Thursday, August 13, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 30

1 Samuel
PASAL 30

Musibah Siapa Tau?

Hidup ini tidak luput dari musibah, kecelakan, sakit penyakit dan sebagaiya.
Kali ini Daud dan rekan-rekannya mengalami musibah, setelah kembali dari Raja Akhis seluruh keluarga, anak-anak, harta yang mereka miliki habis ludes dijarah dan dibakar habis. Daud disini sangat terjepit, karena orang-orang ini marah dan mau melempari Daud dengan batu.

Lalu bagaimana solusi dari “musibah” ini?
  1. Daud KUATkan imannya, bangkit dan bertindak (ay. 6b-9a)
Apa yang ADA didalam dirimu (imanmu, hatimu, nilai-nilai dan pengenalan akan Tuhan) akan muncul, bangkit dan menentukan arah tindakanmu.
Inilah KUNCI mengapa penting untuk terus mengisi dirimu dengan firman Tuhan dan nilai-nilai Kerajaan Allah, karena tepat waktunya ketika anda sangat terjepit, Ia akan muncul memimpin langkah hidupmu.
  1. Ketika Tuhan diPIHAKmu – Imanuel, maka kemenangan dipihakmu (ay. 8)
Penyertaan Tuhan dan USAHA menghasilkan Kemenangan (ay. 9-10), IMAN harus diikuti dengan perbuatan (Yakobus 2 : 26).
Usaha Daud tetap teguh, mengejar 1 hari penuh sampai dapat kembali semuanya (ay. 17-20)
  1. Daud seorang pemimpin yang berkarisma
Urapan seorang raja ditengah-tengah kumpulan orang-orang dursila dan orang-orang jahat (ay. 22). Untuk meyatukan hati dengan perbedaan paradigm, bukanlah hal mudah tetapi Daud bisa membuat mereka tunduk padanya.
Ketulusan hati Daud untuk semua rekannya benar-benar adil (ay. 23-25)
Yang pergi perang nilainya sama dengan yang tinggal di kemah, artinya sama-sama penting antara penjaga dan yang mengangkat senjata.
  1. Daud memberkati para tua-tua Yehuda (ay. 26-31)
Hati yang memberi selalu ada dalam diri Daud
Hati seorang gembala yang care dengan rakyatnya, adil dalam tindakannya


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, August 11, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 29

1 Samuel
PASAL 29

Akhis dan Daud – Kawan atau Lawan

Selama Daud di Ziklag, bergabung dengan Raja Akhis 1,5 tahun, mereka memiliki hubungan yang baik. Kali ini Raja Akhis berkata “bersiaplah untuk maju perang, kamu dan orang-orangmu bergabung” dan Daud diangkat menjadi pengawal raja selama-lamanya (Pasal 28 : 1-2).

  1. Kepribadian Daud yang menarik hati Raja Akhis
Raja Akhis menghargai Tuhannya Daud (ay. 6a,9a)
Orang yang mencintai kesucian hati (integritas) dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja (Amsal 22 : 11)
  1. Raja-raja orang Filistin adalah musuh bangsa Israel, berarti musuh bagi Daud.
Dalam kondisi yang serba sulit, Daud hanya berpikir inilah jalan yang terbaik, tetapi apa yang baik menurut manusia belum tentu baik bagi Tuhan.
Musuh / lawan dalam medan perang harus dibunuh! Siapa yang melawan umatNya berarti melawan Tuhan dan itu berarti lawan bukan kawan.
  1. Daud pergi, berpisah dengan Raja Akhis (ay. 10-11).

Inilah isi hati Tuhan :
Sebab Aku mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, racangan damai sejahtera dan BUKAN rancangan kecelakaan. UNTUK memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Apabila kamu berseru (berdoa) Aku akan mendengarkan kamu;
Apabila kamu mencari Aku (Tuhan), maka kamu akan menemukan Aku;
Apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku (Tuhan) akan memberi kamu menemukan Aku.

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, August 9, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 28

1 Samuel
PASAL 28

Saul yang terjepit

Ketika jalan didepanmu tertutup, disamping tidak ada kemungkinan, dibelakang menunggu ditusuk apa yang harus kita lakukan?
Seperti itulah yang dirasakan Saul ketika ia melihat tentara Filistin, takutlah ia dan hatinya sangat gemetar (ay. 5).

  1. Saul bertanya pada Tuhan? (ay. 6a)
Ini persoalannya, Tuhan TIDAK menjawab baik dengan mimpi, dengan urim, dengan nabinya (ay. 6b). Jadi? Harus bagaimana?
Tuhan berHAK untuk menjawab dan diam.
Alangkah baiknya jika datang kepada Tuhan buka lagi kepefetttt, tetapi milikilah hubungan yang intim dengan Tuhan seabgai Sumber segala pengharapan kita.
  1. Saul sudah biasa memakai cara instan karena kondisi yang mendesak dengan memanggil arwah.
Ingat, manusia yang sudah meninggal / mati TIDAK lagi kembali ke rumahnya, tempat tinggalnya. (Ayub 7 : 9-10)
Hati-hati dengan kebiasaan ini, suka pergi Tanya kepada orang pandai, dukun, dll. Hati-hati Tuhan tidak berkenan akan hal ini.
  1. Tuhan mau dan suka memberitaukan hal-hal yang akan terjadi sesuai dengan waktunya dan Rancangan-rancanganNya. Bukankah hal-hal ini yang dialami Abraham, Musa, Yosua, dll?
Inilah yang Tuhan mau katakana :
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, DIAMlah di negeri dan berlakulah SETIA (Mazmur 37 : 3)
Ia (Tuhan) akan memunculkan kebenaranmu seperti terang dan HAK mu seperti siang (Mazmur 37 : 6)
  1. Waktunya Saul habis, ia mati dalam peperangan ini.
Bagi Tuhan, ini yang baik :
# Sesungguhnya MENDENGARKAN lebih baik daripada korban sembelihan, MEMPERHATIKAN lebih baik daripada lemak domba-domba jantan.
# Pendurhakaan sama dengan dosa bertenung
# Kedegilan sama dengan menyembah berhala (1 Samuel 15 : 22b-23a)

Jadi JANGAN gantikan ketaatan dan kesetiaan pada Tuhan dengan memberikan persembahan karena Tuhan TIDAK bisa disuap seperti berhala-berhala lain.

Terpujilah Dia, kasih setiaNya tetap sampai selama-lamanya!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, August 7, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 27

1 Samuel
PASAL 27

Masa Pelarian Daud 7 – Hati-hati ketika berada di persimpangan

Kali ini Daud mengambil inisiatif untuk menghindari Raja Saul, maka ia pergi ke negeri orang Filistin agar dapat terluput dari kejaran Saul. Dengan persetujuan Raja Akhis, Daud dan 600 orang-orangnya dan keluarga-keluarganya beroleh tanah Ziklag.

  1. Lebih baik tidak mengambil keputusan ketika berada dalam kondisi tertekan.
Logika Daud bisa berkata pergi ke negeri Filistin karena Daud sudah capek dan lelah dalam pengejaran Raja Saul. Pada bagian ini Daud tidak bertanya dulu dengan Tuhan.
Beban berat yang Daud pikul yaitu 600 orang dan keluarganya.
  1. Daud berperan ganda yaitu
# dihadapan Raja Akhis, Daud harus membela Filistin (ay. 10-12)
# dihadapan Tuhan, Daud terus mengalahkan musuh-musuh bangsa Israel (ay. 8-9, 11)
Disini Daud bertindak tanpa kenal lelah dan Daud beroleh perkenanan Raja Akhis (ay. 12).

Inilah yang Tuhan katakana :
  • Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya kepada manusia
  • Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya kepada para bangsawan
Mazmur 118 : 8-9

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, August 5, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 26

1 Samuel
PASAL 26

Masa Pelarian Daud 6 – Arti sebuah pengampunan

Hidup dalam pelarian tentu memiliki banya tantangan, tetapi Daud tidak mengeluh, tidak menyebutkan kepedihan dalam pelarian ini. Kali ini kembali orang-orang Zif (Pasal 23 : 19-21) melaporkan pada Raja Saul bahwa Daud ada di bukit Hakhila padang gurun Zif.

  1. Pengampunan adalah memaafkan kesalahan orang yang menyakitkan dan melupakan apapun yang sudah ia lakukan kepada kita.
Inilah yang telah Saul lakukan terhadap Daud :
# Ia mengejar Daud seperti musuh besar, bahkan Daud dianggap sudah menjadi pengkhianat Raja.
# Saul benci pada Daud melebihi ingin membunuh dan melenyapkan Daud.
# Saul berani membayar dengan apapun demi melenyapkan Duad dari muka bumi.
Daud bukan hidup dalam sebuah teori tetapi kenyataan ia HARUS memaafkan dan melupakan apa yang sudah Saul perbuat dalam hidupnya.
  1. Daud beroleh kesempatan kedua untuk dapat membunuh Saul (Pasal 24 : 5,8, 26 : 7-12) tetapi Daud memilih melakukan hal yang sama yaitu tidak mau menjamah orang yang diurapi Tuhan. Daud sangat menghormati Karya dan Rancangan Tuhan.
Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah (I Samuel 2 : 30b).
  1. Daud selalu mengungkapkan isi hatinya kepada Tuhan, bukan kepada orang (Mazmur 54)
Minta keselamatan dan keadilan pada Tuhan (ay. 3)
Dengarkanlah doaku dan ketidakmampuanku (ay. 4-5)
Tuhan adalah penolongku dan penopangku (ay. 6)
Dialah yang melepaskanku dari kesesakan dan musuh-musuhku (ay. 9)

Dalam takut akan TUHAN, segan, hormat akan Tuhan ADA ketenteraman yang besar bahkan ada perlindungan bagi anak-anakNya (Amsal 14 : 26).

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, August 3, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 25

1 Samuel
PASAL 25

Masa Pelarian Daud 5 – Pertemuan dengan Abigail

Kali ini Daud di Karmel hendak bertemu dengan Nabal, seorang pengusaha yang kaya raya dengan kepribadian yang kasar, jahat, bebal dan dursila.

Abigail muncul sebagai istri Nabal, alkitab menyebutkan Abigail adalah wanita yang bijak dan cantik.

  1. Jadilah pribadi yang bersahaja BISA keatas, kalangan the have dan bisa juga keBAWAH, kalangan sederhana.
Tuhan membawa Daud masuk dalam pembentukan pribadi yang bersahaja, sebelum ia menjadi Raja.
Terhadap Nabal, ia menyatakan diri sebagai pagar benteng bagi seluruh kekayaannya (ay. 6-7,16)
Terhadap seluruh pegawai Nabal, Daud berlaku ramah (ay. 15)
  1. Habbit memaki-maki di dalam keluarga / di perusahaan.
Beberapa habbit yang terbentuk sejak kecil karena ada contoh / tidak ada teguran dari orang tua :
# Selalu minta menang sendiri alias egosentris, diri sendiri selalu no 1 dan sikap menuntut orang lain HARUS sempurna.
# Selalu berlaku kasar terhadap orang lain, apabila orang tersebut di bawahnya, orang yang sudah tidak bisa mendatangkan keuntungan bagi dirinya.
# Kekayaan menjadikan dirinya diatas orang lain dan menjadi sombong, sehingga ia bisa bersikap semena-mena.
Datanglah pada Tuhan, mintalah dengan TULUS agar Tuhan mengubah kepribadianmu menjadi orang yang bersahaja.
  1. Kepribadian yang fleksibel itulah Abigail
Seorang wanita yang penuh pengertian terhadap perlakuan suami yang kasar, jahat tetapi di perikop ini tidak ada keluhan dari Abigail, sebaliknya ia mengatakan dirinyalah yang salah (ay. 24).
Seorang yang sabar dan bijaksana, memberikan pemasukan-pemasukan bagi Daud agar hidup benar di hadapan Tuhan (ay. 26,28-31).
Seorang yang cantik luar dan dalam. Ia rendah hati, ia minta ampun atas perlakuan suaminya dengan tanpa menyalahkan siapapun (ay. 23,28).

Daud memuji kebijaksanaan Abigail (ay. 32-33)
Daud menerima semua pertimbangan-pertimbangan dan pemasukan-pemasukannya (ay. 34-35)
Daud mengambil Abigail sebagai istrinya (ay. 39b,42)

Jadilah pribadi-pribadi yang menyenangkan hati Tuhan dan sesama.

NB : buat yang sedang mencari pasangan hidup
Yang cowok >> pilihlah yang memiliki kepribadian fleksibel, cantiknya luar dan DALAM, cinta Tuhan.
Yang cewek >> pilihlah yang memiliki kepribadian bersahaja, cinta Tuhan dan bertanggung jawab.

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, August 1, 2020

Renungan Harian Seri 1 Samuel Pasal 24

1 Samuel
PASAL 24

Masa Pelarian Daud 4 – Kesempatan harus SEIRING Tuhan

Tibalah Daud di kubu-kubu Gunung di En-Gedi, kembali Saul mengejar Daud dengan 3000 orang-orang pilihannya.

Kesempatan adalah peluang yang ada dihadapan kita dan TIDAK selalu ada kesempatan yang kedua.
  1. Hati nurani berbicara melebihi kasat mata kita
Dalam ukuran manusia, Daud diberi peluang untuk bertindak membunuh Saul. Tetapi kesempatan HARUS seiring dengan Tuhan, maka berdebar-debarlah hati Daud. Hal itu sebagai sinyal dari Tuhan untuk mengatakan masalah Saul tidak harus diselesaikan dengan dibunuh.
Ada banyak masalah TIDAK HARUS diselesaikan dengan cara marah-marah, menuduh dan menyalahkan orang lain.Tetapi cukup tenang, diam didekatNya dan menanti sejenak. Maka semua akan teratasi di dalam kemurahan dan pengaturanNya (ay. 7-8a).
  1. Daud TETAP bersikap sopan dan menghormati Saul
Respon hati yang tulus, tanpa menuduh orang lain. Disini Daud membuktikan dirinya bukan seorang yang berikhtiar mencelakakan raja (ay. 10-12).
  1. Daud memilih seiring dengan Tuhan dan pembelaanNya
Akhirnya Daud mendapatkan pengakuan Saul (ay. 17b-22).
Hidup ini BUKAN untuk menang-menangan atau kalah-kalahan, tetapi milikilah denyut jantung Tuhan, milikilah kompas yang akurat di dalam Tuhan. Maka kesempatan demi kesempatan yang datang, anda dan saya memiliki ketepatan dalam mengambil tindakan dan kepastian yang seiring dengan Tuhan.
YES!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica