Thursday, August 27, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 6

2 Samuel
PASAL 6

Tabuat Allah dan Daud

Awal dari kepemimpinan Daud didalam Kerajaan Israel :
  1. Mengumpulkan 30.000 orang-orang pilihan atas orang-orang Israel
  2. Daud MAU mengangkut Tabut Allah masuk ke kota Daud

Dari sinilah kita mengetahui, Daud adalah Raja yang mengasihi Tuhan, yang mengutamakan Tuhan diatas yang lainnya. Di awal pemerintahan Daud, ia sudah memikirkan tabut Allah (yang disebut sebagai Tuhan semesta alam yang bertakhta diatas Kerubin). Daud menjadi figure yang baik atas umat Israel yaitu “Mengasihi Tuhan Allah dengan SEGENAP hatinya.

Tuhan tidak berkenan pelayanan yang TANPA persiapan.
Kuncinya ada di ayat 7. Keteledoran mengandung unsur meremehkan, merendahkan, menganggap enteng.
# Seberapa anda menghargai sebuah pelayanan yang Tuhan percayakan kepadamu? Pemain musik, singer, usher dll?
# Siapa yang anda layani?
Uza dan Ahyo mengantarkan kereta itu dihadapan Raja Daud, tetapi ia lupa bahwa Tuhan semesta alam bertakhta diatas Kerubin.
# Hukuman mati atas Uza ini mengingatkan kita tentang arti sebuah pelayanan, yaitu Anugerah Tuhan. Hargailah setiap kali anda melayani Raja segala raja.

SebabTuhan memberikan kepadamu BUKAN roh ketakutan, melainkan roh yang MEMBANGKITKAN kekuatan, kasih dan ketertiban (2 Timotius 1 : 7).
Daud disini menjadi marah, takut kemudian bertindak menyimpang ke rumah Obed Edom (ay. 8-10), dan tabut Allah ditinggalkannya 3 bulan lamanya.
Hati-hati ketakutan bisa membawamu jadi menyimpang, melalauikan, melupakan, meninggalkan Tuhan.

Daud menyiapkan hati untuk membawa kembali Tabut Allah masuk kota Daud (ay. 12b, 15,17,19). Maka diberkatlah orang yang menghormati dan mengutamakan Tuhan, bahkan semua yang dilakukan Daud diterima Tuhan. Sedangkan siapa menghina sesamanya (Mikhal menghina Daud – ay. 16,20) berbuat dosa. Mikhal sampai akhir hidupnya TIDAK dikaruniai anak oleh Tuhan.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, August 25, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 5

2 Samuel
PASAL 5

Daud menjadi Raja atas Israel

Tentunya setelah melewati berbagai tantangan dan tragedy akhirnya, Daud pun menjadi Raja atas Israel.
Inilah tanda-tanda perekenanan Tuhan atas Daud menjadi Raja Israel :
  1. Datanglah SEGALA suku Israel kepada Daud di Hebron (10 suku lainnya) – ayat 1
  2. Memberikan pengakuan dan restu – ayat 2
  3. Mereka mengurapi Daud menjadi Raja atas Israel – ayat 3
Inilah cara-cara yang Tuhan kehendaki, yaitu adanya pengakuan dan rilis oleh tua-tua / gembala sidang / pemimpin rohanimu.

Jadi pelajaran yang kita dapat,
  1. Daud menjadikan Yerusalem (=KOTA DAUD) sebagai kubu pertahanannya.
Daud dalam mazmurnya sering kali menyebutkan Tuhan adalah KUBU pertahananku dan penyelamatku. Tempat aku berlindung, kota bentengku. Mazmur 18 : 3, Tuhan benar-benar menjadi tempat kita berlindung dan bernaung.
  1. Filistin menjadi musuh selama pemerintahan Saul, disini 2x Daud menang atas Filistin dengan cara perang Tuhan (ay. 20,23b,24).
Perang bersama Tuhan dan dengan melibatkan Tuhan itu benar-benar enjoy. Karean DIA lah panglima perangnya dan strateginya so FUN! Diluar akal sehat tetapi selalu menang (ay. 25) Sip!

“Dengan selalu melibatkan Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, maka banyak masalah yang tak teratasi menjadi selesai dengan mudah. Itulah pengalaman yang berbicara melebihi seribu teori.”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, August 23, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 4

2 Samuel
PASAL 4

Tantangan Daud yang ketiga

Kali ini muncul rencana pembunuhan terhadap Isyboset.
Dibalik kehidupan Isyboset ada 2 gerombolan yang memback up yaitu Baana dan Rekhab dari orang-orang Benyamin.
Dalam situasi yang serba tidak jelas, maka butuh pemimpin yang handal untuk mengambil alih Kerajaan Israel. Maka muncul berbagai hambatan, kudeta, dsb.

  1. Orang yang serong hatinya adalah kekejian bagi TUHAN (Amsal 11 : 20a).
Siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui (Amsal 10 : 9b).
Orang-orang Benyamin sudah dihapuskan dalam bani Israel (Hakim-Hakim 20:48) tetapi Isyboset bisa bersepakat dengan mereka.
Anak-anak Rimon hanya mengambil kesempatan untuk mennyenangkan hati Daud dengan memberikan kepala Isyboset (ia berbalik dan mengkhianati).
Siapa yang menyukai jalan yang berliku-liku, menjilat, agar memperoleh sesuatu, justru disini, dimata Tuhan merupakan kekejian bagiNya.
  1. Jalan TUHAN adalah perlindungan bagi orang yang tulus, tetapi kebinasaan bagi orang yang berbuat jahat (Amsal 10 : 29).
Daud seorang yang tulus, tidak berbelit-belit, menyayangi anak Israel (keluarga Saul) tetapi orang fasik (anak-anak Rimon) tersedia kebinasaan – hukuman mati (ay. 9-12).

Dan inilah yang Tuhan rindukan,
Biarlan matamu memandang terus keDEPAN dan tatapan matamu tetap ke muka.
Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah TETAP segala jalanmu.
Janganlah menyimpang kekanan atau kekiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.
Amsal 4 : 26-28

Semangat! Tetaplah berpaut kepada Tuhan dengan segenap hatimu!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, August 21, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 3

2 Samuel
PASAL 3

Tantangan & Tangangan Daud

Kali ini peperangan antar keluarga Saul dan keluarga Daud semakin sengit, terakhir keluarga Saul semakin lemah.

Tantangan Kedua yang dihadapi Daud, Abner panglima perang Saul kini memiliki pengaruh yang semakin besar dikalangan keluarga Saul (ay. 6), persepakatan Abner dengan Daud (ay. 12-21), dan Abner mati dibunuh Yoab dan jati diri Yoab terungkap (ay. 22-27).

Dan kita pun belajar dari hal-hal ini,
Jati diri Raja Isyboset dan Daud
          Isyboset mewarisi tahta kerajaan sebagai anak Raja Saul
          Daud menjadi Raja atas pilihan Tuhan
Ada perbedaan yang besar dalam sistem kepemimpinan 2 raja ini
          Isyboset dibawah kendali Abner (ay. 8-11)
          Daud memiliki visi dan misi yang jelas, Yoab hanya sebagai pelengkap dalam kerajaanya (ay. 28-29,31).

Jati diri panglima Abner dan Yoab, keduanya menunjukkan keTIDAK setiaan pada Raja / pimpinan. Abner sudah memiliki pengaruh yang besar, lalu ia pun berubah setia pada Isyboset. Yoab yang mampu menang dalam penggerebekan dengan pulang membawa banyak jarahan (ay. 22), mulai tidak menghormati raja dengan bertindak sendiri diluar perintah Raja (ay. 23-26).

Maka pemazmur berkata,
“Bila Engkau menguji hatiku, memeriksa pada waktu malam dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak menemui sesuatu kejahatan, mulutki tidak terlanjur …
Langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku TIDAK goyang.”
Mazmur 17  3,5

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, August 19, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 2

2 Samuel
PASAL 2

Daud melangkah jadi Raja dan menghadapi tantangan-tantangan

Disini Daud atas perkenanan Tuhan pergi ke Hebron dengan semua orang-orang yang jadi pengikutnya dan keluarganya. Di Hebron, khususnya bani Yehuda mengurapi Daud menjadi Raja. Daud tinggal di Hebron dan menjadi Raja atas bani Yehuda 7 setengah tahun.

Sebelum Daud menjadi Raja atas seluruh bangsa Israel, banyak kesulitan dan tantangan silir berganti. Tantangan pertama yang ia hadapi, Abner Panglima Saul mengangkat Isyboset, anak Saul menjadi raja atas Isreal (ay. 8-10a) selama 2 tahun. Sempat terjadi peperangan antara Abner dengan Yoab, anak buah Daud (ay. 12-17). Abner membunuh Asael, adik Yoas (ay. 19-23) dan peperangan bisa diakhiri dengan saling menyadari (ay. 26-32).

Dari situ kita tau,
  1. Kekuasaan dan kedudukan SELALU menimbulkan masalah, kebencian, pembunuhan. Yesus berkata :
Barang siapa ingin menjadi besar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Barang siapa ingin menjadi terkemuka diantara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu.
Matius 20 : 26-27.
  1. Sebuah karier (raja, bisnis, professional) SELALU melewati proses, ini baru disebut kesuksesan!
Tuhan SUDAH mengurapi Daud menjadi Raja, tetapi sampai duduk di kursi Raja butuh waktu, kesungguhan, keuletan, ketekunan, fokus dan keteguhan.
Daud menantikan SAATnya bersama Tuhan.

“Jika engkau TAWAR HATI pada masa kesesakan, KECIL LAH kekuatanmu”
Amsal 24 : 10

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, August 17, 2020

Renungan Harian Seri 2 Samuel Pasal 1

2 Samuel
PASAL 1

Pembagian Kitab 2 Samuel
  1. Kemenganan-kemenangan Daud (1-10)
  2. Masalah-masalah Daud (11-20)
  3. Kisah lain mengenai Daud (21-24)

Daud berdukacita atas Saul dan Yonatan

Seperti yang telah dibaca pada kitab sebelumnya, Daud lebih RELA menderita dikejar-kejar Saul daripada membunuh orang yang diurapi Tuhan (I Samuel 24 & 26).

  1. Daud menyebut inilah pahlawan-pahlawan bangsa Israel (Saul dan Yonatan), ay. 19,25. Penghargaan bagi Raja pertama bangsa Israel.
  2. Daud mencerminkan jiwa kesatria sebagai orang pertama di Israel saat itu. Pada ayat 23, selalu mengingat kebaikan-kebaikan seseorang dan mengeksploitasi keunggulan-keunggulan pribadinya.
  3. Daud mengagumi kasih Yonatan melebihi cinta seorang wanita (ay. 26-27)

Pelajaran yang kita dapat dari 1 pasal pertama di Kitab 2 Samuel,
Mata Raja melampaui perlakuanmu (Amsal 20 : 8). Jika anda menyukai jalan yang berbelit-belit, maka buanglah jauh-jauh dihadapan Raja (segala raja) – ay. 3-10.
Hati Raja seperti batang air di dalam tangan Tuhan, dialirkanNya kemana Ia ingini (Amsal 21 : 1). Kenali dengan benar hati Rajamu, terlebih hati Tuhan kita Yesus Kristus. Maka berkat Tuhan / hukumanNya mengalir sesuai dengan perkenananNya atau kekejianmu – ay. 13-16.
Kemuliaan Tuhan Allah = MERAHASIAKAN sesuatu, kemuliaan raja-raja = menyelidiki sesuatu dan hati Raja TIDAK terduga (Amsal 25 : 2-3).

“Orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur IA bergaul erat”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, August 15, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 31

1 Samuel
PASAL 31

Akhir hidup yang tragis

Hidup ini sesungguhnya sangat singkat, seperti mimpi, seperti rumput…
Bertumbuh di waktu pagi, berkembang dan bertumbuh, di waktu pesang menjadi kisut dan layu (Mazmur 90 : 5-6)

Awal segala sesuatu penuh perjuangan, akhir dari segala sesuatu yang baik, yang terbaik, yang sempurna.

  1. Awal dari Saul begitu humble (Pasal 11)
Mengandalkan Tuhan!
Mengapa awal dari setiap kita so sweet, tetapi setelah mengalami berbagai kesuksesan 95% jadi sombong? Lupa diri dan menganggap diri sendiri lebih tinggi daripada Tuhan?
  1. Waktu pertengahan adalah waktu mempertahankan, maka butuh :
# Kuat dalam KUAT KUASANya
# Tekun dengan ketekunan di dalam Tuhan
# Sabar bersama Tuhan
# TETAP mengandalkan Tuhan
Entah ada di puncak kesuksesan ataupun di bawah lembah, tetap ingat YESUS!
Saul gagal di waktu pertengahan.
Hati-hati di waktu pertengahanmu, jadilah dirimu sendiri APA ADA nya. Tidak perlu iri dengan orang lain, tetepa berprestasi dimana anda ditempatkan.
  1. Akhir Saul yang tragis
# Matilah anak-anak Saul – Yonatan, Abinadab dan Malkisua
# Saul bunuh diri (ay. 4-6)
# Kepalanya dipancung, mayatnya dipakukan di tembok (ay. 9-10)

Hari ini anda berada dimana?
Awal waktumu..
Pertengahan waktumu..
Pastikan The End anda yang TERBAIK di dalam Tuhan
Amin!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica