Sunday, April 10, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 10

Imamat
PASAL 10

Jika kita menghadap orang penting (direktur utama, presiden, raja) apakah diperbolehkan dengan segala cara? Keluar masuk semaunya, ambil barang miliknya dengan seenaknya, atau anda memberikan sesuatu dengan nilai yang rendah? PASTI nya anda akan berpikir 1000x ini dan itu, dengan sistem penjagaan yang serba ketat dan semua barang yang dipakai serba terkontrol dengan sangat baik.
Mengapa Kemah Suci dibuat kalau hanya mendatangkan musibah bagi Israel?
Begitu kerasnyakah Tuhan Allah Israel? Kok sulit sekali didekati?
Kemah Suci diadakan dengan biaya yang besar, pembuatan yang spesifik, melibatkan banyak personil, TUJUANnya adalah Agar Tuhan Allah sang Raja segala raja, Tuhan diatas segala tuan, Allah diatas segala allah lain HADIR ditengah-tengah Umat Israel (nilai ini tidak boleh bergeser)
Untuk raja-raja di dunia raja dinasti Ming, dan lainnya mereka melayani rajanya dengan sempurna tetapi sikap kita terhadap Tuhan Pencipta alam semesta seenaknya, semaunya, apakah dibenarkan? Siapakan Tuhan kita itu?
Ay. 1 Nadab dan Abihu mengambil perbaraan membubuh api kedalam ukupan di tempat Maha Kudus? Apakah ini dibenarkan, untuk Raja segala raja? Apakah hukuman mati dari Raja segala raja berlebih-lebihan?

Kita belajar beberapa hal dari peristiwa ini :
  • Tuhan kita Yesus Kristus adalah Tuhan Pencipta alam semesta, Ia yang adalah Raja segala raja, Tuhan diatas tuhan, Allah diatas segala allah lain (Ams 15:33)
  • FirmanNya “Kepada orang yang KARIB kepada-Ku, Kunyatakan kekudusanKu, dan akan Kuperlihatkan kemuliaanKu” Seseorang yang tau mengasihi Tuhan, mengenal karakteristikNya so pasti anda megerti apakah pernyataan KEKUDUSAN ini (Mat 22 38-40)
  • Sebuah panggilang (entah itu seorang dokter, seorang sopir bis, seorang pengacara, dll) pasti ada HARGA yang dibayar. Demikian juga seorang Imam yang melayani Tuhan semesta alam. Hargai profesimu, nikmati bagianmu dalam Anugerah Tuhan. Pastikan anda menjadi pemenang-pemenang dalam setiap langkahmu dan beroleh perkenananNya.

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, April 9, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 9

Imamat
PASAL 9

Harun melaksanakan tugasnya sebagai Imam.
Musa berkata, ambillah bagimu sendiri seekor lembu.
* Karena pada hari ini Tuhan akan menampakkan diri kepadamu (ay. 2)
* Datanglah mendekat kepada mezbah (ay. 4)
* Adakan pendamaian bagi diri sendiri dan bangsamu (ay. 7)

Pada renungan sebelumnya, kita telah membahas bahwa anda dan saya adalah Imamat Rajani. Jadi memiliki sikap yang benar ketika datang ke hadapan Tuhan (tiap hari / tiap minggu) :
  1. Pastikan anda dan saya BERES dihadapat Tuhan. Seandainay merasa ada sesuatu yang kurang pas, bersegeralah bereskan di hadapan Tuhan. Jangan menyia-nyiakan setiap kesempatan yang Tuhan berikan
  2. Pastikan setiap hari Tuhan senang menampakkan diri kepadamu, Tuhan hadir dalam doamu, dalam karyamu, dalam keluarga dan pelayananmu
  3. MenDEKATlah kepada Tuhan, karena HANYA dengan cara ini anda dan saya bisa jadi kuat dalam menghadapi badai dan tantangan hidup
  4. Adakan perdamaian untuk dirimu sendiri dan Bangsa Indonesia. Doakanlah semua permasalahanmu (itu betul) tetapi belajarlah DOA kan untuk Bangsa Indonesia. Dengan berdoa bagi bangsa dan negara ini, sebenarnya anda sedang MENABUR berkat bagi anak-anak dan cucu-cucu anda sendiri. Bukankah kita semua mau anak keturunan kita diberkati di Persada Nusantara ini?

Pokok Doa bagi Bangsa dan Negara Indonesia, ingatlah anda sedang mewakili bangsa Indonesia di hadapan Tuhan :
  1. Minta pengampunan dosa atas bangsa Indonesia, karena ketidakpercayaan merekan kepada Tuhan
  2. Lepaskan berkat atas bangsa Indoensia, atas suku-suku yang ada si seluruh Indonesia
  3. Perkatakan berkat bagi pulau-pulau di seluruh Indonesia (setiap pulau sangat membutuhkan keselamatan dan berkat dari Tuhan)
  4. Lepaskan roh pertobatan atas bangsa dan suku-suku bangsa di Indonesia
  5. Minta damai sejahtera bagi persada nusantara – dari sabang sampai merauke, Indonesia tercinta
  6. Doa untuk pemerintahan dari pusat sampai daerah, dari pucuk pimpinan sampai kepala-kepala daerah “roh takut akan Tuhan dan tanggung jawab atas tugas yang di embankan pada mereka BENAR-BENAR ada dalam pekerjaan mereka”

Sole deo God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, April 7, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 8

Imamat
PASAL 8

Imam = suatu jabatan dalam umat Israel yang penting peranannya
Tugasnya :
# Mempersembahkan korban
# Mengadakan doa syafaat
# Memberi berkat

Dihadapan Tuhan : Imam MEWAKILI seluruh umat Israel / mewakili secara individu dihadapan Tuhan dalam permasalahan dosan, kelalaian, kesulitan, doa syafaat dan minta berkat
Dihadapan Manusia : Imam mewakili Tuhan dalam menyampaikan firman, pesan Tuhan dan memberi berkat
Dilihat dari fungsional Peranan Imam SANGAT PENTING. Seseorang yang menghadap Tuhan yang Maha Kudus dengan kondisi manusia yang berdosa. Tetapi peranannya sangat dibutuhkan agar umat Israel beroleh pertolongan Tuhan. Dalam kondisi Perjanjian Lama, maka Tuhan memberi solusi Kemah Bait Suci dengan Pakaiman Imam yang memenuhi tuntunan Allah (Kel 28,39) dan kehidupan pribadi Imam juga dituntut oleh Tuhan dengan ritual-ritual pelayanan yang rumit (Im 8)

Setelah Yesus mati di kayu salib, maka tirai Bait Suci terbelah, sekarang anda dan saya boleh datang langsung menghadap Tuhan :
  • 1 Petrus 2 : 9 Anda dan saya dipanggil sebagai “Imamat Rajani, Bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri “ Berdirilah dan bertindak untuk memberitakan karyaNya yang Besar!
  • Anda dan saya juga dipanggil untuk tetap berDOA, tetap menSYAFAATi hal-hal yang Tuhan taruh dalam hati kita (keselamatan keluarga besar, rekan kerja, teman baik, bangsa dan negara Indonesia)
  • Anda dan saya HARUS memperkatakan hal-hal yang positif, memperkatakan berkat bagi keluarga, anak-anak, bangsa dan negara Indonesia
  • Hiduplah dengan pola hidup yang memuliakan Tuhan. Baca 1 Petrus 1 : 14-16, menjadi anak-anak yang TAAT dan hidup kudus sama seperti AKU (Tuhan) Kudus

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, April 5, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 7

Imamat
PASAL 7

Korban Penebusan Salah merupakan bagian yang berkenaan dengan “sikap hati”, sesuatu yang kita lakukan tetapi Roh Kudus ingatkan. Ini tidak benar / ini kamu menipu / ini manipulasi / ini bohon, dll. Maka disini kita BELAJAR hidup LEBIH transparan, hidup lebih peka akan pimpinan Tuhan. Tidak berbantahan, tidak berargumentasi dengan Tuhan karena Ia kenal kita luar dan dalam.
I Kor 6 : 19-20 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

Korban Keselamatan, salah 1 alasan yang lalu yaitu kita minta berkat. Tuhan Allah kita SUKA memberkati anak-anakNya. Karena Ia Maha Kaya, Ia adalah pemilik semesta alam. Orang kaya mana yang bisa ditandingkan dengan Tuhan kita Yesus Kristus? Jadi kalau kita minta berkat pada Bapa kita, itu memang yang diajarkan oleh Tuhan sendiri.
Amsal 30 : 7-9 “Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya kalau aku kenyang, aku tidak menyangkalMu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.”

Doa saya agar semua orang suka berkat tetapi minta berkatmu sendiri di hadapan Tuhan dan TIDAK perlu iri dengan berkat orang lain. Belajarlah apa artinya CUKUP, walaupun sedikit sulit. Tetap semangat!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, April 4, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 6

Imamat
PASAL 6

  1. Korban Bakaran
Korban Bakaran itu haruslah tinggal di atas perapian di atas mezbah semalam-malaman sampai pagi hingga menjadi ABU dan kemudian dibuang
Salah satu alasan korban bakaran yaitu untuk memohon pengampunan dosa. Ini mengandung pengertian :
# Dari pihak Tuhan, pengampunanNya itu SEMPURNA, tidak diingat-indat lagi, hilang / tidak ada lagi
# Dari pihak kita (manusia) dosa harus diselesaikan sampai tuntas seperti abu, tidak diambil lagi, tidak diulangi lagi, tetapi DIBUANG

  1. Api mezbah HARUS dipelihara, menyala diatasnya. Janganlah dibiarkan padam. Api mengandung pengertian
# Menguduskan / memurnikan
# Menghangatkan, menerangkan (sebagai tiang api bagi umat Israel)
# Menghanguskan (Api Allah dalam penghukuman, Api Allah dalam peperangan rohani – iblis pasti kalah)
# Api juga dipakai untuk menyatakan kehadiranNya (Musa melihat api disemak belukar, di Kisah Para Rasul pencurahan Roh Kudus dalam bentuk api)
3x disebutkan api mezbah TIDAK BOLEH PADAM, berarti ada penjagaan siang dan malam. Waspada! Roh Kudus telah diberikan dalam hidup kita (dalam hati kita) jadi JANGAN padamkan Roh, belajar peka dengan tuntunanNya, biarlah roh kita juga menyala-nyala dalam pengiringan kita pada Tuhan

  1. Korban Sajian dan Penghapus Dosa
Ada 2x disebutkan “Korban sajian, korban penghapus dosan … dari darahnya … Janganah DIMAKAN, melainkan dibakar HABIS dengan api” ay. 23,30.
Salah satu alasan korban penghapus dosa adalah PENGUDUSAN yang Allah kerjakan di dalam diri kita. Di dalam kehidupan kita ada banyak bagian-bagian yang HARUS terus dikuduskan, dibaharui oleh Tuhan dengan API nya. Jangan dimakan, jangan kedagingan kita lebih besar daripada manusia Roh kita. Hal ini memang butuh latihan, butuh penyerahan yang lebih kepada Tuhan.

Tetap semangat menjalani minggu yang baru dan selamat beraktifitas!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, April 3, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 5-6

Imamat
PASAL 5-6

Korban Penebusan Salah

Pemahaman korban penebusan salah bisa berupa materi : seekor domba jantan tanpa cela atau uang yang setara. Orang yang bersalah HARUS membayar ganti senilai yang dicuri atau dirusak dan ditambah 1/5 harganya. Mengapa? Untuk hal-hal yang lalai atau salah dalam memberi persembahan (5:15-16), atau apabila tanpa sengaja merusak sesuatu milih Tuhan (ay. 17-19), dan untuk menyelesaikan hal-hal yang berkenaan dengan merampas atau menipu orang lain (6:1-4).

Dalam kehidupan kita saat ini ada beberapa hal yang kita temui
  • Bohong demi kebaikan
  • Suka nyumbar (berkata-kata besar)
  • Curi kecil-kecilan (permen)
  • Asal ngomong (ucapan mengutuki, kata-kata kebun binatang)
  • Memandang rendah Tuhan dan orang lain
  • Selalu melihat kearah seksualitas
  • Pola pandangan SELALU negatif / selalu mencurigai orang lain
  • Mencuri kemuliaan Tuhan dalam pelayanan
  • Memberi persembahan dengan konsep pengemis, layak dapat yang kurang = roh kikir
  • Merasa diri layak untuk selalu menang (gak mau kalah)
  • Manipulasi marah untuk mendapatkan sesuatu, dll

Ini sepertinya biasa-biasa saja, tetapi sangat mengganggu dalam pandangan dan menjadi batu sandungan bagi orang lain (terutama mereka yang belum percaya Tuhan). I Kor 8 : 9, “Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.”

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku TIDAK membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, April 1, 2016

Renungan Harian Seri Imamat Pasal 4-5

Imamat
PASAL 4-5

Korban penghapus dosa :
# seekor lembu jantan muda untuk Imam besar dan segenap umat Israel
# seekor kambing jantan untuk tua-tua umat
# seekor kambing betina untuk rakyat jelata
# 2 ekor tekukur / merpati untuk orang miskin
# 1/10 efa tepung terbaik untuk orang yang sangat miskin
# 2 ekor kambing jantan dan seekor domba jantan pada Hari Perdamaian
Alasan : memohon pengampunan Allah, membereskan dosa yang dilakukan tanpa sengaja, menguduskan diri dari kenajisan

Setiap kelemahan, kelalaian, dosa yang kita buat baik sengaja maupun tidak sengaja sekarang datanglah kembali kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Dia yang telah memperdamaikan kita dengan Allah Bapa di Surga lewat kematianNya, jadi kita pasti selamat (Roma 5 : 8-10)

Tetapi bagaimana dengan kelemahan-kelemahan tubuh kita, bahkan masih sering kita lakukan. Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa terus? Padahal kita ini hidup dibawah hukum kasih karunia? Jawabannya sekali-kali TIDAK!
Roma 5 : 17-18 Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu (sudah menerima Kristus dalam hidup kita, percaya kepadaNya). Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan SEKARANG menjadi Hamba Kebenaran. Ini penting, bahwa kita BUKAN hamba dosa. Maka sekarang demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan (Roma 6 : 19-22)

Doa kami : hidupmu dipimpin oleh roh, ada perbedaan yang besar orang yang hidup oleh daging dan hidup oleh Roh. Minta kepada Roh Kudus untuk membimbingmu memahami hal ini (Roma 8 : 1-17). Roh Kudus yang tinggal dalam hidup kita akan terus menuntunmu hari lepas hari.
Selamat mencoba di dalam Tuhan! Sukses selalu


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica