Showing posts with label walkwithGod. Show all posts
Showing posts with label walkwithGod. Show all posts

Wednesday, April 27, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 27

Imamat
PASAL 27

Nazar merupakan janji yang harus ditepati, dilaksanakan, DIBAYAR
Perjalanan hidup yang berliku-liku, kesulitan, krisis, ketakuan sering kali membawa kita BERNAZAR pada Tuhan walaupun Tuhan TIDAK minta kita bernazar. Dengan tujuan agar harapan kita tercapai tetapi fakta berkata banyak orang TIDAK MAU, tidak bersedia menetapi nazarnya

Belajar menepati nazarmu baik itu kecil / besar, mau itu manusia / hewan / mobil / rumah, hidupmu / anak-anakmu (ay. 28)
Jangan menjadi orang bodoh dihadapanNya karena Tuhan TIDAK berkenan akan hal ini (Pengkotbah 5 : 3-4)
Perpuluhan (baik dari hasil pekerjaanmu, omset bulananmu, tahunanmu, bonusmu) sisihkan 1/10 buat Tuhan, karena itu merupakan MILIKnya Tuhan (ay. 30-33)
MULIAkanlah TUHAN dengan HARTAmu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya
Amsal 3 : 9-10 Tuhan berjanji pasti IA genapkan janji-janjiNya – Imamat 26 : 4-5

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica


Tuesday, April 26, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 26

Imamat
PASAL 26

Kesuksesan menjadi dambaan semua orang
Kesuksesan menjadi target setiap orang
Kesuksesan menjadi impian semua golongan
Tetapi FAKTA kesuksesan JAUH dari jangkauan mayoritas orang, mengapa mengapa ya? Sampai akhir menutup mata, semua HANYA jadi bayangan saja??

Imamat 26 memberikan kunci orang-orang diberkati (sukses) / dikutuki (gagal dan gagal terus), berikut janji-jani berkat Tuhan bagi anak-anakNya :
  • Kepastian dari buah tangan kita (ay. 4)
  • ADA kepastian kecukupan dalam sebulan, triwulan, semester (ay. 5)
  • Ada keamanan keluar masukmu (ay. 6)
  • Pencapaian target / omzet (ay. 7-8)
  • Kemenangan dalam setiap tantangan
  • Keturunan yang diberkati (ay. 9)
  • Perbendaharaamu bertambah (ay. 10)
  • Tuhan menjadi Allahmu dan kita jadi umatNya (ay. 11-12)

Kuncinya : PATUH / TAAT
So simple, so easy to do tetapi 99% manusia menolak untuk melaksanakan

Kamu TIDAK mendengarkan daku, TIDAK melakukan segala perintahKu, kamu MENOLAK ketetapanKu
Hatimu MUAK mendenger peraturanKu, kamu MENGINGKARI perjanjianKu (ay. 14-15)

Yang HARUS dipatuhi :
  1. Jangan ada ilah lain (sesuatu yang kita cintai melebihi Tuhan – ini serius) ay. 1
  2. Hormati apa yang Tuhan pandang kudus (ini sudah kita pelajari di Kitab Imamat) dan memelihara hari Sabat ay. 2
  3. Hidup TAAT (mendengar & melakukannya) HARUS Taat ay. 3

Beberapa konsekuensi TIDAK patuh :
  1. Berbagai penyakit yang akan muncul ay. 16a, 25b
  2. Tidak ada hasil yang diraih ay. 16b, 19b bahkan persediaan akan habis ay. 26
  3. Selalu kalah ay. 17, Tuhan patahkan seluruh usahamu ay. 19-20
  4. Tuhan jadi lawanmu ay. 28, Tuhan sendiri merusak negerimu bahkan jari reruntuhan ay. 31-33
  5. Tuhan mendatangkan KECEMASAN ay. 36, kehancuran negeri ay. 37-39

Pilihan ADA ditanganmu dan keputusan ADA didirimu
Belajarlah TAAT yaitu mendengar dan melakukan dalam dihidupmmu, maka sesungguhnya kesuksesan ada dipihakmu

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 25, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 24

Imamat
PASAL 24

Hidup sebagai Terang & Garam

# Minyak lampu KANDIL ada didalam Ruang Maha Kudus, pakai minyak zaitung yang terbaik karena asapnya sedikit
# 12 Roti sajian dengan tepung yang terbaik menjadi tanggung jawab umat Israel 12 suku disetiap hari Sabat dan roti buat Para Imam

Yesus berkata “Kamulah Terang Dunia dan Garam Dunia” – Matius 5 : 13-16
  • Pelita Kandil yang diminta Tuhan Allah HARUS tetap menyala dari petang sampai pagi, tetapi YESUS minta kepada anda dan saya adalah setiap saat SETIAP WAKTU kamu adalah Terang Dunia, yang bisa menerangi kegelapan mata hati, yang bisa menerangi jalan yang sesat, yang mampu membawa kembali sejumlah orang yang terhilang
  • 12 Roti sajian di setiap minggu memberikan inspirasi betapa pentingnya hidup yang tetap melekat dan tinggal didalam Pusat Kehendak Allah. Seminggu sekali datang beribadah kepada Tuhan itu TIDAK CUKUP tetapi,
    • Miliki kebiasaan melekat dengan Tuhan setiap hari
    • Miliki rasa haus akan kebenaran dan janji-janjiNya
    • Miliki rasa intim dengan Tuhan
Maka terangmu bak surya merekah, menyegarkan, menyejukkan semua orang
  • Biarlah perkataan kita SELALU memberi rasa yang aman, nyaman bagi sesama (fungsi garam hanya memberi rasa pada makanan) demikian hidup kita di akhir zaman ini
  • Miliki hati SELALU membangun sesama, selalu memulihkan sesama, biarlah mulut bibir kita selalu memuliakan nama Tuhan bukan menghujat / mencemarkan nama Tuhan

“Jadilah BERKAT bagi orang-orang disekelilingmu yaitu lewat perkataanmu, sikap hidupmu, perbuatanmu hingga nama Tuhan dipermuliakan”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 24, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 23

Imamat
PASAL 23

Ada beberapa Hari Raya yang ada :
# Hari Sabat (hari minggu) – ay. 2-3
# Hari Paskah – ay. 5
# Hari Raya Roti tak beragi
# Hari Perhentian Penuh = hari Pertemuan Kudus (1/2 tahun pertama) – ay. 24
# Hari Pendamaian – ay. 27-32
# Hari Raya Pondok Daun – ay. 34-36

  1. Hari SABAT (Minggu) merupakan hari RAYA bagi Tuhan, waktu pertemuan yang kudus di Hari Perhatian Penuh
Datanglah kehadiratNya dengan sukacita (ay. 40b) dengan sikap perayaan, BUKAN dengan terpaksa (ay. 41a) bukan karena kewajiban umat kristiani tetapi dengan sikap perayaan
  1. Membawa korban api-apian, korban sajian, korban curahan – korban-korban ini membawa aroma yang harum dalam BaitNya, wewangian yang menjadi kesukaan Tuhan
Hidupmu merupakan korban yang dinanti-nantikan Tuhan, dengan menghasilkan aroma yang segar, semerbak mewangi dan menyenangkan. Itulah yang diSUKAI Tuhan kita Yesus Kristus (2 : 2b, 6 : 14b, 21, dst)
  1. Berkali-kali disebutkan “Janganlah melakukan suatu pekerjaan berat” bukan berarti kita bermalas-malasan tetapi miliki pola kerja yang seimbang, bekerja dengan sungguh dan ada waktu untuk Tuhan, keluarga dan kesehatan
  2. Hari Raya Pendamaian (ay. 27) berdamai dengan Tuhan Allah kita, dengan merendahkan diri, dengan puasa. Hal ini penting untuk TETAP menjaga kehidupan kerohanian pribadi kita

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 22, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 22

Imamat
PASAL 22

Seperti yang sudah kita pelajari ada 5 jenis korban yang harus dipersembahkan IMAM kepada Tuhan Allah (ps 1-7)
Ps 22. Ada kebaktian korban yang khusus memberikan korban buat Tuhan, semua persembahan-persembahan ini Kudus di hadapan Tuhan

Beberapa pengertian persembahan-persembahan kudus :
  • Khusu buat Tuhan Allah (ay. 2,15)
  • Kriteria orang-orang yang datang membawa korban persembahan khusus (ay. 3-6)
  • Cara-cara makan korban ini (ay. 5-7, 10-16)
  • Korban tidak bercacat, tidak bercela (ay. 21b-25)
  • Pemahaan korban anak binatang (ay. 26-30)

Jangan mengingini setiap korban persembahan yang khusus buat Tuhan (perpuluhan, persembahan mingguan, persembahan syukur, persembahan nazar, sukarela)
Belajarlah memberikan yang TERBAIK buat Tuhan dari semua persembahanmu (bukan jumlah besar/kecilnya) karena apa yang kita tabur, itu juga yang akan kita tuai”
Belajarlah mengHARGAI dan menCINTAI Tuhan Allahmu dalam memberikan persembahan, karena IA sudah memberkati kita terlebih dahulu daripada yang bisa kita persembahkan kepadaNya (kesehatan, oksigen, matahari, anak-anak yang menyenangkan, keluarga, dll)

Give the BEST to God! Go! Go! Go!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 19, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 20

Imamat
PASAL 20

Pasal 18 dan 19 membahas tentang hidup kudus secara pribadi
Pasal 20 membahas mengenai hidup kudus secara korporat yaitu Umat Tuhan
Habbit pribadi yang positif akan berdampak pada keluarga – unit kecil, berdampak pada wilayah kelurahan / gereja / komunitas pekerjaanmu, berdampa pada kota tempat tinggal kita

Beberapa pengertian kekudusan Umat Tuhan :
  • Tidak menyerahkan anak kepada Molok = dewe kepercayaan orang Amon yaitu anak-anak dikorbankan dengan membakar mereka di lembah Hinom dekat Yerusalem (ay. 2-5)
Untuk Umat Israel yang melakukan hal ini akan dihukum mati dengan dilempari batu
  • Tidak berpaling pada arwah / roh-roh peramal, bahkan menjadi habbit mereka
Ini harus dihukum mati dengan rajam batu, ay. 27 ini Tuhan tidak kompromi
  • JANGAN bersetubuh / berzinah dengan (ay. 10-21)
# sesama rekan kerja – tukar pasangan
# dengan istri ayahmu
# dengan saudara ayahmu / ibumu
# dengan menantu
# dengan binatang
# lesbi / homo
# dengan anak & ibunya
# dengan wanita yang lagi haid
# dengan istri saudara
  • Jangan mengutuki ayahmu / ibumu

Budaya setempat banyak mengikat hidup pribadi (ay. 23), tetapi dengan mengenal Tuhan dan Firman KebenaranNya maka budaya tidak akan mempengaruhi rasa hormat dan kasih kita kepada Tuhan
Supaya jangan kamu dimuntahkan (ay. 22b) diulangi dari pasal 18 : 25,28
Berzina secara roh / tubuh diulangi berkali kali, ini merupakan kelemahan pribadi dan masyarakat, sekaligus merupakan KEKEJIAN bagi Tuhan

KUDUSlah KAMU bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus
Aku telah MEMISAHKAN kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi MILIK-Ku
Ingatlah bahwa anda dan saya ini spesial dipisahkan, dikhususkan untuk menjadi miliki KEPUNYAAN Tuhan

HIDUPLAH KUDUS DIHADAPANNYA!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 15, 2016

Renungan Harian seri Imamat Pasal 16

Imamat
PASAL 16

Hari Raya Pendamaian merupakan salah 1 hari raya keagaaman terpenting dalam penanggalan bangsa Yahudi. Sekali se tahun Imam Besar saja (Harun) yang masuk ke Ruang Maha Kudus dengan mengorbankan seekor lembu untuk dosa-dosanya, seekor kambing untuk dosa-dosa umat Israel. Setahun sekali semua Imam dan umat Israel datang untuk mengakui semua dosa-dosanya, untuk mengadakan pendamaian bagi dirinya, bagi keluarganya, bagi umatnya/bangsanya.

Ay. 2 “Katakan pada Harun … supaya ia jangan sembarang waktu masuk kedalam tempat kudus di belakang tabir, ke depan tutup pendamaian yang diatas tabut supaya jangan ia mati; karena Aku menampakkan diri dalam awan di atas tutup pendamaian..” Ayat ini menginginkan kematian ke 2 anak Harun dengan mempersembahkan API ASING yang tidak diperintahkan
Im. 10 : 1-2
Setiap momen dalam kehidupan ini ada saatnya kita responi dengan santai, ada saatnya HARUS serius / sungguh-sungguh tidak main-main (JANGAN SEMBARANGAN). Karena budaya kita Indonesia yang lebih santai, rileks, nanti saja.. Tidak menunjukkan sikap kesungguhan hati..
Tuhan mengingatkan pada Harun, yang mewakili seluruh umatnya menghada Tuhan yang Maha Kudus guna mengadakan pengakuan dosa dan mengadakan pendamaian, ini jabatan bukan sembarangan..
# Apakah fungsimu hari ini bagi keluargamu, dalam pekerjaanmu, hargai pernananmu. Ini penting!
Ada saat-saat dalam perjalanan hidup ini, kita mengambil waktu untuk belajar mengoreksi diri dihadapan Tuhan – merendahkan diri (bila perlu berpuasa)
Jawablah beberapa pertanyaan ini :
  • Apakah saya masih mengasihi Tuhan dengan kasih yang mula-mula?
  • Apakah gaya hidupku hari ini lebih baik daripada masa lalu?
  • Apakah saya masih tulus dalam melayani sesama dan Tuhan?
  • Kapan terakhir kalinya anda membawa jiwa baru bagi Tuhan? Ini kesukaan Tuhan
  • Siapa yang bisa / boleh menasehatimu dalam kekalutan hidupmu? Semakin tinggi anda berada semakin sedikit orang yang bisa hadir dan masuk dalam pandanganmu. Tetapi kita sebagai makhluk social TETAP butuh kasih, nasehat, dan masukan-masukan dari sesama bukan?

Have a blessing day!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, April 14, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 15

Imamat
PASAL 15

Setiap pasangan muda memasuki jenjang pernikahan, pasti nantinya mengharapkan keturunan. Baik pria atau wanita Tuhan memberikan organ pemuas (alat kelamin) tubuh, dengan catatan / rambu-rambu yang harus dipatuhi :
  • Dipakai setelah menikah
  • Dipakai hanya dengan pasangan hidupnya (suami & istri), kudus dihadapan Tuhan
  • Dipakai untuk menjaga kasih saying dan kelanggengan keluarga
  • Dipakai untuk bersyukur atas cipta Tuhan dalam diri kita masing-masing dan saling memuaskan kemudian melahirkan keturunan yang baik dari benih yang baik (sempurna)
Teori yang baik belum tentu pemakai bersedia sesuai dengan sistem pengaturan Tuhan, itulah manusia (anda dan saya) seperti Adam dan Hawa. “Diberi yang terbaik” tinggal pakai, tetapi malah pilih yang susah, harus berjerih lelah, berpeluh, bersusah payah (Kejadian 3 : 16-19)

Ay. 2-3 “mengeluarkan lelehan” = cairan yang berasal dari infeksi / penyakit kelamin. Karena hubungan intim dengan wanita-wanita asing diluar nikah. Hari ini kita kenal HIV, GO,dll yang dapat terjadi pada pria dan wanita (baca Ibrani 13:4)

Ay. 16 Apabila seorang laki-laki tertumpah maninya, maka Tuhan tidak berkenan
Kisah ‘Onan’ Kejadian 38:9-10, anak Yehuda. Ia dipandang JAHAT di mata Tuhan – Tuhan membunuh dia.
Jadi tertumpah mani seorang pria sama berharganya dengan darah, karena mani dianggap istimewa, membawa benih kehidupan – keturunan

Oleh karena itu, HARGAIlah setiap organ yang Tuhan TITIPkan dalam tubuhmu, karena nilainya miliaran. Jangan sia-siakan setiap hal yang melintasi organ tubuh kita, karena itu dibuat, dirajut, ditenun oleh tangan yang Maha Kuasa dalam rahim seorang ibu (Mazmur 139 : 13-17) Benarlah kata Daud “Kejadianku dahsyat..”. Kasihilah dan sayangilah Tuhan Pencipta dirimu yang sempurna tanpa cacat cela, banggalah memiliki Tuhan yang sempurna!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 11, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 11

Imamat
PASAL 11

Dengan tubuh yang SEHAT anda da saya
# bisa beraktivitas, bekerja, berolah raga, shopping
# bisa MENIKMATI seluruh alam semesta, pergi keluar negeri, melihat yang terindah
# bisa BERKUMPUL bersama-sama keluarga
Sekali anda jatuh sakit (stroke, diabetes, jantung, ginjal, dll) maka kesempatan 3 poin tadi melayang dan diganti harga yang sangat mahal (uang, kesakitan, merepotkan, menjadi beban bagi orang lain)

Tuhan Allah kita mengetahui dari jauh-jauh hari dari penciptaan
# Di Taman Eden “makanlah semuah buah yang ada di taman ini hanya satu buah pengetahuan biak dan jahat TIDAK boleh dimakan”
Buah = makanan yang paling lezat
# Di Taman Eden ada bermacam-macam pohon dan berbagai-bagai tanaman, hal ini yang mengimbangi metabolism tubuh kita (herbal dan sayur-sayuran)

Imamat 11 kembali Tuhan mengajarkan umatNya makan makanan yang SEHAT dan BERMANFAAT
* yang haram = TIDAK menyehatkan
* TIDAK haram = yang menyehatkan

Dari binatang yang hidup di darat, di air/laut, burung, binatang merayap semuanya ini demi kesehatan anda dan saya.
Mau sehat? Biarlah hidup sehat dari makanan dan olahraga diawal sejak umur 35 tahun, jaga makanan dengan pola hidup sehat supaya di usia 50 tahun keatas anda masih segar dan sehat.

FirmanNya “Akulah TUHAN, Allahmu, HARUSlah kamu menguduskan DIRImu dan janganlah menjaiskan dirimu dengan setiap binatang ini…”
Jadilah kudus, sebab AKU ini KUDUS (ay. 44-45)

Mari kita menjaga dan saling mengingatkan satu dengan yang lain untuk tetap menjaga kekudusan diri, dalam berbicara dan bertingkalaku
Selamat hari senin! Semangat!!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 5, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 7

Imamat
PASAL 7

Korban Penebusan Salah merupakan bagian yang berkenaan dengan “sikap hati”, sesuatu yang kita lakukan tetapi Roh Kudus ingatkan. Ini tidak benar / ini kamu menipu / ini manipulasi / ini bohon, dll. Maka disini kita BELAJAR hidup LEBIH transparan, hidup lebih peka akan pimpinan Tuhan. Tidak berbantahan, tidak berargumentasi dengan Tuhan karena Ia kenal kita luar dan dalam.
I Kor 6 : 19-20 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

Korban Keselamatan, salah 1 alasan yang lalu yaitu kita minta berkat. Tuhan Allah kita SUKA memberkati anak-anakNya. Karena Ia Maha Kaya, Ia adalah pemilik semesta alam. Orang kaya mana yang bisa ditandingkan dengan Tuhan kita Yesus Kristus? Jadi kalau kita minta berkat pada Bapa kita, itu memang yang diajarkan oleh Tuhan sendiri.
Amsal 30 : 7-9 “Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya kalau aku kenyang, aku tidak menyangkalMu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.”

Doa saya agar semua orang suka berkat tetapi minta berkatmu sendiri di hadapan Tuhan dan TIDAK perlu iri dengan berkat orang lain. Belajarlah apa artinya CUKUP, walaupun sedikit sulit. Tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica