Saturday, October 3, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 19

Kejadian
PASAL 19

Ay. 25 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora berasal dari TUHAN, dari langit
Ini adalah pertama kalinya Tuhan membumihanguskan kota-kota, lembah Yordan beserta penduduknya dengan belerang dan api. Benarkah Tuhan begitu KEJAM? Mengapa Sodom dan Gomora harus di bumi hanguskan?
Saat itu kondisi Sodom Gomora :
# Dari muda hingga tua kondisinya bobrok, kedurhakaan kota
# Homosex, free sex
# Tidak mengenal apa itu baik atau jahat
# Memandang rendah dan hina pernyataan Tuhan, bebal
Eksekusi Tuhan TIDAK tertundakan : terhitung fajar menyingsing
Kondisi manusia selalu TIDAK ready hal ini membuat Malaikat Tuhan mendesak, berSEGERA (tidak berlambat-lambat), larilah (sampai disebut 2x), jangan menoleh kebelakang, sampai matahari terbit menyinari bumi (dikarenakan permintaan Lot). Hingga kemudian Tuhan menghukum berupa belerang dan api.
Perbedaan lawatan Allah terhadap Abraham & Lot (Pasal 18 dan 19)
·         Sama-sama menyambut dengan baik
·         Diterima / memilih tanah lapang
·         Melayani dengan hati / melayani dengan tegang
·         Membawa berkat / mebawa hukuman
·         Diberitahu isi hati / kurang memahami
·         Hasil akhir +++ / hancur, konsep keturunan yang kabur dengan nilai ---
Pelajaran yang baik :
1.     Pilihlah jalan-jalan Tuhan agar seumur hidupmu dan keturunanmu diberkati
2.    Membina hubungan yang intim dengan Tuhan niscaya isi hatiNya diberitahu kepadamu
3.    Hiduplah dalam perkenananNya, buka dalam dosan dan bebal
4.    Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya (UTAMAkan Tuhan) maka semua akan ditambahkan kepadamu
5.    Keturunan dan apa yang kita tabur mengikuti kita sepanjang umur hidup kita

“Jadilah yang terbaik diantara yang baik”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, October 1, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 18

Kejadian
PASAL 18

Ketika Abraham melihat ada tamu mengunjungi, responnya surprise! Dia berlari menyongsongnya dan sujud sampai ke tanah. Siapakah ketiga orang tamu ini?
Waktu itu Abraham tergolong kalangan atas karena kekayaannya, masih adakah sampai saat ini SIKAP respon dengan sujud ke tanah?
Mari belajar melayani dari sikap Abraham :
1.     Abraham SEGERA berlari ke Sara (tidak menunda dalam melayani)
2.    Berlari ke kandang, Abraham sendiri yang memilih lembu untuk diolah
3.    Memberikan yang terbaik (semua sajian yang disajikan berkualitas)
4.    Melayani dengan hati dengan berdiri disamping tamu-tamu, siap melayani apabila ada yang perlu ini atau itu
Ternyata 3 tamu ini merupakan penampakan diri Allah Tritunggal, lalu bagaimanakah Abraham bisa mengerti bahwa ini Tuhannya? Hal itu karena Abraham memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan
Setelah selesai dengan keluarga Abraham, Tuhan berencana pergi ke Sodom
Ay. 17 Berpikirlah TUHAN “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?. Hati Tuhan Allah kita begitu lembut, baik, tulus dan penuh pengertian terhadap tiap-tiap orang yang mengasihiNya
Lalu bagaimana respon Abraham dengan isi hati Tuhan? Abraham menSYAFAATi sebuah bencana, ia mendekat kepada Tuhan dan meminta belas kasihan Tuhan atas Sodom dan Gomora
Semain kita menjalani kehidupan ini semakin terasa yang namanya tenggang rasa, pengertian terhadap sesama, kesetiaan dalam keluarga menjadi semakin hilang terkikis oleh ke EGO an manusai, keapatisan, cinta diri sendiri dan ketamakan

“Biarlah TUHAN memberikan hati yang tulus, hati yang berperan positif dalam keluarga, komunitas, kota maupun Bangsa Indonesia”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, September 29, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 17

Kejadian
Pasal 17

Setiap pemindahan, setiap pergantian, setiap musim.
Semuanya ada dalam genggaman Tuhan. 
Semua ada dalam pengaturan Tuhan.

Ay. 1 diawali dengan umur Abram 99 tahun, Ismael berumur 13 tahun. Waktu boleh berjalan terus, hari-hari boleh berlalu tetapi Tuhan TETAP ADA di dalamnya.
Disini Tuhan menampakkan diri lagi kepada Abram dengan harapanNya yaitu HIDUPLAH di hadapanKu dengan TIDAK BERCELA, hal ini merupakan isi hati Tuhan. Lalu Tuhan memberikan peneguhan-peneguhan kepada Abram
# Namanya Abram menjadi Abraham. Nama mewakili identitas seseorang, disini namanya menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Hal ini sungguh tidak main-main.
# Abraham HARUS melakukan tindakan nyata dengan memperbaharui perjanjian dengan sunat secara lahiriah, semua orang yang ada di bawah Abraham, keturunannya semua.
# Perjanjian keturunan via Sara dilepaskan atas Abraham yaitu ISHAK yang merupakan anak darah daging Abraham dan Sara

“Tuhan SELALU meneguhkan, menguatkan, memampukan setiap anak-anakNya melewati setiap masa, setiap pergantian, setiap musim dengan ARAHAN-ARAHAN Nya yang sempurna”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica



PS. PASTIkan di setiap tikungan dan perempatan jalan anda MENDAPATKAN arahan, tuntunan dari Tuhan agar KEMENANGAN demi KEMENANGAN menjadi bagianmu disetiap pergantian musim kehidupan anda

Sunday, September 27, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 16

Kejadian
Pasal 16

Musuh yang terBESAR dalam hidup ini adalah DIRI SENDIRI
Apakah benar? Bukannya iblis?

Di ay. 1 seteleh MENUNGGU 10 tahun Sarai – WANITA ini sudah nggak sabar lagi, ay. 2 Tuhan tidak memberikan anak kepadaku? So…
# Cari solusi sendiri
# Merasa ini lebih pas dalam pandangan/pemikirannya
# Wanita (biasanya kurang berpikir panjang) lebih emosional
# Menyalahkan orang lain, lingkungan dan Tuhan
# Memperlakukan orang lain dengan emosional

Hagai hamba Sarai

Seringkali kita sebagai tuan, kurang bisa memperlakukan diri sebagai majikan. Tetapi Tuhan membelanya dengan cara Allah 
*  Statusnya tetap hamba (ay. 8a, Tuhan memanggilnya Hagar hamba Sarai) tetapi panggilan Tuhan terhadap Hagai sebagai seorang Mesir (bukan keturunan Israel) tetap TERASA manis. Dari manakah datangmu, kemanakah pergimu? (Sama seperti Adam ketika jatuh dalam dosa). Tuhan tidak PIILIH-PILIH memperlakukan seseorang, tidak melihat statusnya tetapi sebagai CIPTAAN Nya.
*  Tuhan memberikan rancangan yang SEMPURNA dalam diri tiap-tiap manusia, ditunjukkan dari nubuat akan masa depan anaknya ismael (ay. 11-12)

Semua terjadi seperti yang tertulis hingga hari ini, tetapi manusia tetap TIDAK SADAR bahwa musuh yang TERBESAR adalah DIRI SENDIRI dan Tuhan tetap yang TERBAIK bagi setiap orang.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, September 25, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 15

Kejadian
Pasal 15

KeKUATIRan ternyata BUKAN ada di jaman modern saja tetapi sudah ada dijaman Abram. Waktu berjalan terus (setelah kesuksesan finansial, tetapi Abram belum mempunyai keturunan)

Pasal 15 ini merupakan dialog antara Abram dengan Allah seperti percakapan dengan seorang sahabat, seperti tukar pikiran antara orangtua dan anak. Tuhan memberikan isi hatiNya bahwa akan “memberikan negeri ini kepadad Abram” dan diteguhkan dengan perjanjian antara Tuhan dan Abram melalui korban perjanjian

NUBUATan Bangsa Israel yang akan Tuhan dirikan, tanah yang akan menjadi negeri umatNya dan hal-hal yang akan dialami umatNya, hal-hal ini masih butuh ratusan tahun baru digenapi tetapi Tuhan Allah kita SUDAH TAU, sudah disiapkan dan mampu memprediksikan kedepan kondisi bangsa yang akan muncul

“Jadi KENALIlah Tuhan Allah kita lebih dan lebih lagi, 
jangan ragukan DIA, kenalilah sifat-sifatNya yang dahsyat itu 
dan jangan kuatir lagi akan pemeliharaan Nya yang sempurna”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, September 24, 2015

Bersyukur :D

Panggilan Tuhan dalam hidup kita adalah sebuah Penghargaan dan hadiah special

Hargailah setiap panggilan dalam hidupmu baik itu kaum Profesional, Hamba Tuhan, Ibu rumah tangga, Pelajar, dan lain-lain

“Diberkatilah orang yang TAHU mengandalkan Tuhan
Diberkatilah anak-anakNya yang mengerti BERHARAP kepadaMu
Diberkatilah hati hati yang lembut dan mau masuk dalam segenap rancanganMu”

Wednesday, September 23, 2015

Renungan Harian Seri Kejadian Pasal 14

Kejadian
Pasal 14

Perang adalah sebuah kata yang menakutkan baik secara fisik maupun spiritual, tetapi kata perang ini adalah salah satu pembuktian bahwa anda ini mampu dan telah dilatih
Ketika ada peperangan antar kerajaan yang menyebabkan Lot, keluarga dan hartanya habis dibawa musuh

Pilihan datang buat Abraham untuk maju berperang atau dibiarkan saja
Ay. 14 Abram meilih menolong menyelamatkan Lot dengan berPERANG
Ay. 16 Abram MENANG dan membawa kembali Lot, hartanya dan bahkan mendapatkan jarahan yang besar
Abram disini seorang perantau, saudagar, ahli strategi, seorang yang SIAP dalam segala situasi, seorang yang memiliki perhubungan yang baik, seorang pelatih orang-orang dalam peperangan

Ingat, kita sekarang sudah hidup di akhir jaman, kata PERANG hendaknya jadi familier dalam telingan dan kehidupan rohani kita (Efesus 6:10-18b). Siaplah selalu baik atau tidak baik keadaanmu. Jadilah SIAP agar kamu kuat dan keluar sebagai PEMENANG

“Latihlah DIRIMU siap setiap waktu untuk masuk dalam peperangan rohani dan siap jarah kekayaan bangsa-bangsa”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica



PS. Kata “Perpuluhan” muncul pertama kali di Alkitab setelah Abram menang dan mendapat jarahan dalam peperangannya