Friday, August 19, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 32

Ulangan
PASAL 32

Kecenderungan hati meninggalkan Tuhan

Inilah nyanyian Musa untuk umatnya Israel, sebuah syair pernyataan hati Tuhan sebagai pencipta. Ini lah curahan hatiKu kata Tuhan, dengarkanlah :
‘Air susu dibalas dengan air tuba’
  • Seluruh kasih sayang Tuhan sebagai Bapa yang menyayangi anak-anakNya terhapus lenyap (ay. 11-12)
  • Seluruh pengorbanan Tuhan lenyap sirna tanpa bekas (ay. 7-10)
  • Seluruh pengalamanKu denganmu habis ditelan masa (ay. 7,12-14)
Yang tersisa hanyalah
  • Perlakuan busuk (ay. 5)
  • Bangsa yang bengkok dan bebal (ay. 5b-6)
  • Bangsa yang meninggalkanKu, menolakKu (ay. 15)

Ketika Tuhan mau MEMAKAI otoritasNya maka, sesungguhnya tiada seorangpun BISA bertahan dihadapanNya. Tetapi disini Tuhan memakai cara kasih dan anugerahNya, agar kita TETAP beroleh kemurahanNya (ay. 7-14)

Inilah Tuhan Allahmu (ay. 39)
AKU lah Dia “Tuhan Allahmu”
AKU lah yang mematikan dan yang mengHIDUPkan
AKU lah yang meremukkan dan yang menyembuhkan tiada seorang pun dapat lepas dari tanganKu

Musa atas permintaan Tuhan, agar menuliskan nyanyian ini buat umatNya (ay. 21-22)

Semoga
Pengajaranku MENITIK laksana hujan
Perkataanku MENETES laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan
Sehingga, tiada SATUpun pengajaran yang kembali dengan sia-sia

“Jadilah pribadi-pribadi yang SETIA pada Tuhan dalam segala situasi dan keadaan”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Thursday, August 18, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 31

Ulangan
PASAL 31

Ketika kenyataan berubah..

Musa sudah memasuki akhir ajalnya yaitu 120 tahun, beberapa ha TETAP beliau selesaikan dengan sangat baik :
  1. Mengangkat seorang pengganti (ay. 7-8)
  2. Setiap 7 tahun sekali di hari raya Pondok Daun “Hukum Taurat” harus dibacakan (ay. 9-13)
  3. Kalimat-kalimast peneguhan dari Musa (ay. 3-6) dan dari Tuhan (ay. 16-18)

Ketika kenyataan berubah, lalu apa responmu?

Pemimpinmu berubah (ganti pemimpin muda) Yosua ay. 7-8
3x disebutkan “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar, sebab TUHAN Allahmu Dialah yang berjalan menyertai engkau” (ay. 6,7,23)
Janji-janji Tuhan terhadap perubahan-perubahan :
# Tuhan sendiri berjalan didepanmu
# Tuhan sendiri yang menyertai
# Tuhan TIDAK biarkan, TIDAK meninggalkanmu
# Jangan takut Yosua
# Jangan patah hati Yosua dan seluruh umatNya
Inilah pekerjaan Tuhan kita yang sempurna, setialah pada pemimpin yang ada dan pemimpin yang akan datang

Tujuan dibacakan kembali (7 tahun sekali) Hukum Taurat di depan seluruh umat Israel (ay. 12-13)
Siapapun anda, di generasi apapun dan disegala situasi apapun TETAPlah TAAT pada Tuhan Allahmu (ay. 12-13)

Kalimat Peneguhan Musa buat umat Israel (ay. 3-6)
Tuhan yang berperang bagimu
LAKUKAN TEPAT seperti perintah Tuhan
Kuatkan dan TEGUHkan hatimu, Tuhan TIDAK akan membiarkan dan meninggalkanmu

Sungguh “UCAPkan kata-kata dan kalimat yang menguatkan, meneguhkan, membangun iman” adalah sangat-sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari

Ketika KENYATAAN berubah, apakah ISI HATI Tuhan ku Yesus?

Ketahuilah bangsa ini akan bangkit berzinah, meninggalkanKu dan mengikuti allah asing – mereka meninggalkan perjanjianKu (ay. 16)
Inilah isi hati Tuhan yang HANCUR remuk yaitu ketika tau anda dan saya akan meninggalkan Tuhan, berpaling pada ilah lain

Saat itu TIDAK ada lagi Tuhan di tengah-tengahmu, sebab AKU menyembunyikan wajahKu – maka kehancuran, kegagalan silir berganti menjadi bagianmu
Ini suatu keadaan yang menyedihkan

Doa kami : ketika KENYATAAN berubah, isi hati Tuhan ku adalah TETAP PUAS dan SENANG dengan kehidupan anda dan saya.

“Jadilah pribadi-pribadi yang BISA diandalkan oleh Tuhan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, August 17, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 30

Ulangan
PASAL 30

Hidup atau mati?

Pasal 28, Tuhan Allah telah memperhadapkan pada seluruh umatNya yaitu berkat dan kutuk – hidup dan mati
Pasal 30, dipertegas, dipertajam, dipertaruhkan secara nyata MAU yang hidup atau mati

Hidup berarti ada dinamikanya, ada kegerakan / progress, ada pertumbuhan, ada respon, ada tanggung jawab
Mati berarti tidak ada dinamika, tidak bergerak, celaka, habis

HIDUP berarti BERKAT yaitu keberuntungan
  1. Mendengar SUARA Tuhan dan melakukan dengan SETIA segara perintahNya (ay. 2,10,20)
  2. Tidang MENYIMPANG ke ilah lain (ay. 17-18)
  3. Bersedia JADI hamba-hambaNya dan anak-anakNya, artinya anda dan saya BISA diarahkan, bisa diberitahu, bisa dituntun di jalan yang benar (ay. 11-14)

Sekali lagi Tuhan TEKANKAN PILIHLAH HIDUP yaitu berkat, ini TIDAK sulit untuk dikerjakan karena “firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di DALAM mulutmu dan didalam HATImu, untuk DILAKUKAN”

Doa : Kita semua mewarisi sumpah dari Abraham, Ishak dan Yakub, yaitu mewarisi negeri yang berlimpah susu dan madu, menikmati semua kemurahanMu (ay. 5-9)


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, August 15, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 29

Ulangan
PASAL 29

Pembaharui Perjanjian

Musa melihat adanya
perbedaan situasi (bukan Gunung Horeb)
perbedaan generasi (angkatan baru)
perbedaan cara pandang dan respon hati
perbedaan pemimpin (calon Yosua)
maka dibutuhkan pembaharuan komitmen dalam PERJANJIAN (ay. 1-8)

Inilah SUMPAH janji setianya :
  1. Tuhan Allah TETAP jadi ALLAH umat Israel (janji komitmennya) ay. 10-13
  2. Israel TETAP jadi UMATNya ay. 13
  3. TIDAK kenal dengan dewa, patung, ilah lain – Tuhan TIDAK kompromi dan SIAP dengan semua hukuman-hukumanNya ay. 17-29

Belajarlah lebih kenal SIFAT-SIFAT Tuhan dari sebelumnya
Tuhan SELALU membalas setiap orang SESUAI dengan komitmen dan kesetiaannya
Tuhan SELALU menantikan dan siap memberkati setiap anak-anakNya yang berani lebih mengutamakan Tuhan diatas segalanya

God bless you!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, August 13, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 28

Ulangan
PASAL 28

Berkat, Kutuk dan Pembuangan

Sesuai dengan Perjanjian selalu berkaitan dengan KUTUK / Hukum (Pasal 27 : 15-26, 28 : 15-68) dan BERKAT (Pasal 28 : 1-14)

Berkat
Keadaan dimana anda dan saya nyaman, entah itu di rumah, di pekerjaan, di dunia bisnismu (ay. 3,6)
Semua usahamu / pekerjaanmu berhasil yang di rumah, yang di luar pulau / luar negeri (ay. 4-5,8)
Musuh / pesaingmu mundur, kalah dan pergi (ay. 7)
Yang TERBAIK mendatangimu dan dari kelimpahanmu Tuhan ijinkan anda dan saya memberikan pinjaman kepada bangsa-bangsa (ay. 11-12)
Anda dan saya sebagai kepala bukan ekor (pemimpin bukan budak) TETAP NAIK dan sukses (ay. 13a)
SEMPURNA, itulah orang-orang sukses dalam Tuhan

Kutuk
Kondisi yang serba terbatas dan tidak berdaya (ay. 16-19, 31-32)
Berpenyakitan (ay. 21-22), penyakit-penyakit yang aneh (ay. 27,28,35,59-61)
Kacau dan penuh masalah (ay. 20a, 26,29-30)
Negeri yang dijajah bangsa lain (ay. 33,43-44) dan masuk dalam pembuangan (ay. 36-37, 41,48-52,64-68)
Penuh kegagalan (ay. 38-40,42)
Kalimat-kalimat yang sangat mengerikan :
  • Segala kutuk ini datanga dan mencapai engkau (ay. 15b)
  • Segala penyakit dan semuanya akan memburu engkau sampai engkau binasa (ay. 22)
  • Segala kutuk akan memburumu sampai engkau punah (ay. 23b, 45)
  • Semua kesulitan membebanimu sampai engkau punah (ay. 48)
  • Tidak akan tenteram, gelisah, jiwa yang merana, putus harapan (ay. 65-68)
Suatu keadaan yang sangat ngeri dan pasti tidak tersedia solusi

Hari ini diperhadapkan padamu PILIHAN berkat / kutukan?

Solusi berkat :
  1. Mendengar SUARA Tuhan dan melakukan dengan SETIA segala perintahNya (ay. 1a)
  2. Tidak MENYIMPANG ke ilah lain (ay. 14)
  3. Bersedia JADI hamba-hambaNya dan anak-anakNya (ay. 47)

Kutuk jadi bagian dalam hidupmu :
  1. Engkau MENOLAK dan tidak mau mendengarkan suaraNya dan segala perintahNya
  2. Sengaja membelakangi Tuhan Allahmu dengan ilah-ilah lain
  3. Engkau TIDAK MAU menjadi hambaNya / anak-anakNya
  4. Engkau TIDAK PERCAYA kepada Tuhan kita Yesus Kristus (menolak Tuhan)

“Saya MEMILIH taatu mendengar dan melakukan semua yang Tuhan Yesus INGINKAN supaya kami menjadi pribadi yang berkemenangan”


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, August 12, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 27

Ulangan
PASAL 27
Tuhan BAHARUILAH hatiku

Ulangan 27-28 merupakan upacara yang dilakukan untuk memperbaharui Perjanjian yang dibuat Tuhan di Gunung Sinai. Upacara harus dilakukan di Gunung Ebal sesudah menyeberangi Sungai Yordan (pasal 27) dan Musa menawarkan daftar berkat yaitu jika Israel memelihara perjanjian (pasal 28 : 1-14) atau daftar kutuk yang tidak memelihara perjanjian (pasal 28 : 15-58)
Tugu Peringatan dibuat pasti berkenaan dengan peristiwa yang bersejarah, demikian juga Musa dan para tua-tua Israel minta agar umatNya setelah menyeberangi Sungai Yordan ke Negeri yang Tuhan berikan maka haruslah kamu membuatkan TUGU Peringatan (ini sejarah terbentuknya Bangsa Israel) dengan mencantumkan 10 Hukum Allah (ini merupakan standard moral yang hingga kini tetap relefan dan dipakai oleh banyak bangsa di dunia)
Ay. 1-10, dirikan mezbah di Gunung Ebal dengan korban keselamatan, berkat dan penyertaanNya
Sukacita dalam kebersamaan (ay. 7)
12 Ucapan kutuk + amin (ay. 11-26), semua orang tidak suka akan hukuman tetapi pengucapan kutuk disertai kata amin (ay. 15-26), artinya hukuman benar-benar dijalankan bagi yang mengingkari perjanjian ini

Sebuah Perjanjian (covenant) dihadapan Tuhan sangat bernilai
Tuhan yang mengikat Perjanjian dengan Abraham – ditepati ke Ishak dan dilanjutkan ke Yakub, 400 tahun lebih Perjanjian ini TETAP Tuhan tepati hingga lahir Bangsa Israel dan penggenapan Tanah PerjanjianNya

Perjanjian bukan hanya diteguhkan dalam sebuah prasasti, tetapi Perjanjian mengandung konsekuensi berkat / hukuman, ya / tidak, mau / menolak

Perjanjian kita dengan Tuhan mengandung MAKNA KEKAL, karena Tuhan kita TETAP sama dahulu, sekaran dan selama-lamanya
Tuhan kita Yesus Kristus adalah penggenap seluruh firman dan janji-janjiNya

Baharuilah IMAN perjanjian kita dengan Tuhan
Waktu bisa membuat kita menjadi kecil, kecewa, sedih dalam penantian” tetapi sesungguhnya Tuhan kita TETAP SAMA, tidak terkikis oleh gelombang samudera, tidak terhapus oleh masa dan abad, tidak tertelan oleh kerasnya hidup
DIA lah Tuhan kita Yesus Kristus!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Wednesday, August 10, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 26

Ulangan
PASAL 26

Nilai sebuah persembahan

Kembali Tuhan mengajarkan persembahan sebagai kata penutup (ay. 16-19) dari semua bentuk pengulangan riwayat perjalanan umatNya dan tuntutan-tuntutan Tuhan atas umatNya

  1. Persembahan hasil pertama (ay. 1-11)
Memberikan hasil pertama dari negeri yang diberikan Tuhan pada umatNya, disini kita belajar :
·         Mengucap syukur pada Tuhan untuk hasil pertama yang kita dapatkan (ay. 3-4), anak kami juga mengembalikan buah sulung (seluruh selarisnya) dari pekerjaannya buat Tuhan
·         Persembahan ini diberikan kepada gereja dimana anda digembalakan
·         Seluruh hasil pertama dan hingga kini SEMUAnya adalah anugerah Tuhan semata-mata bukan karena kita yang hebat / bisa dalam dunia bisnis (ay. 5-9)
·         Nimati semua berkat Tuhan dengan kebersamaan (ay. 11), orang asing, orang Lewi dan seisi rumahmu dengan sukacita
  1. Perpuluhan + kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim & janda (ay. 12-15)
·         Perpuluhan adalah KEWAJIBAN bagi setiap anak-anakNya (ay. 13-14)
·         Perpuluhan KEMBALI memberkati anda sendiri (ay. 15)
  1. Kata-kata peneguhan Tuhan (ay. 16-19)
·         Anak-anakNya melakukan ketetapan, peraturanNya dengan SETIA, dengan segenap hati dan segenap jiwa (ay. 16) mendengarkan suaraNya (ay. 17b)
·         Tuhan TETAP jadi Allahku (ay. 17a), kita yaitu anda dan saya menjadi Umat KesayanganNya
·         Anda dan saya diangkat diatas bangsa lain, menjadi terpuji, ternama, terhormat dan umat yang kudus bagi Tuhan Allah

Doa kami, biarlah anda dan saya tetap menjadi anak-anak kepunyaan Tuhan, tetap teguh pada setiap peraturan dan hukum-hukumNya, tetap SETIA dengar-dengaran arahanNya dan tetap BERPAUT pada Tuhan kita Yesus Kristus dalam segala situasi. Amin!


Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica