Monday, October 19, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 27

Kejadian
PASAL 27

Ishak telah tua, matanya telah kabur tetapi ada amanat yang belum dilakukan yaitu “memberkati anak sulungnya”
Warisan berkat dari orang tua ke anaknya di mata Tuhan sangat penting, karena kepada siapa berkat itu diberikan maka warisan berkat dari Abraham, Ishak, dank e anak ini
2 Hal penting yang Tuhan ajarkan kepada orang tua : Hak Kesulungan & Berkat Anak Sulung
Peranan orang tua yaitu TANAMkan dan AJARKAN konsep-konsep yang benar sesuai Firman Tuhan SEDINI mungkin bagi anak-anak. Karena anak-anak hanya mengikuti contoh-contoh yang ada
Darimana Yakub mengetahui pentingnya Hak Kesulungan?
Darimana Yakub berani menipu ayahnya dengan menyamar menjadi Esau?
Darimana kelicikan jiwa Yakub tumbuh dalam dirinya?
Dari mama Ribka yang mengajarkan, dari mama Ribka yang mengarahkan, dari mama Ribka yang mempraktekan, dari mama Ribka yang mengHALALkan semua cara untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya atau anaknya
Hati-hatilah ibu-ibu “Ya katakana Ya, Tidak katakana Tidak”
Berilah nilai-nilai kristiani yang benar (keadilan, kesetiaan, kasih sayang yang tulus, pengorbanan, penguasaan diri) sedini mungkin. Agar konsep-konsep yang benar lah yang menjadi landasan hidupnya di masa pemuda dan dewasanya
Di Kejadian 25 : 23 nubuat anak-anak Ishak sudah diberikan bahwa ‘anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda’. Tetapi prakteknya Ribka mendahului Tuhan (seperti Sarai memberikan Hagai hambanya pada suaminya)
* Apakah Tuhan tidak ada cara untuk menggenapi nubuatanNya buat Yakub?
* Apakah tangan Tuhan tidak cukup panjang untuk menolong?
* Apakah telinga Tuhan kurang tajam untuk mendengarkan doa mu?
Disini mama Ribka membentuk jiwa penipu dalam diri Yakub anaknya
BERKAT Kesulungan Alkitab mengajarkan HANYA satu, tidak ada duplikatnya
Seperti yang tertulis dalam Ibrani 12 : 16-17 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual Hak Kesulungannya untuk sepiring makanan
Anda dan saya sekarang ini memiliki Hak Kesulungan lewat kematian Yesus Kristus diatas kayu salib, HARGAI Hak Kesulungan ini, jangan menjual Hak Kesulungan ini karena kenikmatan dan kemewahan duniawi. Karena ketika anda hendak menerima berkat, anda akan ditolak karena TIDAK ADA lagi kesempatan sekalipun mencarinya dengan mencucurkan air mata.

“Jadilah yang TERBAIK bagi generasimu”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, October 17, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 26

Kejadian
PASAL 26

Ketika dalam hidup kita timbul BENCANA kelaparan atau kesulitan hidup, biasanya kita langsung menggunakan rasio dan pemikiran kita sendiri. Kita berpikir untuk ngungsi, dll.
Arahan Tuhan datang “Tinggalah TETAP disini”, dan ada pengulangan Perjanjian Tuhan dengan Abraham kepada Ishak. Disini jelas Tuhan mau tegaskan Ishak kamulah generasi penerus setelah Abraham pergi. Maka tinggalah Ishak sesuai dengan arahan Tuhan.
KeTAATan membuahkan berkat bagi Ishake hingga 100x lipat, sangat kaya
Disini Tuhan mau menunjukkan kepada Ishak “Akulah Tuhan Allah Abraham, yang berKUASA penuh, tanpa dibatasi kondisi bencana kelaparan. Sebab AKUlah Tuhan yang bisa diANDALkan”
Kesulitan pun datang lagi ketika Abimelekh cemburu melihat keberhasilan Ishak, sehingga akhirnya Ishak diusir keluar dari Gerar. Tetapi Ishak TIDAK putus asa, lalu menetaplah ia di lembah Gerar.
Sumur dalam pemahaman kita berarti di dalamnya memiliki AIR yang member kehidupan bagi semua makhluk. Mari kita melihat pemahaman SUMUR dalam kehidupan Ishak :
a.    Sumur Esek (ay. 18-20) ada airnya tetapi terjadi pertengkaran disana
b.    Sumur Sitna (ay. 19) untuk kedua kalinya ada pertengkaran
c.    Sumur Rehobot (ay. 22) sekarang Tuhan telah memberikan kelonggaran kepada kita
d.    Sumur Syeba (ay. 33) kami telah mendapat air
Bagaimana dengan SUMUR kehidupanmu? Apakah ada air sumur yang membual bual tetapi penuh pertengkaran? Atau sumur mu kering kerontang tanpa kehidupan? Sumurmu butuh kelonggaran dan kelegaan? Mintalah anugerah Tuhan agar anda temukan Sumur REHOBOT / Sumur SYEBA
Di Bersyeba Tuhan kembali menampakkan diri kepada Ishak untuk meneguhkan dan menguatkan Ishak. Setelah melewati masa-masa yang penuh tantangan, Ishak mendirikan mezbah dan memanggil nama Tuhan. Ketika ia menggali sumur disitulah ia mendapat Sumur Syeba

“Jadi sekarang BINALAH hubungan yang baik dengan Tuhan kita Yesus Kristus, karena Ia berkata “Akulah AIR kehidupan” yang akan memuaskan hasratmu di tanah yang kering”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, October 15, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 25

Kejadian
PASAL 25

Alkitab berkata hidup manusai seperti rumput, seperti uap, semaraknya seperti bungan. Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, demikian juga hidup Abraham 175 tahun kemudian kembali kepada pangkuan Tuhan.
Keturunan tetap menjadi faktor utama dalam keluarga. Ishake berdoa minta keturunan karena istrinya mandul, dan Tuhan mengabulkan doanya. 20 tahun menikah dan pada umur 60 tahun akhirnya Ishak mendapat keturunan anak kembar.
Sesuatu yang didapati dengan mudah, hilangnya pun cepat. Sesuatu yang diraih dengan perjuangan pasti ada sesuatu yang unik dan special. Proses menunggu 20 tahun ternyata terdapat rencana Tuhan yang special, disini Tuhan memberikan keturunan 2 bangsa, 2 suku bangsa yang akan hadir dari Ishak dan Ribka.
Mari belajar untuk menanamkan dan mengajarkan konsep yang benar sedini mungkin dalam keluarga :
1.     Kasihi semua anak tanpa perbedaan. Anak paling mengerti apakah bokap / nyokap yang lebih mengasihinya. Jadi jangan main pilih-pilih kasih.
2.    Berikan pengajaran yang benar sesuai dengan firman Tuhan, ya katakan ya, tidak katakan tidak.

“Kejujuran dan pemahaman yang tepat HARUS diajarkan sejak dini agar anak tumbuh dewasa dengan konsep yang benar”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, October 13, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 24

Kejadian
PASAL 24

“Pasangan Hidup” merupakan hal yang penting di mata ORANG TUA, dan sangat berHARGA di HATI Tuhan.
Abraham merupakan seseorang yang sangat diberkati Tuhan, menikmati akhir hidupnya dengan PUAS, namun Ishake belum menikah. Orang tua yang bijak harus mementingkan pasangan hidup anaknya. Abraham memiliki 5 kriteria untuk pasangan hidup Ishak, apa saja itu?
1.     Harus orang yang percaya Tuhan (keturunan keluarganya – orang Israel, bukan orang Kanaan
2.    Tidak boleh kembali ke Urkasdim, kembali ke kehidupan yang lama saat belum percaya Tuhan
3.    Dengan sumpah melibatkan Tuhan, tidak main-main
4.    Abraham memilih wali atau orang yang tetap untuk tugas ini yaitu hambanya yang cinta Tuhan, dengan cara memanggil nama Tuhan Allah tuanku Abraham
5.    Abraham minta Tuhan membimbing hambanya sampai berhasil
Belajar dari hamba Abraham yang baik yaitu hamba yang SETIA, bisa diandalkan, SERIUS dalam tugas yang diberikan, smart memiliki cara-cara yang spesifik dalam mengatasi masalah serta hamba yang bekerja sampai selesai.
Tuhan membuat hamba Abraham berhasil karena Abraham, karena nama Tuhan yang dipanggil, karena Tuhan mengasihi anak-anak Nya yang mau TAAT pada firmanNya.


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, October 11, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 23

Kejadian
PASAL 23

Meninggallah Sara istri Abraham diusia 127 tahun. Disini reaksi komunitas, keluarga besar sangatlah penting, karena kita hidup di dalam komunitas sebagai makhluk social. Abraham sangat membutuhkan dukungan warga yang tinggal di tanah Kanaan, khususnya sebidang tanah untuk kuburan buat istrinya.
Lihatlah sikap santun Abraham :
# Kalimat yang dipakai Abraham “berikan kiranya …” (ay. 4), ia tidak memaksa, tidak mengharuskan dan tidak merasa diri kaya kemudian boleh semena-mena
# Sujudlah Abraham pada bani Het walaupun mereka semua memanggilkan tuanku tuanku. Abraham disini disegani, dihormati oleh penduduk kota karena etika sopan dan santun dalam perkataannya
# Dengan kalangan yang atas pun, Abraham menggunakan cara yang sama. Jika menggunakan uang, ini bukanlah untuk harga dirinya melainkan seharusnya demikian
Cara-cara yang dipakai Abraham ini yang menjadi figure yang baik untuk memperoleh sebuah KEHORMATAN

“Kehormatan dan rasa segan bukan semata-mata milik orang kaya, tetapi cukup dengan SANTUN dan TELADAN hidup anda akan mendapati semua itu”
  

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, October 9, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 22

Kejadian
PASAL 22

Abraham Bapak IMAN segala bangsa. Setiap gelar yang diberikan kepada kita pasti ada UJIAN yang harus dilewati, demikian juga Abraham diuji.
Ujian Abraham :
1.     Ambilah anakmu yang tunggal. Untuk saat ini sangat relevan karena diantara kita juga punya anak 1 atau 2 saja. Tetapi ketika diminta oleh Tuhan? Bukan saudara kandung, melainkan sahabat kita Yesus yang telah menjadi Juruselamat kita.
Reaksinya : menolak? Marah? Tidak hadir pada waktu yang ditentukan?
Reaksi Abraham : Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham kemudian … (ay. 3). Ia tidak member komentar apapun atas permintaan Tuhan. Hanya MELAKUKAN.
2.    Perjalanan yang jauh 3 hari, sudah memberi masih harus menempuh jarak yang jauh. Tetapi Abraham TIDAK menunjukkan sikap hati yang bersungut-sungut. Memberi adalah pengorbanan, hati kita pasti sakit.
Bertanyalah Ishak “Bapa, api dan kayu sudah ada tapi dombanya dimana?” Apabila anak kita yang bertanya demikian padahal dirinya sendiri lah yang akan dikorbankan, apakah hati kita tidak menangis?
3.    Iman Abraham diUJI lagi sampai lokasi Abraham langsung menyusun mezbah, tidak pakai bertanya atau meragukan apakah hal ini dari Tuhan padahal dia sudah menunggu 20 tahun. Ishak ditaruh diatas mezbah tersebut, hingga akhirnya malaikat berkata “Jangan kau apa-apakan dia, sekarang Aku TAU engkau TAKUT akan Allah, engkau TIDAK segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal”.
Dari Kejadian pasal 12-21 kehidupan Abraham sudah menunjukkan keTAATannya pada Tuhan, tetapi di pasal 22 ia di UJI lagi untuk memastikan apakah anak yang engkau kasihi rela dikembalikan kepada Tuhan.
Apakah yang anda kasihi itu? Mobil, rumah, uang, anak, berlian, sesuatu yang paling anda utamakan yang mengambil tempat dihati kita. Kalau diminta atau diambil Tuhan, apa reaksimu?
Abraham LULUS ujian dapat gelar “Bapa Iman Segala Bangsa”

“Diberkatilah orang yang mengandalakan Tuhan, yang tidak ragu akan pengaturanNya, yang mengasihiNya melebihi segala yang ada padamu”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, October 7, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 21

Kejadian
PASAL 21

Tuhan ingat akan Sara dan menggenai janjiNya dengan memberikan keturuan kepada Abraham. Saat itu lah Sara bisa mengalami sebagai wanita sejati mengalami masa mengandung, melahirkan, menyusui dan dipanggil sebagai ibu atau mama.
Di ay. 10 Sara berkata “USIRlah Hagai beserta anaknya Ismael”, hal ini membuat hati Abraham menjadi sebal. Secara kasat mata perbuatan Sara ini kejam sekali, namu anehnya disini Tuhan MENEGUHKAN bahwa saran Sara ini dipandang benar. Kita belajar bahwa ada BANYAK hal di kehidupan ini yang TIDAK bisa dinilai sekilas pandang. Belajarlah selalu minta tuntunan Tuhan agar keputusan-keputusan kita tidak salah.
Perjalanan Hagar dan Ismael pun dimulai, mereka harus bisa mandiri dan menghadapi kehidupan ke depan. Ketika mereka kehabisan air dan hampir mati maka menangislah Hagar dan Tuhan menyediakan sumur AIR, agar mereka berdua bisa bertahan hidup. Bahkan Tuhan menyediakan perbekalan, sarana dan prasarana agar Ismael menjadi bangsa yang besar. Disini Tuhan MENGINDAHKAN Ismael karena JANJI Allah kepada Abraham ayahnya.

“Perjalanan hidup manusia ini UNIK, penuh lika liku dan bervariasi. Jalanilah hidup ini dengan dedikasi, INTEGRITAS dan kebenaran di dalam TUHAN”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica