Tuesday, August 9, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 25

Ulangan
PASAL 25

Tuntunan Tuhan

  1. Hukuman fisik 40x pukulan (ay. 1-4)
Ada ketentuan kesalahan seseorang dengan hukuman fisik sebanyak 40x pukulan, hal ini memberikan rasa jera dan mendidik seseoarng tidak mengulangi kesalahan yang sama
Hal ini tidak merendahkan martabat seseorang sebagai ciptaan Tuhan lebih bernilai daripada binatang, kita saat ini hidup di negara yang berhukum jadi percayakan hukum berjalan dengan adil dan benar
  1. Memberi keturunan bagi saudara yang meninggal (ay. 5-10)
Keturunan bagi sebuah keluarga di masa itu sangat penting (seorang putra sulung), maka Tuhan Allah memberikan ketentuan agar adik saudara yang meninggal memberikan keturunan bagi kakaknya
Untuk masa kini, kita butuh keturunan ilahi bagi Kerajaan Allah. Seorang yang MAU berdiri dan menyuarakan kebenaran Tuhan. Seorang yang berani membayar harga untuk kerajaan Tuhan. Seorang yang berani berdiri teguh dalam iman dan kasihnya
  1. Batu timbangan yang tepat (ay. 13-16)
Batu timbangan yang utuh dan tepat ini mengandung beberapa pengertian yaitu tidak hidup curang di dunia bisnisnya, tidak menipu sesama saudara di dalam setiap transaksi bisnis
Amsal 11 : 1 Neraca serong = kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat
Amsal 16 : 11 Timbangan dan neraca yang betul = kepunyaan TUHAN, segala batu timbangan di dalam pundi-pundi buatanNya
Untuk ini jadilah pribadi-pribadi yang LURUS, transparan dan tidak berbelit-belit
  1. Amalek HARUS dilenyapkan (ay. 17-19)
Tuhan menghendaki Amalek musnah dikolong langit ini, di 1 Samuel 15 : 2-3 terjadi tetap seperti firmanNya. Apapun yang Tuhan firmankan TIDAK ada yang gagal terlaksana, yang pasti SEMUA terjadi sesuai dengan firman dan rancanganNya

Tuhan kita LUAR BIASA!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, August 8, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 24

Ulangan
PASAL 24

Kasihilah sesama manusia

Beberapa tuntutan Tuhan bagi umat pilihanNya :
  1. Surat cerai (ay. 1-5)
  2. Sikap terhadap sesama manusia (ay. 6-22)

Ada kebiasaan yang kurang patut bagi sesama umat Israel di masa itu yaitu mudah memutuskan, menceraikan istrinya dengan mengeluarkan surat cerai. Tuhan merindukan anak-anakNya TIDAK dengan mudah mengucapkan kata-kata “cerai” agar kita tidak terjerat dengan ucapan kata tersebut. Disisi lain “Janji Nikah” dihadapan Tuhan dan jemaatNya = apa yang SUDAH diperSATUkan Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia, sampai maut memisahkan.

Perlakukan sesamamu dengan kasih (ay. 6-22)
Dalam kehidupan sehari-hari manusia dengan sikap dan perlakuan yang berbeda-beda Tuhan memberikan beberapa tuntunan kedepan agar umatNya yang dibentuk menjadi 1 bangsa ini memiliki etika hidup yang pantas terhadap sesama saudara.
Terhadap gadaian
# Tidak pakai batu kilangan, karena ini alat pemberat untuk menggiling gandum menjadi tepung (untuk roti), ambil kilangan sebagai gadaian berarti mematikan keluarga ini dengan tidak bisa membuat roti
Dalam konteks pinjam meminjam seperti perbankan tetapi tidak pakai (debt collector)

Terhadap kalangan bawah
Orang miskin : perlakukan mereka tetap baik entah itu karena seorang pekerja dibawahmu / menggadaikan sesuatu demi sesuap nasi (ay. 12-15)
Miliki sikap yang benar terhadap hak orang asing, anak yatim dan janda-janda (ay. 17), sebab doa sekelompok ini sangat manjur dimata Tuhan (ay. 15b)
Menculi – memperlakukan sebagai budak kemudian menjual dia maka mendapat hukuman MATI (ay. 7) dianggap termasuk tindakan criminal

Terhadap musim tuai (ay. 19-22)
Dimasa tuaian berupa “gandum, zaitun, anggur” BIASAkan menuai dengan cara SISAkan seberkat buat orang asing, anak yatim dan janda-janda.

Ingat masing-masing orang bertanggung jawab sendiri dihadapan Tuhan (ay. 16)

Semua nilai-nilai perlakuan terhadap sesama sangat bermanfaat hingga kini, sekarang tinggal seberapa berani kita mengaplikasikan bagi sesama teristimewa saudaramu, saudara seimanmu (Imamat 25)

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, August 7, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 23

Ulangan
PASAL 23

Beberapa ketentuan demi kebaikan bersama

Sebuah ketentuan / peraturan akan melengkapi, melancarkan seluruh proses dalam kehidupan bersama, beberapa ketentuan yang menjadi kesepakatan bersama antara lain :
  • Masuk dalam jemaat (ay. 1-8)
  • Kebersihan di dalam perkemahan (ay. 9-14)
  • Terhadap budak (ay. 15-16)
Terhadap persundalan ilah lain (ay. 17-18)
Terhadap bunga (ay. 19-20)
Terhadap nazar (ay. 21-23)
Terhadap memetik anggur dan gandum (ay. 24-25)

Dalam perjanjian lama, Tuhan Allah tampil perfect. Sedangkan ketika di perjanjian baru Tuhan Yesus kita penuh kasih karunia .. “Tiada seorang pun DITOLAK sebaliknya kata Yesus ‘Aku datang mencari yang sakit, yang terbuang, yang tertolak’ karena Yesus datang bukan untuk dilayani melainkan UNTUK melayani” (ay. 1-8)

KEBERSIHAN hati dan jasmani di mata Tuhan sangat penting. Dalam suasana mau perang melawan musuh tetapi hati dan jasmani kita TIDAK siap keluar dan kedalam (ay. 10)

Hargailah SETIAP ORANG yang ada di hadapanmu, entah itu kalangan terendah maupun teratas. Ketika anda bisa menghargai semua orang yang dihadapanmu, sesungguhnya anda tau menghormati Pencipta kita yaitu Tuhan kita Yesus Kristus (ay. 15-16)

‘Pelacur bakti / semburit bakti’ = ibadah dari ilah-ilah lain di masa itu
Yang pasti Tuhan kita TIDAK sebanding dengan ilah-ilah lain dan TUHAN TIDAK MAU disamakan dengan yang lain dan jangan sekali-kali kita mengecewakan Tuhan dengan hal-hal ini, karena itu kekejian bagi Tuhan (ay. 18)

Milikilah gaya hidup jadi berkat bagi sesama (ay. 24a, 25b), daripada memeras sesama (ay. 19)
Biasakan diri puas dengan berkat-berkat yang Tuhan sediakan dengan ucapan syukur, jangan serakah (ay. 24b, 25)

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, August 6, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 22

Ulangan
PASAL 22

Hidup dalam komunitas

Manusia selalu hidup dalam komunitas, hidup dalam kebersamaan, oleh karena itu kita butuh :
  1. Saling menolong (ay. 1-4)
  2. Saling mengingatkan (ay. 5-12)
  3. Saling menghormati (ay. 13-30)

Belajar beberapa gaya hidup yang menyenangkan :
  • Care (perhatian) >< Apatis, cuek
Hidup di kota metropolis, jiwa apatis egois semaking tinggi bahkan tetangga pun tidak kenal, apalagi binatang peliharaannya. Sebagai orang tua kita perlu memberikan telada care dengan anak-anak tetangga, atau apabila ada musibah harus datang menolong.
  • Jadilah diri sendiri
Setiap orang terlahir di dunia SUDAH apa adanya, semua ada dalam otoritas Tuhan. Entah itu warna kulit, bentuk mata dan hidung, jenis rambut, dll
Agar anda dan saya bahagia maka salah satunya adalah kita perlu menerima diri anda sendiri apa adanya (be yourself!)
Ingat Tuhan TIDAK menciptakan anda sebagai banci / gay (laki-laki jadi perempuan, perempuan jadi laki-laki)
  • Perlakukan binatang dengan baik (ay. 6-7)
  • Perlakukan wanita dengan BAIK (ay. 13-30)
Keperawanan seorang perempuan tetap dijunjung tinggi di dalam kamus Tuhan (khususnya di jaman modern ini).
·         Seorang pria yang tau menghormati dan menghargai kesucian dalam sebuah pernikahan, maka kan diberkati dengan keturunan ilahi dalam hidupnya
  • Seorang wanita yang tau menjaga kesuciannya hingga hari pernikahannya, maka suaminya akan memperlakukan istrinya dengan hormat, sebagai teman pewaris kehidupan
  • Hukum yang ke 10
Jangan meNGINGINi rumah sesamamu, jangan meNGINGINi isterinya / hambanya / lembunya / apapun yang dipunyai sesamamu

“Jadilah pribadi-pribadi yang menyenangkan kemanapun anda pergi”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, August 5, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 21

Ulangan
PASAL 21

Kematian seseorang merupakan sebuah misteri, tidak seorangpun mengetahui kapan terjadi, tetapi cara kematian dan penguburan seseorang yang Tuhan ajarkan kepada umatNya (ay. 1-9, 22-23).

Kematian seseorang jasadnya kembali ke tanah (Ayub 10 : 9) tetapi Tanah Warisan yang TUhan berikan masih terus dipakai untuk generasi selanjutya. Jadi adakan pendamaian bagi umat Israel. Jangan timpakan darah orang yang tidak bersalah di tengah-tengah umatNya (ay. 7-9). Tanah yang diwariskan akan memberikan kesuburan / kutukan, ini prinsipnya “apa yang ditabur juga yang akan dituai”.

Istri haru SATU (dimasa itu poligami diperbolehkan) mengurangi banyak masalah orang yang mendua hati, hidupnya tidak tenang (Yakobus 1 : 8)

Mendidik anak (ay. 18-21) hari-hari ini masih tetap menjadi masalah diantara umat Tuhan. Anak-anak yang sulit diberitau, TIDAK mau diberitau, melawan orang tua, terkena narkoba, berzina (free sex), dll.
Perhatikan baik-baik pendidikan awal (0-15 tahun) USAHAkan mama / ibu-ibu SELALU ADA ketika anak-anak memBUTUHkan. Jangan katakan saya mau cari uang, tetapi kalau terpaksa kami anjurkan cari kerjaan yang bisa dikerjakan dirumah sambil mendapingi anak-anak. Karena waktu TIDAK akan kembali lagi, susah sejenak tetapi hasil akhir orang tua yang bahagia, bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian.

# Mendektlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu
# Tahirkanlah tanganmu
# Sucikanlah hatimu (Yakobus 4 : 8)
# Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikanmu (Yakobus 4 : 9-10)


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, August 3, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 20

Ulangan
PASAL 20

Strategi Perang

Tuhan meletakkan dasar-dasar di dalam menghadapi peperangan :
# Jangan gentar melihat “kuda, kereta tentara yang lebih banyak” KARENA Tuhan Allah menyertai engkau (ay. 1)
# Sebelum bertempur “IMAM” tampil memberikan dukungan dengan berkata :
Jangan lemah hatimu, jangan takut, jangan gemetar, KARENA Tuhan yang berperang bagimu dengan memberikan kemenangan (ay. 2-4)
# Bagi yang TIDAK siap boleh pulang (ay. 5-8) : yang udah mendirikan rumah, membuat kebun anggur, sudah bertunangan, yang lemah hatinya / takut
# Sebelum bertempur tawarkan pada musuh (ay. 10-17) damai atau perang

Ketika tantangan di depanmu selebat (kuda-kuda, kereta-kereta, tentara-tentara yang lebih banyak) BANGKITkan IMANmu, kata “Tuhan BESERTAku” maka tiada yang perlu ditakuti.
Ketika IMANmu lemah, datang dan mendekat pada Tuhan kita Yesus Kristus, Dialah jalan (solusi bagimu), KEBENARAN dan KEHIDUPAN. DIA mendampingimu untuk raih kemenangan bersama.
Bangkitlah pemimpin-pemimpin rohani, para IMAM dan para pelayan Tuhan “Suarakan kebenaranNya, nyatakan semua yang Tuhan titipkan padamu” karena inilah waktu untuk berTINDAK.
Sayangi dan hargai semua yang ada di sekelilingmu karena ini semua adalah titipan Tuhan padamu (ay. 5-8, 19-20)

Semangat dan raih yang terbaik dalam Tuhan!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, August 1, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 19

Ulangan
PASAL 19

Tanggal 1 di bulan Agustus, marilah kita semakin bersemangat untuk terus belajar, bertumbuh dan berkembang di dalam Yesus!

Batasan-batasan hidup

Dengan hidup di dunia modern maka nilai-nilai Rasionalisme, Humanisme, terus mengarahkan kita hidup lebih rasional daripada nilai lama, hukum-hukum dibuat lebih relatif (abu-abu), sampai manusia kehilangan batasan arah hukum dan kebenaran.
Alkitab = buku pedoman yang mengajak kita kembali pada kebenaran (back to the bible) biarlah firman Tuhan membawa kita pada batasan-batasan yang benar dan alkitab tetap menjadi standar yang terbaik dalam kehidupan sehari-hari kita.
2 Timotius 3 : 16, segala tulisan yang diilhamkan Allah (alkitab ini) memang bermanfaat untuk mengajar untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Doa saya : anda benar-benar diberkati ketika mempelajari kebenara dan firmanNya ini.

Beberapa batasan yang Tuhan beri :
  1. Tidak sengaja membunuh (ay. 1-13)
  2. Hal batasan tanah (ay. 14)
  3. Hal saksi mata (ay. 15-21)

Pelajaran yang kita dapat :
  1. Tuhan mengajarkan anak-anakNya “selalu ada wadah, ada hati untuk mereka-mereka yang TIDAK sengaja berbuat kelalaian” karena kita masih hidup dalam kedagingan, agar KESEMPATAN untuk kembali pada Tuhan TETAP ada (ay. 10)
  2. Jangan memBIASAkan diri
PILIH yang curang, yang mendua hati, yang licin dan licik
Amsal 23 : 10 Jangan engkau memindahkan batas tanah yang lama dan memasuki ladang anak-anak yatim, karena Tuhan TIDAK menyukainay
  1. Saksi Mata HARUS 2 / 3 orang tetapi jangan sekali-sekali berDUSTA maka nilainya nihil, nol besar – MATI (ay. 18-19)
Ini bisa diaplikasikan dalam jemaat Tuhan (ay. 16-17)

Jadilah yang terbaik diantara baik, miliki pemahaman yang luas dalam situasi terbatas, hadirkan pengertian yang tidak dimiliki oleh keadaan.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica