Showing posts with label genesis. Show all posts
Showing posts with label genesis. Show all posts

Friday, January 1, 2016

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 40

Kejadian
PASAL 40

Selamat Tahun Baru 2016!
Mari memulai hari yang baru di tahun yang baru dengan menyediakan waktu untuk bersekutu dengan Allah, membaca FirmanNya dan merenungkannya bagi kehidupan kita.

Yusuf ada di dalam penjara, ia ditahan di rumah kepala pengawal raja dan ada 2 orang penting yaitu juru masak dan juru minum yang masuk tahanan bersama Yusuf.
Disini kita belajar TIDAK BERORIENTASI PADA DIRI SENDIRI. Ketika semua berjalan lancar, menyenangkan, maka mudah bagi kita untuk menolong orang lain dan memberkati sesama. Namun ketika berada dalam kesesakan, penderitaan, dalam penjara, apakah anda dan saya masih bisa memperhatikan orang-orang disekeliling kita? 
Yang mungkin membutuhkan kita? 
Ini bukanlah hal yang mudah. 
Ini butuh perjuangan melawan kedagingan kita.

-> Yusuf memilih TIDAK mau hanya memperhatikan diri sendiri, tetapi ia keluar dari ketidakberdayaan dirinya dan berperan positif.
-> Ia berbagi kasih dengan 2 pembesar itu “Mengapakah hari ini mukamu semuram itu?” “Ceritakanlah kiranya mimpimu itu kepadaku, bukanlah Allah yang menerangkan arti mimpi ini?”

Bisakah anda dan saya belajar tidak berorientasi pada diri sendiri, di tengah-tengah situasi dan kondisi yang tidak mendukung?
Kita juga belajar dari Yusuf yang memberi nilai-nilai pengharapan dengan menjelaskan arti mimpi dari juru masak dan juru minum dengan jujur, murni dan benar. Kemudian hal itu pun terjadi tepat seperti yang dikatakan oleh Yusuf.

-> Pernahkah anda berpikir Tuhan akan memakai setiap perkataan yang diucapkan lewat mulut bibirmu?
-> Tahukah anda, Tuhan sedang siapkan kita menjadi saluran berkat bagi orang-orang yang Tuhan ijinkan bertemu dengan kita? Entah teman sekolah, kuliah, keluarga besar, rekan kerja dan seprofesi dengan kita.

Maukah anda dan saya belajar untuk selalu tidak berorientasi pada diri sendiri, tetapi memberi nilai-nilai pengharapan kedepan bagi orang-orang disekeliling kita?
Jesus love you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, December 31, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 39

Kejadian
PASAL 39


Di hari terakhir di Tahun 2015 ini mari kita belajar dari sosok Yusuf dan merefleksikannya dalam kehidupan kita masing-masing agar kita semua dapat memulai tahun yang baru 2016 dan yakin untuk mengakhiri tahun 2015 dengan baik 

Awal yang baik :
* Awal di Mesir dengan Potifar sebagai kepala pengawal Raja
* Sukses karena Penyertaan Tuhan, kita tau bahwa penyertaan Tuhan itu sudah lebih dari cukup
* Tuan Potifar menyadari Yusuf ini adalah orang andalan
* Kesempatan untuk NAIK di depan mata, sekali lagi Tuhanlah yang memberkati Yusuf untuk sukses di rumah & di ladang

Awal keberhasilan sudah berusahan penuh, tetapi mempertahankan keberhasilan tetap HARUS maksimal
Pertengahan waktu Yusuf atau kita, akan selalu diperhadpkan pada PILIHAN
Setia atau mengkhianati?
Cara-cara natural atau instant?
Jujur atau suap?
Kebenaran atau manipulasi?

Ini semua menguji kita di pertengahan waktu, disini yang dibutuhkan adalah kualitas pribadi yang HANDAL

Kita lihat kualitas pribadi Yusuf :
1.     Hati yang TAKUT AKAN TUHAN
2.    Tuhan diatas wanita (sex)
3.    Tuhan diatas harta
4.    Tuhan diatas kekuasaan
5.    Tuhan diatas manusia

Kualitas pribadi yang baik seperti Yusuf lah yang membuat Tuhan mencurahkan kesuksesan dan berkat-berkatnya kepada kita. Peluang dan kesempatan selalu ada dan tebuka di hadapanNya.

“Kesuksesan seseorang SELALU diawali dengan PENYERTAAN TUHAN”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Pada akhirnya kami mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016 semoga berkat, sukacita dan damai sejahtera Allah menaungi hidup kita sekarang sampai hari-hari yang akan datang
Tuhan Yesus memberkati!

I want to wish you all a Happy New Year 2016, may the blessing, joy and peace from God be with us from today till days that yet to come
God bless you!

Wednesday, December 30, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 38

Kejadian
PASAL 38


Disini kita mempelajari sosok Yehuda dan kehidupan pribadinya, ia merupakan anak ke 4 Yakub dan Lea.
Yehuda disini diceritakan bahwa ia meninggalkan saudara-saudaranya, lalu ia melihat seorang perempuan Kanaan yaitu Syua dan ia pun mengawininya.
Bahaya-bahaya dari menjauhkan diri / meninggalkan komunitas kita yaitu keluarga, saudara seiman, pemimpin rohani (baca Ibr. 10 : 25)
1.     Dengan mudah Yehuda menikah dengan orang Kanaan (pernikahan ini tidak sesuai dengan Tuhan)
2.    Keturunan yang TIDAK diberkati
Er, anak sulung Yehuda dikatakan jahat, melakukan sesuatu yang tidak berkenan kepada Tuhan maka Tuhan membunuh dia
Onan, anak kedua nya juga bersikap jahat di mata Tuhan sehingga Tuhan membunuhnya
3.    Keluarga yang tidak diberkati, istrinya Syua juga mati
4.    Pola kehidupan Yehuda menyimpang, telah 2x disebutkan Yehuda melihat dan kemudian menghampirinya karena disangka perempuan sundal
Disini nilai-nilai kekudusan dan hidup takut akan Allah sudah menjauh dari kehidupan Yehuda

Hati-hati Ibrani 10 : 25, 24 berkata Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati dan semakin giat. Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik
Bukankah kita sering MALAS beribadah kepada Tuhan di hari minggu / persekutuan doa dan persekutuan kelompok? Kita memilih menjauhkan diri dari keluarga, gereja, saudara seiman, pemimpin rohani
Marilah kita belajar dari kegagalan kehidupan Yehuda, dengan TIDAK menjauhkan diri dari komunitas kita

“Bersama kita belajar untuk saling MEMPERHATIKAN, saling MENDORONG dan saling MENASEHATI satu sama lain dalam berbuat baik”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, November 6, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 36

Kejadian
PASAL 36

Tuhan memilih 1 orang – Abraham, Tuhan meletakkan dasar yang teguh
Tuhan memilih 1 keluarga – Yakub, Tuhan membentuk 1 bangsa
Tuhan menetapkan Negara Israel
Akulah ALFA & OMEGA, yang AWAL & yang AKHIR
Yang memulainya dari tidak ada menjadi ada
Bukan kamu yang memilih AKU tetapi AKUlah yang memilih kamu
Dapat kita lihat bahwa cikal bakal bangsa ISRAEL yaitu dari 12 anak Yakub yang kemudian menjadi 12 suku kerajaan Israel, dan begitu pula cikal bakal bangsa EDOM berasal dari keturunan Esau. Sering kali kita berpikir jadinya sesuatu karena kepandaian si a, kehebatan si b atau kekuatan si c namun ternyata TUHAN kita yang tidak nampak, kurang diperhatikan dan bahkan diabaikan oleh manusia itu lah yang menjadi PENGENDALI segala situasi dan keadaan
How great is our God!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, November 4, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 35

Kejadian
PASAL 35

Di ayat 1 Allah berfirman “Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu”
Yakub menTAHIRkan keluarganya :
1.     Yakub mensosialisasikan Firman Tuhan pada seisi rumahnya dan semua orang yang bersama-sama dia, disinilah peran Yakub sebagai kepala keluarga dan tuan atas hamba-hambanya
2.    Buanglah dewa-dewa asing, karena kita hanya percaya kepada satu Tuhan Allah
3.    Tahirkanlah dirimu dan jauhkan dosa-dosa serta hal-hal yang tidak berkenan kepadaNya
4.    Tukarlah pakaianmu – ubahlah GAYA HIDUP kita, kebiasaan-kebiasaan yang jeek, semaunya sendiri, dll. Mulai diserahkan kepada Tuhan agar diganti dengan hal-hal yang menyengangkan hati Tuhan dan membangun sesama
5.    Mendirikan mezbah bagi Allah. Mengapa? Karena Tuhan TELAH menjawab aku, Tuhan TELAH menyertai aku dan kembali BERSYUKUR
Reaksi pentahiran Yakub atas seisi rumahnya
# Ada pertobatan, ada pembalikan sikap yang benar terhadap Tuhan Allah Israel
# Kuasa dan kedahsyatan Tuhan menjadi nyata, melingkupi kota-kota sekeliling mereka, luar biasa bukan?
Tuhan pun memberikan peneguhan perjanjianNya kepada Yakub
·         Kamu bukan lagi Yakub tetapi ISRAEL
·         Akulah Allah yang Maha Kuasa
·         Bertambah banyaklah, jadilah SATU BANGSA
·         Nubuatan RAJA-RAJA berasal darinya
·         Negeri ini yang telah kuberikan kepada Abraham, ke Ishak dan sekarang ke Yakub dan keturunannya
Yakub kemudian menyebut tempat itu El Betel / Betel, karena Allah telah menyatakan diriNya, telah berfirman kepadanya

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, November 2, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 34

Kejadian
PASAL 34

Setelah membaca 33 pasal di kitab Kejadian, ternyata di dalam ALKITAB terdapat banyak kisah-kisah yang unik termasuk perkosaan?
Ay. 1-2 jelas sekali berkata bahwa DINA anak Yakub dan Lea diperkosa oleh Sikhen anak Raja Hemor. Perlakuan Sikhem ini sudah membuat NODA diantara orang Israel, telah membuat sakit hati dan sangat marah bagi saudara-saudaranya.
Waspadai pendangan-pandangan yang salah dari Sikhem dan raja Hemor (pandangan non Kristen) :
a.    Sudah salah memperkosa, tetapi TIDAK mau meminta maaf atau mengaku salah
b.    Tidak bisa mengendalikan diri dengan menghalalkan segala cara
c.    Wanita tidak ada nilainya, dapat diperlakukan seperti barang
d.    Diberi kemudahan untuk memperoleh apapun di seluruh negeri ini (suap) karena ia adalah anak raja yang memiliki kekuasaan dan kekayaan
Hal-hal tersebut juga merupakan sistem dunia saat ini, berhati-hatilah
Pembalasan kemudian datang dari anak-anak Yakub atas perlakuan Sikehm (ay. 13-15, 24-29)
ALKITAB merupakan sebuah kita yang jujur, terbuka dan tidak menutup nutupi kelemahan manusia, tidak mengatakan sesuatu yang muluk-muluk, semua kelemahan-kelemahan dipaparkan dan keunggulan-keunggulan Tuhan dalam mengatasi masalah manusia
Apa sih keunggulan-keunggulan Alkitab?
Dari 2 Timotius 3 : 16-17, kita mengerti bahwa segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
# untuk mengajar
# untuk menyatakan kesalahan
# untuk memperbaiki kelakuan
# untuk mendidik orang dalam kebenaran
Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik
Doa saya bagi anda sekalian yang rajin dan tekun membaca alkitab yaitu agar anda benar-benar dilengkapi dalam pengajaran dan nilai-nilai yang positif, dibaharui setiap waktu oleh Firman KebenaranNya dan memperoleh manfaat dan solusi dalam tiap-tiap masalah yang dihadapinya

“Baiklah dengan mengisi diri melalui Alkitab, setiap kita jadi mampu berbuat baik guna untuk kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, October 27, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 31

Kejadian
PASAL 31

Kekayaan, warisan, UANG bisa membawa kita dari hidup bersahabat, hidup bersaudara menjadi musuh, menjadi dendam bahkan melangkah untuk membunuh
Setelah bekerja lebih dari 15 tahun maka Laban merasa Yakub sudah tidak bisa lagi member keuntungan bagi dirinya, maka sikapnya terhadap Yakub pun berubah. Bukankah kita juga sering seperti Laban? Apabila tidak mendatangkan keuntungan, buat apa saya membantunya? Nilai seseorang diletakkan atas dasar untung atau rugi
Di ay. 3 Firman Tuhan pun datang “pulanglah ke negeri nenek moyangmu, Aku menyertaimu”, hal ini merupakan arahan Yakub untuk melangkah
Maka bersiap-siaplah Yakub untuk pergi membawa istri, anak dan semua hartanya. Yakub kemudian mengakali Laban dengan tidak memberitahukan kepadanya bahwa ia mau lari. Disini Yakub yang LAMA muncul lagi dengan akal-akalan, menipu, menutupi dan sejenisnya
Ternyata panjangnya WAKTU, penderitaan hidup, kerasnya didalam pekerjaan TIDAK membawa perubahan karakter seseorang. Ini SUDAH dibuktikan dalam diri Yakub. Jadi HANYA Tuhan saja yang berotoritas penuh dalam diri seseorang
Dalam mimpi Laban, Tuhan berkata “Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan sepatah katapun”. Hal ini benar-benar merupakan pembelaan Tuhan terhadap Yakub sehingga Yakub benar-benar bebas dari ayah mertuanya dan pergi kembali ke tanah nenek moyangnya
Dari hal ini, ingatlah apabila anda senang hidup berbelit-belit maka pasti anda akan bertemu orang yang berliku-liku. Sama seperti Yakub yang menipu kakak dan ayahnya sendiri, maka Tuhan mengijinkan Yakub bertemu dengan Laban orang yang berliku-liku, jahat dan menjadi mertuanya. Habbit / karakter seseorang tidak bisa terjadi dalam 1 hari, demikian pulan habbit / karakter seseorang TIDAK bisa berubah dalam hitungan hari, minggu, tahun. Perubahan hanya dapat terjadi apabila :
1.     Diri sendiri menyadari dan siap berubah
2.    Dengan anugerah Tuhan dan tuntunan Roh Kudus akan terjadi perubahan secara berkala atau bahkan sekejap
Dari manakah Laban bisa berlaku baik terhadap Yakub, padahal buatnya bisa saja ia melakukan yang jahat kepada Yakub (ay. 29). Ini semua karena Tuhan mengendalikan semua nya, bahkan diakhir dengan baik untuk saling menghormati sebagai keluarga besar (ay. 44-54)
“KaryaMu Tuhan sempurna, jalanMu Tuhan adil dan benar,
penyertaanMu Tuhan CUKUP bagiku”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, October 11, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 23

Kejadian
PASAL 23

Meninggallah Sara istri Abraham diusia 127 tahun. Disini reaksi komunitas, keluarga besar sangatlah penting, karena kita hidup di dalam komunitas sebagai makhluk social. Abraham sangat membutuhkan dukungan warga yang tinggal di tanah Kanaan, khususnya sebidang tanah untuk kuburan buat istrinya.
Lihatlah sikap santun Abraham :
# Kalimat yang dipakai Abraham “berikan kiranya …” (ay. 4), ia tidak memaksa, tidak mengharuskan dan tidak merasa diri kaya kemudian boleh semena-mena
# Sujudlah Abraham pada bani Het walaupun mereka semua memanggilkan tuanku tuanku. Abraham disini disegani, dihormati oleh penduduk kota karena etika sopan dan santun dalam perkataannya
# Dengan kalangan yang atas pun, Abraham menggunakan cara yang sama. Jika menggunakan uang, ini bukanlah untuk harga dirinya melainkan seharusnya demikian
Cara-cara yang dipakai Abraham ini yang menjadi figure yang baik untuk memperoleh sebuah KEHORMATAN

“Kehormatan dan rasa segan bukan semata-mata milik orang kaya, tetapi cukup dengan SANTUN dan TELADAN hidup anda akan mendapati semua itu”
  

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, October 9, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 22

Kejadian
PASAL 22

Abraham Bapak IMAN segala bangsa. Setiap gelar yang diberikan kepada kita pasti ada UJIAN yang harus dilewati, demikian juga Abraham diuji.
Ujian Abraham :
1.     Ambilah anakmu yang tunggal. Untuk saat ini sangat relevan karena diantara kita juga punya anak 1 atau 2 saja. Tetapi ketika diminta oleh Tuhan? Bukan saudara kandung, melainkan sahabat kita Yesus yang telah menjadi Juruselamat kita.
Reaksinya : menolak? Marah? Tidak hadir pada waktu yang ditentukan?
Reaksi Abraham : Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham kemudian … (ay. 3). Ia tidak member komentar apapun atas permintaan Tuhan. Hanya MELAKUKAN.
2.    Perjalanan yang jauh 3 hari, sudah memberi masih harus menempuh jarak yang jauh. Tetapi Abraham TIDAK menunjukkan sikap hati yang bersungut-sungut. Memberi adalah pengorbanan, hati kita pasti sakit.
Bertanyalah Ishak “Bapa, api dan kayu sudah ada tapi dombanya dimana?” Apabila anak kita yang bertanya demikian padahal dirinya sendiri lah yang akan dikorbankan, apakah hati kita tidak menangis?
3.    Iman Abraham diUJI lagi sampai lokasi Abraham langsung menyusun mezbah, tidak pakai bertanya atau meragukan apakah hal ini dari Tuhan padahal dia sudah menunggu 20 tahun. Ishak ditaruh diatas mezbah tersebut, hingga akhirnya malaikat berkata “Jangan kau apa-apakan dia, sekarang Aku TAU engkau TAKUT akan Allah, engkau TIDAK segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal”.
Dari Kejadian pasal 12-21 kehidupan Abraham sudah menunjukkan keTAATannya pada Tuhan, tetapi di pasal 22 ia di UJI lagi untuk memastikan apakah anak yang engkau kasihi rela dikembalikan kepada Tuhan.
Apakah yang anda kasihi itu? Mobil, rumah, uang, anak, berlian, sesuatu yang paling anda utamakan yang mengambil tempat dihati kita. Kalau diminta atau diambil Tuhan, apa reaksimu?
Abraham LULUS ujian dapat gelar “Bapa Iman Segala Bangsa”

“Diberkatilah orang yang mengandalakan Tuhan, yang tidak ragu akan pengaturanNya, yang mengasihiNya melebihi segala yang ada padamu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, October 7, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 21

Kejadian
PASAL 21

Tuhan ingat akan Sara dan menggenai janjiNya dengan memberikan keturuan kepada Abraham. Saat itu lah Sara bisa mengalami sebagai wanita sejati mengalami masa mengandung, melahirkan, menyusui dan dipanggil sebagai ibu atau mama.
Di ay. 10 Sara berkata “USIRlah Hagai beserta anaknya Ismael”, hal ini membuat hati Abraham menjadi sebal. Secara kasat mata perbuatan Sara ini kejam sekali, namu anehnya disini Tuhan MENEGUHKAN bahwa saran Sara ini dipandang benar. Kita belajar bahwa ada BANYAK hal di kehidupan ini yang TIDAK bisa dinilai sekilas pandang. Belajarlah selalu minta tuntunan Tuhan agar keputusan-keputusan kita tidak salah.
Perjalanan Hagar dan Ismael pun dimulai, mereka harus bisa mandiri dan menghadapi kehidupan ke depan. Ketika mereka kehabisan air dan hampir mati maka menangislah Hagar dan Tuhan menyediakan sumur AIR, agar mereka berdua bisa bertahan hidup. Bahkan Tuhan menyediakan perbekalan, sarana dan prasarana agar Ismael menjadi bangsa yang besar. Disini Tuhan MENGINDAHKAN Ismael karena JANJI Allah kepada Abraham ayahnya.

“Perjalanan hidup manusia ini UNIK, penuh lika liku dan bervariasi. Jalanilah hidup ini dengan dedikasi, INTEGRITAS dan kebenaran di dalam TUHAN”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, October 3, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 19

Kejadian
PASAL 19

Ay. 25 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora berasal dari TUHAN, dari langit
Ini adalah pertama kalinya Tuhan membumihanguskan kota-kota, lembah Yordan beserta penduduknya dengan belerang dan api. Benarkah Tuhan begitu KEJAM? Mengapa Sodom dan Gomora harus di bumi hanguskan?
Saat itu kondisi Sodom Gomora :
# Dari muda hingga tua kondisinya bobrok, kedurhakaan kota
# Homosex, free sex
# Tidak mengenal apa itu baik atau jahat
# Memandang rendah dan hina pernyataan Tuhan, bebal
Eksekusi Tuhan TIDAK tertundakan : terhitung fajar menyingsing
Kondisi manusia selalu TIDAK ready hal ini membuat Malaikat Tuhan mendesak, berSEGERA (tidak berlambat-lambat), larilah (sampai disebut 2x), jangan menoleh kebelakang, sampai matahari terbit menyinari bumi (dikarenakan permintaan Lot). Hingga kemudian Tuhan menghukum berupa belerang dan api.
Perbedaan lawatan Allah terhadap Abraham & Lot (Pasal 18 dan 19)
·         Sama-sama menyambut dengan baik
·         Diterima / memilih tanah lapang
·         Melayani dengan hati / melayani dengan tegang
·         Membawa berkat / mebawa hukuman
·         Diberitahu isi hati / kurang memahami
·         Hasil akhir +++ / hancur, konsep keturunan yang kabur dengan nilai ---
Pelajaran yang baik :
1.     Pilihlah jalan-jalan Tuhan agar seumur hidupmu dan keturunanmu diberkati
2.    Membina hubungan yang intim dengan Tuhan niscaya isi hatiNya diberitahu kepadamu
3.    Hiduplah dalam perkenananNya, buka dalam dosan dan bebal
4.    Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya (UTAMAkan Tuhan) maka semua akan ditambahkan kepadamu
5.    Keturunan dan apa yang kita tabur mengikuti kita sepanjang umur hidup kita

“Jadilah yang terbaik diantara yang baik”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, October 1, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 18

Kejadian
PASAL 18

Ketika Abraham melihat ada tamu mengunjungi, responnya surprise! Dia berlari menyongsongnya dan sujud sampai ke tanah. Siapakah ketiga orang tamu ini?
Waktu itu Abraham tergolong kalangan atas karena kekayaannya, masih adakah sampai saat ini SIKAP respon dengan sujud ke tanah?
Mari belajar melayani dari sikap Abraham :
1.     Abraham SEGERA berlari ke Sara (tidak menunda dalam melayani)
2.    Berlari ke kandang, Abraham sendiri yang memilih lembu untuk diolah
3.    Memberikan yang terbaik (semua sajian yang disajikan berkualitas)
4.    Melayani dengan hati dengan berdiri disamping tamu-tamu, siap melayani apabila ada yang perlu ini atau itu
Ternyata 3 tamu ini merupakan penampakan diri Allah Tritunggal, lalu bagaimanakah Abraham bisa mengerti bahwa ini Tuhannya? Hal itu karena Abraham memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan
Setelah selesai dengan keluarga Abraham, Tuhan berencana pergi ke Sodom
Ay. 17 Berpikirlah TUHAN “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?. Hati Tuhan Allah kita begitu lembut, baik, tulus dan penuh pengertian terhadap tiap-tiap orang yang mengasihiNya
Lalu bagaimana respon Abraham dengan isi hati Tuhan? Abraham menSYAFAATi sebuah bencana, ia mendekat kepada Tuhan dan meminta belas kasihan Tuhan atas Sodom dan Gomora
Semain kita menjalani kehidupan ini semakin terasa yang namanya tenggang rasa, pengertian terhadap sesama, kesetiaan dalam keluarga menjadi semakin hilang terkikis oleh ke EGO an manusai, keapatisan, cinta diri sendiri dan ketamakan

“Biarlah TUHAN memberikan hati yang tulus, hati yang berperan positif dalam keluarga, komunitas, kota maupun Bangsa Indonesia”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica