Sunday, May 31, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 17

Hakim-hakim
PASAL 17

Pentingnya pengajaran

Pada zaman itu tidak ada raja di Israel, setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri. Hal ini menjadi dasar nilai-nilai di jaman Hakim-Hakim, sangat rawan dan bahaya karena TIDAK ada pedoman / pengajaran sebagai tolak ukur.

Konsep pemahaman tentang Tuhan Allah Israel menjadi rancu antara Mikha dan ibunya
* Efod dan Terafim >< Patung
* Imam orang Lewi >< Kutuk / berkat

Pentingnya pengajar di dalam keluarga dan jemaat Tuhan (gereja)
  1. ADA pengenalan yang benar keapada Tuhan yang kita sembah
# Yesus = Juru selamat umat manusia, hanya melalui Yesus kita beroleh keselamatanan (Kisah Para Rasul 4 : 12)
  1. Supaya umatNya bisa berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Tuhan
  2. Supaya kita bisa menjadi umat Tuhan yang berkemenangan, sukses dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati
  3. Agar generasi berikutnya TETAP memiliki konsep yang benar tentang Tuhan Allah yang besar dan benar

Hargai setiap kesempatan yang Tuhan beri, ketika kita bisa membaca Alkitab dengan leluasa, bisa mengikuti KKR, seminar, pendalaman Alkitab, Persekutuan Doa, dll
Isi manusia roh mu dengan kebenaran firmanNya, karena pada waktunya pasti akan mengalir keluar menopangmu, menolongmu, memeberkati orang lain yang dalam kesulitan dan melengkapi generasi anak-anak muda

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, May 29, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 16

Hakim-hakim
PASAL 16

Simson yang terlena

Ketika orang Israel merasa aman dan sudah bisa hidup lebih baik, maka Simson terusik dengan kedagingannya lalu pergi mencari perempuan sundal di Gaza

Setiap orang yang percaya kepada Tuhan, menerima anugerah keselamatan tetapi kita perlu bertumbuh didalam karakter (Galatia 5 : 22-23) dan di dalam perangai manusia lama kita (Galatia 5 : 19-21) menuju habbit yang baik (Roma 12 : 9-21)

Inilah Simson yang dewasa, Ia tampil di usia 40 tahunan dan jatuh cinta pada Delila
  1. Simson yang dewasa, tetapi TIDAK menjamin perangai nya dewasa
Terhadap percabulan, kecemaran, hawa nafsu Simson gagal melewatinya
Semua orang pasti melewati fase ini, tetapi Simson melewati dengan tanpa pernikahan yang benar
  1. Simson menganggap ringan / enteng, gampang menyelesaikan masalah wanita
Perempuan terlihat lemah, tidak kuat tetapi bisa menjerat, mengikat, menghancurkan kaum pria (ay. 5,16)
Perempuan memiliki berbagai cara untuk mendapatkan tujuannya – uang
(ay. 6-14)
Kekejaman perempuan bisa melebihi kekejaman pria, apa lagi ini hasutan datang dari Raja Filistin (ay. 18,21)
  1. Simson tidak menghargai dirinya sebagai Nazir Allah (13 : 4-5) dengan hidup sembarangan
  2. Simson kurang / tidak mengandalkan Tuhan, ini terbukti di ayat 20b “Tetapi tidaklah diketahuinya bahwa Tuhan telah meninggalkan dia”
Berhati-hati lah!
  1. Doa akhir Simson (ay. 28)
Akhir hidup Simson yang tragis
# dari yang terkuat menjadi bahan tertawaan orang Filistin
# dari yang gagah perkasa menjadi penggiling di penjara
# Simson mengakhiri hidupnya guna membalas kedua matanya (untuk diri sendiri)

Kekristenan adalah sebuah pertumbuhan karakter dan kebiasaan perilaku kita (Roma 12 : 9-21). Hargailah setiap fase dalam kehidupanmu dan berbuah terus di dalam kerajaanNya.

Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan, sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan –
2 Korintus 10 : 17-18

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepad a mereka yang bersungguh hati terhadap Dia – 2 Tawarikh 16 : 9a

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, May 27, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 15

Hakim-hakim
PASAL 15

Mata Air Penyeru

Simson di pasal 15 mencerminkan sosok pribadi anak Tuhan yang luar biasa, dari cara menghadapi keluarga istrinya, sikap menghadapi orang Filistin yang menjajah orang Israel 40 tahun lamanya (ay. 9-11)

Simson sebagai alah Tuhan yang baik :
  1. Simson cermin karakter Tuhan
Sikap semena mena orang Filistin terhadap istrinya, maka pernyataan Simson tegas dan tandas (ay. 3)
Cara pembalasan yang dipakai Simson serupa tindakan Tuhan di pasal-pasal sebelumnya (ay. 4-5), 300 anjing hutan
Dengan tulang Rahang Keledai, orang Filistin mati 1000 orang (ay. 14-17)
  1. Kekuatan Simson hanya titipan Tuhan
Semua kesuksesan dan keberhasilan kita, itu hanya titipan Tuhan, sebagai bagian dari perjalanan hidup ini. Jadi JANGAN SOMBONG
Dibalik keberhasilan, acapkali diiringi dengan batu-batu kerikil / jurang yang menghadang, apakah anda menyadarinya dan mengantisipasi sebelum terjadi? (ay. 18)

Mata Air Penyeru (ay. 19), inilah air yang Tuhan belah dari liang batu, guna menyambung nyawa Simson secara fisik. Ini membuktikan setiap manusia memiliki kelemahannya, setiap manusia butuh Anugerah Tuhan dan uluran tanganNya.
Maka amanlah Israel 20 tahun lamanya (ay. 20)

Semangat dan jadilah pribadi-pribadi yang sukses di dalam Tuhan!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, May 25, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 14

Hakim-hakim
PASAL 14

Memahami Rancangan Tuhan

Hakim-hakim 13 : 1 menyatakan “40 tahun orang Israel ada di tangan orang Filistin” ini merupakan suatu jangan waktu yang panjang dan solusinya masih BELUM ada
Hingga Simson hadir (13 : 24) dan tampil di Timna (14 : 1)

Tuhan itu Maha Kuasa, Maha Hadir, Maha Tau dan SEMPURNA
Bagaimana manusia yang serba terbatas ini mampu memahami kehendak Tuhan?

  1. Kehendak Tuhan selalu berkaitan dengan Kerajaan Allah (UmatNya Israel)
Tetapi orang tua Simson tidak tau bahwa hal itu daripada TUHAN asalnya : memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Sikap Simson dengan menikahi wanita Filistin merupakan sebuah rekayasa Tuhan agar Simson bisa masuk ke area Filistin. Hal ini merupakan penyimpangan dari peratuan Tuhan (baca ay. 3) tetapi cara ini dipakai untuk menggenapi destiny Tuhan “menyelamatkan umatNya dari penindasan Filistin”, hal ini dalam kondisi khusus
  1. Kekuatan Simson sebagai Nazir Allah (13 : 25, 14 : 6a) tetapi hidup tetap ada dalam Jalur Tuhan
Keunggulan / kekuatan seseorang hanyalah sebuah titipdan dan Tuhan memandang sikap dan perlakuanmu melebihi keunggulan dan talentamu
  1. Simson pribadi yang smart, terbukti dengan teka teki yang diajukan tetapi hidup HARUS sportif
Anak-anak Tuhan harus smart tetapi tetap ada dalam jalan-jalanNya, tidak mengancam dan berlaku semena-mena (ay. 15), sportif dalam tantangan, berusaha lebih lagi, berani menerima resiko apabila kalah (ay. 19)

Rancangan dan kehendan Tuhan PASTI untuk kebaikan dan kebahagiaan anak-anakNya, tetapi pelaksanaan di lapangan sangat menentukan hasil akhir. Apakah anda bermain dengan benar dan sportif?

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, May 23, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 13

Hakim-hakim
PASAL 13

Tuhan pakai keluarga Manoah

Mengapa Tuhan memilih Manoah / berbicara kepada istri Manoah?
# Karena Manoah, seorang suami yang biasa mencari wajah Tuhan / curhat dengan Tuhan (ay. 8)
# Karena istri Manoah, soerang yang menghormati suaminya (ay. 6a)
# Istri Manoah beroleh perkenanan Tuhan – 2x Tuhan perintahkan malaikat untuk menampakkan diri kepadanya (ay. 3a, 9) dan membeirkan firmanNya (ay. 3b-5,13-14)
# Istri Manoah memahami konsep persembahan yang diterima Tuhan, pengenalannya terhadap Tuhan melebihi seangakatannya (ay. 23)

Belajar dari Keluarga Manoah,
Tuhan memakali keluarga-keluarga baik untuk melahirkan anak-anak yang efektif
Anak-anak Tuhan yang spektakuler, selalu lahir dari keluarga-keluarga yang cinta Tuhan
Anak-anak Tuhan yang siap dipakai, selalu muncul dari orangtua-orangtua yang senantiasa mencari wajah Tuhan
Anak-anak yang kuat, siap di ladang Tuhan, lahir dari benih-benih firmanNya dari pengajaran-pengajaran yang kuat dari orang tua / Pembina rohani yang baik

Hai bapak-bapak, ibu-ibu milikilah hati yang seperti demikian “Tuhan pakailah anak-anak kami sesuai dengan profesinya bagi kemuliaan namaMu”
Ini BUKAN berarti semua anak-anakmu menjadi hamba Tuhan, tetapi Tuhan pakailah profesi anak-anak kami sebagai alat bagi KerajaanMu
Latihlah anak-anakmu sejal kecil dengan habbit-habbit yang baik, tingkat disiplin yang memadai (ay. 4-5)
Habbit anak diawali dari dalam kandungan, dari contoh orang tua, lingkungan. Tetapi semua ini bisa DIBINA dengan melibatkan Tuhan dalam hidup pribadimu

SEMANGAT!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, May 21, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 12

Hakim-hakim
PASAL 12

Manusia hanya melihat sukses

Ketika Yefta menang terhadap Bani Amon maka Efraim datang menuntut jasa.
Apakah yang sesungguhnya dimiliki manusia? Bukankah hembusan nafaspun TIDAK ada didaam genggaman tangannya?
# Menuntut jasa
# Gila hormat
# Sok adil
# Sombong
# Hati yang degil
# Iri hati dan selalu iri dengan orang lain
# Tidak rela, tidak mau orang lain berhasil

Tuhan melihat hati Yefta melebihi melihat Efraim, walaupun Efraim merupakan salah satu suku yang Tuhan bentuk sendiri. Disini Tuhan tidak menyayangi Efraim yang mati sampai 42.000 orang (ay. 6). Hadirlah dihadapanNya dengan tulus ikhlas daripada pakai segala aksesoris manusia yang TIDAK ada nilainya apa lagi dengan segala macam argumentasi.

Dimata manusia, hanya menyukai kesuksesan tetapi Tuhan berkata “Akulah sendiri SUMBER segala kesuksesan”. Manusia berbinar-binar melihat kekayaan tetapi Tuhan berkata “Akulah pemiliknya, bahkan semua itu taat sama AKU”.

Manusia mereka-reka yang jahat tetapi Tuhan merancangkan yang baik dalam kapasitas kita masing-masing.

Tuhan TIDAK melihat anak-anakNya muncul sebagai PENDIDIK / Pengajar dalam kalangan umat Israel dan di dalam keluarga-keluarga. Entah itu Gideon, Yefta, Ebza (ay 8-10), Elon (ay. 11-12), Abdon bi Hilel (ay. 13-15) dan hakim-hakim berikutnya.
Inilah kelalaian dari generasi sesudah Yosua, TIDAK ada pengajaran dari pemimpin / orang tua baik tentang 10 Hukum Allah, peraturan-peraturan dan perintah-perintahNya.

Di Kitab Ulangan, pengajaran demi pengajaran Musa tanamkan buat umat Israel maka lahirlah generai Yosua yang TIDAK pernah disebut “Bangsa yang tegar tengkuk” (Bisa dicari di Kitab Yosua TIDAK ADA).
Sebaliknya di kitab Hakim-Hakim, Tuhan selalu mengatakan “Bangsa ini melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dengan menyembah kepada ilah lain dan menolak Tuhan” Hakim-Hakim 2 : 11-13,19.

Bangkitlah hai imam-imam Tuhan LEPASKAN pengajaran lewat firmanNya
Bangunlah hai pengajar-pengajar Kristus, berdirilah dan BAGIkanlah nilai-nilai kebenaran untuk generasimu dan anak-anaku
Bangkitlah hai laskar-laskar Kristus latihah dirimu, milikilah roh yang tangguh, yang kuat, yang siap menghadapi segala perubahan. BERDIRIlah TEGAK dengan pengharapan di dalam Yesus Kristus Tuhan kita

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, May 19, 2020

Renungan Harian Seri Hakim-Hakim Pasal 11

Hakim-hakim
PASAL 11

Yefta Pahlawan Gagah Perkasa

Mengapa di ayat 1 Tuhan menyebut Yefta seorang Pahlawan yang gagah perkasa? Apa keunggulannya dibandingkan dengan Abimelekh?

Yefta lahir dari seorang perempuan sundal, Abimelekh dari seorang gundik.
Merek berdua memiliki perangai yang mirip : pemberani, jiwa pemimpin, berawal dari perasaan tertolak, dikucilkan, jiwa pemberontakan, bertumbuh dalam lingkungan yang keras.
Yefta diangkat menjadi pemimpin umat Israel, sedangkan Abimelekh mengangkat dirinya sendiri menjadi pemimpin dengan membunuh 70 saudaranya.
Yefta memulai kariernya bersama Tuhan (ay. 11b), sedangkan Abimelekh bermula jadi orang kuat dalam pandangan manusia. Inilah yang membuat perbedaan yang besar dan Tuhan menyebut Yefta sebagai Pahlawan yang Gagah Perkasa!

Kita belajar dari Yefta,
  1. Setiap orang pasti memiliki masa lalu tersendiri (ay. 1-3). Tetapi pengenalan akan Tuhan dan kesungguhan hatinya untuk berpatu dan mengandalkan Tuhan itu nyata (ay. 9,11b).
Tuhan mengenalmu sejak dari kandungan, bayi, hingga saat ini. Bagi Tuhan “masa lalu” TIDAK pernah diperhitungkan, tetapi disaat anda membuka hatimu kepadaNya “itulah awal dari segalanya”. Anda akan menjadi pribadi yang baru dan sempurna di mataNya.
  1. Yefta mengenal Tuhan SAMA seperti ia mengenal sejarah umat Israel (cermat, teliti, tahu dengan pasti) – ay. 12-27. Bagi Yefta kemenangan Israel dengan segala warisan tanah adalah Karya Tuhan Allah sepenuhNya.
Ini adalah sebuah nilai + dimata Tuhan, apa lagi Yefta membandingkan Tuhan sebagai Pemenangan dengan allah kamos bani Amon (ay. 24). Bangga kepada Tuhan Allah kita sebagai pemenang!
  1. Yefta seorang yang menepati nazarNya kepada Tuhan AllahNya (ay. 30-31) meskipun ia HANYA memiliki anak tunggal perempuan saja. Hal ini sungguh luar biasa (ay. 34-39)

Inilah jiwa satria Yefta
Inilah hati seorang pria yang berpadanan kata dan perbuatannya
Inilah seorang pemimpin yang perkasa baik di lapangan (diladang) dan dirumah (dikeluarga)

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica