Friday, July 8, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 2

Ulangan
PASAL 2

IKUTI Arahan Tuhan

Arahan Tuhan adalah sebuah kepastian, kemenangan yang tidak bisa dibeli di toko, didapatkan dengan menggantikan sejumlah uang, tiap arahan Tuhan hanya akan kita peroleh ketika anda memiliki hubungan yang dekat dan intim dengan Nya.

Pentingnya arahan Tuhan :
  1. Bertahan dalam keTEPATan Tuhan
3x Tuhan berkata “kamu akan berjalan melalui daerah … jangan menyerang mereka sebab aku TIDAK akan memberikan kepadamu negeri ini …” (ay. 4-5, 9, 19).
Mengecewakan orang / sesama meninggalkan bekas luka tetapi arahan Tuhan membawa kita pada ketepatan dalam bertindak.
  1. Melaksanakan sesuai kewajiban
Ada masanya berkat Allah kita terima dengan tanpa membayar tetapi disisi lain Tuhan mengajarkan ‘BELIlah … makanan dan minuman’ agar mereka juga diberkati bisa makan dan minum. Hal ini terlihat kecil, sepele, tetapi hukum kewajiban sedang Tuhan tanaman. Jika anda diberkati tentu akan lebih berarti jika memberkati sesama.
Otoritas TUhan turun bagi anak-anakNya yang melaksanakan arahan Tuhan (ay. 25).
  1. Strategi yang JITU (ay. 24,31)
Beberapa kata kunci arahan Tuhan
# Bersiaplah
# Berangkatlah
# Seberangilah
# Aku menyerahkan negeri ini ke dalam tanganmu
# Multiply menduduki negeri
# Mengalahkan dia

Tidak ada kota yang bentengnya terlalu kuat bagi kita, sebab TUHAN Allah kita , MENYERAHKAN semuanya kepada kita. Yes!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, July 7, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 1

Ulangan
PASAL 1

Kitab Ulangan adalah kitab ke 5 dari pentatukh (5 Kitab Perjanjian Lama) yang sifatnya lebih mengarah pada mengulani kisah-kisah yang lalu tetapi semuanya mengingatkan adanya :
  1. 1 Tuhan Allah pembuat sejarah setiap bangsa
  2. Hanya 1 Tuhan penentu terjadinya sebuah negara
  3. HANYA 1 Tuhan pengendali seluruh alam semesta

Kitab Ulangan banyak terdapat perkataan-perkataan Musa, tentu dengan seijin Tuhan Allah yang disampaikan dalam masa-masa transisi dalam akhir hidupnya.
# Kisah di Gunung Horeb (ay. 1-8)
# Sejarah Pengangkatan hakim-hakim (ay. 9-18)
# Kisah 12 pengintai (ay. 9-40)
# Sejarah kegagalan (ay. 41-46)

Mengapa kita sering gagal?
  • Mental enteng / mudah, menyepelekan musuh yang dihadapanmu (ay. 41b) – baca Bilangan 14 : 39-45
Karena terbawa emosi, jadi maju sesukanya
Ingat hati-hati jaga kondisi kehidupa kita
  • Tanpa penyertaan Tuhan, Tuhan tidak berkenan (ay. 42)
Sering kita piker dulu saya bisa, dulu TUhan memberkati waktu saya keluar, dll. Tetapi kita LUPA bahwa setiap saat, setiap kesempatan ada ‘maksud dan rencana Tuhan’
  • KeTIDAKsediaan kita (ay. 43)
Kamu TIDAK mendengarkan
Kamu menentang titah Tuhan
Kamu berlaku terlalu berani (TIDAK PERCAYA pada pengaturan Tuhan)

Hasil akhirnya di ayat 45b “TUHAN tidak mendengarkan tangisanmu dan tidak memberi telinga kepada suaramu” maka kegagalan total yang anda alami

“Be wise, be good, be excellent!”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, July 5, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 36

Bilangan
PASAL 36

Warisan Tanah anak-anak perempuan

Warisan kekayaan (tanah, mobil, perusahaan, dll) merupakan hal yang dinanti-nantikan setiap orang, bahkan tidak jarang warisan menjadi pemicu berbagai pertengkara, permusuhan bahkan sampai pembunuhan. Disini Tuhan Allah sangat memahami dan memberikan solusi yang mendetail. Pasal 27, 32, 34, 36.
Semua bertujuan :
  1. Saudara = tetap saudara
12 saudara anak Yakub yang merupakan 12 suku umat Israel merupakan 1 bangsa yang besar yaitu Bangsa Israel
Miliki persaudaraan (saudara kandung, saudara seima) yang baik dan kuat melampaui kekayaan dan warisan.
  1. Pilihlah sumber berkat daripada berkatnya
Sudah dibuktikan 100 orang ditawari berkat yang mau 200 orang. Belajarlah memilih Tuhan sang sumber berkat itu. Sebelumnya kita belajar bahwa Tuhan Allah itu pemilik alam semesta jadi segala berkat itu berasal dari Tuhan, bermula dari sumbernya. Jadi jangan kejar berkat / warisan melebihi kejar Tuhan tetapi KEJARlah Tuhan melebihi berkat-berkat ini, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.
  1. Taati ketetapan-ketetapanNya melebihi berkat-berkatmu. Ini kecil, sepertinya nggak ngefek tetapi sesungguhnya pelipat gandaan (30x, 60x, 100x) terjadi berawal dari ketaatan pada ketetapan-ketetapan Tuhan.

Pilihan ada di pihakmu, mau hasil akhir yang anda nikmati maka pilihlah yang buat Tuhan senang. Pegang ketetapan-ketetapanNya karena kebahagiaan itu sungguh ada dan nyata!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, July 2, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 35

Bilangan
PASAL 35

Lewi adalah salah satu dari 12 anak Yakub, yang masuk 12 suku bangsa Israel. Tetapi Tuhan Allah memilih Suku Lewi khusus untuk melayani Tuhan di Bait Allah. Ini lah yang Tuhan katakan “orang-orang Lewi (berjumlah 8.580 orang) menjadi kepunyanKu” GANTI semua anak sulung yang ada pada umat Israel. Jadi seorang Imam / orang Lewi adalah milik Tuhan sepenuhnya.

Di Kitab Bilangan, Tuhan meLETAKkan dasar-dasar atas kemiliteran, ketatanegaraan, hamba-hambaNya dan daerah wilayah negara serta pembagian tanah. Tuhan Allah “perintahkanlah kepada orang Israel, supaya dari milik pusaka kepunyaanya diberikan merka kota-kota kepada orang Lewi untuk didiami. Yaitu sejumlah 48 kota dan kota-kota penggembalaan, kota-kota perlindungan bagi seorang pembunuh yang membunuh dengan tidak sengaja (ay. 2,6, 9-34).

Pernahkan anda berpikir? Tuhan adalah pemilik dari seluruh Tanah di Kanaan? Karena dengan begitu mudahnya perintahkan pembagian tanah bagi Israel (pasal 34) dan pembagian tanah khusus kota-kota orang Lewi (pasal 35). Karena memang “Tuhan Allah kita adalah pemilik seluruh alam semesta, Dialah Tuhan Juru Selamat kita, LUAR BIASA”

Janji profetik Tuhan baik secara pribadi maupun korporat pasti ya dan amin. Ini sudah dibuktikan lewat BAPA Iman segala bangsa (Abraham) bahkan hingga kini jutaan orang percaya bahwa apa yang Tuhan janjikan pasti ya dan amin.
Tuhan adalah tempat perlindungan yang teguh (Mazmur 9 : 10-11), ternyata ribuan tahun sebelumnya Tuhan sendiri yang memberikan kota-kota perlindungan bagi setiap orang yang tidak sengaja membunuh beroleh tempat pelarian.

God is good all the time!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, July 1, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 34

Bilangan
PASAL 34

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandalah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur, barat, utara, selatan. Sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya – Kejadian 13 : 14b-15.
Ini merupakan janji nubuatan Tuhan Allah kepada Abram. Hingga akhir hayatnya Abram BELUM melihat janji ini tergenapi, bahkan melewati ratusan tahun janji nubuatan ini pun belum digenapi.
Bilangan 34, Tuhan berfirman kepada Musa “ … inilah negeri yang akan jatuh kepadamu sebagai MILIK Pusaka, yakni Tanah Kanaan …”.
Anda dan saya bisa merasakan iman Abraham waktu itu bagaimana? Yang pasti sungguh luar biasa, makanya Abraham mendapat gelar “Bapak Iman segala bangsa” karena percayanya menembus usianya, melampaui jaman dan terbukti hingga kini. Excellent! Tuhan berkata adapun sisi selatan – ay. 3-4a, sisi barat – ay. 4b-6, sisi utara – ay. 9, sisi timur hingga laut asin – ay. 10-12. Amazing bukan? Yaitu sekarang bisa dilihat bisa didatangi, dijamah secara jasmani dan diraih secara nyata. Our Great God!

Ketika TUHAN memulihkan keadaan, kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tawa dan lidah kita dengan sorak-sorai.
Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa “TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini” YES!
Bersukacitalah! – Mazmur 126 : 1-4

“Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai, milik pusakaku menyenangkan hatiku.”
HALELUYA!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, June 30, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 33

Bilangan
PASAL 33

Planning Kedepan

Musa yang sudah cukup usia (120 tahun) dan generasi pertama yang keluar dari Mesir tinggal Kaleb dan Yosua, maka Musa butuh menuliskan tempat-tempat persinggahan umat Israel dari Mesir hingga kini sebagai Sejarah Bangsa Israel yang Tuhan bentuk sendiri hingga kini jutaan orang yang siap memasuki tanah Perjanjian – KANAAN.

Planning Tuhan kedepan, berkenaan dengan tanah Kanaan di ayat 50-56.
Kata HARUS menjadi kuncinya yaitu tidak ada tawar menawar, TIDAK kompromi, tinggal dilaksanakan. Ini menjadi CIRI-CIRI Tuhan Allah dalam setiap Perang.
  1. Perang dengan menghalau semua penduduk negeri di depanmu.
  2. Tumpas semua bentuk ilah lain.
  3. Menduduki = menguasai negeri tersebut dan tinggal disana.
Anda menjadi pengendali dan mampu mengelola dengan benar.
  1. Adil dan manusiawi
Rekan kerja atau orang-orang yang mendukungmu dalam pencapaian target (karyawan) merupakan aset yang besar. Jadilah bagian yang indah dalam setiap tindakan kita.
  1. Dijauhkannya duri dalam lambung di hidupmu, yaitu semua tantangan dari dalam yang sangat menyakitkan. Ini bukan main-main, seperti musuh dalam selimut. Tetapi semua akan lewat hanya dengan MENTAATI firmanNya.

FirmanNya diakhiri dengan kata “Maka akan Kulakukan kepadamu seperti yang Kurancang melakukan kepada mereka”. Ini sebuah penguatan, peneguhan agar kita para pelaksana, rekan kerja Tuhan benar-benar siap melakukan tepat sesuai dengan yang Panglima Perang ingini.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, June 29, 2016

Renungan Harian Seri Bilangan Pasal 32

Bilangan
PASAL 32

Sepakat = sehati ini penting sekali, mungkin terlihat kecil tetapi dampaknya besar baik di dalam keluarga, gereja, organisasi.

Bani Ruben dan Bani Gad ketika melihat tanah Yaezer dan tanah Gilead merupakan tempat yang baik untuk peternak, karena 2 suku ini banyak ternaknya. Maka timbullah dalam hati ini cocok buat kita (ini disebut naluri bisnis yang bergerak dalam kecepatan dan kesempatan).

Kesepakatan umat Israel, 12 suku SUDAH menjadi landasan dasar bergerak menuju tanah Perjanjian – Kanaan, oleh karena itu :
  1. Penundukan diri kepada Pemimpin tetap jadi urutan pertama, bukan keuntungan pribadi (ay. 2-4). Lalu datang mereka pada Musa, Imam Eleazar dan para pemimpin umat. Ini merupakan teladan yang sangat baik.
  2. Kegagalan dapat menjadi GURU terbaik. Dalam AnugerahNya saja kesuksesan kita RAIH (ay. 7-15). Pengalaman 12 suku mengintai negeri Kanaan (40 hari menjadi 40 tahun) sudah cukup, jangan mengulangi kegagalan yang lalu dan jatuh gagal lagi. Ini penting dan baik didalam semua aspek kehidupan anda, baik dunia kerja, jasmani maupun rohani.
  3. SIKAP HATI yang benar dalam pencapaian target (ay. 16-18)
“Mendekatlah mereka” – ada sikap yang baik, ada niat hati yang benar.
“Kami sendiri … kami tidak akan pulang …” beberapa statement yang menunjukan sikap hati yang sangat baik.
Inilah yang ditunggu oleh dunia kita, yaitu orang-orang yang memiliki sikap hati yang benar dalam pencapaian target.
  1. HARUS bersedia bergerak secara korporat (ay. 20-22a)
Bergerak dalam kebersamaan, bergerak dalam kesehatian, bertindak dalam arahan Tuhan, pemimpin tunggal umat Israel. Itulah kemenangan yang pasti kita RAIH! – ay. 22b – 27.
  1. Bani Ruben, Bani Gad, Bani Manasye akhirnya DAPAT yang diharapkan (ay. 28-42). Target tercapai tetap dengan kondisi hati damai, sukacita, dan sepakat.

NB : Bani Ruben, Gad, Manasye adalah suku-suku yang kuat dalam peperangan, tetapi hati yang lembut didalam Tuhan, kesediaan untuk tunduk kepada pemimpin dan sepakat. Hasilnya semua suku diberkati secara korporat.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica