Wednesday, July 20, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 9

Ulangan
PASAL 9

Manusia dan kelemahannya

Manusia = makhluk sosial yang hidup dalam komunitas dan saling membutuhkan
Manusia memiliki keunggulan dan kehebatan, tetapi juga memiliki kelemahan dan tak berdaya
Manusia TIDAK lebih dari hembusan nafas, tetapi manusia juga yang mampir ke bulan

Apa kata Tuhan tentang manusia umat pilihanNya sendiri :
  • Bangsa yang tegar tengkuk, keras kepala, TIDAK bisa diarahkan, tidak bisa diberitahu (ay. 6,13)
  • Bangsa yang menentang TUHAN (ay. 23-24), menentang titah TUHAN, tidak percaya pada Tuhan, tidak mendengarkan suara Tuhan
  • Selalu menuntut jasa (3x disebut di ay. 4,5,6 ini BUKAN jasa-jasamu)
  • Kamu SELALU membuat Tuhan gusar (3x di ayat 7,8,22) dan sakit hati (ay. 18b)
Inilah ungkapan hati Tuhan akan manusia yang dipilihNya sendiri, ironis bukan?

Pepatah berkata “kelemahan dan kegagalan adalah guru yang baik”
Jadi pastikan hari-harimu, generasimu, di masamu tidak terulang kembali hal-hal ini, karena kebesaranNya, kehebatanNya, kemampuanNya TIDAK layak dan tidak pantas menerima sikap manusia seperti ini
Ketahuilah pada hari ini, TUHAN Allahmu, Dialah yang berjalan didepanmu laksana api yang menghanguskan. Dia akan memunahkan mereka, Dia akan menundukkan mereka di hadapanmu. Demikianlah engkau akan menghalau dan membinasakan mereka dengan segera – seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN (ay. 3)
Tuhanlah sumber kemenangan anda dan saya, jadi JANGANlah tinggal dalam kelemahan-kelemahan manusiawimu. Tetapi bangkit dann berperan dengan benar dalam kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus!

God bless U

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Sunday, July 17, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 8

Ulangan
PASAL 8

Ketika hatimu diuji

Ketika Ujian datang dalam hidup kita (ulangan sekolah / study), maka tujuan utamanya adalah agar kita bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi ketika hati kita diuji oleh Tuhan pasti ini bertujuan membangun kehidupan manusia roh kita, yang kemudian berdampak pada tindakan manusia jasmani kita
Manusia Roh kita HARUS dibangun dengan kuat, baru manusia jasmani kita mampu melaksanakan kehendak Tuhan dengan benar

Hal apa yang diuji Tuhan :
  1. Rendah hati >< Sombong
Rendah hati : karakter yang dicari Tuhan disetiap kehidupan kita
Rendah hati : salah 1 buah roh, kita manusia tidak memiliki
Rendah hati bisa dibentuk lewat kondisi terbatas, minim (ay. 3, 15a) jadi kadang-kadang Tuhan ijinkan keadaan yang membentuk kita, dengan tujuan memurnikan manusia roh kita
  1. Keteguhan hati untuk TETAP berpaut kepada Tuhan (ay. 2b)
Di Kitab Ulangan, ada beberapa kalimat pengulangan yang sering terbaca “Dengarlah hai orang Israel ketetapan dan peraturan … dan lakukanlah dengan setia”. Hampir di setiap pasal, maka tentu ini sangat ditekankan oleh Tuhan. Agar kita TIDAK menyimpang ke kanan atau ke kiri, karena manusia begitu mudah berubah dari jalan kebenaran. Jadi disini Tuhan mau pastikan kesungguhan hatimu tetap mendengarkan dan melakukan dengan segenap hatimu
  1. Sebuah kesuksesan itu hanya Karya Tuhan semata-mata, hanya karena Anugerah Tuhan saja (ay. 18a)

Jadi benar-benar kita diingatkan “Tuhanlah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan bukan kehebatan kita / kemampuan kita semata-mata”, jadi jangan sombong (ay. 12-14)

“Diberkatilah anda yang didapati di jalan yang benar, diberkatilah orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan dengan tekun. Diberkatilah orang-orang yang senantiasa mendengar dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, July 16, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 7

Ulangan
PASAL 7

Rugi besar jika anda TIDAK setia kepada Yesus


# Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan (Ulangan 5 : 6)
Anda dan saya TELAH dibawa keluar dari perbudakan dosa, kita telah DITEBUS oleh darah Yesus

# Apabila TUHAN, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, kota-kota yang besar dan baik yang tidak kaudirikan; rumah-rumah penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kau isi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kau tanami… engkau bisa makan … INI yang namanya The Greatest MIRACLES
Allah mana yang seperti ini, only our God JESUS CHRIST

# Dengan otoritas dan kuasa penuh sebagai pemilik untuk memberikan tanah pewaris bagi tiap-tiap suku (Bilangan 34,35, Ulangan 2 : 5,9)

Janji BERKAT, kesuksesan, sudah pasti YA dan Amin (ay. 13-15) dari kelimpahan jasmani, keturunan, bisnis, kesehatan yang melebihi segala bangsa. Janji-janji penguatan dalam kelemahan sangat nyata (ay. 18-24)
Sesungguhnya buanyaaak KARYA Tuhan yang dahsyat dan spektakuler dinyatakan silir berganti, dari masa keluar Mesir (10 tulah, Laut Tiberau terbelah, 40 tahun dengan pakaian dan sepatu yang tetap, tiang awan dan tiang api hingga kemenangan-kemenangan terhadap musuh-musuh yang besar, kemenangan-kemenangan yang akan datang seperti Yerikho, dll)

Anda dan saya disebut umat KesayanganNya (ay. 6)
Segala yang didunia ini TIDAK ADA bangsa yang dipilih Tuhan secara khusus selain Umat Israel (kita, Umat Kristiani yang diadopsi menjadi anak-anakNya) hanya karena Tuhan memegang sumpahNya kepada nenek moyangmu, Abraham (ay. 6-8)
Sesungguhnya Tuhan kita Yesus Kristus pemilik segala kekayaan dunia, Tuhan pemegang otoritas tertinggi dan sangat mengasihi anda dan saya. Tetapi mengapa kita masih saja MERAGUKAN kemampuanNya? Masih kurang mempercayaiNya? Masih pilih-pilih ilah lain, mengapa? Ini sangat menyedihkan bukan?

Beberapa permintaan Tuhan yang PASTI BISA kita lakukan :
  • Khusus daerah-daerah baru
Ketika Tuhan menyerahkan musuh kepada kita :
Jangan kompromi / toleransi dengan orang-orang lokasi setempat (kalahkan, tumpaskan)
Jangan mengadakan perjanjian / kawin mengawini
Robohkan, bakar habis semua bentuk berhala, patung-patung ilah lain
  • Setia sebagai Umat KesayanganNya (ay. 6-8) dengan tetap mendengarkan dan melakukan segala peraturan-peraturanNya yang diikrarkan Tuhan dengan sumpah (ay. 12)
  • Jangan beribadah kepada allah lain - ini SELALU ditekankan hampir disetiap pasal (ay. 16,25-26)

“Jadi kami pastikan anda RUGI besar jikalau anda pergi meninggalkan Tuhan, RUGI deh kalau anda tidak seita kepada Tuhan Yesus Juruselamat kita”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Friday, July 15, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 6

Ulangan
PASAL 6

Warisan Terbaik buat anak-anak

Ada orang berpikir warisan yang terbaik buat anak-anak adalah kekayaan, rumah, mobil, dll. Alkitab mengajarkan WARISAN terbaik buat anak cucu adalah :
  • Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap kekuatanmu (ay. 5)
Ini hanya tinggal teori saja jika kedua orang tua tidak sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, karena disini butuh figure, butuh aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Barulah pengajaran ini mengendap di alam roh anak-anak yang kemudian dapat muncul ketika dibutuhkan
  • Hati yang hormat dan dengar-dengaran akan Tuhan (ay. 2)
Ini tidak bisa jadi dalam 1 hari, 1 minggu, 1 bulan tetapi seumur hidupmu, hal ini menjadi gaya hidup anda
  • Ajarilah siang dan malam sifat-sifat dan karakter Tuhan (ay. 6-9)
Pengajaran muncul berasal dari pengalaman pribadi dengan Tuhan, dari firman Tuhan yang and abaca, dari doa-doa pribadi dengan Tuhan dan Roh Kudus. Maka ketika duduk, berdiri, berjalan, berbaring akan mengalir dengan sendirinya (ay. 20-23)
  • Kelimpahan dan kekayaan berasal dari Tuhan (ay. 3b, 10-11)
Sesungguhnya kekayaan menjadi target setiap orang, dengan susah payah kita kejar siang dan malam, tetapi taukah bahwa anak-anak bisa dalam sekejap ludes habis tanpa bekas. So.. jerih payahmu menjadi sia-sia.

Berhati-hati dengan beberapa hal ini :
  1. Jangan LUPA pada Tuhan yang membawamu berhasil dan berkemenangan (ay. 12)
  2. Jangan mencobai Tuhan (ay. 16) dengan sikap dasar TIDAK percaya, mencurigai Tuhan Allah yang demikian baik kepadamu (ay. 18-19)

Doa : Biarlah pengajaran Tuhan selalu ada dalam dirimu, teladan hidup anda selalu didambakan oleh anak-anakmu. Kesetiaanmu kepada Tuhan dalam setiap perintah dan hukum-hukumnya menjadikan anda diberkati oleh Tuhan secara berlimpah-limpah. Amin!

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Tuesday, July 12, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 5

Ulangan
PASAL 5

Sikap yang benar terhadap Ketetapan Tuhan

Setiap ketetapan / peraturan / Hukum Tuhan ketika diperhadapkan pada Umat Israel, pasti kita akan merasa tidak nyaman karena rasa kebebasan kita berkurang, rasa kepentingan pribadi berkuran, dll. Berawal dari tidak ada hukum, beranjak dari kondisi liar (umat Israel 400 tahun hidup semau gue) kemudian diberi batasan berupa hukum, so pasti terasa sakit, tidak bisa terima, keinginan berontak. Misalnya jangan mendekat di gunung Tuhan, harus makan manna yang kelezatannya sedikit berkurang daripada daging BBQ, 10 Hukum Allah. Waoow, maka penguasaan diri sedang Tuhan kerjakan tetapi ketika kita mau jujur dengan diri sendiri maka ‘Ketertiban, keteraturan, kebersihan, kebaikan bersama..’ menjadi dambaan setiap kita dan anda PASTI akan berkata “untuk waktu itu saya mau belajar hidup tertib”, karena hasilnya sekarang bisa saya nikmati.
Apakah anda pernah ke Singapore? Anda senang ke Singapore? Mengapa?
Karena negara yang tertib, masyarakat ada tingkat disiplin diri yang tinggi, seluruh fasilitas umum dijaga baik demi kenyamanan bersama. Semua bermula dari peraturan hukum yang berlaku di negara ini.

  1. Hargai dan hormati setiap peraturan, hukum yang ada dihadapanmu
10 Hukum Allah (ay. 1-22)
Dengan kita menghargai dan menghormati hukum ini, sesungguhnya anda sedang diasah menuju serupa dengan Kristus, diperbaharui, dibentuk untuk lebih tertib dan teratur
  1. Tuhan tidak jadika kita robot
Free will tetap kita miliki, tetapi merdeka di dalam Tuhan (Galatia 5 : 1)
Dan kebesaranNya justru Tuhan nyatakan dalam “kemuliaanNya, suaraNya, dalam bentuk api, awan, gelap gulita” dan umat Israel tetap hidup (ay. 23-24)
  1. Beberapa gaya hidup yang Tuhan berkenan
Mendekatlah untuk mendengarkan tuntunanNya (ay. 27a)
Hidup bergaul intim dengan Tuhan
Hidup takut akan Tuhan (ay. 29) hormat dan segan terhadap Tuhan Allah
Lakukan dengan setia seperti yang diperintahakan kepadamu (ay. 32-33)

“Sesungguhnya Tuhan membalas padamu sesuai dengan sikap hidupmu. Karena itu haruslah kamu jalani segala perintah Tuhan dengan setia, supaya kamu hidup dan baik keadaanmu serta lanjut umurmu di negeri yang akan kamu duduki.”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Monday, July 11, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 4

Ulangan
PASAL 4

Tuhan berikan kepada kita untuk mendengarkan, telinga yang DENGAR-DENGARAN akan firmanNya, suaraNya, tuntunanNya, ketetapanNya, peraturanNya kemudian DILAKSANAKAN dalam kehidupan ini. Dari sekian banyak riwayat yang diceritakan Musa, perikup ini adalah suara hati yang penting.

Perhatikan dengan sungguh-sungguh setiap ketetapan dan peraturan yang sudah diajarkan kepadamu (ay. 1,5,14) yaitu untuk DILAKUKAN di negeri yang kamu duduki. Agar kamu menjadi bangsa yang besar, bijaksana dan berakal budi (ay. 6).
Jangan melupakan pengajaran-pengajaran, pengalaman-pengalaman yang supranatural dengan Tuhan Allah yang perkasa (ay. 33-38). Serta ajarkan terus kepada anak-anak, cucu-cucu dan cicit-cicit mu, ini semua nilai-nilai yang sangat berharga karena TIDAK dimiliki bangsa lain selain umat Israel.
2x Musa pakai kata “hati-hati lah” (ay. 15, 23). Jangan ada ilah lain dalam kehidupan kita. Hal ini merupakan hal yang esensi sekali di mata Tuhan dan TIDAK ada kompromi (ay. 15-19, 23-28) tidak ada kompromi.

“Berpeganglah pada ketetapan dan perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan anak-anakmu yang kemudian dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu untuk selamanya”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica

Saturday, July 9, 2016

Renungan Harian Seri Ulangan Pasal 3

Ulangan
PASAL 3

Tuhan menepati janjiNya

Lamanya waktu TIDAK membuat Tuhan LUPA pada janjiNya
Gantinya generasi tidak membuat Tuhan ganti keputusanNya
Perasaan dan emosi manusia selalu berubah-ubah tidak membuat Tuhan berubah kasih setiaNya sebab Tuhan dan janjiNya “YA dan amin”

Pasal 3 ini kembali mengisahkan keberhasilan dalam peperangan melawan Raja Basan, penyerahan daerah timur sungai Yordan dengan Yosua disiapkan untuk memimpin Bangsa Israel.
Dengan kembali mempelajari berbagai kisah Kebesaran Tuhan dalam karya dan janji-janjiNya baik secara pribadi Musa, Yosua maupun janji penggenapan tanah PerjanjianNya, sungguh Tuhan itu BUKAN tinggal dalam teori saja melainkan Tuhan Allah pencipta langit dan bumi, pemilik alam semesta dan hidup nyata dalam sejarah umat manusia hingga kini dan nanti.
Setiap rencana Tuhan SELALU diawali dengan MEMPERSIAPKAN hati anak-anaknya, seperti Musa :
# Bilangan 27 : 12-13
# Bilangan 31 : 1-2 firmanNya “Lakukanlah pembalasan … kemudian engkau akan dikumpulkan kepada kaum leluhurmu”
# Ulangan 3 : 23-27
Dialog Musa dan Tuhan “Biarlah aku menyeberang dan melihat negeri yang baik di seberang sungai Yordan..”
Jawab Tuhan “Cukup! Jangan lagi bicarakan perkara itu dengan Aku ..”
Tuhan selalu mempersiapkan diri kita agar mampu menghadapi kenyataan yang di depan kita.

Terhadap Yosua diperintahkan “Matamu sendirilah yang melihat segala yang dilakukan TUHAN, Allahmu.. Demikianlah akan dilakukan TUHAN terhadap segala kerajaan ke mana engkau pergi” (Ay. 21)
Salah satu CIRI kerja Tuhan adalah FOKUS kedepan, TIDAK bingung dengan diri sendiri tetapi FOKUS kedepan.

Ada dukungan penuh dari Tuhan (ay. 22) “Janganlah takut .. Dialah yang berperang untukmu ..” Ini luar biasa! Dalam Bilangan 27 : 18-20 Tuhan meminta Musa agar memberikan  sebagian wibawa / otoritasnya kepada Yosua.

“Jika Tuhan yang memilih, Tuhan juga yang melengkapi, memampukan Yosua melanjutkan semua Rencana Tuhan”

Renungan Alkitab per pasal Kejadian-Wahyu by. Irene Yossica