidak main-main (JANGAN SEMBARANGAN). Karena budaya kita Indonesia yang lebih santai, rileks, nanti saja.. Tidak menunjukkan sikap kesungguhan hati..
Tuhan mengingatkan pada Harun, yang mewakili seluruh umatnya menghada Tuhan yang Maha Kudus guna mengadakan pengakuan dosa dan mengadakan pendamaian, ini jabatan bukan sembarangan..
# Apakah fungsimu hari ini bagi keluargamu, dalam pekerjaanmu, hargai pernananmu. Ini penting!
Ada saat-saat dalam perjalanan hidup ini, kita mengambil waktu untuk belajar mengoreksi diri dihadapan Tuhan – merendahkan diri (bila perlu berpuasa)
Jawablah beberapa pertanyaan ini :
  • Apakah saya masih mengasihi Tuhan dengan kasih yang mula-mula?
  • Apakah gaya hidupku hari ini lebih baik daripada masa lalu?
  • Apakah saya masih tulus dalam melayani sesama dan Tuhan?
  • Kapan terakhir kalinya anda membawa jiwa baru bagi Tuhan? Ini kesukaan Tuhan
  • Siapa yang bisa / boleh menasehatimu dalam kekalutan hidupmu? Semakin tinggi anda berada semakin sedikit orang yang bisa hadir dan masuk dalam pandanganmu. Tetapi kita sebagai makhluk social TETAP butuh kasih, nasehat, dan masukan-masukan dari sesama bukan?

Have a blessing day!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, April 13, 2016

Renungan Harian seri Imamat Pasal 13-14

Imamat
PASAL 13-14

Kusta itu sejenis penyakit kulit dimasa Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru menjadi penyakit yang menakutkan karena :
# Tidak bisa diobati (belum ada secara medis)
# Penyakit kusta menular
# Bisa membawa kematian
# Biasaya orang yang kena penyakit kusta HARUS dikucilkan di luar kota
# Jika ia ada di dalam kota / dalam kerumunan orang HARUS menyebut dirinya najis 3x sehingga orang bisa menyingkir, menghindar, agar tidak tersentuh olehnya

Penyakit kusta menjadi sesuatu yang sangat menakutkan di masa itu dan Tuhan Allah menjelaskan secara mendetail di Imamat 13 dan 14
Penyakit kusta juga menyatakan DOSA (dimasa itu), contohnya :
  • Miryam saudara Harus – Bilangan 12 : 10
  • Raja Asa dimasa akhir hidupnya
  • Dijaman Yesus pun ada beberapa kasus dengan penyakit kusta – Matius 10 :7-8
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi nilai sebuah hajaran tidak terukur yaitu sepanjang umur hidup kita
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi membawa kita kembali kepada Jalan Kebenaran
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi anda dan saya TETAP dikasihi, diakui sebagai ANAK – Ibrani 12 : 5-6

Janji Tuhan kita Yesus Kristus :
“Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, melakukan apa yang benar di mata-Nya, memasang telingamu kepada perintah-perintahNya dan mengikuti segala ketetapanNya, maka Aku TIDAK akan menimpakan kepadamu penyakit manapun …, sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau …”
Keluaran 15 : 26

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 12, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 12

Imamat
PASAL 12

Inilah kata Raja Salomo terhadap WANITA “Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya?” Suit.. suit.. Wahhh “Ia lebih berharga daripada permata” –
Amsal 31 : 10
Diberkati anda yang diciptakan sebagai perempuan. Anda pantas dilindungi, dikasihi, disayangi karena terambil dari tulang rusuk seorang pria.
Imamat 12 khusus buat wanita yang baru melahirkan, khusus 1 pasal Tuhan mengajar kaum wanita. You are special in God

Pada saat melahirkan, anda mendapat gelar baru : Mama / Ibu / Mommy
Anda lolos di Kejadi 3 : 16 Susah payah waktu mengandung, dengan kesakitan waktu melahirkan anak-anak. Selamat ibu-ibu yang sudah melahirkan!
Kebersihan = no 1
Sebagai perempuan / wanita TIDAK boleh MALAS dengan KEBERSIHAN
Ini juga yang Tuhan kehendaki
  • Bersih dalam keluarga (suami dan anak)
  • Bersih dan rapi dalam mendidik anak
  • Bersih dalam berpakaian luar dan dalam
  • Bersih dan indah dalam pengaturan rumah tangga
  • Bersih dalam hal makan dan minum
  • Higienis

Makanan kemalasan TIDAK dimakannya, tetapi istri yang TAKUT akan Tuhan dipuji-puji – Amsal 31 : 27b, 30

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 10, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 10

Imamat
PASAL 10

Jika kita menghadap orang penting (direktur utama, presiden, raja) apakah diperbolehkan dengan segala cara? Keluar masuk semaunya, ambil barang miliknya dengan seenaknya, atau anda memberikan sesuatu dengan nilai yang rendah? PASTI nya anda akan berpikir 1000x ini dan itu, dengan sistem penjagaan yang serba ketat dan semua barang yang dipakai serba terkontrol dengan sangat baik.
Mengapa Kemah Suci dibuat kalau hanya mendatangkan musibah bagi Israel?
Begitu kerasnyakah Tuhan Allah Israel? Kok sulit sekali didekati?
Kemah Suci diadakan dengan biaya yang besar, pembuatan yang spesifik, melibatkan banyak personil, TUJUANnya adalah Agar Tuhan Allah sang Raja segala raja, Tuhan diatas segala tuan, Allah diatas segala allah lain HADIR ditengah-tengah Umat Israel (nilai ini tidak boleh bergeser)
Untuk raja-raja di dunia raja dinasti Ming, dan lainnya mereka melayani rajanya dengan sempurna tetapi sikap kita terhadap Tuhan Pencipta alam semesta seenaknya, semaunya, apakah dibenarkan? Siapakan Tuhan kita itu?
Ay. 1 Nadab dan Abihu mengambil perbaraan membubuh api kedalam ukupan di tempat Maha Kudus? Apakah ini dibenarkan, untuk Raja segala raja? Apakah hukuman mati dari Raja segala raja berlebih-lebihan?

Kita belajar beberapa hal dari peristiwa ini :
  • Tuhan kita Yesus Kristus adalah Tuhan Pencipta alam semesta, Ia yang adalah Raja segala raja, Tuhan diatas tuhan, Allah diatas segala allah lain (Ams 15:33)
  • FirmanNya “Kepada orang yang KARIB kepada-Ku, Kunyatakan kekudusanKu, dan akan Kuperlihatkan kemuliaanKu” Seseorang yang tau mengasihi Tuhan, mengenal karakteristikNya so pasti anda megerti apakah pernyataan KEKUDUSAN ini (Mat 22 38-40)
  • Sebuah panggilang (entah itu seorang dokter, seorang sopir bis, seorang pengacara, dll) pasti ada HARGA yang dibayar. Demikian juga seorang Imam yang melayani Tuhan semesta alam. Hargai profesimu, nikmati bagianmu dalam Anugerah Tuhan. Pastikan anda menjadi pemenang-pemenang dalam setiap langkahmu dan beroleh perkenananNya.

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 3, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 5-6

Imamat
PASAL 5-6

Korban Penebusan Salah

Pemahaman korban penebusan salah bisa berupa materi : seekor domba jantan tanpa cela atau uang yang setara. Orang yang bersalah HARUS membayar ganti senilai yang dicuri atau dirusak dan ditambah 1/5 harganya. Mengapa? Untuk hal-hal yang lalai atau salah dalam memberi persembahan (5:15-16), atau apabila tanpa sengaja merusak sesuatu milih Tuhan (ay. 17-19), dan untuk menyelesaikan hal-hal yang berkenaan dengan merampas atau menipu orang lain (6:1-4).

Dalam kehidupan kita saat ini ada beberapa hal yang kita temui
  • Bohong demi kebaikan
  • Suka nyumbar (berkata-kata besar)
  • Curi kecil-kecilan (permen)
  • Asal ngomong (ucapan mengutuki, kata-kata kebun binatang)
  • Memandang rendah Tuhan dan orang lain
  • Selalu melihat kearah seksualitas
  • Pola pandangan SELALU negatif / selalu mencurigai orang lain
  • Mencuri kemuliaan Tuhan dalam pelayanan
  • Memberi persembahan dengan konsep pengemis, layak dapat yang kurang = roh kikir
  • Merasa diri layak untuk selalu menang (gak mau kalah)
  • Manipulasi marah untuk mendapatkan sesuatu, dll

Ini sepertinya biasa-biasa saja, tetapi sangat mengganggu dalam pandangan dan menjadi batu sandungan bagi orang lain (terutama mereka yang belum percaya Tuhan). I Kor 8 : 9, “Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.”

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku TIDAK membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, March 25, 2016

Good Friday?

Bagi para pembaca blog,
Selamat merayakan hari Jumat Agung buat semua umat Kristiani dan Katholik yang merayakan.
Di hari Jumat Agung ini kita memperingati hari kematian Tuhan Yesus, Tuhan Allah kita, dia yang adalah Tuhan, Allah Putra telah menjadi manusia yang sejati datang ke dunia untuk menebus dosa setiap umat manusia supaya yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.
Taukah engkau bahwa semua nya itu telah LUNAS dibayar di kayu salib?
Ketika Yesus, anak domba itu mati ada kuasa yang dilepaskan dan menyelamatkan hidup kita dari segala sakit penyakit, kutuk, beban hidup dan semua permasalahan kita.
Marilah kita mengambil waktu sejenak untuk kembali mengingat besarnya kasih Bapa kepada kita semua dengan mengorbankan AnakNya yang tunggal bagi kita semua.
Marilah kita mengingat apa yang telah Ia perbuat bagi kita, menyembuhkan sakit kita, membantu permasalahan kita, membuka jalan bagi kita, menemani kita ketika sendiri, berlari kepada kita ketika kita menjauh, memeluk kita ketika kita sedih bahkan terjatuh.
Apa yang telah Tuhan lakukan bagimu?
Ingatkah terakhir kali engkau bersekutu denganNya?
Ingatkah terakhir kali engkau mendengar suaraNya?
Ingatkah terakhir kali engkau bersyukur kepada Tuhan atas yang telah ia lakukan untukmu?
Marilah di momen ini kita membawa pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat-berkatNya atas kita. 
Terimakasih Tuhan atas pengorbananMu bagi kami
Terimakasih Tuhan atas kasihMu bagi kami
Terimakasih Tuhan atas penyertaanMu sepanjang hidup kami
Kami percaya Engkaulah Raja Engkaulah Tuhan Engkaulah penebus kami
Amin

Dear all the readers,
Happy Good Friday for all Christians and Catholics who celebrate.
On this Good Friday we commemorate the death of Jesus, the Lord our God, he is God, the Son of God has become a real human came into the world to atone for the sins of every human being that believes in Him may have eternal life.
Do you know that everything that has been FULLY paid on the cross?
When Jesus, the lamb was dead power was released and saved our lives from all sickness, curse, the burden of life and of all our problems.
Let us take a moment to recall the magnitude of the love of the Father for us all to sacrificing His only Son for us all.
Let us remember what He has done for us, heal our sick, helping our problems, paving the way for us, accompanying us as himself, ran to us when we stray, embrace us when we are sad even fall.
What has God done for you?
Remember the last time you see Him?
Remember the last time you heard His voice?
Remember the last time you thanked God for what He had done for you?
Come in this moment we bring praise and thanksgiving to God for His blessings upon us.
Thank God for Your sacrifice for us
Thank God for Your love for us
Thank God for Your presence in our lives
We believe You are the King You are the Lord thou art our redeemer
Amen

Boby and Family

Wednesday, March 9, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 33

Keluaran
PASAL 33

Musa mengenal siapakah Tuhan yang ada dihadapannya. Ia yang Maha Kuasa, yang memanggilnya untuk melakukan rencanaNya. Musa bergaul akrab dengan Tuhan dengan BIMBINGAN Tuhan sendiri, dengan dibekali “hati yang mudah diajar, hati yang taat” bukan hati yang tegar tengkuk sama dengan umat Israel. Musa diberi hati yang memahami hati Tuhan.
FirmanNya kepada Musa, pergilah berjalanlah engkau dan bangsa ini ke …
Tuhan mengutus seorang Malaikat untuk menyertai perjalanan ini. Aku (Tuhan) ini TIDAK akan berjalan di tengah-tengahmu. Dengan alasan supaya jangan AKU membinasakan engkau dijalan.
Respon Musa terhadap Firman Tuhan (ay. 1-3)
Engkau tidak memberitahu padaku siapa yang akan Kau utus bersama-sama dengan aku? Engkau mengenal namaku dan aku mendapat kasih karunia dihadapanMu? Tapi buktinya apa? Musa meminta jaminan sebuah relasi. Sekarang beritahu kiranya jalanMu (ay. 13).
Jika Engkau Tuhan Allah TIDAK membimbing kami, JANGAN suruh kami pergi. Karena inilah letak PERBEDAAN yang besar dengan bangsa lain, jika ENGKAU Allah beserta kami. Musa pun mendapat bonus dari Tuhan dengan boleh melihat punggung Tuhan dan mendapat kembali Penyertaan Tuhan atas umat Israel.

Apa yang menarik dari Keluaran pasal 33 ini?
  • Bagaimana anda dan saya belajar mendapatkan Kasih Karunia Tuhan
  • Bagaimana anda dan saya belajar beroleh penyertaanNya dalam hidup kita?
YAITU dengan mengenal lebih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, serta membina hubungan yang intim denganNya. Libatkan SELALU dalam seluruh aspek hidup kita. So pasti bonusnya sepanjang tahun ada di pihak kita.

“Mengenal dan bergaul akrab = JAMINAN suatu relasi yang baik”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 7, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 32

Keluaran
PASAL 32

Lamanya waktu yaitu 40 hari berpisah antara Musa dan umat Israel ada perbedaan-perbedaan yang menonjol :
Musa – orang yang bergaul intim dengan Tuhan SELALU PROGRESS, fokus dengan planning Tuhan dan cinta pada Tuhan Allah Yehova
Umat Israel – selalu TIDAK sabar, selalu minta bukti/menuntut/menyalahkan (ada yang dikambing hitamkan), cari solusi sendiri tanpa bertanya Tuhan/pemimpin, selalu memaksa (ay. 1-6)
Reaksi Tuhan terhadap umat Israel : murka dan akan membinasakan umat Israel, Musa akan dijadikan bangsa yang besar
Reaksi Musa menunjukkan kualitas IMAN nya (ay. 11-34)
# 2x Musa bertanya kepada Tuhan ‘Mengapa’…”Mengapa” cara terbaik untuk introspeksi diri yaitu dengan bertanya kepada diri sendiri Mengapa saya tadi demikian? Bagaimana seandainya saya tidak …?
# Mengingatkan Tuhan akan janjiMu dan sumpahNya di dalam perhubungan antar umat Tuhan / suami istri / sesama rekan kerja. Maka dibutuhkan hati yang mau mendengar dan orang lain untuk MENGINGATKAN. Siapakah diri kita, siapakah orang yang ada di hadapanku? (ay. 13)
# Musa dengan tongkat membawa kembali umat Israel dijalan yang benar (ay. 19-30)
Dengan cara tongkat = didikan yang keras
Karena dosa penyembahan berhala, tidak ada kompromi!
Hati-hati sebagai pemimpin atau guru dalam setiap keputusan terhadap keinginan diri sendiri, keinginan anak-anak / keluarga, keinginan rekan kerja. Ini bisa mendatangkan dosa besar dihadapan Tuhan.
Ada pilihan untuk tetap setiap pada Tuhan atau menolak, inilah bukti kualitas secara individu, keluarga, komunitas dan korporat. Keputusan untuk kembali, berubah dan bertobat berarti ada harga yang HARUS dibayar (ay. 27-29). Harus dari DIRI SENDIRI yang melakukannya, tidak bisa diwakilkan (yang pasti sakit) tetapi buahnya manis di kemudian hari. Ada tindakan nyata, tidak kembali melakukan hal yang sama.
Musa RELA korbankan DIRInya demi umat Israel dihadapan Tuhan (ay. 31-32)
Sebuah pengampunan nilainya seumur hidup msua kini dan nanti. Musa lakukan dengan tulus, murni dan kasih yang benar di hadapan Tuhan. Musa rela menggantikan umat Israel dengan dirinya sendiri.
Pelajaran buat kita, dengan hidup bergaul intim dengan Tuhan (Musa : 40 hari) mengubah SELURUH dirinya benar-benar SERUPA dengan Penciptanya (cara berpikir, berkata, bertindak). Ketika kita berani mempercayakan pada Tuhan, maka PEMBELAANNYA selalu ada dan tepat pada waktuNya.

“Beranikah kita mempercayai Tuhan secara total?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, February 25, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 27

Keluaran
PASAL 27



Perangkat dalam Kemah Suci
  1. Ada mezbah korban bakaran yang ada di ruang pelataran. Ruang Pelataran merupakan ruang dimana orang kafir bisa masuk. Biasanya orang-orang yang datang ke Bait Suci masuk ke ruang Pelataran ini dengan mempersembahkan korban bakaran. Ruang Pelataran juga biasanya ramai, karena ada penjualan binatang tanpa cacat sebagai korban bakaran.
  2. Bejana Pembasuhan
  3. Minyak untuk lampu, dipakai untuk kendil di Ruang Kudus

Ruang Pelataran ini luas tetapi hanya dipenuhi dengan kesibukan – crowded. Masuk ke geraja ada pelataran (parkiran, jualan makanan, orang sibuk ini itu), ini BUKAN ruangan untuk berjumpa dengan Tuhan. Masuklah lebih dalam, sekali lagi. Masuklah ke Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus, pastikan anda setiap kali ke gereja berjumpa dengan Tuhan Penebus kita.
Seluruh perlengkapan di Ruang Pelataran terbuat dari tembaga dan perak, ini mencerminkan kualitas sebuah pertemuan / perjumpaan hanya sampai di permukaan saja.
Minyak untuk lampu dari minyak zaitun tumbuk yang murni. Khusus untuk kandil yang terbuat dari emas murni di Ruang Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa sesuatu yang berkualitas menjadi standard Tuhan dalam pelayananNya, perjumpaanNya dengan umatNya.
Pernahkan anda juga berpikir kalau saya melayani Tuhan sang Raja segala Raja, Tuhan diatas segala tuhan, seharusnya memiliki kualitas THE BEST! Bukan yang sisa-sisa buat Tuhan, bukan yang asal-asalan karena Tuhan melihat kedalam hati dan Ia mengetahui kualitas dan kemurnian kita kepada Tuhan.

“Give THE BEST to our Lord”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, February 23, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 26

Keluaran
PASAL 26



Pada pasal 26 ini khusus menyinggung Kemah Suci dengan ukuran, batasan, bahan-bahan yang dipakai dan pembagian ruang yang jelas yaitu
  1. Pelataran
  2. Ruang Kudus
  3. Ruang Mahakudus

Kita tau bahwa Tuhan kita SEMPURNA dalam rancanganNya dan SEMPURNA dalam pelaksanaanNya. Semua rancangan yang Allah miliki, diberikan seluruhnya mulai dari tabut perjanjian, kandil, dll aksesorisnya diungkapkan kepada Musa. Musa sendiri tidak ada gambaran (sama seperti Nuh ketika mendirikan Bahtera, alkitab tidak menyinggung ‘Nuh bingung sampai tidak selesai’ tetapi dalam waktu 120 tahun Tuhan menuntun, membimbing Nuh hingga selesai).
Tuhan selalu berkarya dengan RohNya. Jika kita baca dan pikirkan gimana sih bentuk kandil itu? Apabila seseorang tidak memiliki latar belakang pendidikan arsitek dan sipil tentu bingung membaca sketsa Kemah Suci. Tetapi Roh Allah selalu berkarya sempurna. Kuncinya yaitu miliki hubungan yang intim dengan Tuhan maka arahan dari Roh Kudus tetap nyata dalam setiap langkah hidup kita. Musa adalah seorang arsitek handal di Mesir. Pengaturan Tuhan TIDAK PERNAH salah, tidak pernah keliru.

“Bagi Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK ADA yang sulit,
TIDAK ADA yang mustahil bagiNya”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, February 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 25

Keluaran


PASAL 25

Sketsa Kemah Suci
Setiap orang yang mau membangun, pastilah ia akan duduk dan memperhitungkan berapa dana yang dibutuhkan. Disini Tuhan juga memperhitungkan rencana untuk mendirikan Kemah Suci. Tuhan berfirman “Musa katakan kepada orang Israel, pungut bagiKu persembahan khusus…”
Persembahan khusus itu berupa “emas, perak, tembaga, kain ungu, kulit domba jantan, kulit lumba-lumba, minyak, rempah, permata krisopras”. Waow! Semuanya itu mahal sekali (ay. 3-7)
Dua kali disebutkan “mereka HARUS membuat… HARUS kamu membuatnya” dengan kata lain tidak ada tawar menawar (ay. 8-10). Gimana nih? Kok Tuhan minta-minta seperti ini?
Sketsa 1 – Tabut Perjanjian (ay. 10-22)
Sketsa 2 – Meja Roti Sajian (ay. 23-30)
Sketsa 3 – Kandil (ay. 31-40)
Ternyata semua begitu teliti dari ukuran, jenis dan bahan yang diminta hingga hasil akhir yang diharapkan.

Dari sini kita melihat bahwa TUHAN adalah Allah yang BERDAULAT penuh atas manusia. Jadi semua planningNya tidak harus minta persetujuan dengan manusia. (ingat Dialah Tuhan, kita manusia)
Tuhan juga merupakan pemilik ALAM semesta, jadi pada Keluaran 25 : 1-10 itu bukan Allah yang minta-minta, tetapi Tuhan Allah hanya memakai milikNya untuk melaksanakan semua planningNya.
Di Keluaran 25 ini terdapat 30x kata “seHARUSnya, HARUS …”
-> KEHADIRAN Tuhan di tengah-tengah kehidupan kita memiliki NILAI melebihi semua kekayaan yang dipakai untuk membuat Kemah Suci
-> HARGA pernyetaan Tuhan melebihi seisi dunia. Karena pernyetaanNya membuat KESUKSESAN, keberhasilan dan kemenangan dipihak kita
-> Sebuah KEINTIMAN dengan Tuhan, SELALU dirindukan olehNya
Manusia siang dan malam bekerja untuk kekayaan, untuk kemegahan diri sendiri sehingga nilai-nilai ini hilang lenyap karena kenikmatan dunia.

Doa saya bagi anda : Ingat prioritaskan hubungan dengan Tuhan diatas segalanya

“PenyertaanNya dalam hidupmu merupakan KEPUASAN yang tak tertandingi”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica