Showing posts with label hakim-hakim. Show all posts
Showing posts with label hakim-hakim. Show all posts

Monday, June 8, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 21

Hakim-hakim
PASAL 21

Sisa-sisa Bani Benyamin

Setelah menang dalam peperangan melawan Bani Benyamin, inilah beberapa keputusan yang diambil dalam hadirat Tuhan :
  1. Orang-orang Israel bersumpah “seorangpun dari kita takkan memberikan anaknya perempuan kepada seorang Benyamin menjadi isterinya”
  2. Satu suku terputus dari orang Israel
  3. Suku Israel yang tidak hadir di Mizpa yaitu Yabesh Gilead maka diputuskan, dibunuh semua laki-laki, perempuan-perempuan dan anak-anak kecuali gadis-gadis perawan – 400 orang yang diberikan pada sisa bani Benyamin (ay. 8-14)

Belajar dari Kisah Bani Benyamin di pasal 19 dan 20 :
Penting untuk berpikir panjang sebelum bertindak
Ini bisa jadi himbauan sekaligus ajakan untuk waspada dalam setiap tindakan karena penyesalan SELALU datang terlambat.

Hidup hanya sekali jangan kita habiskan hanya untuk kepuasan kedagingan kita (Baca Galatia 5 : 19-21). Pastikan anda lebih mengutamakan Tuhan diatas segala kepuasan duniawi.

Sebuah keturunan, keluarga, suku dan pulau, bangsa dan negara itu memiliki nilai yang tinggi diatas semua kepentingan pribadi. Benarkah? YA.
Karena tanpa keluarga, bangsa dan negara kita tidak berarti apa-apa dalam kancah internasional.

Tuhan tetap jadi Tuhan yang kekal, adil dan sangat peduli untuk kalangan yang tertindas. Ia jadi pembela mereka yang terabaikan.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, June 6, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 20

Hakim-hakim
PASAL 20

Sombong dan Rendah Hati

Inilah kisah klarifikasi Kejadian perkosaan – kematian – pengiriman potongan jasad ke 12 suku Israel
Hasilnya : 11 suku SIAP memerangi bani Benyamin – Gibea dengan meyiapkan 400.000 tentara dan sepakat untuk mengirim berita ke seluruh suku Benyamin
(ay. 8,9,2,13)

Reaksi Bani Benyamin : TIDAK mau / tidak memberi respon / meremehkan, menganggap enteng / sepi, seluruh klarifikasi yang diminta dari 1 suku lainnya.
Sombong?

  1. Hakekat manusia sejak dahulu sudah rusak, tidak ada yang benar (Roma 3 : 9-18). Manusia itu tidak memahami dimana posisinya, tidak mengetahui dirinya lemah, tidak menyadari dirinya butuh pertolongan. Bandingkan dengan kisah Pasal 19 : 24-27.
  2. Sombong = meremehkan orang lain, tidak bersedia diberitau, merasa diri lebih baik, lebih mampu. Demikian sikap bani Benyamin – Gibea (ay. 13b)
Ingat firmanNya “Allah menentang orang yang congkak (sombong), tetapi mengasihani orang yang rendah hati” Yakobus 4 : 6b.
  1. Ada 3x disebutkan orang Israel berTANYA kepada Tuhan (ay. 18,23a,28a) kenyataan yang ada “Kekalahan yang dialami orang-orang Israel” + yang gugur 22.000 + 18.000 ay. 21,25. Ini tidak main-main padahal Tuhan menjawab majulah melawan mereka.
Tuhan sedang mengajari umatNya
# Tetap percaya ditengah-tengah situasi yang semakin memburuk
# Tetap mengandalkan Tuhan + Doa menangis, puasa (ay. 26)
# Tidak putus asa (Tanya yang ke3x) ay. 28b, maju, besok, menang! (ay. 30-28 segala kota Benyamiin musnah dengan api, dibumihanguskan. HATI-HATI!
# Manusia yang sombong akan direndahkan, orang yang angkuh akan ditundukkan. Hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu (Yesaya 2 : 11,17)

Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan dan Ia akan meninggikan kamu
Yakobus 3 : 10

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, June 4, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 19

Hakim-hakim
PASAL 19

Hati dan Kelakuan

Diawali dari keluarga seorang Lewi dan gundik dari Betlehem Yehuda, kemudia menjadi serong dan kembali.
Saat ini mereka mencoba hidup yang benar :
# Mencari persinggahan di kalangan umat Israel (lebih mempercayai sesama umat Kristiani) ay. 10-14
# Perbuatan amoral dikalangan umat Israel di Gibea setaraf dengan Sodom dan Gomora (ay. 22b-25). Tingkat kehidupan sexualitas = homo, lesbi, memperlakukan wanita seperti binatang itu sangat menjijikan.
# Solusi tuntutan orang-orang dursila sangat menyayat hati (ay. 25b-28), dunia ini sangat kejam.

  1. Hati adalah Pusat Segala tindakan kita
“Jika suatu pohon dikatakan baik, maka baik pula buahnya; jika suatu pohon kamu katakana tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal” – Matius 12 : 33-35.
  1. Hati manusia itu licik dan jahat adanya. Di Yeremia 17 : 9-10, Tuhan yang menguji dan menyelidiki hati memberikan balasan setimpal dengan perbuatannya.
Puji Tuhan, Allah kita transparan maka semua topeng dan kemunafikan tidak berlaku dimata Tuhan.
  1. Jagaah hatimu dari SEGALA kewaspadaan karena dari sanalah terpancar kehidupan (Amsal 4 : 23)
Hati ini HARUS di cover setiap saat dan perbuatan harus seimbang dengan barometer firmanNya, maka aura kasih Allah bisa terpancar.
  1. Pembalasan dendam orang Lewi (hatinya) terhadap suku Gibea, membawa dampak perbuatan yang tragis atas gundiknya (ay. 25a, 29). Pemotongan mayat menjadi 12 bagian dan pengiriman kepada 12 suku umat Israel.
Ingatlah, hati-hati dengan emosi yang membara membawa pada tindakan anarkis dan kerugian bagi diri sendiri.

Apa yang paling menarik hati Tuhan dalam kehidupanmu? Hatimu.. Hatimu..

“Korban sembelihan kepada Tuhan yaitu jiwa yang hancur, hati yang patah dan remuk TIDAK akan Kupandan hina” Mazmur 51 : 17

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, June 2, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 18

Hakim-hakim
PASAL 18

Bani Dan & Pengharapannya

Kembali menyimak pembagian Milik Pusaka Suku Dan (Yosua 19 : 40-48), maka lahan mereka tidak memadai dengan jumlah suku Dan yang banyak. Kali ini bani Dan tampil 5 orang gagah perkasa, dengan tujuan mencari kembali bagian milik pusaka mereka yang BELUM direbut. Karena kemalasan dan keengganan mereka sendiri (ay. 9b).

Belajar dari kisah Bani Dan,
  1. Setiap nubuatan yang Tuhan beri melalui hambaNya (Musa / Yosua) entah itu berupa masing-masing suku dan profetik yang dilepaskan, pastikan Anda menangkap dan mengIMANinya.
Profetik / pernyataan-pernyataan Tuhan dari zaman Abraham, Musa, Daud, Yesus hingga kini TETAP BERLAKU, karena Tuhan menyiapkan hati anak-anakNya masuk dalam penggenapan janji-janjiNya. Tetapi apabila anda meremehkan / memandang rendah nubuatan Tuhan, maka TIDAK akan pernah mengalami penggenapan janji-janjiNya (I Tesalonika 5 : 20-21).
  1. UmatKu binasa karena TIDAK mengenal Allah (Hosea 4 : 6a, ini kuncinya). Pasal 17 : 6, 18 : 1a
# Karena engkau menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku
# Karena engkau meLUPAkan pengajaran Allahmu, maka Aku juga melupakan anak-anakmu (Hosea 4 : 6b)
Sebelumnya kita belajar pentingnya pengajaran karena dampaknya membawa pada kebinasaan, penolakan dan bahkan kehancuran generasi selanjutnya. Ingat dan berhati-hatilah!
  1. Hampir seluruh tokoh-tokoh di jaman Hakim-Hakim ADA tindakan menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan. Tetapi anugerah Tuhan melimpah buat umat Israel (ay. 9-21, 26,30).
Isilah hari-harimu dengan pengenalan yang benar akan Firman dan Tuhan kita Yesus Kristus karena akan datang masanya TIDAK ada lagi kesempatan untuk mengisi diri tetapi MENGGUNAKAN setiap Firman Tuhan didalam lembaran hidupmu.

FirmanKu yang keluar dari mulutKu ia TIDAK akan kembali kepadaKu dengan sia-sia,tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, ia akan BERHASIL dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya – Yesaya 55 : 11

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, May 31, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 17

Hakim-hakim
PASAL 17

Pentingnya pengajaran

Pada zaman itu tidak ada raja di Israel, setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri. Hal ini menjadi dasar nilai-nilai di jaman Hakim-Hakim, sangat rawan dan bahaya karena TIDAK ada pedoman / pengajaran sebagai tolak ukur.

Konsep pemahaman tentang Tuhan Allah Israel menjadi rancu antara Mikha dan ibunya
* Efod dan Terafim >< Patung
* Imam orang Lewi >< Kutuk / berkat

Pentingnya pengajar di dalam keluarga dan jemaat Tuhan (gereja)
  1. ADA pengenalan yang benar keapada Tuhan yang kita sembah
# Yesus = Juru selamat umat manusia, hanya melalui Yesus kita beroleh keselamatanan (Kisah Para Rasul 4 : 12)
  1. Supaya umatNya bisa berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Tuhan
  2. Supaya kita bisa menjadi umat Tuhan yang berkemenangan, sukses dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati
  3. Agar generasi berikutnya TETAP memiliki konsep yang benar tentang Tuhan Allah yang besar dan benar

Hargai setiap kesempatan yang Tuhan beri, ketika kita bisa membaca Alkitab dengan leluasa, bisa mengikuti KKR, seminar, pendalaman Alkitab, Persekutuan Doa, dll
Isi manusia roh mu dengan kebenaran firmanNya, karena pada waktunya pasti akan mengalir keluar menopangmu, menolongmu, memeberkati orang lain yang dalam kesulitan dan melengkapi generasi anak-anak muda

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, May 29, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 16

Hakim-hakim
PASAL 16

Simson yang terlena

Ketika orang Israel merasa aman dan sudah bisa hidup lebih baik, maka Simson terusik dengan kedagingannya lalu pergi mencari perempuan sundal di Gaza

Setiap orang yang percaya kepada Tuhan, menerima anugerah keselamatan tetapi kita perlu bertumbuh didalam karakter (Galatia 5 : 22-23) dan di dalam perangai manusia lama kita (Galatia 5 : 19-21) menuju habbit yang baik (Roma 12 : 9-21)

Inilah Simson yang dewasa, Ia tampil di usia 40 tahunan dan jatuh cinta pada Delila
  1. Simson yang dewasa, tetapi TIDAK menjamin perangai nya dewasa
Terhadap percabulan, kecemaran, hawa nafsu Simson gagal melewatinya
Semua orang pasti melewati fase ini, tetapi Simson melewati dengan tanpa pernikahan yang benar
  1. Simson menganggap ringan / enteng, gampang menyelesaikan masalah wanita
Perempuan terlihat lemah, tidak kuat tetapi bisa menjerat, mengikat, menghancurkan kaum pria (ay. 5,16)
Perempuan memiliki berbagai cara untuk mendapatkan tujuannya – uang
(ay. 6-14)
Kekejaman perempuan bisa melebihi kekejaman pria, apa lagi ini hasutan datang dari Raja Filistin (ay. 18,21)
  1. Simson tidak menghargai dirinya sebagai Nazir Allah (13 : 4-5) dengan hidup sembarangan
  2. Simson kurang / tidak mengandalkan Tuhan, ini terbukti di ayat 20b “Tetapi tidaklah diketahuinya bahwa Tuhan telah meninggalkan dia”
Berhati-hati lah!
  1. Doa akhir Simson (ay. 28)
Akhir hidup Simson yang tragis
# dari yang terkuat menjadi bahan tertawaan orang Filistin
# dari yang gagah perkasa menjadi penggiling di penjara
# Simson mengakhiri hidupnya guna membalas kedua matanya (untuk diri sendiri)

Kekristenan adalah sebuah pertumbuhan karakter dan kebiasaan perilaku kita (Roma 12 : 9-21). Hargailah setiap fase dalam kehidupanmu dan berbuah terus di dalam kerajaanNya.

Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan, sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan –
2 Korintus 10 : 17-18

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepad a mereka yang bersungguh hati terhadap Dia – 2 Tawarikh 16 : 9a

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, May 27, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 15

Hakim-hakim
PASAL 15

Mata Air Penyeru

Simson di pasal 15 mencerminkan sosok pribadi anak Tuhan yang luar biasa, dari cara menghadapi keluarga istrinya, sikap menghadapi orang Filistin yang menjajah orang Israel 40 tahun lamanya (ay. 9-11)

Simson sebagai alah Tuhan yang baik :
  1. Simson cermin karakter Tuhan
Sikap semena mena orang Filistin terhadap istrinya, maka pernyataan Simson tegas dan tandas (ay. 3)
Cara pembalasan yang dipakai Simson serupa tindakan Tuhan di pasal-pasal sebelumnya (ay. 4-5), 300 anjing hutan
Dengan tulang Rahang Keledai, orang Filistin mati 1000 orang (ay. 14-17)
  1. Kekuatan Simson hanya titipan Tuhan
Semua kesuksesan dan keberhasilan kita, itu hanya titipan Tuhan, sebagai bagian dari perjalanan hidup ini. Jadi JANGAN SOMBONG
Dibalik keberhasilan, acapkali diiringi dengan batu-batu kerikil / jurang yang menghadang, apakah anda menyadarinya dan mengantisipasi sebelum terjadi? (ay. 18)

Mata Air Penyeru (ay. 19), inilah air yang Tuhan belah dari liang batu, guna menyambung nyawa Simson secara fisik. Ini membuktikan setiap manusia memiliki kelemahannya, setiap manusia butuh Anugerah Tuhan dan uluran tanganNya.
Maka amanlah Israel 20 tahun lamanya (ay. 20)

Semangat dan jadilah pribadi-pribadi yang sukses di dalam Tuhan!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, May 25, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 14

Hakim-hakim
PASAL 14

Memahami Rancangan Tuhan

Hakim-hakim 13 : 1 menyatakan “40 tahun orang Israel ada di tangan orang Filistin” ini merupakan suatu jangan waktu yang panjang dan solusinya masih BELUM ada
Hingga Simson hadir (13 : 24) dan tampil di Timna (14 : 1)

Tuhan itu Maha Kuasa, Maha Hadir, Maha Tau dan SEMPURNA
Bagaimana manusia yang serba terbatas ini mampu memahami kehendak Tuhan?

  1. Kehendak Tuhan selalu berkaitan dengan Kerajaan Allah (UmatNya Israel)
Tetapi orang tua Simson tidak tau bahwa hal itu daripada TUHAN asalnya : memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Sikap Simson dengan menikahi wanita Filistin merupakan sebuah rekayasa Tuhan agar Simson bisa masuk ke area Filistin. Hal ini merupakan penyimpangan dari peratuan Tuhan (baca ay. 3) tetapi cara ini dipakai untuk menggenapi destiny Tuhan “menyelamatkan umatNya dari penindasan Filistin”, hal ini dalam kondisi khusus
  1. Kekuatan Simson sebagai Nazir Allah (13 : 25, 14 : 6a) tetapi hidup tetap ada dalam Jalur Tuhan
Keunggulan / kekuatan seseorang hanyalah sebuah titipdan dan Tuhan memandang sikap dan perlakuanmu melebihi keunggulan dan talentamu
  1. Simson pribadi yang smart, terbukti dengan teka teki yang diajukan tetapi hidup HARUS sportif
Anak-anak Tuhan harus smart tetapi tetap ada dalam jalan-jalanNya, tidak mengancam dan berlaku semena-mena (ay. 15), sportif dalam tantangan, berusaha lebih lagi, berani menerima resiko apabila kalah (ay. 19)

Rancangan dan kehendan Tuhan PASTI untuk kebaikan dan kebahagiaan anak-anakNya, tetapi pelaksanaan di lapangan sangat menentukan hasil akhir. Apakah anda bermain dengan benar dan sportif?

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, May 23, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 13

Hakim-hakim
PASAL 13

Tuhan pakai keluarga Manoah

Mengapa Tuhan memilih Manoah / berbicara kepada istri Manoah?
# Karena Manoah, seorang suami yang biasa mencari wajah Tuhan / curhat dengan Tuhan (ay. 8)
# Karena istri Manoah, soerang yang menghormati suaminya (ay. 6a)
# Istri Manoah beroleh perkenanan Tuhan – 2x Tuhan perintahkan malaikat untuk menampakkan diri kepadanya (ay. 3a, 9) dan membeirkan firmanNya (ay. 3b-5,13-14)
# Istri Manoah memahami konsep persembahan yang diterima Tuhan, pengenalannya terhadap Tuhan melebihi seangakatannya (ay. 23)

Belajar dari Keluarga Manoah,
Tuhan memakali keluarga-keluarga baik untuk melahirkan anak-anak yang efektif
Anak-anak Tuhan yang spektakuler, selalu lahir dari keluarga-keluarga yang cinta Tuhan
Anak-anak Tuhan yang siap dipakai, selalu muncul dari orangtua-orangtua yang senantiasa mencari wajah Tuhan
Anak-anak yang kuat, siap di ladang Tuhan, lahir dari benih-benih firmanNya dari pengajaran-pengajaran yang kuat dari orang tua / Pembina rohani yang baik

Hai bapak-bapak, ibu-ibu milikilah hati yang seperti demikian “Tuhan pakailah anak-anak kami sesuai dengan profesinya bagi kemuliaan namaMu”
Ini BUKAN berarti semua anak-anakmu menjadi hamba Tuhan, tetapi Tuhan pakailah profesi anak-anak kami sebagai alat bagi KerajaanMu
Latihlah anak-anakmu sejal kecil dengan habbit-habbit yang baik, tingkat disiplin yang memadai (ay. 4-5)
Habbit anak diawali dari dalam kandungan, dari contoh orang tua, lingkungan. Tetapi semua ini bisa DIBINA dengan melibatkan Tuhan dalam hidup pribadimu

SEMANGAT!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, May 21, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 12

Hakim-hakim
PASAL 12

Manusia hanya melihat sukses

Ketika Yefta menang terhadap Bani Amon maka Efraim datang menuntut jasa.
Apakah yang sesungguhnya dimiliki manusia? Bukankah hembusan nafaspun TIDAK ada didaam genggaman tangannya?
# Menuntut jasa
# Gila hormat
# Sok adil
# Sombong
# Hati yang degil
# Iri hati dan selalu iri dengan orang lain
# Tidak rela, tidak mau orang lain berhasil

Tuhan melihat hati Yefta melebihi melihat Efraim, walaupun Efraim merupakan salah satu suku yang Tuhan bentuk sendiri. Disini Tuhan tidak menyayangi Efraim yang mati sampai 42.000 orang (ay. 6). Hadirlah dihadapanNya dengan tulus ikhlas daripada pakai segala aksesoris manusia yang TIDAK ada nilainya apa lagi dengan segala macam argumentasi.

Dimata manusia, hanya menyukai kesuksesan tetapi Tuhan berkata “Akulah sendiri SUMBER segala kesuksesan”. Manusia berbinar-binar melihat kekayaan tetapi Tuhan berkata “Akulah pemiliknya, bahkan semua itu taat sama AKU”.

Manusia mereka-reka yang jahat tetapi Tuhan merancangkan yang baik dalam kapasitas kita masing-masing.

Tuhan TIDAK melihat anak-anakNya muncul sebagai PENDIDIK / Pengajar dalam kalangan umat Israel dan di dalam keluarga-keluarga. Entah itu Gideon, Yefta, Ebza (ay 8-10), Elon (ay. 11-12), Abdon bi Hilel (ay. 13-15) dan hakim-hakim berikutnya.
Inilah kelalaian dari generasi sesudah Yosua, TIDAK ada pengajaran dari pemimpin / orang tua baik tentang 10 Hukum Allah, peraturan-peraturan dan perintah-perintahNya.

Di Kitab Ulangan, pengajaran demi pengajaran Musa tanamkan buat umat Israel maka lahirlah generai Yosua yang TIDAK pernah disebut “Bangsa yang tegar tengkuk” (Bisa dicari di Kitab Yosua TIDAK ADA).
Sebaliknya di kitab Hakim-Hakim, Tuhan selalu mengatakan “Bangsa ini melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dengan menyembah kepada ilah lain dan menolak Tuhan” Hakim-Hakim 2 : 11-13,19.

Bangkitlah hai imam-imam Tuhan LEPASKAN pengajaran lewat firmanNya
Bangunlah hai pengajar-pengajar Kristus, berdirilah dan BAGIkanlah nilai-nilai kebenaran untuk generasimu dan anak-anaku
Bangkitlah hai laskar-laskar Kristus latihah dirimu, milikilah roh yang tangguh, yang kuat, yang siap menghadapi segala perubahan. BERDIRIlah TEGAK dengan pengharapan di dalam Yesus Kristus Tuhan kita

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, May 19, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 11

Hakim-hakim
PASAL 11

Yefta Pahlawan Gagah Perkasa

Mengapa di ayat 1 Tuhan menyebut Yefta seorang Pahlawan yang gagah perkasa? Apa keunggulannya dibandingkan dengan Abimelekh?

Yefta lahir dari seorang perempuan sundal, Abimelekh dari seorang gundik.
Merek berdua memiliki perangai yang mirip : pemberani, jiwa pemimpin, berawal dari perasaan tertolak, dikucilkan, jiwa pemberontakan, bertumbuh dalam lingkungan yang keras.
Yefta diangkat menjadi pemimpin umat Israel, sedangkan Abimelekh mengangkat dirinya sendiri menjadi pemimpin dengan membunuh 70 saudaranya.
Yefta memulai kariernya bersama Tuhan (ay. 11b), sedangkan Abimelekh bermula jadi orang kuat dalam pandangan manusia. Inilah yang membuat perbedaan yang besar dan Tuhan menyebut Yefta sebagai Pahlawan yang Gagah Perkasa!

Kita belajar dari Yefta,
  1. Setiap orang pasti memiliki masa lalu tersendiri (ay. 1-3). Tetapi pengenalan akan Tuhan dan kesungguhan hatinya untuk berpatu dan mengandalkan Tuhan itu nyata (ay. 9,11b).
Tuhan mengenalmu sejak dari kandungan, bayi, hingga saat ini. Bagi Tuhan “masa lalu” TIDAK pernah diperhitungkan, tetapi disaat anda membuka hatimu kepadaNya “itulah awal dari segalanya”. Anda akan menjadi pribadi yang baru dan sempurna di mataNya.
  1. Yefta mengenal Tuhan SAMA seperti ia mengenal sejarah umat Israel (cermat, teliti, tahu dengan pasti) – ay. 12-27. Bagi Yefta kemenangan Israel dengan segala warisan tanah adalah Karya Tuhan Allah sepenuhNya.
Ini adalah sebuah nilai + dimata Tuhan, apa lagi Yefta membandingkan Tuhan sebagai Pemenangan dengan allah kamos bani Amon (ay. 24). Bangga kepada Tuhan Allah kita sebagai pemenang!
  1. Yefta seorang yang menepati nazarNya kepada Tuhan AllahNya (ay. 30-31) meskipun ia HANYA memiliki anak tunggal perempuan saja. Hal ini sungguh luar biasa (ay. 34-39)

Inilah jiwa satria Yefta
Inilah hati seorang pria yang berpadanan kata dan perbuatannya
Inilah seorang pemimpin yang perkasa baik di lapangan (diladang) dan dirumah (dikeluarga)

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, May 17, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 10

Hakim-hakim
PASAL 10

Dimanakah anda hari ini?

Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang biasa, tetapi bagi Tuhan pertanyaan ini spesial karena ketika Adam jatuh dalam dosa, pertanyaan ini yang muncul dari Tuhan “Dimanakah engkau (Adam)?” – Kejadian 3 : 9
Inilah pohon kehidupanmu, apakah masih melekat pada pokok anggur yang benar atau melekat pada pekerjaan, uang, hartamu, wanita atau kedudukan dan kekuasaan?

Kepada Tola (ay. 1-2) dan Yair (ay. 3-5) jelas dikatakan “mereka menyelamatkan orang Israel 23 tahun dan 22 tahun lamanya.

Inilah posisi umat Israel saat itu, beribadah kepada baal, asytoret, kepada allah orang Aram, Sidon, Moab, Amon, Filistin (5 kerajaan yang ada saat itu) dan Tuhan ditinggalkan oleh mereka.
Inilah pohon kehidupan umat Israel, jauh meninggalkan Tuhan.

Dan kemudian Tuhan Allah lakukan dalam tahun itu jugal orang Israel DITINDAS dan DIINJAK mereka 18 tahun lamanya. Tuhan tinggalkan dan membuang mereka (ay. 11-14)

Kenali Tuhan Allahmu dengan benar dan tetap teguh padaNya, kata Yesus kepadamu:
·         Akulah jalan dan kebenaran dan hidup
Jika hari ini anda TIDAK ada jalan keluar atau solusi maka ingatlah Yesus itu solusimu, jalan bagimu. Jika pohon kehidupanmu sudah kering, layu terkulai ingat Yesus, Dialah sumber kehidupanu, melekatlah kepadaNya dan pasti anda akan dipulihkan.
·         Akulah terang dunia (Yohanes 8 : 12)
Jika hari ini anda ada didalam kegagalan, keputusasaan, kegelapan, kekecewaan ingatlah Yesus adalah TERANG yang menerangi hatimu, yang menerangi pikiranmu yang kalut, yang menerangi jiwamu yang hopeless dan membawamu terbuka dan keluar dari semua situasimu.
·         Akulah kebangkita n dan hidup (Yohanes 11 : 25)
Jika anda seda dirudung berbagai penyakit dan diambang kematian karena vonis dokter, ingatlah Yesus adalah Sumber Kehidupanmu! Dia yang mampu menyingkirkan segala penderitaan oleh karena sakit. Ia yang menggantikan semua sakit penyakitmu, Ia yang sudah menang dari kematian menuju kebangkitan. Pastinya oleh bilur-bilurNya anda menjadi sembuh.
·         Jangan takut, Akulah yang awal dan yang akhir (Wahyu 1 :17b)
Jika anda sedang dalam kekuatiran, kebimbangan, kecemasan ingatlah Yesus berkata “Jangan takut” Dialah tempat perlindungan kita yang paling teguh, Yesuslah AWAL dari segala sesuatu dan akhir dari semua yang ada. Yang pasti Yesus bisa diandalkan, bisa disandari, bisa didekati, bisa disapa setiap waktu. Bisa diajak tukar pikiran dalam segala keadaan. Yang pasti Yesus itu SEMPURNA.

“Jangan sekali kali meninggalkanNya, jangan sekali kali melupakanNya,
jangan sekali kali menggantikanNya dengan apapun”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, May 15, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 9

Hakim-hakim
PASAL 9

Abimelekh hanya orang yang melintas

Didalam hidup ini, Tuhan memberikan orang-orang yang melintas lewat keluarga, saudara seiman, rekan kerja, dll. Ada yang sangat terkesan adan yang tidak terkesan  dan lalu pergi tanpa bekas.

Siapakah Abimelekh?
Anak Gideon dengan gundiknya dari 70 anak Gideon TIDAK ada yang disebutkan namanya kecuali Abimelekh dan Yotam (8 : 30-31)
Seorang yang amibisius (ay. 1-2) haus akan kekuasaan (ay. 6), kejam dan keji sertia pembunuh 69 saudara sekandung dari ayah yang sama (ay. 4-5a)

  1. Apa yang ditabur, itulah yang dituai (Galatia 6 : 7b) Tuhan memberikan waktu anugerah 3 tahun buat Abimelekh (ay. 22) dan Tuhan menuntut darah 70 saudaranya yang mati di tangan Abimelekh (ay. 23-24)
  2. Pemahaman orang kuat dalam pandangan manusia (Abimelekh)
# Bisa menguasai dan memimpin sebagai Raja, Presiden
# Menyelesaikan masalah dengan kekerasan, mengancam, membunuh
# Otoriter dan sewenang-wenang
# Menang dalam peperangan dan merebut seluruh area jadi miliknya
# Kaya dan sukses
Hati-hati dengan kriteria ini, semua nampak wah… Tetapi keseluruhannay mengarah pada kedagingan belaka, egosentris, serakah.
  1. Mengapa nama Yotam dicantumkan di perikop ini di alkitab?
Hanya 1 saja tujuannya mengingatkan “Hiduplah dengan berlaku setia dan tulus ikhlas” bagi Tuhan, orang tua, keluarga
  1. Apa kata Tuhan dengan Abimelekh?
Ia tidak lebih daripada sebuah batu kilangan, tinggal DIBUANG saja (ay. 53-54), TIDAK ADA nilainya. Abimelekh hanyalah sesosok pribadi yang lewat saja, nggak ada artinya di mata Tuhan

“Apa kata Tuhan tentang dirimu dan diriku? Apakah anda sebagai sosok pribadi yang sangat spesial di mata Tuhan atau sebagai pribadi yang sambil lalu saja?”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, May 13, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 8

Hakim-hakim
PASAL 8

Gideon bertindak sebagai Pahlawan

Siapakah Gideon?
# Seorang penakut yang tidak berani menghadapi orang (6 : 11)
# Seorang yang mengenal sejarah Kebesaran Tuhan Allah (6 : 13a)
# Seorang yang kenal suara Tuhan dan konsep mempersembahkan korban kepada Tuhan (6 : 17-22)
# Tidak ada konsep dan strategi berperang

Gideon jadi Pahlawan di tangan Tuhan (6 : 12b), karena Tuhan yang mengutus (6 : 14b) dan Tuhan yang menyertainya (6 : 16)

Tuhan mau Gideon BANGKIT dengan pola dan strategi mujizat!
Gideon dipenuhi Roh Tuhan (6 : 34), dan Gideon mendengarkan arahan-arahan TUhan (7 : 2,4,7,9)

Tuhan pulihkan kepemimpinan Gideon
Sikap yang bijaksana terhadap orang-orang Efraim (8 : 1-3)
Cara mengatasi tentara-tentara yang lelah dan sikap positif, tegar ditengah-tengah keadaan yang serba mendesak (ay. 4-9)
Semangat Gideon mengalahkan musuh hingga selesai (ay. 11-12,21) dan kembali membalas segala sikap sombong dari musuh (ay. 5-9, 13-17)

Tuhan melalui Gideon memberikan keamanan 40 tahun lamanya bagi Israel (ay. 28)

Diberikatilah hamba-hambaNya yang datang dalam nama Tuhan Yesus
Diberkatilah anak-anakNya yang senantiasa berpaut dan mengandalan Yesus Kristus
Diberkatilah umatNya yang mengasihi Tuhan dan mengutamakan Dia diatas sgalanya

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica
P.S Hari ini adalah hari spesial Ibu Irene Yossica berulang tahun yang ke 63
Semoga Tuhan memberikan umur panjang, kekuatan, kesehatan, sukacita dan damai sejahtera bagi Ibu Irene Yossica

Monday, May 11, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 7

Hakim-hakim
PASAL 7

Cara Tuhan Menyiapkan Perang

  1. Tuhan siapkan pribadi pemimpin dan tentara-tentara yang berkomitmen
·         Pribadi Gideon dipulihkan secara utuh oleh Tuhan, agar bangkit memimpin Umat Israel dengan konsep dan paradigm yang baru (ay. 9-14).
·         Untuk tentara yang berkomitmen melalui penyaringan yang ketat (ay. 2-4). Seorang yang berkomitmen tercemin dalam setiap tindakan dan perbuatannya (ketika minum air di sungai – ay. 5-7).
  1. Tuhan cukup pakai sangkakala, buyung kosong dan 300 orang saja
·         Kemenangan sudah menjadi makanan Tuhan setiap saat, bahkan Tuhan kita Yesus Kristus TIDAK KENAL kalah, tetapi zaman Gideon kekalahan menjadi makanan setiap saat.
·         Tuhan TIDAK mau umat Israel yang sudah jauh dari Tuhan dan saat ini dalam peperangan masih tetap sombong karena jumlah 30.000 tentara. Tuhan pangkas menjadi cukup 300 orang. Hal ini dari sisi strategi perang, semua perhitungan Tuhan tidak masuk akan. Disini Tuhan HANYA mau menunjukkan SEMUA kemenangan berasal dari Tuhan dan strategi manusia tidak diperlukan.
  1. Berserulah “Demi Tuhan dan demi Gideon ay. 18b, Pedang demi Tuhan dan demi Gideon ay. 20b”
·         Dalam nama Yesus, nama diatas segala nama maka terjadilah mujizat Tuhan dan kemenangan dipihak Israel (ay. 21-25)

“Kenali cara-cara Tuhan bertindak, kerjalah Tuhan melebihi kemenangan-kemenangan yang ada, dapatkan selalu perkenananNya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, May 9, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 6

Hakim-hakim
PASAL 6

Gideon dan Pernyataan Tuhan

Untuk kedua kalinya firman berkata “Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan Orang Midian 7 tahun lamanya”, dan orang-orang Israel menjadi sangat melarat

Beberapa pernyataan Tuhan atas umatNya :
Akulah Tuhan Allahmu yang menuntunmu keluar dari tanah perbudakan Mesir
(ay. 8-9)
Janganlah menyembah allah orang Amori, tetapi kamu TIDAK mendengarkan firmanKu (ay. 10)
Kamu MENOLAK, TIDAK percaya, TIDAK menghiraukan dan menentang Tuhan!

Jika ajakan dan tawaran Tuhan TIDAK diterima, seruan untuk berubah TIDAK didengarkan, maka satu-satunya solusi terbaik adalah diserahkan pada bangsa lain untuk ditindas dengan sangat keras (Baca Ulangan 28 : 50-52, 65-66)

  1. Seruan Israel (ay. 6b) membuahkan tindakan Tuhan terhadap Gideon yang muda, dan Tuhan tidak memandang hina setiap seruan anak-anakNya. Tuhan menyendengkan telingaNya untuk menjawab setiap seruanmu. Tuhan memberikan dukungan dan harapan buat setiap teriakan anak-anakNya.
  2. Tuhan mengutus orang-orang pilihanNya (ay. 14b) untuk maksud dan rencanaNya yang mulia.
Sebuah panggilan dan pengutusan merupakan 1 paket yang mulia. Dimana Tuhan sebagai pencipta langit dan bumi meresponimu menjadi Wali Tuhan dalam bertindak secara manusia. Dalam kenyataan yang ada, banyak anak-anakNya justru merasa malu, hina kalau menjadi hamba-hambaNya atau sebagai alatNya Tuhan.
  1. Minta tanda dari Tuhan TIDAK salah tetapi itulah cermin dari imanmu.
Tuhan kita adalah sang PENCIPTA. Dari tidak ada menjadi ada, dari ada sampai lenyap, kosong, mati. Dari dulu sampai sekarang, sampai selama-lamanya. Dari kekal sampai kekal, tidak terbatas. Tetapi anda minta tanda sekecil embun pagi dll (ay. 17-21, 37-40). Hal ini membuktikan IMAN yang dangkal, iman pemula, iman yang harus ada bukti, dan Tuhan menghargaimu.

“Bertumbuhlah dalam pengenalanmu, berakarlah dalam kebenaranNya, berbuah lebat bagi kerajaanNya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica