Thursday, July 30, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 23

1 Samuel
PASAL 23

Masa Pelarian Daud 3 – Kebaikan dibalas dikhianati

Kali ini Daud dengan rombongan mendengarkan kabar orang Filistin menyerang Kehila dan menjarah, bertanyalah Daud 2x kepada Tuhan. Dan Tuhan menjawab “Bersiaplah, pergilah ke Kehila sebab Aku akan menyerahkan orang Filistin ke dalam tanganmu”. Daud pun berhasil menyelamatkan Kehila dari tangan orang Filistin
(ay. 5)

  1. Daud yang proaktif
Disini Daud bisa cuek, tidak peduli, tetapi sikap yang diambil yaitu care, peduli akan bangsanya, berani berkorban maju berperang dengan rombongannya. Ingat sikap proaktif tidak menjamin orang lain juga akan berbaik hati kepada kita, tetapi yang pasti Tuhan menyukai sikap pro aktif dari anak-anakNya.
  1. Hati seseorang tidak terprediksi
# Saul mengambil kesempatan untuk menangkap Daud (ay. 7-8)
# Penduduk Kehila justru berpihak kepada Saul karena takut (ay. 12)
# Orang-orang penduduk Zif menjilat terhadap Saul (ay. 19-24a)
Yonatan disini justru mendukung Daud sebagai Raja Israel, pengganti Saul ayahnya (ay. 16-18). Milikilah kepribadian yang tidak bisa dibeli dengan uang selain daripada perintah Tuhan (MUTLAK).
  1. Pembelaan Tuhan itu nyata di setiap musim, SETIAlah (ay. 27-28) tetapi Allah TIDAK menyerahkan Daud kedalam tangan Saul (ay. 14b)

Inilah firmanNya “Aku, TUHAN yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah lakunya, setimpal dengan hasil perbuatannya” Yeremia 17 : 10.
NB : Mazmur 54, ketika orang Zif yang melaporkan Daud kepada Saul
Mazmur 63 dari 1 Samuel 23 : 14

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, July 28, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 22

1 Samuel
PASAL 22

Masa Pelarian Daud 2 – KaryaNya di masa-masa sulit

Kali ini pelarian Daud sampai di Gua Adulam, tetapi apa yang Tuhan lakukan dimasa pelarian kali ini?

  1. Tuhan = Pembuat segala keajaiban, di tengah-tengah kondisi yang minus firmanNya “Aku Tuhan Allahmu akan membuat padang Gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering (Yesaya 41 : 18b)
Daud disini justru berkumpul dengan keluarga dan saudara-saudaranya, Tuhan memberikan dan menyiapkan pasukan-pasukan handal bagi Daud (ay. 1-3)
  1. Arahan dan tuntunan Tuhan nyata dalam setiap langkah Daud (ay. 5)
Ini sangat penting dalam setiap perjalanan anak-anakNya yaitu anda dan saya untuk mengetahui arahan dan tuntunan kedepan, guna mearih setiap kemenangan-kemenangan yang Tuhan SIAPkan bagi kita.
  1. Selalu ada harga yang dibayar untuk sebuah pelayanan bagi Tuhan (ay. 11-15), adanya salah paham, kurang mendapatkan dukungan, mati sebagai martir – keluarga Imam Ahimelekh (ay. 18).

Yang pasti Daud tidak ada niat untuk mencelakakan seluruh keluarga Imam Ahimelekh (Pasal 21 : 1), tetapi kenyataan justru sangat tragis (ay. 18-19).
Mengapa Saul membantai keluarga imam dan 85 imam-imam dengan tanpa merasa bersalah? Bahkan seluruh penduduk kota Nob dibunuh seperti memusnahkan kota musuh, ini sungguh tidak main-main.
Jawabannya :
Saul sudah JAUH dari Tuhan (Pasal 15 : 11a)
Saul sudah meninggalkan Tuhan
Saul sendiri menolak TIDAK mau Tuhan (Pasal 15 : 26b), hati-hati dengan kehidupan pribadi kita dengan Tuhan.

Roh TUHAN telah mundur daripada Saul, sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang daripada TUHAN (Pasal 16 : 14, 19 : 9).
Artinya, dihadapan Tuhan hanya ada 2 yaitu
Roh Tuhan atau roh jahat
Baik atau jahat
Ya atau tidak
Terang atau gelap
Percaya atau tidak

Demikian hidup kita, jika kita jauh / menjauhkan diri dari Tuhan maka yang mengendalikan hidupmu adalah roh lain yaitu si jahat. (baca kembali Pasal 19 mengenai sikap hati Saul).

Pilihan ada ditanganmu, jangan sia-siakan hidupmu hanya untuk kesenangan sekejap tetapi kehilangan berkat yang sempuran dan kekal.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, July 26, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 21

1 Samuel
PASAL 21

Masa Pelarian Daud – Belajar mengenal musim

Setelah Daud lepas dari istana Raja Saul, kini tiba baginya untuk menjalani masa pelarian dari Saul dan tibalah Daud di Nob.

Tiap-tiap orang berbeda dan tiap-tiap orang ada dalam pengaturan Tuhan, entah itu
# Masa pengisian diri
# Masa pembntukan
# Masa menabur hingga masa menuai dan masa kelimpahan

Saat ini adalah masa pengisian Daud. Daud belajar mengenal siapa lawan dan siapa kawan, saudara seiman atau saudara kandung, kebenaran dan kenyataan.
# Saul orang yang diurapi Tuhan menjadi raja
# Yonatan sahabat baiknya
# Imam Ahimelekh (ay. 1)
# Doeg – orang Edom (ay. 7)
# Akhir – Raja Gat

Seorang diri (ay. 1b) yaitu siapa anda adanya. Hal ini merupakan alat yang efektif untuk mengetahui seberapa besar kasih dan penerimaan seorang kepadamu. (Ay. 3-4,8-9,14-15).

Daud belajar dalam kelaparan.
Ternyata berada dalam penderitaan menjadi alat yang efektif untuk pembentukan diri, baik dalam hal spiritual maupun dengan sesama.

Daud menjadi takut sekali (ay. 12)
Situasi dan keadaan yang terjepit membuat Daud dan kita pura-pura menjadi orang gila. Takut / ketakutan merupakan bagian reaksi jiwa kita dan selalu akan ada dalam perjalanan hidup ini. FirmanNya berkata “Jangan takut” (diseluruh alkitab ada 360 lebih kata Jangan takut!) untuk menunjukkan setiap hari Yesus menyampaikan padamu “Pandanglah Aku, jangan melihat masalahmu, angkatlah kepalamu dan lihatlah AKU Tuhanmu ada didepanmu siap menolongmu”.
Apapun musim yang ada hadapi saat ini, Aku Tuhanmu selalu besertamu.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, July 24, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 20

1 Samuel
PASAL 20

Seorang Sahabat

Dalam perjalanan hidup Daud, ia bertemu dengan Yonatan. Seorang pangeran dan menjadi sahabatnya. Ini merupakan pengalaman yang menyenangkan dan tidak setiap orang memiliki sahabat.

Diawal pertemuan Daud dan Yonatan, maka Yonatan mengambil inisiatif untuk mengikat perjanjian dengan Daud (Pasal 18 : 3).

Beberapa pemahaman seorang sahabat :
  • Seorang sahabat menaruh kasih SETIAP waktu dan menjadi SAUDARA dalam kesukaran (Amsal 17 : 17)
Ini dibuktikan Yonatan kepada Daud, ia lebih memilih sahabatnya daripada ayahnya (ay. 4, 20-23)
  • Yonatan memberikan jubahnya dan pedangnya (Pasal 18 : 4)
Disini Yonatan juga meminta Daud bersumpkah kelak tetap menjaga keturunannya (ay. 14-17). Ini ikatan persahabatan melebihi keturunan, sama seperti Tuhan menyebut Abraham adalah sahabatNya (Yakobus 2 : 23b).
  • Aku (Yesus) menyebutmu seorang sahabat dan Ia memberikan nyawaNya bagi sahabat-sahabatNya (Yohanes 15 : 15b, 13).
Inilah kasih yang sempurna dari seorang sahabat, yaitu ketika kita dalam kesulitan, jatuh, terbuang, Ia sahabat selalu ADA buat kita.

Inilah akhir kata Yonatan kepada Daud “Pergilah dengan selamat, bukankah kita berdua telah bersumpah demi nama TUHAN, TUHAN akan ADA diantara aku dan engkau serta diantara keturunanku dan keturunanmu sampai selamanya”. (ay. 41-42)

Berbahagialah anda bisa bertemu seorang sahabat dalam perjalanan hidupmu, jangan lupa YESUS adalah SAHABATmu hari ini sampai selama-lamanya.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, July 22, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 19

1 Samuel
PASAL 19

Saul membunuh Daud

Oang membunuh karena dendam, sakit hati, persaingan, kekayaan / warisan, dank arena iri hati.

Sikap HATI yang menentukan hasil akhir
Sikap hati adalah nilai-nilai dan pandangan-pandangan yang diambil seseorang (seusatu yang tidak Nampak) tetapi sangat berperan dalam seluruh tindakan seseorang.

Contoh sikap hati Saul :
Pandangan terhadap jabatan seorang raja (Pasal 18 : 8b), akhir-akhirnya jabatan aja itupun jatuh kepada Daud. Saul lupa bahwa ia mendapatkan jabatan sebagai raja itu karena Tuhan yang telah mengangkatnya.
Bagi Saul popularitas dirinya diatas Tuhan, ia sangat terusik ketika mendengar nyanyian perempuan-perempuan Israel (Pasal 18 : 7).
Saul begitu berambisi untuk membunuh Daud, yang penting Daud tidak ada lagi di depan matanya. Entah itu dengan cara apapun! (ay. 1,10a,11a,19-20a,22a)
Saul selalu menggunakan Bahasa yang rohani (Pasal 15 : 13b, 15, Pasal 19 : 6), bahkan Roh Allah hinggap padanya dan ia mengalami kepenuhan seperti nabi (ay. 23-24) tetapi inipun TIDAK menjamin perubahan sikap hati seseorang (ay. 9).

Sayang sekali segala topeng-topeng kehidupan manusia ini TIDAK pernah dipandang oleh Tuhan.

Hati-hati, manusia adalah sosok pribadi yang mudah berubah, mudah tergoda, mudah mengingkari janji, tidak bisa diandalkan, bahkan dalam hitungan menit saja bisa berubah arah. Ingat firmanNya, janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya. Tetapi bermegahlah karena ia memahami dan mengenal Akulah TUHAN yang menunjukan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi (Yeremia 9 : 23-24).

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, July 20, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 18

1 Samuel
PASAL 18

Kemenangan-Kemenangan Daud

Inilah masa promosi Daud :
  1. Daud mendapatkan sahabat seorang pangeran, Yonatan
  2. Daud diangkat untuk mengepalai para prajurit, kepala pasukan 1000
  3. Daud selalu berhasil kemana Saul menyuruhnya

Belajarlah seperti seorang anak

Semua orang ingin menjadi yang terbesar (Matius 18 : 1)
Saul juga mau menjadi yang termasyur tetapi faktar berkata “Saul mengalahkan beribu-ribu tetapi Daud berlaksa-laksa”.
Pengangkatan datangnya dari Tuhan, semakin anda kejar kehormatan dan kemasyuran, maka semakin ia menjauh darimu. Tetapi ketika anda mengejar kesungguhan dan ketulusan maka Tuhan gantikan dengan pengangkatan.
Apa keunggulah dari seorang anak kecil? Kepolosan dan kemurnian (Matius 18 : 3)
Saul yang berbelit-belit dengan berbagai tipu daya untuk menjatuhkan Daud. Daud yang polos apa adanya justru keluar masuk penuh kemenangan, karena Tuhan menyertainya.

Rendah hati (Matius 18 : 4)
Ternyata salah satu pelajaran yang terus menerus menjadi jubah kita seumur hidup adalah rendah hati. Hasil yang Daud raih yaitu, seluruh orang Israel mengasihinya (ay. 16, 28b), dan namanya pun menjadi sangat masyur.
Sedangkan Saul yang selalu dan selalu iri hati kepada Daud, justru hal itulah yang menjadi jerat bagi sisa hidupya (ay. 9, 29).

Apakah yang dituntut Tuhan dari padamu?
Berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Tuhan Allahmu (Mikha 6 : 8b).

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, July 18, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 17

1 Samuel
PASAL 17

Daud menang atas Goliat

Goliat raksasa orang Filistin (ay. 4-7), musuh orang Israel yang pasti telah membuat raja Saul dan segenap orang Israel cemas dan ketakutan (ay. 11,24).

Goliat sering kali dijadikan symbol permasalahan dalam kehidupan umat Kristiani :
# Gunung-gunung persoalan
# Kesulitan-kesulitan sebesar Goliat, yang pasti TIDAK akan bisa diselesaikan
# Masalah-masalah yang sudah diujung tanduk, dll.

Daud adalah seorang sosok pribadi yang ready. Ready dengan skill di lapangan (ay. 32-36), ready dengan spirit dalam Tuhan (ay. 26,37).
Goliat menang secara fisik, puas diri sebelum perang dengan penghinaan terhadap Tuhan Allah Israel.
Bagi Tuhan Goliat itu terlalu KECIL, nda ada apa-apanya cukup dengan sebiji batu kali dan selesai! (ay. 49)

Daud SELALU melibatkan dan mengikut sertakan Tuhan (ay. 45-47)
Konsep Daud itu dalam nama Tuhan Yesus, Tuhan adalah pahlawan perangnya, Tuhan yang menentukan kemenangan dan SUDAH menyerahkan kepada Daud, Tuhan adalah penyelamat umatNya.
Goliat hanya salah satu orang yang BERLALU dalam sejarah umat Israel.
“Sekarang aku tau, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapiNya dan menjawab dari surgaNya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kananNya” – Mazmur 20 : 7.

Pandangan Tuhan terhadap dirimu lebih penting (Pasal 16 : 12) daripada pandangan manusia menilaimu (Pasal 16 : 11, Pasal 17 : 17-18,28). Ini PENTING sekali!
Manusia melihat lahiriah Goliat, namun sayang sekali dimata Tuhan nggak laku.

Inilah firmanNya “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku” – Zakaria 4 : 6b.

Daud kembali pada Saul membawa kepala Goliat di tangannya!
Jadilah pemenang didalam Tuhan menang terhadap dirimu sendiri, menang didalam kariermu / studimu. Jadilah pemenang-pemenang masa kini! SEMANGAT!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica