Showing posts with label Christian. Show all posts
Showing posts with label Christian. Show all posts

Saturday, May 21, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 3

Bilangan
PASAL 3-4

Senang menjadi orang-orang pilihan Tuhan karena kita DIPILIH dari sekian banyak orang di dunia untuk dijadikan alat Tuhan
-      Suku Lewi (Harun dan keluarga) – 3 : 14-43
-      Bani Kehat – 4 : 1-20
-      Bani Gerson – 4 : 22-32
-      Bani Merari – 4 : 33-36

Pilihan Tuhan pasti ADA rencana dan tujuannya (Efesus 1 : 4b, 5, 7, 12, 14b)
Pilihan Tuhan TIDAK pernah salah karena pilihan Tuhan sejak sebelum dunia dijadikan (Efesus 1 : 4a, 5a)

Orang-orang pilihan Tuhan sama dengan orang-orang yang harus membayar harga melebihi orang lain :
  • Pakaian Imam = khusus. Kita anak-anakNya juga sangat disoroti melebihi orang dunia
  • Makanan khusus. Hargai dan hormati tubuh sebagai Bait Roh Kudus tinggal
  • Miliki Pola Hidup yang baik dan kudus
  • Imam / Suku Lewi adalah miliknya Tuhan, dikhususkan bagi Tuhan (Pasal 3 : 12,41) Disetiap jaman dan abad Tuhan TETAP memilih anak-anakNya baik secara full time / part time. Baik untuk kaum professional, rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita injil, gembala-gembala, pengajar-pengajar (Efesus 4 : 11-12)
  • Siap dilupakan orang, ditolak orang dan kesepian, karena harus berjalan lebih awal dan lebih banyak tuntutan
  • Setiap anak-anak Tuhan masing-masing SUDAH ADA porsinya. Paulus berkata “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan masing-masing adalah anggotanya”
    Ada yang tangan, kaki, dll anda dan saya sama-sama sebagai orang-orang pilihan Tuhan guna saling melengkapi, saling menopan dan saling membangun untuk kebaikan bersama

“MAJUlah didalam Tuhan, MAJUlah dalam kebersamaan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, April 13, 2016

Renungan Harian seri Imamat Pasal 13-14

Imamat
PASAL 13-14

Kusta itu sejenis penyakit kulit dimasa Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru menjadi penyakit yang menakutkan karena :
# Tidak bisa diobati (belum ada secara medis)
# Penyakit kusta menular
# Bisa membawa kematian
# Biasaya orang yang kena penyakit kusta HARUS dikucilkan di luar kota
# Jika ia ada di dalam kota / dalam kerumunan orang HARUS menyebut dirinya najis 3x sehingga orang bisa menyingkir, menghindar, agar tidak tersentuh olehnya

Penyakit kusta menjadi sesuatu yang sangat menakutkan di masa itu dan Tuhan Allah menjelaskan secara mendetail di Imamat 13 dan 14
Penyakit kusta juga menyatakan DOSA (dimasa itu), contohnya :
  • Miryam saudara Harus – Bilangan 12 : 10
  • Raja Asa dimasa akhir hidupnya
  • Dijaman Yesus pun ada beberapa kasus dengan penyakit kusta – Matius 10 :7-8
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi nilai sebuah hajaran tidak terukur yaitu sepanjang umur hidup kita
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi membawa kita kembali kepada Jalan Kebenaran
Penyakit adalah salah satu cara Tuhan mendidik anak-anakNya, tetapi anda dan saya TETAP dikasihi, diakui sebagai ANAK – Ibrani 12 : 5-6

Janji Tuhan kita Yesus Kristus :
“Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, melakukan apa yang benar di mata-Nya, memasang telingamu kepada perintah-perintahNya dan mengikuti segala ketetapanNya, maka Aku TIDAK akan menimpakan kepadamu penyakit manapun …, sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau …”
Keluaran 15 : 26

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 11, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 11

Imamat
PASAL 11

Dengan tubuh yang SEHAT anda da saya
# bisa beraktivitas, bekerja, berolah raga, shopping
# bisa MENIKMATI seluruh alam semesta, pergi keluar negeri, melihat yang terindah
# bisa BERKUMPUL bersama-sama keluarga
Sekali anda jatuh sakit (stroke, diabetes, jantung, ginjal, dll) maka kesempatan 3 poin tadi melayang dan diganti harga yang sangat mahal (uang, kesakitan, merepotkan, menjadi beban bagi orang lain)

Tuhan Allah kita mengetahui dari jauh-jauh hari dari penciptaan
# Di Taman Eden “makanlah semuah buah yang ada di taman ini hanya satu buah pengetahuan biak dan jahat TIDAK boleh dimakan”
Buah = makanan yang paling lezat
# Di Taman Eden ada bermacam-macam pohon dan berbagai-bagai tanaman, hal ini yang mengimbangi metabolism tubuh kita (herbal dan sayur-sayuran)

Imamat 11 kembali Tuhan mengajarkan umatNya makan makanan yang SEHAT dan BERMANFAAT
* yang haram = TIDAK menyehatkan
* TIDAK haram = yang menyehatkan

Dari binatang yang hidup di darat, di air/laut, burung, binatang merayap semuanya ini demi kesehatan anda dan saya.
Mau sehat? Biarlah hidup sehat dari makanan dan olahraga diawal sejak umur 35 tahun, jaga makanan dengan pola hidup sehat supaya di usia 50 tahun keatas anda masih segar dan sehat.

FirmanNya “Akulah TUHAN, Allahmu, HARUSlah kamu menguduskan DIRImu dan janganlah menjaiskan dirimu dengan setiap binatang ini…”
Jadilah kudus, sebab AKU ini KUDUS (ay. 44-45)

Mari kita menjaga dan saling mengingatkan satu dengan yang lain untuk tetap menjaga kekudusan diri, dalam berbicara dan bertingkalaku
Selamat hari senin! Semangat!!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 4, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 6

Imamat
PASAL 6

  1. Korban Bakaran
Korban Bakaran itu haruslah tinggal di atas perapian di atas mezbah semalam-malaman sampai pagi hingga menjadi ABU dan kemudian dibuang
Salah satu alasan korban bakaran yaitu untuk memohon pengampunan dosa. Ini mengandung pengertian :
# Dari pihak Tuhan, pengampunanNya itu SEMPURNA, tidak diingat-indat lagi, hilang / tidak ada lagi
# Dari pihak kita (manusia) dosa harus diselesaikan sampai tuntas seperti abu, tidak diambil lagi, tidak diulangi lagi, tetapi DIBUANG

  1. Api mezbah HARUS dipelihara, menyala diatasnya. Janganlah dibiarkan padam. Api mengandung pengertian
# Menguduskan / memurnikan
# Menghangatkan, menerangkan (sebagai tiang api bagi umat Israel)
# Menghanguskan (Api Allah dalam penghukuman, Api Allah dalam peperangan rohani – iblis pasti kalah)
# Api juga dipakai untuk menyatakan kehadiranNya (Musa melihat api disemak belukar, di Kisah Para Rasul pencurahan Roh Kudus dalam bentuk api)
3x disebutkan api mezbah TIDAK BOLEH PADAM, berarti ada penjagaan siang dan malam. Waspada! Roh Kudus telah diberikan dalam hidup kita (dalam hati kita) jadi JANGAN padamkan Roh, belajar peka dengan tuntunanNya, biarlah roh kita juga menyala-nyala dalam pengiringan kita pada Tuhan

  1. Korban Sajian dan Penghapus Dosa
Ada 2x disebutkan “Korban sajian, korban penghapus dosan … dari darahnya … Janganah DIMAKAN, melainkan dibakar HABIS dengan api” ay. 23,30.
Salah satu alasan korban penghapus dosa adalah PENGUDUSAN yang Allah kerjakan di dalam diri kita. Di dalam kehidupan kita ada banyak bagian-bagian yang HARUS terus dikuduskan, dibaharui oleh Tuhan dengan API nya. Jangan dimakan, jangan kedagingan kita lebih besar daripada manusia Roh kita. Hal ini memang butuh latihan, butuh penyerahan yang lebih kepada Tuhan.

Tetap semangat menjalani minggu yang baru dan selamat beraktifitas!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 3, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 5-6

Imamat
PASAL 5-6

Korban Penebusan Salah

Pemahaman korban penebusan salah bisa berupa materi : seekor domba jantan tanpa cela atau uang yang setara. Orang yang bersalah HARUS membayar ganti senilai yang dicuri atau dirusak dan ditambah 1/5 harganya. Mengapa? Untuk hal-hal yang lalai atau salah dalam memberi persembahan (5:15-16), atau apabila tanpa sengaja merusak sesuatu milih Tuhan (ay. 17-19), dan untuk menyelesaikan hal-hal yang berkenaan dengan merampas atau menipu orang lain (6:1-4).

Dalam kehidupan kita saat ini ada beberapa hal yang kita temui
  • Bohong demi kebaikan
  • Suka nyumbar (berkata-kata besar)
  • Curi kecil-kecilan (permen)
  • Asal ngomong (ucapan mengutuki, kata-kata kebun binatang)
  • Memandang rendah Tuhan dan orang lain
  • Selalu melihat kearah seksualitas
  • Pola pandangan SELALU negatif / selalu mencurigai orang lain
  • Mencuri kemuliaan Tuhan dalam pelayanan
  • Memberi persembahan dengan konsep pengemis, layak dapat yang kurang = roh kikir
  • Merasa diri layak untuk selalu menang (gak mau kalah)
  • Manipulasi marah untuk mendapatkan sesuatu, dll

Ini sepertinya biasa-biasa saja, tetapi sangat mengganggu dalam pandangan dan menjadi batu sandungan bagi orang lain (terutama mereka yang belum percaya Tuhan). I Kor 8 : 9, “Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.”

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku TIDAK membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, March 25, 2016

Good Friday?

Bagi para pembaca blog,
Selamat merayakan hari Jumat Agung buat semua umat Kristiani dan Katholik yang merayakan.
Di hari Jumat Agung ini kita memperingati hari kematian Tuhan Yesus, Tuhan Allah kita, dia yang adalah Tuhan, Allah Putra telah menjadi manusia yang sejati datang ke dunia untuk menebus dosa setiap umat manusia supaya yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.
Taukah engkau bahwa semua nya itu telah LUNAS dibayar di kayu salib?
Ketika Yesus, anak domba itu mati ada kuasa yang dilepaskan dan menyelamatkan hidup kita dari segala sakit penyakit, kutuk, beban hidup dan semua permasalahan kita.
Marilah kita mengambil waktu sejenak untuk kembali mengingat besarnya kasih Bapa kepada kita semua dengan mengorbankan AnakNya yang tunggal bagi kita semua.
Marilah kita mengingat apa yang telah Ia perbuat bagi kita, menyembuhkan sakit kita, membantu permasalahan kita, membuka jalan bagi kita, menemani kita ketika sendiri, berlari kepada kita ketika kita menjauh, memeluk kita ketika kita sedih bahkan terjatuh.
Apa yang telah Tuhan lakukan bagimu?
Ingatkah terakhir kali engkau bersekutu denganNya?
Ingatkah terakhir kali engkau mendengar suaraNya?
Ingatkah terakhir kali engkau bersyukur kepada Tuhan atas yang telah ia lakukan untukmu?
Marilah di momen ini kita membawa pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat-berkatNya atas kita. 
Terimakasih Tuhan atas pengorbananMu bagi kami
Terimakasih Tuhan atas kasihMu bagi kami
Terimakasih Tuhan atas penyertaanMu sepanjang hidup kami
Kami percaya Engkaulah Raja Engkaulah Tuhan Engkaulah penebus kami
Amin

Dear all the readers,
Happy Good Friday for all Christians and Catholics who celebrate.
On this Good Friday we commemorate the death of Jesus, the Lord our God, he is God, the Son of God has become a real human came into the world to atone for the sins of every human being that believes in Him may have eternal life.
Do you know that everything that has been FULLY paid on the cross?
When Jesus, the lamb was dead power was released and saved our lives from all sickness, curse, the burden of life and of all our problems.
Let us take a moment to recall the magnitude of the love of the Father for us all to sacrificing His only Son for us all.
Let us remember what He has done for us, heal our sick, helping our problems, paving the way for us, accompanying us as himself, ran to us when we stray, embrace us when we are sad even fall.
What has God done for you?
Remember the last time you see Him?
Remember the last time you heard His voice?
Remember the last time you thanked God for what He had done for you?
Come in this moment we bring praise and thanksgiving to God for His blessings upon us.
Thank God for Your sacrifice for us
Thank God for Your love for us
Thank God for Your presence in our lives
We believe You are the King You are the Lord thou art our redeemer
Amen

Boby and Family

Monday, March 21, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 38

Keluaran
PASAL 38

Pembuatan perangkat di Pelataran Bait Suci
          * Mezbah korban bakaran
          * Bejana pembasuhan

Di ruang pelataran, bagian pertama dari Bait Suci yang menyatakan bagian dari tubuh jasmani kita. Ini banyak bersentuhan dengan masalah, kesulitan, berbagai tipe orang dengan pola hidup yang beraneka ragam. (Baca Galatia 5 : 19-21) Tubuh jasmani kita ini bisa lelah, lemah dan tidak berdaya / gagal.
Mezbah korban bakaran, di masa Perjanjian Lama setiap orang HARUS membawa korban penebusan dosan agar melalu darah korban ini, setiap orang boleh datang menghadap Tuhan Allah di Ruang Kudus. Untuk masa kini, Yesus SUDAH mati diatas kayu salib sebagai korban Anak Domba Allah, sehingga kita cukup dengan menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi, maka kita boleh menghadap Hadirat Tuhan.
Bejana pembasuh digunakan oleh para Imam / Imam Besar yang melayani di mezbah korban bakaran untuk membasuh tangan dan kakinya sebelum masuk ke ruang Kudus dan ruang Mahakudus. Untuk saat ini, setiap kita yang menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi AKAN dibasuh dengan darah Yesus sehingga kita layak mengampiri Tuhan kita Yesus Kristus.

Biaya yang terpakai (ay. 21-31), dana yang dibutuhkan untuk boleh datang menghampiri Tuhan Allah kita (melalui bait suci yang besar sekali) tetapi apakah anda tau, berapa biaya yang dibutuhkan untuk saat ini ketika kita hendak datang dan menghampiri Tuhan kita Yesus Kristus?
I Korintus 6 : 20 menyatakan “kamu telah dibeli dan harganya telah LUNAS dibayar …” Yaitu dengan DARAHnya Yesus Tuhan kita. Efesus 2 : 13 “sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus” Luar biasa bukan? Kita saat ini sudah nggak perlu ribet seperti di Perjanjian Lama. Cukup dengan menerima Yesus di dalam hati kita, sudah mendapatkan semua anugrah itu.

Sebab kamu telah dibeli oleh Yesus, harganya telah lunas dibayar dengan darahNya sendiri karena itu MULIAkanlah Allah dengan tubuhmu (I Korintus 6 : 20)
Sekalipun saat ini banyak kesulitan, penderitaan tetapi pengorbananNya TIDAK sebanding dengan kesulitan yang kita alami

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, March 10, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 34

Keluaran
PASAL 34

Penulisan ulang, ulang artinya kembali mengerjakan hal yang sama. Pada beberapa orang mengulangi = membosankan, tidak menyenangkan. Pada sekelompok orang tanpa sadar terus dan TERUS mengulangi kesalahan yang sama tanpa bisa lepas dari kelemahannya. Karakternya, dosa itu… Tetapi kata MENGULANGI di dalam Tuhan adalah sangat penting untuk mengetahui kesungguhanmu, kesediaanmu dan ketulusanmu.
Musa disini diperintahkan Tuhan
# pahatlah 2 loh batu sama dengan yang mula-mulai (mengulangi) yang telah kau pecahkan
# pagi hari naiklah ke gunung Sinai, berdiri menghadap Tuhan di puncak gunung
# Musa mengerjakan TEPAT seperti yang Tuhan perintahkan
Keintiman dengan Tuhan butuh dikerjakan setiap hari, mengulangi dan diulangi terus menerus hingga menjadi habbit. Juga butuh pengorbanan, waktu, tenaga, keuangan, dll. Butuh naik ke Gunung Tuhan, ke puncak gunungNya. Butuh naik ke wilayah daerah Tuhan,ke gunung Tuhan, viewnya Tuhan hingga anda dapat jamahanNya, firmanNya, berkatNya. Disini Musa mendapat semua janji-janji penyertaanNya “sungguh AKU mengadakan perjanjian didepan seluruh bangsa… sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.. AKU Tuhan... menghalau dari depanmu …” Sungguh luar biasa!
Keintiman dengan Tuhan butuh perenungan kembali akan hal-hal yang Tuhan tidak senang tidak kita lakukan, yang Tuhan senang saya kerja terus sampai dapat. Musa dapat transformasi kemuliaan Tuhan (ay. 28-35) “Kulit muka Musa bercahaya” kayak apa ya?? Buat ibu-ibu, cece-cece yang doyan ke salon dan perawatan muka, how come? Ini gratis loh! Hahahaa

“Pokoknya DEKAT Tuhan, intim dengan Tuhan Yesus dapet SEMUA”
Jangan lupa tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, March 7, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 32

Keluaran
PASAL 32

Lamanya waktu yaitu 40 hari berpisah antara Musa dan umat Israel ada perbedaan-perbedaan yang menonjol :
Musa – orang yang bergaul intim dengan Tuhan SELALU PROGRESS, fokus dengan planning Tuhan dan cinta pada Tuhan Allah Yehova
Umat Israel – selalu TIDAK sabar, selalu minta bukti/menuntut/menyalahkan (ada yang dikambing hitamkan), cari solusi sendiri tanpa bertanya Tuhan/pemimpin, selalu memaksa (ay. 1-6)
Reaksi Tuhan terhadap umat Israel : murka dan akan membinasakan umat Israel, Musa akan dijadikan bangsa yang besar
Reaksi Musa menunjukkan kualitas IMAN nya (ay. 11-34)
# 2x Musa bertanya kepada Tuhan ‘Mengapa’…”Mengapa” cara terbaik untuk introspeksi diri yaitu dengan bertanya kepada diri sendiri Mengapa saya tadi demikian? Bagaimana seandainya saya tidak …?
# Mengingatkan Tuhan akan janjiMu dan sumpahNya di dalam perhubungan antar umat Tuhan / suami istri / sesama rekan kerja. Maka dibutuhkan hati yang mau mendengar dan orang lain untuk MENGINGATKAN. Siapakah diri kita, siapakah orang yang ada di hadapanku? (ay. 13)
# Musa dengan tongkat membawa kembali umat Israel dijalan yang benar (ay. 19-30)
Dengan cara tongkat = didikan yang keras
Karena dosa penyembahan berhala, tidak ada kompromi!
Hati-hati sebagai pemimpin atau guru dalam setiap keputusan terhadap keinginan diri sendiri, keinginan anak-anak / keluarga, keinginan rekan kerja. Ini bisa mendatangkan dosa besar dihadapan Tuhan.
Ada pilihan untuk tetap setiap pada Tuhan atau menolak, inilah bukti kualitas secara individu, keluarga, komunitas dan korporat. Keputusan untuk kembali, berubah dan bertobat berarti ada harga yang HARUS dibayar (ay. 27-29). Harus dari DIRI SENDIRI yang melakukannya, tidak bisa diwakilkan (yang pasti sakit) tetapi buahnya manis di kemudian hari. Ada tindakan nyata, tidak kembali melakukan hal yang sama.
Musa RELA korbankan DIRInya demi umat Israel dihadapan Tuhan (ay. 31-32)
Sebuah pengampunan nilainya seumur hidup msua kini dan nanti. Musa lakukan dengan tulus, murni dan kasih yang benar di hadapan Tuhan. Musa rela menggantikan umat Israel dengan dirinya sendiri.
Pelajaran buat kita, dengan hidup bergaul intim dengan Tuhan (Musa : 40 hari) mengubah SELURUH dirinya benar-benar SERUPA dengan Penciptanya (cara berpikir, berkata, bertindak). Ketika kita berani mempercayakan pada Tuhan, maka PEMBELAANNYA selalu ada dan tepat pada waktuNya.

“Beranikah kita mempercayai Tuhan secara total?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, March 5, 2016

Renungan Harian Seri Keluaran Pasal 31

Keluaran
PASAL 31

Siapakah kami ini Tuhan? Sehingga Engkau demikian peduli
Siapakah saya ini Tuhan? Sampai Engkau memperhitungkannya
Siapakah diriku ini Tuhan? Hingga aku ada dalam pandanganMu
Perhatikan beberapa kata yang dipakai untuk melukiskan sebenarnya kita TIDAK pantas menerimanya tetapi Tuhan Raja segala raja, Pencipta alam semesta, Allah yang SEMPURNA itu memberikan kepada anda dan saya :
* Dia PEDULI kepadamu
* Dia memperhitungkanmu
* aku ADA dalam pandanganNya
Anda dan saya dilayakkan masuk dalam kelompok THE BEST

Disini Musa dan bangsa Israel benar-benar diperlakukan melebihi dari kata “dikasihi” terhadap hamba-hambaNya, rekan-rekanNya, Tuhan benar-benar memperlakukan secara SPESIFIK
Mulai Keluaran 25-30 secara teori pembuatan kemah suci, Musa diatas gunung Sinai 40 hari lamanya inilah detik-detik terakhir dan Tuhan melengkap orang-orang yang AHLI dalam pengerjaannya (ay. 1-11) Bezaleel dan Aholiab
Selama teori-teori diberikan kepada Musa diatas gunung ini, TIDAK ADA kata/kalimat/keluhan tercatat yang keluar dari mulut Musa, sebalikan diakhir pembicaraan ini Tuhan memberikan orang-orang yang melengkapi Musa dalam pengerjaannya

Kita belajar dari sini, setiap tugas yang Tuhan berikan, TIDAK PERNA Ia biarkan anda kerjakan sendiri, karena Dia kenal benar siapa anda dan saya. Di akhir pembicaraan dengan Musa, Tuhan ingatkan lagi akan pentingnya Hari Sabat. HARUSlah kamu pelihara, kuduskan dan ini menjadi perjanjian kekal antara Tuhan dan Israel. Dan Tuhan pun memberikan hasil karya Nya yaitu 2 loh batu hukum Allah (ay. 18)

“Diberkatilah orang-orang yang mengandalkan Tuhan,
Diberkatilah orang-orang yang melakukan FirmanNya dengan segenap hati,
Diberkatilah hamba-hambaNya yang tulus dan setia padaMu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica